Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN DAYA SAING USAHA MIKRO DI DESA SIDODADI KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Chandra, M. Jeffri Arlinandes; Dewi, Citra; Soleh, Ahmad; Bendriyanti, Rita Prima; Windoro, Desrio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.2047

Abstract

Desa Sidodadi merupakan desa yang terletak di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu dengan jarak kurang lebih 29,8 km dari Kota Bengkulu. Dilihat dari sumber daya yang ada, Desa Sidodadi memiliki potensi yang cukup baik untuk pengembangan industri kecil, khususnya industri rumah tangga di bidang pangan. Salah satu industri kecil yang ada di Desa Sidodadi adalah industri rumah tangga pengolahan pangan Novi Cake. Industri ini memiliki kekuatan berupa produk yang memiliki ciri khas dan berpotensi untuk dikembangkan. Berdasarkan analisis situasi dan survei yang telah dilakukan, kondisi Pandemi Covid-19 sangat memberi dampak bagi pelaku usaha industri kecil diantaranya adalah industri rumah tangga Novi Cake, maka pengusul bersama mitra menyepakati beberapa persoalan yang dihadapi yaitu belum memiliki legalitas industri (Izin P-IRT); keterbatasan peralatan atau teknologi produksi; keterbatasan pemahaman dalam aspek manajerial (Produksi, Pemasaran dan Keuangan); dan keterbatasan penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian bersama mitra telah melakukan beberapa kegiatan yaitu pengurusan perizinan Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) untuk menentukan legalitas industri dan jangkauan pemasaran yang lebih luas; pemberian bantuan peralatan produksi atau teknologi pengolahan produk guna mendukung kapasitas produksi sesuai kebutuhan pasar; pendidikan dan pelatihan dalam aspek manajerial (manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan) serta  pelatihan penggunaan teknologi informasi dalam pemasaran produk secara online. Selain itu, luaran program PkM Dosen ini dipublikasikan pada jurnal nasional ber ISSN. Kata kunci : daya saing, peningkatan, usaha mikro.
Improving The Competitiveness Of The Main Healthy Work Business Of Srikuncoro Village, Pondok Kelapa Sub-District, Central Bengkulu District (Meningkatkan Daya Saing Usaha Utama Pekerjaan Sehat Desa Srikuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah) Chandra, M. Jeffri Arlinandes; Novrianda, Herry; Mikaresti, Pamela; Soleh, Ahmad; Irwanto, Tito; Abi, Yudi Irawan
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2025986

Abstract

Srikuncoro Village is a village located in Pondok Kelapa Sub-district, Central Bengkulu Regency, Bengkulu Province, approximately 16 kilometres from Bengkulu City. Judging from the existing resources, Srikuncoro Village has good potential for the development of small industries, especially household industries in the food sector. One of the small industries in Srikuncoro Village is the Karya Sehat Utama food processing home industry. This industry has strengths in the form of products that have characteristics and potential to be developed. Based on the situation analysis and survey that has been carried out, the proposer and partners agreed on several problems faced, namely limited understanding of legal protection for MSME actors; limited production equipment or technology; limited understanding in managerial aspects (Production, Marketing and Finance); and limited use of information technology in marketing. To overcome these problems, the service team and partners agreed on several solutions to be carried out, namely education on understanding legal protection for MSME actors is expected to improve a healthy and proper business climate among MSME actors to develop rapidly; providing assistance with production equipment or product processing technology to support production capacity according to market needs; education and training in managerial aspects (production management, marketing management and financial management) and training in the use of information technology in online product marketing. In addition, the output of this PkM Lecturer programme will be published in a national journal with ISSN.Abstrak. Desa Srikuncoro merupakan desa yang terletak di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, kurang lebih 16 kilometer dari Kota Bengkulu. Dilihat dari sumber daya yang ada, Desa Srikuncoro memiliki potensi yang baik untuk pengembangan industri kecil, khususnya industri rumah tangga di bidang pangan. Salah satu industri kecil yang ada di Desa Srikuncoro adalah industri rumah tangga pengolahan pangan Karya Sehat Utama. Industri ini memiliki kekuatan berupa produk yang memiliki ciri khas dan berpotensi untuk dikembangkan. Berdasarkan analisis situasi dan survei yang telah dilakukan, pengusul dan mitra sepakat mengenai beberapa permasalahan yang dihadapi, yaitu keterbatasan pemahaman tentang perlindungan hukum bagi pelaku UMKM; keterbatasan alat atau teknologi produksi; keterbatasan pemahaman dalam aspek manajerial (Produksi, Pemasaran dan Keuangan); dan keterbatasan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdi dan mitra sepakat mengenai beberapa solusi yang akan dilakukan, yaitu edukasi tentang pemahaman perlindungan hukum bagi pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan iklim usaha yang sehat dan layak di kalangan pelaku UMKM agar berkembang pesat; pemberian bantuan alat produksi atau teknologi pengolahan produk untuk mendukung kapasitas produksi sesuai kebutuhan pasar; pendidikan dan pelatihan dalam aspek manajerial (manajemen produksi, manajemen pemasaran dan manajemen keuangan) serta pelatihan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran produk secara daring. Selain itu, luaran program Dosen PkM ini akan dipublikasikan dalam jurnal nasional ber-ISSN.
Meningkatkan Kapasitas Pelaku Usaha Kerupuk Melalui Pelatihan Usaha Di Desa Bukit Peninjauan Ii Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Nengsih, Mimi Kurnia; Chandra, M. Jeffri Arlinandes; Robiansyah, Anton; Kusuma, Merta; Herfianti, Meiffa
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v5i2.10148

