Claim Missing Document
Check
Articles

PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (BEM ULM) BERBASIS ELEKTRONIK Muhammad Azmi Adhani; Radityo Adi Nugroho; Rudy Herteno; Muliadi Muliadi; Friska Abadi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 8, No 3 (2021)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v8i3.404

Abstract

 The ULM General Election is held annually in each TPU in each faculty to channel student votes in the election of the Chair and Vice Chair of the ULM BEM. However, the implementation of conventional general elections which require no small amount of money, the process is quite time-consuming and accompanied by the COVID-19 outbreak which can be an obstacle to the smooth running of the general election because it tends to be seen from 2018 to 2019 there is a decrease in the number of participants. This study uses an electronic approach, namely the e-voting system to overcome problems in conventional general elections in order to get improvements in terms of cost savings, shorter time and minimize the spread of the COVID-19 outbreak. To get the value of the profit that can be achieved by investing in the development of the application that the researcher proposes, it is necessary to conduct a feasibility study (Feasibility Analysis) as a tool in getting conclusions about what will be done, and after getting the results of the general election conducted electronically, it will comparisons were made with the implementation of previous years. The implementation cost requires Rp. 10,578,000.00 which when compared to the average data for the previous three years requires Rp. 25,166,666.00, it can be seen that there is an implementation cost savings of Rp. 14,588,666.00, when the implementation cost savings are included. into the economic feasibility study, the ROI and BEP values since the first year the application was implemented showed positive values. Until the third year the ROI and BEP values enter the feasible criteria so that in terms of Economic Feasibility it can be seen that the application is economically feasible. Then, for the implementation time which takes 12 hours, the number of participants is 11830 people, which when compared to the average data for the previous three years was only 7333 people, it can be seen that there was an acceleration as seen from the increase in participants as many as 4497 people. Then, for the fastest encryption algorithm is AES-128-CBC with a total time of encryption and decryption on the amount of data as much as 1000 is 0.0116 seconds.Keywords: Conventional Election, Electronic Election, Feasibility Study, Comparison, Encryption AlgorithmPemilihan Umum ULM setiap tahunnya dilaksanakan dimasing-masing TPU disetiap fakultas untuk menyalurkan suara mahasiswa dalam perihal pemilihan  Ketua dan Wakil Ketua BEM ULM. Namum pelaksanaan pemilihan umum secara konvensional yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, proses yang cukup memakan waktu serta diiringi wabah COVID-19 yang dapat menjadi penghambat kelancaran dari pemilihan umum karena cenderung bisa dilihat dari tahun 2018 ke-tahun 2019 terjadi penurunan pada jumlah partisipan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan elektronik yaitu sistem e-voting untuk mengatasi masalah di pemilihan umum secara konvensional agar bisa mendapatan peningkatan dari segi penghematan biaya, waktu yang lebih singkat serta meminimalisir penyebaran wabah COVID-19. Untuk mendapatkan nilai dari profit yang mampu dicapai dengan berinvestasi kedalam pengembangan aplikasi yang peneliti usulkan, maka perlu dilakukan studi kelayakan (Feasibility Analysis) sebagai alat pembantu dalam mendapatkan kesimpulan terhadap apa yang akan dilakukan, dan setelah mendapatkan hasil pemilihan umum yang dilakukan secara elektronik maka akan dilakukan perbandingan terhadap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pada biaya pelaksanaan membutuhkan Rp.10.578.000,00 yang jika dibandingkan dengan rata-rata data tiga tahun sebelumnya membutuhkan Rp.25.166.666,00 maka bisa dilihat bahwa terjadi penghematan biaya pelaksanaan sebesar Rp14.588.666,00, ketika penghematan biaya pelaksanaan dimasukan kedalam studi kelayakan ekonomi, nilai ROI dan BEP sejak tahun pertama aplikasi diimplementasi menunjukkan nilai positif. Sampai tahun ketiga nilai ROI dan BEP masuk ke kriteria layak sehingga dari segi Economic Feasibility bisa diketahui bahwa aplikasi layak secara ekonomis. Kemudian, untuk waktu pelaksanaan yang membutuhkan waktu 12 jam bisa mendapatkan jumlah partisipan sebanyak 11830 orang yang jika dibandingkan dengan rata-rata data tiga tahun sebelumnya hanya 7333 orang maka bisa dilihat bahwa terjadi percepatan yang dilihat dari peningkatan partisipan sebanyak 4497 orang. Lalu, untuk algoritma enkripsi yang tercepat adalah AES-128-CBC dengan total waktu dari enkripsi dan dekripsi pada jumlah data sebanyak 1000 adalah  0,0116 detik.Kata kunci: Pemilihan konvensional, Pemilihan Elektronik, Studi Kelayakan, Perbandingan, Algoritma Enkripsi
STEGANOGRAFI UNTUK PESAN TERENKRIPSI MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI RSA-CRT DI ANDROID Rudy Herteno; Wahyu Ramadansyah; Oni Soesanto; Radityo Adi Nugroho; Ahmad Rusadi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v6i1.246

