Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rumah Sakit Zainuttaqwa Kota Bekasi Azizah, Nuralfiani; Millah, Izzatu; Angeliana Kusumaningtiar, Devi; Keumala Muda, Cut Alia
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i9.468

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja, sehingga dapat berdampak kepada diri sendiri maupun orang lain. Kelelahan kerja merupakan masalah penting yang perlu ditanggulangi karena dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan dapat berdampak pada kesehatan pekerja. Pada observasi awal didapati 80% perawat mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat di Rumah Sakit Zainuttaqwa Kota Bekasi Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan besar sampel 52 responden (total sampling). Data yang dikumpulkan yaitu data primer menggunakan kuesioner baku KAUPK2 (Kuesioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja). Penelitian ini dilakukan bulan Maret-April 2023. Penelitian ini menggunakan analisis secara univariat dan bivariat. Hasil univariat proporsi tertinggi terdapat pada usia > 35 tahun (55,8%), masa kerja >5 tahun (51,9%) dan beban kerja berat (59,6%). Hasil bivariat diketahui bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara usia dengan kelelahan kerja pada perawat (p value =0,785), masa kerja perawat dengan kelelahan kerja perawat tidak ada hubungan yang bermakna (p value = 1,000), beban kerja dengan kelelahan kerja ada hubungan yang bermakna (p value = 0,015), disarankan sebaiknya pihak perawat melakukan pekerjaan sesuai dengan SOP yang ada di Rumah Sakit Zainuttaqwa Kota Bekasi Tahun 2022.
Musculoskeletal Disorders (MSDs) Risk Level at Cleaning Service Workers in Integrated Facility Services Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Favianto, M. Rafi Favianto; Izzatu Millah, Izzatu Millah; Cut Alia Keumala Muda
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 3 (2025): July - September
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i3.1006

Abstract

Background: Cleaning service workers are among occupational groups with a high potential for ergonomic risks due to the predominantly manual nature of their work activities. A preliminary study utilizing the Nordic Body Map (NBM) questionnaire revealed that all cleaning service workers surveyed (100%) reported experiencing musculoskeletal disorder (MSD) symptoms. Objective: To analyze the risk level of Musculoskeletal Disorders (MSDs) among cleaning service workers at Integrated Facility Services. Methods: This study employed a descriptive-analytic approach with a cross-sectional design. The research was conducted at Integrated Facility Services in South Tangerang. Primary data were collected using the Nordic Body Map (NBM) questionnaire and the Rapid Entire Body Assessment (REBA) tool. Univariate data analysis was performed using computerized statistical applications. Results: Among cleaning service workers at Integrated Facility Services, 26 individuals (55.3%) reported a low level of MSD complaints, 19 individuals (40.4%) reported a moderate level, and 2 individuals (4.3%) reported a high level of complaints. In terms of posture-based risk assessment using the REBA method, 3 workers were categorized as having a low MSD risk, 4 workers as moderate risk, and 2 workers as high risk. Conclusion: Dusting and toilet cleaning were identified as tasks with the highest ergonomic risk, primarily due to awkward working postures. These findings indicate the need for immediate corrective interventions and ergonomic improvements to reduce the risk of MSDs among cleaning service workers. Keywords: Musculoskeletal Disorders (MSDs); posture; occupational ergonomics; cleaning service workers; Rapid Entire Body Assessment (REBA)
STUDI DESKRIPTIF KEPATUHAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA AKTIVITAS PEKERJAAN DI KETINGGIAN DI PT. BINAKARINDO YACOAGUNG TAHUN 2025 Prasetyo, Daniel Tegar; Millah, Izzatu; Utami, Desyawati; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.50066

