Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH ABU AMPAS KOPI TERHADAP KUAT TEKAN, POROSITAS SEBAGAI PENGGANTI SEMEN PADA PEMBUATAN BETON Ataya Nabila Panjaitan; Rizky Suci Ramadhani; Ernie Shinta Y Sitanggang
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.098 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i1.84

Abstract

Ampas kopi juga merupakan limbah industri pangan yang dihasilkan dari pengolahan biji kopi. Sebagaimana halnya limbah industri pangan yang lain, maka limbah ampas kopi mempunyai potensi dimanfaatkan sebagai material substitusi sebagian semen atau agregat halus yang bersifat pozzolan yang mengandung silika. Pada penelitian ini, abu ampas kopi digunakan sebagai material pengganti sebagian semen sebesar 5%, 10%, 15% dan 20%. Ampas kopi yang digunakan berupa abu dan diayak dengan saringan No. 100. Benda uji berbentuk silinder dengan dimensi 30 cm x 15 cm dengan masingmasing variasi 5 buah benda uji untuk 2 pengujian yaitu kuat tekan dan porositas. Kuat tekan rencana beton adalah f’c 25 (beton normal). Pengujian kuat tekan dan porositas dilakukan pada saat umur beton 28 hari. Nilai kuat tekan beton normal sebesar 25.10543 MPa. Nilai kuat tekan beton menggunakan abu ampas kopi dengan persentase 5 % sebesar 25.18956 MPa, persentase 10 % sebesar 20.79872 MPa, persentase 15 % sebesar 17.10117 MPa, dan persentase 20 % sebesar 13.28807 MPa. Nilai porositas beton normal sebesar 0.592212 %. Nilai porositas beton menggunakan abu ampas kopi dengan persentase 5 % sebesar 0.690914 %, persentase 10 % sebesar 0.736974 %, persentase 15 % sebesar 0.756715 %, dan persentase 20 % sebesar 0.789615 %.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN LIMBAH B3 LAS KARBIT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON Khairiah Wilda; Muhammad Abdullah Nasution; Ernie Shinta Y Sitanggang
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v2i1.563

Abstract

Kebutuhan manusia dalam konstruksi di Indonesia yang semakin meningkat menyebabkan semakin banyak bahan konstruksi yang dibutuhkan. Salah satu nya adalah beton, komposisi utama penyusun beton yaitu agregat kasar, agregat halus, air dan semen portland. Pembuatan semen berpengaruh terhadap ketersediaan SDA, bahkan produksinya dapat mencemarkan lingkungan. Maka upaya yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu memanfaatkan limbah las karbit yang belum dimanfaatkan secara optimal dan digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen. Dimana komposisi senyawa CaO limbah karbit sebesar 95,37%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan kuat lentur beton sebanyak masing-masing 25 sampel selama 28 hari dengan mutu f’c 25 MPa dan mendapatkan kadar persentase yang efektif sebagai pengganti sebagian semen dari variasi limbah karbit 0%, 2%, 4%, 6%, dan 10%. Dari hasil penelitian, kuat tekan yang diperoleh untuk variasi penggunaan limbah karbit masing-masing sebesar 33,08 MPa, 28,09 MPa, 32,16 MPa, 30,37 MPa dan 21,90 MPa dimana variasi 0% hingga 6% yang memenuhi kekuatan rencana dan kadar persentase yang efektif terdapat pada variasi 4% limbah karbit. Pengujian kuat lentur yang diperoleh masing-masing variasi sebesar 3,73 MPa, 3,33 MPa, 3,67 MPa, 3,13 MPa dan 2,80 MPa, dari hasil pengujian kuat lentur yang menggunakan limbah karbit ini masih belum efektif dan belum optimum.
PENGARUH PENGGUNAAN ABU CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT LENTUR DAN ABSORPSI PADA BETON Rizky Suci Ramadhani; Ernie Shinta Y Sitanggang
Majalah Iptek Politeknik Negeri Medan Polimedia Vol. 25 No. 3 (2022): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi di Indonesia telah berkembang pesat, yang menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan bahan konstruksi. Salah satu bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam hal pembangunan adalah beton. Adapun komposisi utama penyusun beton, yaitu agregat kasar, agregat halus, air dan semen Portland. Namun penggunaan semen sangat mempengaruhi besarnya biaya pada perencanaan beton. Upaya yang dilakukan pada penelitian ini adalah pemanfaatan limbah abu cangkang kelapa sawit yang digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen. Abu cangkang kelapa sawit merupakan biomass dengan kandungan silika 60-70%. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan, kuat lentur dan absorpsi pada beton. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka hasil pengujian kuat tekan beton yang masih memenuhi kekuatan rencana diperoleh dengan penggunaan abu 0% dan 5% yaitu sebesar 27.18 Mpa dan 25.09 Mpa. Hasil pengujian kuat lentur beton normal dengan variasi abu 0% diperoleh sebesar 3.37 Mpa, lalu kekuatan lentur beton mengalami peningkatan pada penggunaan abu 5% yaitu sebesar 4.27 Mpa dan mengalami penurunan pada variasi penggunaan abu selanjutnya. Hasil pengujian absorpsi mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya penggunaan abu. Nilai absorpsi terbesar diperoleh pada penggunaan abu 15% dimana untuk beton pada waktu perendaman 2 jam sebesar 4.06%, 6 jam sebesar 5.19%, 12 jam sebesar 7.21% dan 24 jam sebesar 8.20%.
Kajian Panjang Bentang Terhadap Biaya Pada Jembatan Bentang Sedang Ernie Shinta Yosephine Sitanggang; Rhini Wulan Dary
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v2i1.3393