Abstract

In computer science, one of the methods commonly used as a message security algorithm is LSB (Least Significant Bit) steganography. Steganography LSB is generally used without a message security system that avoids the influence of messages from the effort to eliminate the inserted message so that it needs to be developed with a combination of additional methods namely RSA-CRT algorithm. The implementation of the LSB method with the RSA-CRT algorithm can improve the security of the message to be inserted. The secret message is encrypted first using the RSA-CRT algorithm and then inserted in the image. The purpose of this study was to determine the feasibility of RSA-CRT cryptographic algorithms and LSB steganography implemented on android. Testing is done by measuring the processing time on different smartphones and different android versions as well. The result is the Android version and smartphone specifications do not affect the speed of the process of the message security application using RSA-CRT cryptographic algorithms and LSB steganography on Android. Keywords: Cryptography, Steganography, RSA-CRT, LSB, Android. Dalam ilmu komputer salah satu metode yang umumnya digunakan sebagai algoritma pengamanan pesan adalah steganografi LSB (Least Significant Bit). Steganografi LSB umumnya digunakan tanpa adanya suatu sistem keamanan pesan yang menghindari terpengaruh nya pesan dari upaya menghilangkan pesan yang disisipkan sehingga perlu dikembangkan dengan kombinasi metode tambahan yaitu algoritma RSA-CRT. Implementasi metode LSB dengan algoritma RSA-CRT dapat meningkatkan keamanan pesan yang akan disisipkan. Pesan rahasia dienkripsi terlebih dahulu menggunakan algoritma RSA-CRT lalu disisipkan dalam gambar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan algoritma kriptografi RSA-CRT dan steganografi LSB di implementasikan di android. Pengujian dilakukan dengan cara mengukur waktu proses di smartphone yang berbeda dan versi android yang berbeda juga. Hasilnya versi android dan spesifikasi smartphone tidak mempengaruhi waktu kecepatan proses aplikasi pengamanan pesan menggunakan algoritma kriptografi RSA-CRT dan steganografi LSB di android. Kata kunci: Kriptografi, Steganografi, RSA-CRT, LSB, Android.
RANCANG BANGUN APLIKASI PERMAINAN (GAMES) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI DAN BUDAYA BANJAR Sutan Takdir Alam; Radityo Adi Nugroho; Irwan Budiman
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v1i1.13

Abstract

Kurangnya pengenalan seni dan budaya Banjar pada saat ini merupakan penyebab utama kurangnya pengetahuan anak tentang seni dan budaya Banjar. Proses penyampaian informasi dengan cara penyampaian lisan juga mempengaruhi minat anak untuk belajar. Penggunaan media permainan dan pembelajaran dalam penyampaian informasi dapat menambah minat anak untuk belajar dan meningkatkan hasil belajar seni dan budaya Banjar pada anak. Aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman flash dan mengangkat materi seni dan budaya Banjar pada mata pelajaran SBK kelas VII SMP IT – ANIC. Pengujian untuk mengetahui apakah aplikasi berhasil memberikan pengaruh pada nilai anak dilakukan pada murid kelas VII di SMP IT – ANIC. Setelah didapatkan nilai – nilai yang diperlukan, maka nilai tersebut dihitung menggunakan metode statistika t-test. Hasil perhitungan dengan menggunakan t-test menunjukkan bahwa aplikasi permainan dan pembelajaran yang dibuat, berhasil dalam memberikan pengaruh positif pada pengetahuan seni dan budaya Banjar murid dan meningkatkan nilai mata pelajaran SBK pada murid yang menjadi sampel uji dalam penelitian.
UJI PERFORMANSI OPENPGP PADA KOMUNIKASI DATA WEB SERVICE BERBASIS RESTFULL Muhammad Zaien; Muhammad Reza Faisal; Radityo Adi Nugroho
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v3i1.35