Abstract

Keselamatan kerja pada aktivitas ketinggian merupakan aspek krusial dalam industri migas karena tingginya potensi kecelakaan fatal. Salah satu upaya pengendalian risiko mendasar adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), meskipun tingkat kepatuhan pekerja masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepatuhan penggunaan APD pada pekerjaan di ketinggian di PT Binakarindo Yacoagung tahun 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden, dan data dikumpulkan melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki Tingkat kepatuhan dalam penggunaan seluruh APD bekerja di ketinggian hanya 12,5% dibandinig yang tidak patuh 87,5%, untuk Tingkat kepatuhan tertinggi pada penggunaan body harness, lanyard, life line, dan anchorage point (100%). Sebaliknya, kepatuhan penggunaan helm dan sepatu safety hanya 67,5%, goggles 65%, serta sarung tangan 57,5%. Berdasarkan hasil temuan tersebut menegaskan bahwa perlunya peningkatan edukasi serta pengawasan terhadap penggunaan APD tertentu, guna menciptakan budaya kerja yang aman, mencegah kecelakaan, serta mendukung produktivitas di lingkungan kerja berisiko tinggi.
Penyuluhan Bahaya Kebakaran, Komponen APAR dan Penggunaan APAR di SD As Syafiq Putri, Eka Cempaka; Situngkir, Decy Situngkir; Millah, Izzatu Millah; Sitanggang, Ansadilla Niar Sitanggang
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/aaa8s314

Abstract

Fires are disasters that can occur in industries, public facilities, and schools. Fires in schools are an aspect that is often overlooked for assessment, prevention, and control. This service method was carried out through activities to socialize the dangers of fire, the components of fire extinguishers, and the use of fire extinguishers to 8 teachers and 21 students. As a form of evaluation, a pretest and post-test were conducted for this activity. The results of the post-test and pre-test evaluations showed a significant difference in scores before and after the socialization activities were conducted. The analysis of each question revealed that the highest percentage of correct answers was related to the danger of electricity as a cause of fires, while the question about the steps for using an APAR received the lowest percentage of correct answers. The community service activities went well, and both teachers and students understood the outreach activities that had been conducted. It is necessary to conduct regular outreach activities on the use of fire extinguishers and open flames, establish safe muster points, and carry out evacuation simulation activities in the next community service activities.
Analisis Hubungan Stres Kerja terhadap Kejadian Hipertensi pada Pekerja Bagian Office di PT X Jakarta Millah, Izzatu; Kemalasari, Erma; Veronica, Erna
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.22244

Abstract

ABSTRACT Hypertension, or high blood pressure, is a serious medical condition that significantly increases the risk of heart, brain, kidney, and other diseases. The number of people with hypertension continues to increase every year. By 2025, it is estimated that 1.5 billion people will have hypertension, and it is estimated that 9.4 million people will die each year from hypertension and its complications. The prevalence of hypertension among workers in Indonesia is 15.1%. Risk factors for hypertension can be caused by various factors, including work-related stress. The excessive workload received daily often forces workers to work overtime to meet deadlines, which can trigger work-related stress. This stres, stemming from the workload, can lead to health complaints, one of which is hypertension. To determine the relationship between work-related stress and the incidence of hypertension among office workers at PT X Jakarta in 2024.  A descriptive quantitative study using a cross-sectional approach. The sample consisted of 90 office workers at PT X Jakarta. The study on the relationship between work-related stress and the incidence of hypertension among office workers at PT X in 2024, using a chi-square statistical test, yielded a p-value of 0.028. There is a relationship between work-related stress and the incidence of hypertension among office workers at PT X Jakarta in 2024. Keywords: Hypertension, Work Stress, Workers  ABSTRAK Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Jumlah penyandang Hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2025 diperkirakan akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena Hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat Hipertensi dan komplikasinya. Prevalensi hipertensi pada pekerja di Indonesia adalah 15,1%. Faktor risiko hipertensi bisa disebabkan berbagai macam faktor, diantaranya adalah stres kerja. Beban kerja yang diterima terlalu banyak setiap harinya membuat para pekerja seringkali melakukan lembur untuk menyelesaikan deadline hal ini dapat memicu stres kerja, dari faktor stres karena beban kerja tersebut membuat beberapa pekerja mengalami keluhan kesehatan salah satunya yaitu hipertensi. Diketahuinya hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja bagian office di PT X Jakata tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel merupakan pekerja bagian office di PT X Jakarta yang berjumlah 90 responden. Penelitian tentang hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pekerja bagian office di PT X tahun 2024 dengan uji statistic chi square di peroleh nilai p (0.028). Ada hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi hipertensi pada pekerja bagian office di PT X Jakarta tahun 2024. Kata Kunci: Hipertensi, Stres Kerja, Pekerja.
Masa Kerja dan Shift Kerja Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Instalasi Rawat Inap Di Rsud Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Maluku Utara Tahun 2022 Salsabila, Nurul Qalbi; Situngkir, Decy; Millah, Izzatu; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Sangadji, Namira Wadjir; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.5 No.1 Juli (2023) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v5i1.10433

