Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Hambatan Komunikasi Terapeutik dengan Efektivitas Komunikasi Perawat ICU RS Royal Prima Jambi Yogi Yogi Trisnaningsih; Dini Suryani; Matda Yunartha; Winna Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 17, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v17i1.30941

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan bagian penting dalam asuhan keperawatan, terutama pada pasien paliatif dengan penurunan kesadaran di ruang Intensive Care Unit (ICU). Kondisi pasien kritis, penggunaan alat medis, serta lingkungan ICU dapat menimbulkan hambatan komunikasi yang berdampak pada efektivitas interaksi perawat dan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan hambatan komunikasi terapeutik dengan efektivitas komunikasi perawat pada pasien paliatif dengan penurunan kesadaran di ruang ICU RS Royal Prima Jambi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 10 perawat ICU yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner hambatan komunikasi terapeutik dan kuesioner efektivitas komunikasi perawat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat mengalami hambatan komunikasi kategori sedang sebanyak 6 orang (60%) dan efektivitas komunikasi kategori cukup sebanyak 5 orang (50%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara hambatan komunikasi terapeutik dengan efektivitas komunikasi perawat (p = 0,021; r = -0,648). Semakin tinggi hambatan komunikasi terapeutik, semakin rendah efektivitas komunikasi perawat.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE LEVEL OF KNOWLEDGE AND HIV/AIDS PREVENTION BEHAVIOR IN THE WORKING AREA OF PUTRI AYU PUBLIC HEALTH CENTER Winna Kurnia Sari; Sri Mulyati; Dini Suryani; Maria Hotmauli Sinaga
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30569

Abstract

The Human Immunodeficiency Virus (HIV) issue has become a major one threatening Indonesia and many countries globally. The number of People Living with HIV receiving Antiretroviral (ARV) therapy in Jambi province is 1015 people. The Men who have Sex with Men (MSM) group is at high risk of contracting HIV due to risky sexual behavior, and the level of knowledge is a crucial factor in prevention. This study aims to determine the relationship between knowledge and HIV/AIDS prevention behavior within the MSM group. The research is a quantitative study with a cross-sectional design. The population consisted of 110 people, and the sample for this study was 52 individuals, taken through purposive sampling. The study was conducted from August 7 to August 27, 2025. The data analysis used was Univariate and Bivariate Analysis utilizing the chi-square test. The results show that the majority of respondents have sufficient knowledge regarding HIV/AIDS prevention, totaling 32 people (61.5%), and the majority of respondents have good HIV/AIDS prevention behavior, totaling 29 people (55.8%). It is recommended that the Community Health Center (Puskesmas) continues to enhance and support the HIV/AIDS program by conducting socialization efforts on HIV/AIDS prevention through education, counseling, and guidance focused on MSM.Keywords: Knowledge; Prevention Behavior; HIV/AIDS; Men who have Sex with Men