Abstract

The exchange of data in distributed systems that communicate using Web Service must happen , so that sensitive data will also be redeemed. Sensitive data is supposed to be secret , but when the data is transferred using a Web Service can be known, so OpenPGP encryption used to maintain the confidentiality of the data. Securing the transfer of data to using the OpenPGP encryption standard may have an impact on the performance of Web Service response time and durability in the server serving the request , so need to known the impact with testing and analysis of variance on test results . Implementation of OpenPGP to secure the transfer of data on Web Service resulting in increased response time of Web Service but the response time can still be tolerated , and this application does not significantly affect the resilience of the server serving the request . Keywords: Web Service , RESTful, OpenPGP, Security Pertukaran data pada sistem tersebar yang berkomunikasi menggunakan Web Service pasti terjadi, sehingga data yang bersifat sensitif pun juga akan ditukarkan. Data yang bersifat sensitif ini seharusnya dirahasiakan tetapi ketika ditransfer menggunakan Web Service data tersebut dapat diketahui. Sehingga diterapkan OpenPGP untuk menjaga kerahasiaan data. Pengamanan transfer data menerapkan standar enkripsi OpenPGP dapat berdampak pada performa waktu response Web Service dan ketahanan server dalam melayani request, sehingga perlu diketahui dampak tersebut dengan melakukan pengujian dan analisis varian dari hasil pengujian. Penerapan OpenPGP untuk mengamankan transfer data pada Web Service mengakibatkan bertambahnya waktu response Web Service tetapi waktu response tersebut masih dapat ditoleransi, dan penerapan ini tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap ketahanan server dalam melayani request. Kata kunci: Web Service , RESTful, OpenPGP, Keamanan
EKSTRAKSI FITUR MENGGUNAKAN MODEL WORD2VEC PADA SENTIMENT ANALYSIS KOLOM KOMENTAR KUISIONER EVALUASI DOSEN OLEH MAHASISWA Muhammad Rusli; M. Reza Faisal; Irwan Budiman; Radityo Adi Nugroho; Andi Farmadi
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v7i1.296

Abstract

This research is about Sentiment Analysis using the Word2vec model. this research was conducted by Fauzi (2019). But in his research the use of the Word2vec model produces an accuracy of 70%, because the data used is small. In little data Word2vec cannot grasp the similarity of meaning well. So that related research was conducted which used lecturer evaluation comment data and also Wikipedia article data in Indonesian language as Word2vec model. In this study a comparison of average extraction features of Word2vec and Bag of Centroid base Word2vec was done and a combination of the two was then performed using the Support Vector Machine method. The application of Word2vec Average base feature extraction in the lecturer evaluation commentary data resulted in an accuracy of 84,8%. Then using the Bag of Centroid base feature extraction using Word2vec Hierarchy Clustering produces the best accuracy of 81,6% with a total of 75 features. The result of merging the two feature extractions produces an accuracy of 85,3%.Keywords: Sentiment Analysis, Word2vec, Feature extractionPenelitian ini mengenai Sentiment Analysis menggunakan model Word2vec. penelitian ini pernah dilakukan oleh  Fauzi (2019). Namun pada penelitiannya penggunaan model Word2vec menghasilkan akurasi 70%, karena data yang digunakan sedikit. Dalam data yang sedikit Word2vec tidak dapat menangkap kemiripan makna dengan baik. Sehingga dilakukan penelitian terkait yang mana menggunakan data komentar evaluasi dosen dan juga data artikel Wikipedia berbahasa Indonesia  sebagai model Word2vec. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan ekstraksi fitur Average base Word2vec dan Bag of Centroid base Word2vec dan juga dilakukan penggabungan keduanya kemudian dilakukan klasifikasi menggunakan metode Support Vector Machine. Penerapan ekstraksi fitur Average base Word2vec pada data komentar evaluasi dosen menghasilkan akurasi sebesar 84,8%. Kemudian menggunakan ekstraksi fitur Bag of Centroid base Word2vec menggunakan Hirarki Clustering menghasilkan akurasi terbaik sebesar 81,6% dengan jumlah 75 fitur. Hasil penggabungan kedua ekstraksi fitur menghasilkan akurasi sebesar 85,3%.Kata kunci: Sentiment Analysis, Word2vec, Ekstraksi fitur.
OBJECT COUNTING PADA DATA VIDEO Rudy Herteno; M. Reza Faisal; Radityo A Nugroho; Friska Abadi; Rahmat Ramadhani
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v7i1.307