Abstract

Jembatan yang baik harus direncanakan dengan memenuhi kriteria-kriteria desain yang berlaku. Adapun pokok-pokok perencanaan jembatan harus menenuhi syarat kekuatan dan stabilitas struktur, keamanan dan kenyamanan, kemudahan dan ekonomis. Pokok-pokok perencanaan tersebut dipengaruhi oleh lebar jembatan, panjang bentang, bahan, kondisi lapangan, waktu dan kemudahan pelaksanaan, peralatan, teknologi konstruksi yang tersedia dan biaya. Penelitian ini mencakup perencanaan dan penentuan biaya pada perencanaan jembatan bentang sedang. Tujuan dari penelitian ini memberikan konsep perencanaan yang dapat digunakan oleh perencana jembatan untuk memutuskan konsep perencanaan yang efesien terhadap bentang jembatan pada bentang sedang. Dalam penelitian ini, jembatan dimodelkan dengan panjang bentang 25,30, 35 dan 40 m dengan lebar bentang 7m yakni 2 lajur dengan median. Penelitian ini meliputi analisa struktur, pendimensian dan merencanakan biaya sehingga diketahui optimasi pengaruh panjang bentang terhadap biaya yang efesien dari struktur jembatan tersebut. Dari hasil perhitungan diperoleh bentang 25 m, 30 m, 35 m dan 40 m berturut-turut memakai PCI H125, H160, H170, dan H210. Dimensi dari gelagar menentukan perbedaan terhadap perhitungan perencanaan, analisis dan anggaran biaya nya. Bangunan struktur atas tidak menunjukkan perbedaan persentase harga yang signifikan sekitar 12.37%. Sedangkan untuk bangunan struktur bawahnya terdapat perbedaan persentase yang signifikan terutama pada struktur PCI, abutmen dan piernya di atas 20%. Berdasarkan dari hasil perhitungan, untuk panjang bentang 40 m total harga Rp 52.890.640.000, sedangkan untuk bentang 25 m dengan total harga Rp 25.620.810.000. Jika perencana ingin mendesain jembatan bentang panjang 50 m, maka disarankan untuk menggunakan bentang 2 x 25 m daripada bentang panjang 50 m langsung dengan perkiraan harga 2xRp 25.620.810.000 = 51.241.620,- . Begitu pula, jika dilihat dari harga per m’ bentang, kita mengetahui bahwa semakin panjang bentang maka akan dihasilkan harga per m’ yang juga makin besar
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT BERBASIS ONLINE MENGGUNAKAN CANVA DI SMK SWASTA TRISULA DOLOK SANGGUL Purba, Arlina Pratiwi; Purba, Angelia Maharani; Sitanggang, Ernie Shinta Yosephine; Simatupang, Eva Malina
PUAN INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Puan Indonesia Vol 5 No 2 Januari 2024
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v5i2.179

Abstract

SMK Swasta Trisula Dolok Sanggul is one of the private schools in Dolok Sanggul. This school has 3 departments, namely (1) Department of Light Vehicle Engineering (Automotive), (2) Audio Video Engineering (Electronics Engineering) and (3) Computer and Network Engineering. The results of learning observations at Trisula Dolok Sanggul Private Vocational School in Humbang Hasundutan Regency show that learning during this pandemic still uses WhatsApp groups to inform students about assignments. This is felt to be less effective for students. Apart from that, teachers at Trisula Dolok Sanggul Private Vocational School are still not optimal in utilizing information technology and the internet as learning media. By conducting more intensive training for teachers and students regarding the use of learning media and the function of media in the learning process, it is hoped that teachers will use digital-based learning media more often, because the use of digital-based learning media will be very beneficial for students in understanding the subject matter even though it has already been implemented. face to face/offline and students are more motivated to take part in these lessons. he conclusions from this activity are:1. Increased use of online-based PowerPoint learning media by teachers to improve student quality 2. Increased student motivation in participating in learning through Powerpoint learning media provided by the teacher 3. Providing 1 unit of ViewSonic SVGA 4000 ANSI LUMENS/HDMI Projector to SMK Swasta Trisula Dolok Sanggul 4. Monitoring is carried out after the implementation of service activities
Pengembangan Prasarana Olahraga Lapangan Sepak Takraw Dusun I Desa Jambur Pulau Serdang Bedagai Nofriadi, Nofriadi; Muhammad Mabrur; Citra Utami; Ernie Shinta Yosephine Sitanggang
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v2i1.1462

