Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendampingan Budaya Sehat Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting Bayi Ghasi Pathollah, Akhmad; Muhalli, Muhalli; Sukur, Hayi Abdus
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i3.240

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan budaya sehat dalam membangun aksi pencegahan terhadap stunting dan penanganan terhadapnya bila sudah terjadi. Fokus utamanya adalah pada penanaman kesadaran akan budaya sehat mulai dari makanan dan kebiasaan sehingga mampu menciptakan masyarakat yang bebas dari stunting. Selain itu, fenomena stunting yang terjadi pada anak-anak marak terjadi di pedesaan karena faktor budaya makan yang idak diperhatikan. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang diawali dengan pemetaan masalah, membangun kepercayaan dengan warga binaan, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pengabdian ini antara lain ; meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan budaya makan yang sehat sebagai variabel penting dalam mencegah dan menangani masalah stunting; terbentuknya program kesehatan yang mengontrol kebiasaan ibu hamil dalam menghindari masalah stunting dan adanya aksi cepat tanggap tenaga kesehatan desa dalam mengidentifikasi dan mengurusi anak-anak yang stunting sedini mungkin sehingga masalah stunting bisa teratasi.
Pendampingan Pengurus Masjid dalam Optimalisasi Fungsi Manajemen dengan Implementasi Program Berbasis Komunitas Ghasi Pathollah, Akhmad; Wafi, Ali; Muhalli, Muhalli
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i1.247

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pendampingan pengurus masjid dalam optimalisasi fungsi manajemen. Situasinya adalah keberadaan masjid yang memiliki pengurus namun tidak terstruktur dengan baik sehingga kegiatan masjid tidak memiliki orientasi dan aturan yang jelas dan pengeloaan keuangan yang tidak tertata dengan baik. Akibatnya, optimalisasi fungsi manajemen dengan pembentukan struktur ulang dari masjid desa Gentong ini menjadi program pengabdian masyarakat. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang dilakuan dengan beberapa tahapan mulai dari identifikasi masalah, membangun interaksi intensif dengan komunitas, menentukan masalah prioritas, menyusun strategi gerakan, pelaksanaan program, pengamatan dan refleksi teoretis. Adapun hasil dari pendampingan ini adalah terbentuknya struktur masjid yang bertanggung-jawab dalam pemetaan peran dalam kegiatan masyarakat di masjid baik harian, mingguan sampai tahunan, serta tatanan program yang menyasar pada kegiatan masjid yang memiliki dampak sosial kemasyarakatan yang penting seperti rukun kifayah sebagai kelompok pengurus urusan fardu kifayah, remaja masjid yang bertugas mengakomodir dan memobilisasi remaja dan pemuda dalam melakukan kegiatan dan lain sebagainya.
Pendampingan Guru Ngaji dalam Peningkatan Kemampuan Santri Dalam Membaca dan Memahami Al-Qur’an Muhalli, Muhalli; Ghasi Pathollah, Akhmad
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v5i1.349

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan guru ngaji dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an pada santri di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) As-As’adah. Secara empirik, Guru Ngaji memiliki fungsi sebagai subjek yang menjadi fasilitator dalam membentuk murid yang memiliki kompetensi membaca al-Qur’an yang baik dan benar. Bahkan, dalam mode yang lebih dari itu adalah murid yang mampu mengambil pemahaman dari al-Qur’an secara baik. Program pendampingan dilakukan secara berkelanjutan dan bersifat spiritual, yang menekankan pada pengembangan aspek teknis dan karakter santri melalui pendekatan dialogis dan berbasis nilai-nilai Qur’ani. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung utama keberhasilan pendampingan meliputi keikhlasan dan kesungguhan guru ngaji, serta hubungan emosional yang hangat antara guru dan santri. Sebaliknya, kendala utama meliputi keterbatasan lingkungan dan sumber daya. Pendekatan yang holistik dan kontekstual terbukti mampu memperkuat kemampuan membaca, memahami isi, dan menanamkan nilai-nilai moral dalam Al-Qur’an, sekaligus membentuk karakter Qur’ani santri. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran Al-Qur’an berbasis nilai-nilai Qur’ani dan karakter, serta menjadi referensi bagi lembaga pendidikan agama Islam dalam merancang program pendampingan yang efektif.
Concepts of Religious Moderation Education at TAPAL KUDA: Linguistic Analysis and Local Wisdom Muta'allim, Muta'allim; Munir, Misbahul; Pathollah, Akhmad Ghasi; Nawiroh, Luthfiyatun; Muhalli, Muhalli
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 6 No 1 (2022): AnCoMS, APRIL 2022
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v6i1.395

Abstract

Indonesia is called a plural country because it consists of various ethnic groups, races, religions, cultures and languages. Thus, the Indonesian people are prone to conflict, especially those related to religious differences. This phenomenon often occurs among teenagers, especially at Tapal Kuda area. The factors that underlie this are the existence of personal interests, the influx of radicalism, economic business, lack of tolerance, increasing politics, fading of local wisdom, excessive sensitivity, miscommunication, and lack of tabayyun attitude. Therefore, this study presents the concept of religious moderation in order to stem this. This study aims to stem the conflict with the concept of religious moderation through a linguistic approach and local wisdom. This research is a qualitative research with observation and interview methods. The data were obtained from interviews with the Tapal Kuda speakers by voice recording and field note-taking. In addition, the researchers also used reflective-introspective methods. The results of this study indicate that (1) The underlying factors are the existence of personal interests, the entry of radicalism, economic business, lack of tolerance, increasing politics, fading of local wisdom, excessive sensitivity, miscommunication, and lack of tabayyun attitude. (2) the concept of religious moderation with a linguistic approach and local wisdom as an alternative solution in stemming conflicts.
STRATEGI OPTIMALISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PADA MAHASISWA GENERASI Z Muhalli, Muhalli
Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2023): September
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attaqwa.v19i2.452

Abstract

This study aims to explore and analyze effective Islamic education optimization strategies in shaping Islamic character in generation Z students at the Togo Ambarsari Bondowoso College of Tarbiyah (STIT). Generation Z students, as a group that grew up in the era of globalization technology, have unique educational needs and dynamics. The research method used is a case study, with data collection through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, through this approach, we can deeply understand the experiences and perceptions of generation Z students towards the Islamic education process they receive at STIT Togo Ambarsari Bondowoso as well as the extent to which their Islamic character develops in this context. The results showed that (1) the importance of strategies to optimize Islamic education at STIT Togo Ambarsari Bondowoso includes Islamic value-based, technology in Islamic education, hands-on experience and active learning, the role of social collaboration, the effectiveness of Islamic education strategies; and continuing education in daily life; (2) implications for the development of Islamic education at STIT Togo Ambarsari Bondowoso include the characteristics of generation Z students; relevance of contemporary challenges; recognition of the influence of global culture; challenges and obstacles; Islamic education innovation; and the influence of the campus environment. The results of this study are expected to provide practical guidance for STIT Togo Ambarsari in improving and optimizing Islamic education strategies for generation Z, focusing on important aspects of Islamic character building