Abstract

One object counting implementation is counting the number of road users from video data sources obtained from CCTV streaming. Video processing on CCTV is usually done on the server side by sending video data. If the need is only to determine the density of traffic, then the method is considered too expensive to be implemented because of the cost of internet connection and bandwidth that must be spent. The solution is to use a small computing device that can process the video first, and the calculation results are sent to the server regularly. In this study, a comparison between the Tensorflow Object Counting learning algorithm and the MOG2 Background Subtractor image processing algorithm with the aim to determine the accuracy of the calculation. The result is known that better accuracy is given by the MOG2 Background Subtractor technique and also the process is carried out using only a small percentage of the amount of memory and processor compared to the Tensorflow Object Counting technique. MOG2 Background Substractor technique is expected to be used on devices that have small data sourcesKeywords : Object Counting, Tensorflow, MOG2 Background SubstractorSalah satu implementasi object counting adalah menghitung jumlah pengguna jalan dari sumber data video yang didapat dari streaming CCTV. Pemprosesan video pada CCTV biasanya dilakukan disisi server dengan mengirimkan data video. Jika keperluannya hanya untuk mengetahui kepadatan lalu lintas, maka cara tersebut dinilai terlalu mahal untuk diimplementasikan karena biaya koneksi internet dan bandwidth yang harus dikeluarkan. Pemecahannya adalah menggunakan perangkat komputasi kecil yang dapat memproses video tersebut terlebih dahulu, dan hasil perhitungannya dikirimkan ke server secara berkala. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara algoritma pembelajaran Tensorflow Object Counting dan algoritma image processing MOG2 Background Substractor dengan tujuan untuk mengetahui akurasi penghitungan. Hasilnya diketahui akurasi yang lebih baik diberikan oleh teknik MOG2 Background Substractor dan juga proses yang dilakukan hanya menggunakan prosentase jumlah memori dan prosessor yang kecil dibandingkan teknik Tensorflow Object Counting. Sehingga teknik MOG2 Background Substractor ini diharapkan dapat digunakan pada perangkat yang memiliki sumber data kecil. Kata kunci : Object Counting, Tensorflow, MOG2 Background Substractor.
ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING DALAM PENGOLAHAN CITRA DIGITAL LANDSAT Nur Ridha Apriyanti; Radityo Adi Nugroho; Oni Soesanto
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v2i2.22

Abstract

Digital image processing can now be done with a variety of assistive software, one of which ArcGIS. At ArcGIS there are some features of image classification with multiple algorithms, but there is an algorithm that has not been used, this is K-Means algorithm. From the test results are obtained 12 land cover classes as follows pastures, airports, mining, open land, plantations, swamps, bushes, shrubs, settlements, plantations, dryland agriculture, and vegetated land. Results of field inspections showed 94.4% fit, and 5.6% did not correspond to actual field conditions. Keywords : Digital Image Processing, K-Means Algorithm, Clustering. Pengolahan citra digital saat ini bisa dilakukan dengan berbagai macam software bantu, salah satunya ArcGIS. Pada ArcGIS terdapat beberapa fitur klasifikasi citra dengan beberapa algoritma, namun ada satu algoritma yang belum digunakan yaitu algoritma K-Means. Dari hasil pengujian didapatkan 12 kelas penutupan lahan sebagai berikut padang rumput, bandara udara, pertambangan, lahan terbuka, hutan tanaman, rawa, semak, belukar, pemukiman, perkebunan, pertanian lahan kering, dan lahan bervegetasi. Hasil pengecekan lapangan menunjukkan 94,4% sesuai, dan 5,6% tidak sesuai dengan kondisi lapangan yang sebenarnya. Kata kunci : Pengolahan Citra Digital, Algoritma K-Means, Clustering
PENCARIAN HOTEL TERDEKAT DENGAN METODE KD-TREE DAN NEAREST NEIGHBOR Efendi Mohtar; Farmadi Andi; Radityo Adi Nugroho
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v1i1.1

