Claim Missing Document
Check
Articles

PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN BERBASIS TEKNOLOGI BAGI GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Hidayah, Retnoningrum; Sukirman, Sukirman; Agustina, Linda; Suryandari, Dhini; Sanjoto, Djoko
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.185

Abstract

Revolusi industri telah merambah ke seluruh lini kehidupa termasuk pada bidang pendidikan. Oleh karena itu guru dituntut untuk mampu menggunakan teknologi dalam praktik kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Namun pada kenyataan, masih terdapat kasu-kasus di lingkungan sekolah terkait pengelolaan keuangan yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru dalam hal penggunaan teknologi untuk pengelolaan keuangan di lingkungan sekolah. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru di SMP Muhammadiyah 3 Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan tentang pencatatan transaksi keuangan dan pengggunaan aplikasi didalam pencatatan transaksi keuangan. Hasil kegiatan program pengabdian ini menunjukkan bahwa para guru i memahami penitngnya pengelolaan keungan berbasis teknologi di era revolusi industry 4.0. Lebih lanjut, adanya peningkatan kemampuan guru dalam pencatatan transaksi keuangan. Untuk selanjutnya, perlu adanya peningkatan kemampuan guru secara berkelanjutan agar mampu menghadapi perubahan zaman.
Improving Branding through Product Packaging Pertiwi, Meilani Intan; Wahyuningrum, Indah Fajarini Sri; Agustina, Linda; Aji, Tri Susilo Wahyu
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v7i2.32492

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kalisalak Village, Batang Regency, have great potential in producing local products such as gethuk, jenang, dodol, herbal drinks, and tea. However, most products still face challenges in branding and packaging, including the absence of labels, barcodes, and legal certification, as well as simple and unattractive packaging that reduces market competitiveness. This community service program aimed to enhance the knowledge, skills, and awareness of MSME actors regarding the importance of branding through product packaging that is appealing, informative, and meets industrial standards. The program involved 30 participants, including MSME owners and residents interested in starting new businesses. The team designed the activities using participatory methods, conducting seminars, practical training, group discussions, mentoring, and gamification to strengthen participants' engagement and understanding. The team implemented the process in three stages: preparation, execution, and evaluation, and used pretest and posttest instruments to support the evaluation. The results indicated a significant improvement in participants' knowledge and skills, with most participants producing improved packaging designs and showing commitment to applying them to their products. Overall, the program effectively addressed partners' needs and strengthened the competitiveness of local MSME products in broader markets.
Pengaruh Komite Audit, Sertifikasi Lingkungan, Recycled Waste, dan Renewable Energy terhadap Environmental Performance Yudhoyono, Ardrafian Ravrisava; Agustina, Linda
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jhvb6n04

