Claim Missing Document
Check
Articles

Diversifikasi Kemasan Minuman dan Produk Olahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Produksi Kelompok Wanita Tani Desa Kotes, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar Ali, Dego Yusa; Estiasih, Teti; Astuti, Retno; Kusumawati, Andriani; Rayesa, Neza Fadia; Ahmadi, Kgs
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2023.003.02.106

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Salah satu daerah penghasil TOGA di Indonesia khususnya di Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur adalah Desa Kotes, Kecamatan Gandusari. Peluang besar untuk mengembangkan makanan atau minuman olahan dari TOGA belum diimbangi dengan keterampilan dan pengetahuan tentang pengolahan TOGA menjadi produk olahan yang siap untuk dikonsumsi. Leather herbal dan minuman herbal dalam kemasan merupakan produk yang dihasilkan dari proses yang sederhana dan feasible diterapkan di Mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) anggota BUMDes Manunggal Abadi. Proses produksi yang sederhana membuat produk ini diharapkan dapat diproduksi dalam skala rumah tangga. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini antara lain diversifikasi produk olahan TOGA, peningkatan pengetahuan mitra tentang prinsip-prinsip sterilisasi dan pengemasan aseptis, dan dihasilkannya produk baru olahan TOGA oleh mitra. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (RAP) dengan kegiatan yang dilakukan dalam program ini antara lain diskusi dengan mitra untuk rencana pengembangan produk, pelatihan produk leather herbal, pelatihan pengemasan minuman herbal TOGA dalam kemasan gelas plastik, dan pelatihan cara produksi pangan olahan yang baik. Dari hasil kegiatan, didapatkan bahwa KWT dapat mempraktikkan cara produksi leather herbal sampai dengan pengemasannya. Selain itu, KWT juga dapat memahami dan mempraktikkan cara pengemasan minuman herbal dalam kemasan gelas plastik sebagai variasi produk baru yang diproduksi oleh KWT.
IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU PADA PROSES PRODUKSI MINUMAN JAHE INSTAN SKALA INDUSTRI KECIL MENENGAH Estiasih, Teti; Ahmadi, Kgs; Harijono, Harijono
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v9i2.1193

Abstract

Penjaminan mutu pada proses produksi pangan merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh semua produsen. Banyak kendala yang dihadapi bagi industry kecil menengah (IKM) dalam penerapan penjaminan mutu. Salah satu IKM yang mengimplementasikan penjaminan mutu berbasis Hazard Analyziz and Critical Control Point adalah IKM DIA yang memproduksi minuman jahe instan. Jahe instan merupakan produk yang berisiko rendah ( low risk ) dari segi keamanan pangan, tetapi penjaminan mutu harus diterapakn untuk menghasilan produk yang aman dan layak dikonsumsi. Upaya untuk implementasi tersebut adalah melalui penerapan cara-cara pengolahan pangan yang baik (GMP, Good Manufacturing Practices ), dan penerapan HACCP. Implementasi dilakukan secara bertahap melalui pemenuhan 18 runga lingkup GMP. Hasil penilaian GMP menunjukkan bahwa IKM ini terkategori baik dengan beebrapa perbaikan harus dilakukan. Penerapan rencana HACCP sesuai 7 prinsip HACCP telah dilakukan. Hasil audit HACCP menunjukkan perlu adanya perbaikan minor meliputi perbaikan ruang produksi, peningkatan kelengkapan sanitasi pekerja, perbaikan sanitasi ruang produksi, dan perbaikan pelabelan.
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Sanitasi Lingkungan Kerja dan Penggunaan APD pada UKM Grand Larva Maggot Kota Malang Supartini, Nonok; Ahmadi, Kgs; Ka’rayeno, Arie Jefry
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.5142

Abstract

Grand Larva merupakan UKM (Usaha Kecil Menengah) yang berusaha dalam bidang pengolahan sampah organik menggunakan maggot. Selama ini Grand Larva belum mengetahui dan memahami tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), padahal sampah merupakan sumber penularan penyakit yang potensial terhadap pekerja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pemahaman pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja selama beraktivitas. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tim melakukan edukasi kepada pengelola dan pekerja Grand Larva agar mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya sanitasi lingkungan dan penggunaan APD. Metode yang digunakan penyuluhan, praktek langsung, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh mitra telah dapat memahami tentang sanitasi lingkungan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Namun dalam kepatuhan penggunaan APD masih perlu ditingkatkan.