Abstract

Saat musim hujan tiba, lapangan milik warga setempat yang berada di Jl. Mesjid Dusun I Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara kondisinya menjadi lunak dan berlumpur. Lapangan ini digunakan khususnya pemuda-pemudi sebagai prasarana olahraga sepak takraw dan juga kegiatan-kegiatan sosial lainnya pada Dusun I ini. Kegiatan ini berfungsi untuk membuat warga setempat menjadi lebih sehat dengan adanya kegiatan olahraga secara berkala didukung dengan fasilitas prasarana olahraga yang memadai. Belum dicor betonnya lapangan ini menjadi perhatian utama bagi warga setempat. Dan juga net dan bola yang digunakan untuk kegiatan olahraga ini masih dibuat seadanya saja. Hal ini yang menjadi perhatian tim pengabdian untuk melakukan pembetonan terhadap lapangan milik warga dengan tujuan agar pada saat musim hujan tanah tidak lagi menjadi berlumpur dan becek atau ketika musim panas tanah tersebut berabu sehingga bisa mengganggu aktifitas di Musala Al Hidayah serta bisa menjadi prasarana olahraga muda-mudi setempat. Lapangan dicor beton dengan ukuran 13.40 m x 6.10 m x 0.1 m, kemudian lapangan di cat dan diberi net serta bola takraw.
Implementation of Bamboo Chips from Pantai Labu Region in Enhancing Compressive Strength of Fiber Concrete Wulan Dary, Rhini; Muhammad Ari Subhan Harahap; Mizanuddin Sitompul; Ernie Shinta Yosephine Sitanggang; Josep Hadipramana
Jurnal Inotera Vol. 9 No. 2 (2024): July - December 2024
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol9.Iss2.2024.ID424

Abstract

Concrete is widely used in construction due to its high compressive strength and durability. This study investigates the use of bamboo chips from the Pantai Labu region as a fiber material mixed with concrete to enhance its compressive strength. The research evaluates the effectiveness of different percentages of bamboo fiber chips, ranging from 0% to 2.5% by cement weight. Cylindrical concrete samples with diameters of 15 cm and heights of 30 cm were tested at 7, 14, and 28 days. The results demonstrate that adding 1% bamboo chips increased the compressive strength to 31.51 MPa, compared to the normal concrete strength of 30.04 MPa. This shows the potential of bamboo chips to improve the quality and sustainability of concrete production.
Pembuatan Sumur Bor Dusun II Desa Sei Buluh Kabupaten Serdang Bedagai Mabrur, Muhammad; Wirdatun Nafiah Putri; Palghe Tobing; Ernie Shinta Yosephine Sitanggang; Tuti Adi Tama Nasution; Suci Khairani
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i1.1984

Abstract

Desa Sei Buluh adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Desa Sei Buluh terletak di daratan rendah dengan ketinggian 7-meter diatas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar 30ºC. Secara geografi Desa Sei Buluh sendiri terletak di perbatasan dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: sebelah utara: berbatasan dengan Desa Tanjung Buluh, sebelah timur: berbatasan dengan Kecamatan Teluk Mengkudu, sebelah barat: berbatasan dengan Desa Tanjung Buluh, sebelah selatan: berbatasan dengan Desa Sei Sijenggi. Desa Sei Buluh memiliki lokasi yang cukup strategis untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian khususnya komoditi padi. Desa Sei Buluh yang secara administratif berada dekat dengan kawasan pusat Kota Serdang Bedagai maupun dengan Kecamatan Perbaungan dan merupakan kawasan yang memiliki kondisi alam yang mendukung. Dengan posisi ini, Desa Sei Buluh memiliki aksesibilitas yang baik dalam menjangkau fungsi-fungsi pelayanan yang ada di Kecamatan Perbaungan. Pada daerah Dusun II Desa Sei Buluh, para petani mulai berani menanam tanaman padi pada saaat musim penghujan, karena sumber pengairan masyarakat setempat hanya mengandalkan air hujan. Pada saat musim kemarau seperti saat ini, para petani hanya menanam tanaman holtikultura, yakni tanaman sayur-sayuran seperti kangkung, genjer, dan sawi. Untuk itu, kelompok tani mengharapkan adanya sumber pengairan terdekat sehingga mereka dapat menanam padi pada areal persawahan mereka tanpa tergantung kepada cuaca alam. Solusi yang ditawarkan adalah dengan mengadakan sumur bor dan perpipaan, mesin bor, dan tapak dudukan mesinnya. Hal ini bermanfaat dalam penyediaan air bersih dan pemenuhan kebutuhan air di bidang lingkungan. Sumur bor merupakan investasi yang berharga bagi pertanian, memberikan banyak manfaat yang berkelanjutan dan berkontribusi pada keberlanjutan dan produktivitas pertanian pada Dusun II Desa Sei Buluh.
Kajian Kriteria Perencanaan Dan Metode Pelaksanaan Struktur Reservoir TARIGAN, Johannes; Tarigan, Simon Dertha; Sitanggang, Ernie Shinta Yosephine; Ginting, Philip Amsal Aprianto
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.894 KB) | DOI: 10.54367/jrkms.v1i2.281