Abstract

Background and objectives: According to a survey by the American Nurses Association (ANA), more than 34% of nurses assess their emotional health as not, or not at all, emotionally healthy. The results of a survey conducted by PPNI in 2018 stated that 50.9% of nurses in Indonesia experienced work stress. The causes of work stress are workload, such as targets, interpersonal relationships, with superiors or other co-workers. This study aims to analyze the factors associated with stress in the inpatient nurse at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate North Maluku in 2022. Methods: This type of research uses a quantitative method with a cross sectional study design. The population in this study were 179 nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku. With a sample size of 81 nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku. Data analysis using the Chi Square Test. This research was conducted in September 2022 – February 2023. Research Results: The univariate results found that the highest prevalence was nurses who experienced high work stress (77.8%), high workload (54.3%), years of service at risk category ( 76.5%), shift work at risk category (74.1%), and age category at risk (51.9%). Conclusion: There is a relationship between work period and work shifts with work stress in nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku.Keywords: Work Stress; Nurse; Workload; Years of service; Shift work; Age. 
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi Tahun 2024 Naida Sela Edina; Izzatu Millah; Cut Alia Keumala Muda; Devi Angeliana Kusumaningtiar
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 8 (2024): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i8.867

Abstract

Kelelahan masih menjadi masalah di negara berkembang seperti Indonesia karena masih menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup manusia. Kelelahan yang terjadi pada pengemudi ojek online akan sangat berpotensi menyebabkan gangguan fisik pada pengemudi. Gangguan fisik juga akan mengganggu aktivitas kerja yang dimana aktivitas kerja akan menjadi tidak optimal sehingga menurunnya kemampuan pengemudi dalam lingkungan sekitar. Hal tersebut yang membuat atau memicu banyaknya kecelakaan. Kelelahan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Angka kecelakaan lalu lintas tahun 2021 mengalami peningkatan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih menjadi angka tertinggi. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Teknik pengambilan sampel yaitu diperoleh melalui wawancara yang langsung kepada responden dengan instrumen berupa lembar kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 responden (64,0%) mengalami kelelahan berat, 31 responden (36,0 %) mengalami kelelahan sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan dengan usia dengan nilai p= 0,003 (p<0,05), lama tidur nilai p=0,040 (p<0,05), durasi kerja nilai p=0,001 (p<0,05) dan tidak ada hubungan antara kelelahan dengan status gizi dengan nilai p=0,746 (p>0,05), masa kerja nilai p=0,728 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut pengemudi ojek online perlu mempertimbangkan mengenai usia berisiko, waktu istirahat yang cukup serta waktu kerja yang baik untuk menghindari terjadinya kelelahan kerja.
Evaluasi Penerapan Keselamatan Radiasi Pada Sub Elemen Persyaratan Manajemen di PT. Andini Sarana Tahun 2022 Carolina D. Lakahena, Marona; Millah, Izzatu; Alia Keumala Muda, Cut; Angeliana Kusumaningtias, Devi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i3.909