Abstract

Penelitian ini menganalisis asosiasi komite audit, sertifikasi lingkungan, recycled waste, dan renewable energy dengan environmental performance pada perusahaan sektor energi peserta PROPER. Studi ini merespons keterbatasan literatur green accounting di Indonesia yang lebih sering menempatkan environmental performance sebagai prediktor kinerja keuangan, serta masih terbatas dalam membandingkan mekanisme tata kelola formal dengan praktik lingkungan operasional yang bersifat substantif. Populasi penelitian mencakup perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2020–2024. Dengan purposive sampling, diperoleh 99 observasi perusahaan-tahun dalam struktur panel tidak seimbang. Environmental performance diukur menggunakan skor peringkat PROPER, komite audit diukur melalui frekuensi rapat, sertifikasi lingkungan melalui dummy kepemilikan ISO 14001, recycled waste melalui rasio limbah yang didaur ulang terhadap total limbah, dan renewable energy melalui rasio energi terbarukan terhadap total konsumsi energi. Pengujian utama menggunakan regresi data panel Random Effect Model. Hasil menunjukkan bahwa recycled waste berasosiasi positif signifikan dengan environmental performance (koefisien = 0,7487; p = 0,0052) dan renewable energy menunjukkan asosiasi positif paling kuat (koefisien = 1,3356; p < 0,001). Sebaliknya, komite audit dan sertifikasi lingkungan tidak signifikan. Uji model menunjukkan bahwa kombinasi variabel independen secara statistik layak menjelaskan variasi skor PROPER (F-statistic = 43,9566; Adjusted R2 = 0,6368). Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja lingkungan perusahaan sektor energi lebih konsisten dijelaskan oleh praktik operasional berbasis pengelolaan limbah dan transisi energi dibandingkan oleh mekanisme formal seperti rapat komite audit dan kepemilikan sertifikasi semata. Karena penelitian menggunakan data sekunder observasional dan skor PROPER bersifat ordinal, temuan ditafsirkan sebagai asosiasi statistik, bukan bukti kausal langsung. This study analyzes the association of audit committees, environmental certification, recycled waste, and renewable energy with the environmental performance of PROPER-participating energy sector companies. It addresses a gap in Indonesian green accounting research, which has often positioned environmental performance as an antecedent of financial outcomes and has paid less attention to the comparative explanatory power of formal governance mechanisms and substantive operational environmental practices. The population consists of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020–2024. Using purposive sampling, the study obtained 99 firm-year observations in an unbalanced panel structure. Environmental performance is measured using PROPER rating scores; audit committees are proxied by meeting frequency; environmental certification is measured by an ISO 14001 ownership dummy; recycled waste is measured as recycled waste divided by total waste; and renewable energy is measured as renewable energy consumption divided by total energy consumption. The main analysis employs panel data regression using the Random Effect Model. The findings indicate that recycled waste is positively and significantly associated with environmental performance (coefficient = 0.7487; p = 0.0052), while renewable energy has the strongest positive association (coefficient = 1.3356; p < 0.001). By contrast, audit committee meeting frequency and environmental certification are not statistically significant. The model is statistically fit in explaining variation in PROPER scores (F-statistic = 43.9566; Adjusted R2 = 0.6368). These findings suggest that environmental performance in the energy sector is more consistently explained by substantive waste-management and energy-transition practices than by formal governance meetings or certification ownership alone. Given the observational nature of the data and the ordinal characteristics of PROPER scores, the results are interpreted as statistical associations rather than direct causal evidence.
Pengaruh Sistem Manajemen Lingkungan, Dewan Komisaris Independen, dan Kinerja Lingkungan Terhadap Environmental Disclosure Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi Anisa Munthe; Linda Agustina
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Manajemen Lingkungan, Dewan Komisaris Independen, dan Kinerja Lingkungan terhadap Environmental Disclosure dengan Profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, laporan keuangan, dan data Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 44 perusahaan dengan 133 unit analisis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Lingkungan yang diproksikan dengan sertifikasi ISO 14001 tidak berpengaruh signifikan terhadap Environmental Disclosure. Sebaliknya, Dewan Komisaris Independen dan Kinerja Lingkungan yang diukur melalui peringkat PROPER berpengaruh positif signifikan terhadap Environmental Disclosure. Pengujian moderasi menunjukkan bahwa Profitabilitas mampu memperkuat pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Environmental Disclosure, namun memperlemah pengaruh Sistem Manajemen Lingkungan dan Dewan Komisaris Independen terhadap Environmental Disclosure. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas tata kelola dan kinerja lingkungan aktual merupakan faktor yang lebih menentukan dalam meningkatkan transparansi lingkungan dibandingkan kepemilikan sertifikasi lingkungan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur mengenai determinan Environmental Disclosure pada perusahaan sektor Basic Materials di Indonesia.
Co-Authors - FACHRURROZIE - Kusmuriyanto Abiprayasa Kawiswara Weko Hartoyo, Abiprayasa Kawiswara Weko Adelina Citradewi Aditya Hernawan, Aditya Ahmad Fauzan Ahmad Sopyan Ahwan Sholih Ain Hajawiyah Ain Hajawiyah Aisyah Putri Rachmadanty Aji, Tri Susilo Wahyu Akka Latifah Jusdienar Akmal, M Amir Mahmud Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anisa Munthe Apriliana, Siska Athoillah Athoillah, Athoillah Atta Putra Harjanto Defani Audita Putri Desi Ratnasari Dhini Suryandari, Dhini dianawati, dianawati Djoko Sanjoto Dwi Anggoro Saputro, Dwi Anggoro Dwi Fatmasari Eka Setiawati Eloking Surya Sekar Mahardika, Eloking Surya Sekar Esti Sirait Febri Zaini Aulia, Febri Zaini Ferliana, Nia Ferliana, Nia Fitriyah, Luluk Hafidz Hening Waskito, Hafidz Hening Hana, Bea Harjanto, Atta Putra Hasan Mukhibad Hendra Simanjuntak Hendy Bayu Satriawan, Hendy Bayu I Ketut Mahardika Ibnu Reza Ashkhabi, Ibnu Reza Ika Yekti Lianasari Indah Anisykurlillah Indah Fajarini Sri Wahyuningrum, Indah Fajarini Sri Indrianingsih, Indrianingsih Insani Khikmawati Khikmawati, Insani Khikmawati Jati, Kuat Waluyo Kayati, I N Khumairoh, Nur Annisa Khumairoh, Nur Annisa Kuat Waluyo Jati Kuncoro, Sarwo Kuncoro, Sarwo Lady Octaviani Iqmi Muhammad Ali Rif’an Muhammad Hadi Kusumah Muhammad Ihlashul'amal Muhammad Khafid Muhammad Tahir Nur Alimah, Nur Pertiwi, Meilani Intan Prabowo Yudo Jayanto Primadhani Dyah Larasati Suyatno Rahayu, Rita Ramadhani, Chintiya Febiana Rayendra Wahyu Bachtiar Restianti, Tya Restianti, Tya Retnoningrum Hidayah Rizkyana, Fitrarena Widhi Rohmah, Fian Tri Saibun Sitorus Sanjoto, Djoko Saputri, Nio Setya Sari, Siti Nurmala Septian Fahmi Fahluzy, Septian Fahmi Shanie Sukmawati, Shanie Siti Munawaroh Sukirman - Sukirman Sukirman sulistiani, Ana Tago, Mahli Zainuddin Triana Setyawardani Triana Yuni Astuti Trisni Suryarini Wakhidyah, sasti Handayani Yudhoyono, Ardrafian Ravrisava Zahid, Anwar Zainuddin, Mahli