Abstract

Hotels become the only right option for tourist to take a rest before the next day. The nearest hotel usually have been chosenbeforethe others. Because of that, a system which supported the option is made to help accounting to get the nearest hotel. This system using KD-Tree method which holding in the system to makes a tree in use as a comparation in accounting, and Nearest Neighbor method to accounted the nearest object between user and hotel. With this system, the biggest hope is helping the user or tourist to get the nearest hotel easily and according with their wanted. Key words : Hotel,KD-Tree, Nearest Neighbor Hotel menjadi salah satu pilihan tepat bagi wisatawan yang sedang berlibur di suatu kota untuk menginap, beristirahat sebelum beraktivitas lagi. Hotel yang terdekat dengan lokasi wisatawan tersebut biasanya sering dipilih lebih dulu sebelummemilih hotel lainnya. Oleh karena itu dibuatlah suatu sistem pendukung keputusan yang dapat melakukan proses perhitungan untuk mendapatkan hotel terdekat. Sistem ini menggunakanmetode KD-Tree yang peranya dalam sistem yaitu untuk membuat sebuah tree yang nantinya digunakan sebaigai alur perbandingan perhitungan, dan metode Nearest Neighbor yakni untuk melakukan perhitungan jarak terdekat antara pengguna dengan hotel. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat membantu pengguna atau wisatawan sehingga dapat dengan mudah mendapatkan hotel terdekat dan sesuai dengan yang diinginkan. Kata Kunci : Hotel, KD-Tree,Nearest Neighbor
PREDIKSI PERMINTAAN PRODUK MIE INSTAN DENGAN METODE FUZZY TAKAGI-SUGENO Ahmad Bahroini; Andi Farmadi; Radityo A Nugroho
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v3i2.62

Abstract

In the A minimarket, instant noodles are sold to consumers is not constant every day. So often a mismatch minimarket in buying noodles. For that, Fuzzy logic which can be used for prediction of purchase. In this study using Fuzzy Takagi-Sugeno inference system, this Fuzzy set used 3 membership function, which isdescended, ascend, and triangles. The process of determining theprediction results is used assertion (defuzzy) by using the concept of weighted averaged. The results can be concluded that the method of Fuzzy Takagi-Sugeno inference can predict the purchase of instant noodlesKeywords : Fuzzy logic, Takagi Sugeno, Prediction the purchase, Instant noodlesPada minimarket A, mie instan merupakan produk yang paling banyak terjual. Tetapi jumlah mie instan yang terjual ke konsumen setiap harinya tidak konstan, sehingga sering terjadi ketidaksesuaian minimarket dalam membeli mie. Untuk itu, digunakan logika fuzzy untuk prediksi pembeliannya. Pada penelitian ini menggunakan Sistem Inferensi Fuzzy Takagi Sugeno, himpunan fuzzy yang digunakan menggunakan 3 fungsi keanggotaan, yaitu turun, naik, dan segitiga. Proses penentuan hasil prediksi digunakan penegasan (defuzzy) dengan menggunakan konsep rata-rata tertimbang (weighted average). Hasil yang didapat, metode fuzzy inferensi Takagi-Sugeno dapat memprediksi pembelian mie instan dengan nilai error 35,55%.Kata kunci : Logika fuzzy, Takagi Sugeno, Prediksi pembelian, Mie instan
IMPLEMENTASI DIGITAL ASSET MANAGEMENT SYSTEM PADA WEB PORTAL KARYA SISWA JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 MARTAPURA Rahmat Ramadhani; Muhammad Reza Faisal; Radityo Adi Nugroho
KLIK- KUMPULAN JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/klik.v2i1.18