Abstract

This Community Service Program aims to improve the capacity of cracker entrepreneurs in Bukit Peninjauan II Village, Sukaraja District, Seluma Regency through training in legal matters and business licensing, production management, marketing management, and financial management. The main challenges faced by partners include limited knowledge regarding PIRT (Regional Property Right) permits, inefficient production processes, traditional marketing strategies, and the lack of a financial recording and pricing system based on production costs. The program was implemented in three stages: training on human resource and production management, marketing and business innovation, and training on business licensing and financial management, accompanied by mentoring, monitoring, and evaluation. The results demonstrated a significant increase in participants' understanding and skills, from data-driven production quantity determination, development of innovative marketing strategies, understanding PIRT legality, to the ability to prepare simple bookkeeping and set appropriate selling prices. Overall, this program successfully strengthened the managerial capacity of cracker MSMEs, enabling them to develop their businesses more effectively, efficiently, and sustainably.
Constitutionalizing Emergency Powers: Balancing National Security and the Rule of Law in International Law Wirawan, A. Rahmat; Chandra, M. Jeffri Arlinandes; Saragih, Geofani Milthree; Mahdi, Umar; Ishwara, Ade Sathya Sanathana; Wirawan
Uti Possidetis: Journal of International Law Vol 7 No 3 (2026): Oktober (In Progress)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/up.v7i3.55864

Abstract

Background: The expansion of emergency powers in response to national security threats has intensified constitutional debates over the permissible limits of executive authority under international law. Despite the recognition of emergency derogations in international human rights instruments, significant legal tensions remain regarding the extent to which states may restrict constitutional rights while maintaining compliance with international legal obligations. Objectives: This study examines how constitutional limitations on emergency powers interact with international legal standards and asks whether the relationship between domestic emergency governance and international human rights law creates legal inconsistencies in protecting constitutionalism during states of emergency. Methodology: This research employs normative juridical methods using statutory, conceptual, comparative, and international law approaches. Primary legal materials include constitutional provisions, the International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR), judicial decisions, and relevant international legal instruments, which are analyzed through descriptive-analytical techniques. Findings: The study finds that the principal legal tension arises from the inconsistent interpretation of emergency derogation provisions under Article 4 of the ICCPR by domestic constitutional courts. While international law permits temporary limitations on certain rights during genuine emergencies, several domestic legal systems have expanded executive discretion beyond the requirements of legality, necessity, proportionality, and temporariness. This divergence has contributed to the normalization of exceptional governmental powers, weakening constitutional oversight and creating a legal gap between international human rights obligations and domestic emergency governance. Originality/Novelty: This study develops an integrated constitutional-international law framework by identifying the legal friction between ICCPR emergency derogation standards and domestic constitutional practices. It proposes a constitutional model that strengthens judicial oversight and reconciles national security imperatives with international rule-of-law principles to prevent the normalization of permanent emergency governance.