Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Teori Classical Conditioning dalam Memperkuat Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Islam Sari, Putri Sekar; Santosa, Sedya
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2024): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/sittah.v5i1.2484

Abstract

The present research aims to elucidate the application of Ivan Pavlov's Classical Conditioning theory by utilizing rewards to cultivate students' enthusiasm for studying. This investigation used a qualitative methodology with a case study design conducted at an Islamic Elementary School in Kotagajah, Central Lampung Regency. The data sources comprise multiple forms of evidence, such as interviews, observations, notes, narratives, and visual materials. The findings of this study suggest that using Classical Conditioning theory has consequences for establishing habits and changes in students. This phenomenon is marked by a surge in students' motivation, support, and enthusiasm towards studying. Each indicator of interest in learning, such as the desire for learning, feeling joyful and engaged in learning, active participation in learning, completion of assignments, attentiveness, and adherence to established norms, is evident.
Madrasah Culture: Implementation of Religious Character Education in Madrasah Ibtidaiyah Sari, Putri Sekar; Sumedi, Sumedi
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v11i1.10667

Abstract

Character education has become a must in the world of education, because character education not only makes students smart in thinking but also can build character and manners in everyday life. The purpose of this study is to describe the implementation of religious character education through madrasah culture. This research was conducted at MI Annasirin Al Islami in the odd semester of TA. 2023/2024. The sampling technique used purposive sampling with the research subject of grade 2 students totaling 20 students consisting of 12 male students and 8 female students. This type of research is descriptive qualitative, with data collection through interviews, observation and documentation. The data collected was analyzed with an interactive data analysis model which includes the process of condensing data, presenting data, and finally concluding the results. Then the researchers conducted a verification process with data triangulation to maintain data validity. The results showed that the implementation of religious character education through madrasah culture was carried out through religious activities, routine activities, exemplary and habituation. Through the implementation of these activities, it is hoped that it can provide provisions and indications for the personality of students to become a generation that has good morals, adab, spirituality and behavior.
Transformasi Pembelajaran di Era Digital: Model Simulasi Berbasis TIK untuk Mengoptimalkan Keaktifan dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Sari, Putri Sekar; Yudianto, Asep; Prastowo, Andi
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol 3 No 4 (2025): December 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah memerlukan interaksi dinamis antara guru dan siswa, serta di antara siswa itu sendiri. Oleh karena itu, guru perlu memilih dan mengembangkan model pembelajaran yang secara aktif melibatkan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa; namun, implementasi model simulasi berbasis TIK pada tingkat sekolah dasar masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk menggambarkan implementasi model simulasi berbasis TIK dalam mengoptimalkan keaktifan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar di Kabupaten Natar, Lampung Selatan pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025, melibatkan 28 siswa kelas IV dengan 12 laki-laki dan 16 perempuan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi proses kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model simulasi berbasis TIK memiliki dampak positif terhadap keaktifan dan motivasi belajar siswa. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan selama proses belajar, sebagaimana terlihat dari partisipasi aktif dalam bertanya, diskusi kelompok, penyelesaian tugas, dan pembelajaran kolaboratif. Indikator-indikator ini mencerminkan peningkatan yang signifikan dalam keaktifan dan motivasi belajar siswa. Temuan studi ini menunjukkan bahwa model simulasi berbasis TIK dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa, serta memungkinkan guru menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan
PERSEPSI GURU DAN SISWA TERHADAP EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR Fitriani, Ari Deca; Najib, Muhammad; Septiani, Sela; Sari, Putri Sekar
JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 1 (2026): JURNAL PEKAN
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpk.v11i1.6439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap efektivitas model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahapan: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terbukti membawa dampak positif yang signifikan baik bagi siswa maupun guru. Meskipun Problem Based Learning memerlukan persiapan dan alokasi waktu yang lebih intensif, manfaatnya dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa sangat jelas. Siswa menjadi lebih aktif dan termotivasi, terlibat dalam diskusi, dan mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata, yang pada gilirannya memperdalam pemahaman mereka dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Dari perspektif guru, meskipun tantangan dalam manajemen waktu dan sumber daya tetap ada, hasil belajar yang meningkat dan keterlibatan siswa yang lebih baik menunjukkan bahwa Problem Based Learning adalah pendekatan yang efektif dan berharga dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Kata kunci: Persepsi Guru dan Siswa, PBL, PKn, Sekolah Dasar