Abstract

Kegiatan usaha impor dan distribusi alat elektromedik radiasi pesawat sinar-X memiliki risiko bahaya radiasi terhadap pekerja radiasi dan masyarakat umum. Berdasarkan PP No. 33 Tahun 2007, Importir pesawat sinar-X termasuk dalam kegiatan pemanfaatan radiasi yang harus menerapkan keselamatan radiasi. Oleh karena itu sebagai perusahaan Importir Pesawat Sinar-X, PT Andini Sarana harus menerapkan keselamatan radiasi yang sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku yaitu dimulai dengan Elemen Persyaratan Manajemen, Persyaratan Proteksi Radiasi, Persyaratan Teknis dan Verifikasi Keselamatan Radiasi beserta sub elemen di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan Radiasi pada Elemen Persyaratan Manajemen dengan fokus masalah yaitu pada sub elemen Pemantauan Kesehatan dan Personil di PT. Andini Sarana tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode Kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di bulan Desember 2022. Teknik analisa data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa PT. Andini Sarana telah memiliki organisasi proteksi radiasi sebagai fundamental dari persyaratan manajemen. Namun pada sub elemen dari persyaratan manajemen yang diteliti yaitu Pemantauan Kesehatan dan Personil, belum dilakukan sesuai standar yang berlaku yaitu PP No.33 Tahun 2007. Pada sub elemen Pemantauan Kesehatan, yang diterapkan hanya sebatas pemeriksaan kesehatan (Medical Checkup) berkala dalam 1 tahun sekali. Sedangkan untuk sub elemen Personil, ada 3 pekerja radiasi yang tidak didaftarkan sebagai pekerja radiasi di BAPETEN. 3 orang pekerja ini berpotensi menerima dosis melebihi masyarakat umum
Edukasi Pemilihan Sampah dan 3R Pada Anak Sekolah SDIT AL Ikhwan Jakarta Utara Millah, Izzatu; Veronika, Erna; Putri, Eka Cempaka; Assauroh, Fatimah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23529

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sampah sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk perilaku peduli lingkungan. Kegiatan edukasi mengenai pemilahan sampah dan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024 kepada siswa kelas 2 dan kelas 4 SDIT Al-Ikhwan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka dalam mengelola sampah secara benar. Edukasi dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dengan menggunakan media ppt, poster, diskusi, dan praktik langsung memilah sampah sesuai kategori. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan berdasarkan hasil post-test, dengan ditandai oleh kemampuan mereka dalam membedakan sampah organik, anorganik, dan B3, serta pemahaman yang lebih baik mengenai penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari. Selain peningkatan pengetahuan, terlihat pula perubahan sikap positif siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah, seperti lebih konsisten membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan. Kesimpulannya, edukasi pemilahan sampah dan 3R dapat meningkatkan literasi lingkungan siswa sekolah dasar dan dapat menjadi program berkelanjutan untuk mendukung pembentukan budaya peduli lingkungan di sekolah. Kata Kunci: Sampah, Pemilihan Sampah, 3R, Edukasi  ABSTRACT Early waste management is an important step in shaping environmentally conscious behavior. An educational activity on waste sorting and the 3R concept (Reduce, Reuse, Recycle) was held on October 14, 2024, for 2nd and 4th grade students at SDIT Al-Ikhwan with the aim of increasing their knowledge and awareness of proper waste management. The education was carried out through interactive lectures using PowerPoint presentations, posters, discussions, and hands-on practice in sorting waste according to category. The results of the activity showed a significant increase in students' knowledge based on the post-test results, as indicated by their ability to distinguish between organic, inorganic, and hazardous waste, as well as a better understanding of the application of 3R in everyday life. In addition to increased knowledge, there was also a positive change in students' attitudes towards school environmental cleanliness, such as being more consistent in disposing of waste in its proper place and reusing items that could still be used. In conclusion, education on waste sorting and the 3Rs can improve the environmental literacy of elementary school students and can be a sustainable program to support the formation of an environmentally conscious culture in schools. Keywords: Garbage, Garbage Sorting, 3R, Education.