Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS POTENSI PERIKANAN DI KABUPATEN BOGOR MENGGUNAKAN METODE CPI BERBASIS WEBGIS Firman Firdaus; Budi Susetyo; Fety Fatimah
INFOTECH journal Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/infotech.v11i1.14252

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki garis pantai lebih dari 81.000 km, lebih dari 17.508 pulau, dan luas laut sekitar 3,1 juta km², menjadikannya salah satu negara dengan keanekaragaman hayati laut terbesar. Sumber daya perikanan Indonesia, baik laut maupun air tawar, memiliki potensi besar, terbukti dari peningkatan nilai ekspor produk perikanan sebesar 21,61% pada 2021. Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah dengan potensi besar dalam perikanan budidaya air tawar. Produksi budidaya perikanan di kabupaten ini mencapai 133.507,15 ton pada 2022, didukung oleh faktor geografis, iklim, infrastruktur, dan kebijakan pemerintah.Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi perikanan di Kabupaten Bogor menggunakan metode Composite Performance Index (CPI). CPI digunakan untuk menentukan peringkat potensi perikanan di 40 kecamatan berdasarkan kriteria dan bobot tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Ciseeng memiliki potensi tertinggi dengan nilai indeks gabungan CPI sebesar 91,02. Selain itu, penelitian ini menampilkan sistem informasi geografis berbasis WebGIS, yang memvisualisasikan analisis potensi perikanan melalui layout peta Kabupaten Bogor.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam memaksimalkan pengelolaan sektor perikanan di Kabupaten Bogor serta mendukung pengembangan ekonomi lokal dan nasional.
Participatory Approach in Mapping and Stakeholder Involvement for Ciliwung River Sustainability Rimun Wibowo; Gunawan Ismail; Budi Susetyo; Syarifah Sofiah Dwikorawati; Sukma Laksita Rahma; Hery Saputra; Sahul Sidik; Usep Saripudin
Jurnal Rekayasa Lingkungan dan Biosistem Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Relibi Vol.2 No.1 2024
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/relibi.v2i1.924

Abstract

The Ciliwung River, one of the large rivers in Indonesia, has experienced damage in the upstream area from waste pollution, landfills, and environmental damage. The Ciliwung watershed has experienced shallowing and is often affected by foam. There are many stakeholders who are concerned and have carried out many caring actions, including the Ciliwung Care Community (KPC) in Kedung Halang District, Bogor City. Therefore, this situation must be resolved properly, immediately, and sustainably. Stakeholders who have potential for the development and sustainability of the Ciliwung River are formulated through focus group discussions and divided based on stakeholder quadrants. Activities that can be carried out as a follow-up to stakeholder mapping and engagement are workshops inviting all stakeholders to present the existing conditions of each segment of the Ciliwung River so that sustainability activities can be formulated that can be implemented through support between stakeholders.