Abstract

Student Works Web Portal Of Multimedia Department In Smk Negeri 1 Martapura is a web portal implementing Digital Asset Management System. This web portal built based by the works of the students who had only used the DVD, in which each store one of his students in a single DVD. This causes problems especially in the limited physical storage space and search work takes a long time. With the waterfall method, built a student works web portal to save the works of the students in the form of digital media. A DAM system is built on a central repository that facilitates the storage, organization, retrieval, use and reuse of digital files. The results of the construction of the web portal is known that there is a significant speed difference between the old system to the new system, the new system can be said to be faster than the old system. In addition, the new system can be seen consuming less physical space than the old system. Based on research conducted, it can be concluded that by implementing the DAM system, the search speed for work can be improved and storage of work can be saved. Keywords: Web Portal, Work, Multimedia, Digital Asset Management, Digital Media. Web Portal Karya Siswa Jurusan Multimedia SMK Negeri 1 Martapura merupakan web portal yang menerapkan Digital Asset Management System. Web portal yang dibangun dilatar belakangi oleh penyimpanan data karya-karya para siswa yang selama ini hanya menggunakan DVD, dimana setiap siswa menyimpan satu karyanya dalam satu DVD. Hal ini menyebabkan masalah terutama pada terbatasnya ruang penyimpanan secara fisik serta pencarian karya yang memerlukan waktu lama. Dengan metode waterfall, dibangunlah sebuah web portal karya siswa yang secara spesifik menyimpan karya-karya para siswa dalam bentuk media digital. Sebuah sistem DAM dibangun di atas repositori pusat yang memfasilitasi penyimpanan, organisasi, pengambilan, pemanfaatan dan penggunaan kembali file digital. Hasil dari dibangunnya web portal tersebut diketahui bahwa terdapat perbedaan kecepatan yang signifikan antara sistem lama dengan sistem baru, sistem baru dapat dikatakan lebih cepat dibanding sistem lama. Selain itu, dapat dilihat sistem baru memakan ruang fisik yang lebih sedikit dibanding sistem lama. Berdasarkan penelitan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan DAM system, kecepatan pencarian karya dapat ditingkatkan dan penyimpanan karya dapat dihemat. Kata kunci: Web Portal, Karya, Multimedia, Digital Assets Management, Media digital.
Co-Authors Abdul Gafur Adi Mu'Ammar, Rifqi Adin Nofiyanto, Adin Ahmad Bahroini Ahmad Juhdi Ahmad Rusadi Aida, Nor Akhtar, Zarif Bin Alamudin, Muhammad Faiq Andi Farmadi Andi Farmadi Andi Farmadi Angga Maulana Akbar Arie Sapta Nugraha Arie Sapta Nugraha Aryanti, Agustia Kuspita Athavale, Vijay Anant Aylwin Al Rasyid Bayu Hadi Sudrajat Dendy Fadhel Adhipratama Dendy Deni Kurnia Dike Bayu Magfira, Dike Bayu Dodon Turianto Nugrahadi Dwi Kartini Dwi Kartini, Dwi Efendi Mohtar Emma Andini Erdi, Muhammad Faisal, Mohammad Reza Fatma Indriani Fauzan Luthfi, Achmad Fenny Winda Rahayu Fhadilla Muhammad Friska Abadi Friska Abadi Hanif Rahardian Irwan Budiman Irwan Budiman Itqan Mazdadi, Muhammad Ivan Sitohang Maya Yusida Muhammad Angga Wiratama Muhammad Azmi Adhani Muhammad Itqan Mazdadi Muhammad Latief Saputra Muhammad Noor Muhammad Reza Faisal, Muhammad Reza Muhammad Rizky Adriansyah Muhammad Rusli Muhammad Syahriani Noor Basya Basya Muhammad Zaien Muliadi Muliadi Muliadi Aziz Muliadi Muliadi Muliadi Muliadi Nur Hidayatullah, Wildan Nur Ridha Apriyanti Oni Soesanto Pratama, Muhammad Yoga Adha Putri, Nitami Lestari Rahayu, Fenny Winda Rahmat Ramadhani Raidra Zeniananto Reina Alya Rahma Reza Faisal, Mohammad Riadi, Putri Agustina Rinaldi Rizal, Muhammad Nur Rizky Ananda, Muhammad Rozaq, Hasri Akbar Awal Rudy Herteno Rudy Herteno Rudy Herteno Salsha Farahdiba Saputro, Setyo Wahyu Saragih, Triando Hamonangan Sarah Monika Nooralifa Septiadi Marwan Annahar Setyo Wahyu Saputro Siena, Laifansan Sri Redjeki Sri Redjeki Suci Permata Sari Suryadi, Mulia Kevin Sutan Takdir Alam Wahyu Caesarendra Wahyu Ramadansyah Wahyu Saputro, Setyo Zaini Abdan