Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Masa Kerja dan Shift Kerja Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Instalasi Rawat Inap Di Rsud Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Maluku Utara Tahun 2022 Salsabila, Nurul Qalbi; Situngkir, Decy; Millah, Izzatu; Kusumaningtiar, Devi Angeliana; Sangadji, Namira Wadjir; Rusdy, Mirta Dwi Rahmah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.5 No.1 Juli (2023) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v5i1.10433

Abstract

Background and objectives: According to a survey by the American Nurses Association (ANA), more than 34% of nurses assess their emotional health as not, or not at all, emotionally healthy. The results of a survey conducted by PPNI in 2018 stated that 50.9% of nurses in Indonesia experienced work stress. The causes of work stress are workload, such as targets, interpersonal relationships, with superiors or other co-workers. This study aims to analyze the factors associated with stress in the inpatient nurse at RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate North Maluku in 2022. Methods: This type of research uses a quantitative method with a cross sectional study design. The population in this study were 179 nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku. With a sample size of 81 nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku. Data analysis using the Chi Square Test. This research was conducted in September 2022 – February 2023. Research Results: The univariate results found that the highest prevalence was nurses who experienced high work stress (77.8%), high workload (54.3%), years of service at risk category ( 76.5%), shift work at risk category (74.1%), and age category at risk (51.9%). Conclusion: There is a relationship between work period and work shifts with work stress in nurses at the inpatient installation of RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, North Maluku.Keywords: Work Stress; Nurse; Workload; Years of service; Shift work; Age. 
Evaluasi Penerapan Keselamatan Radiasi Pada Sub Elemen Persyaratan Manajemen di PT. Andini Sarana Tahun 2022 Carolina D. Lakahena, Marona; Millah, Izzatu; Alia Keumala Muda, Cut; Angeliana Kusumaningtias, Devi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i3.909

Abstract

Kegiatan usaha impor dan distribusi alat elektromedik radiasi pesawat sinar-X memiliki risiko bahaya radiasi terhadap pekerja radiasi dan masyarakat umum. Berdasarkan PP No. 33 Tahun 2007, Importir pesawat sinar-X termasuk dalam kegiatan pemanfaatan radiasi yang harus menerapkan keselamatan radiasi. Oleh karena itu sebagai perusahaan Importir Pesawat Sinar-X, PT Andini Sarana harus menerapkan keselamatan radiasi yang sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku yaitu dimulai dengan Elemen Persyaratan Manajemen, Persyaratan Proteksi Radiasi, Persyaratan Teknis dan Verifikasi Keselamatan Radiasi beserta sub elemen di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Keselamatan Radiasi pada Elemen Persyaratan Manajemen dengan fokus masalah yaitu pada sub elemen Pemantauan Kesehatan dan Personil di PT. Andini Sarana tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode Kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di bulan Desember 2022. Teknik analisa data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa PT. Andini Sarana telah memiliki organisasi proteksi radiasi sebagai fundamental dari persyaratan manajemen. Namun pada sub elemen dari persyaratan manajemen yang diteliti yaitu Pemantauan Kesehatan dan Personil, belum dilakukan sesuai standar yang berlaku yaitu PP No.33 Tahun 2007. Pada sub elemen Pemantauan Kesehatan, yang diterapkan hanya sebatas pemeriksaan kesehatan (Medical Checkup) berkala dalam 1 tahun sekali. Sedangkan untuk sub elemen Personil, ada 3 pekerja radiasi yang tidak didaftarkan sebagai pekerja radiasi di BAPETEN. 3 orang pekerja ini berpotensi menerima dosis melebihi masyarakat umum
Edukasi Pemilihan Sampah dan 3R Pada Anak Sekolah SDIT AL Ikhwan Jakarta Utara Millah, Izzatu; Veronika, Erna; Putri, Eka Cempaka; Assauroh, Fatimah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23529

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan sampah sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk perilaku peduli lingkungan. Kegiatan edukasi mengenai pemilahan sampah dan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2024 kepada siswa kelas 2 dan kelas 4 SDIT Al-Ikhwan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka dalam mengelola sampah secara benar. Edukasi dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dengan menggunakan media ppt, poster, diskusi, dan praktik langsung memilah sampah sesuai kategori. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan berdasarkan hasil post-test, dengan ditandai oleh kemampuan mereka dalam membedakan sampah organik, anorganik, dan B3, serta pemahaman yang lebih baik mengenai penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari. Selain peningkatan pengetahuan, terlihat pula perubahan sikap positif siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah, seperti lebih konsisten membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan. Kesimpulannya, edukasi pemilahan sampah dan 3R dapat meningkatkan literasi lingkungan siswa sekolah dasar dan dapat menjadi program berkelanjutan untuk mendukung pembentukan budaya peduli lingkungan di sekolah. Kata Kunci: Sampah, Pemilihan Sampah, 3R, Edukasi  ABSTRACT Early waste management is an important step in shaping environmentally conscious behavior. An educational activity on waste sorting and the 3R concept (Reduce, Reuse, Recycle) was held on October 14, 2024, for 2nd and 4th grade students at SDIT Al-Ikhwan with the aim of increasing their knowledge and awareness of proper waste management. The education was carried out through interactive lectures using PowerPoint presentations, posters, discussions, and hands-on practice in sorting waste according to category. The results of the activity showed a significant increase in students' knowledge based on the post-test results, as indicated by their ability to distinguish between organic, inorganic, and hazardous waste, as well as a better understanding of the application of 3R in everyday life. In addition to increased knowledge, there was also a positive change in students' attitudes towards school environmental cleanliness, such as being more consistent in disposing of waste in its proper place and reusing items that could still be used. In conclusion, education on waste sorting and the 3Rs can improve the environmental literacy of elementary school students and can be a sustainable program to support the formation of an environmentally conscious culture in schools. Keywords: Garbage, Garbage Sorting, 3R, Education.