Abstract

Reservoir is a building used as a place to hold clean water before being distributed. Artificial resevoir can be a steel tank or reinforced concrete tub. For reservoir that is planned to accommodate large amounts of water capacity, it is usually more effective to use reinforced concrete. Evaluation and analysis of reservoir construction is one of the important aspects to ensure that the reservoir design meets the requirements of strength and stability, as well as functional abilities. The problem that often occurs in reservoir buildings is the occurrence of uncontrolled uplift which results upward movement in the construction of the reservoir, and also the reservoir building often decreases differently due to improper foundation systems. This different decline resulted in cracks on the floor of the reservoir building which in turn will cause damage and malfunction of the reservoir construction. This paper contains a study of planning evaluation and analysis, and the method of implementation of severalconstructions of reservoir structures that have been carried out. The results of this study are expected to provide input and help planners and contractors to build reinforced concrete reservoirs that comply with the correct planning criteria, so that the building can function properly as planned.
STUDI LITERATUR: PENGARUH GEMPA TERHADAP JEMBATAN Mardhiyah, Ainil; Tarigan, Johannes; Sitanggang, Ernie Shinta Yosephine
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v10i1.269

Abstract

Abstrak: Studi Literatur: Pengaruh Gempa Terhadap Jembatan. Kerusakan jembatan akibat gempa bumi menghasilkan kerusakan fisik dan efek ekonomi terhadap sistem transportasi. Faktor gempa bumi dalam memberikan efek kerusakan pada gempa dipengaruhi pula dengan variabel-variabel lainnya, diantaranya Metode, Bentuk Gelagar, Bahan Jembatan, Bentuk dan Panjang Bentang, serta Panjang Total Jembatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan yang signifikan berdasarkan kriteria yang digunakan oleh penelitian sebelumnya melalui studi literatur hasil penelitian. Dalam penelitian ini akan dijabarkan, hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang dibagi berdasarkan enam variabel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Tahapan penelitian ini dimulai dari pemilihan topik tujuan, mencari dan memilih artikel yang sesuai, menganalisis dan mensintesis litertur, serta mengorganisasikan penulisan argument. Berdasarkan studi literatur yang dilakukan pada keenam variabel penelitian, penjabaran terlengkap mengenai pengaruh gempa terhadap jembatan dijelaskan melalui variabel metode penelitian, bagian-bagian jembatan yang paling menerima pengaruh gempa adalah pilar serta gelagar jembatan. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa terdapat variabel lainnya yang belum dijabarkan secara rinci sejauh apa pengaruhnya terhadap kerusakan jembatan sebagai akibat dari terjadinya gempa bumi. Merujuk hasil penelitian ini, maka analisis terhadap variabel lainnya sangat dibutuhkan dan berpotensi untuk memberikan hasil dan sudut pandang yang berbeda terkait faktor yang mempengaruhi kerusakan jembatan akibat gempa bumi. Abstract: Literature Study: Effect of Earthquake on Bridges. Damage to bridges during earthquakes results in physical damage and economic effects on the transportation system. The earthquake factor in giving the effect of damage to the earthquake is also influenced by other variables, including the method, the shape of the girder, the bridge material, the shape and length of the span, and the total length of the bridge. The purpose of this study was to see significant differences based on the criteria used by previous studies through a literature study of research results. In this study, the results of research conducted by previous researchers are divided based on six research variables. The research method used is descriptive qualitative method. The stages of this research start from selecting the topic of interest, finding and selecting appropriate articles, analyzing and synthesizing literature, and organizing argument writing. Based on the literature study conducted on the six research variables, the most complete description of the effect of the earthquake on the bridge is explained through the variables of the research method, the parts of the bridge that are most affected by the earthquake are the pillars and bridge girders. The results of this study provide information that there are other variables that have not been described in detail to what extent they affect bridge damage as a result of the earthquake. Referring to the results of this study, analysis of other variables is needed and has the potential to provide different results and perspectives regarding the factors that affect bridge damage due to earthquakes.