Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HOW SHOULD TRANSLATION COMPETENCE BE TAUGHT: A QUEST FOR A BETTER APPROACH IN TRANSLATION CLASS Condro Nur Alim
Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : University of Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/lks.v9i2.13

Abstract

It is widely agreed that the main aim of translation education is to develop students’ translation competence, therefore most researches in translation education contexts focus on identifying the components of transla-tion competence and appropriate curriculum models that integrate these components with suitable teaching strategies. Since translation competence consists of many sub-competences, developing these sub-competences therefore should be the main consideration in translation education. This article is aimed at discussing translation competence in general and how this competence should be de-veloped in a translation class context. Understanding these sort of things is important in formulating the best approach in translation teaching and learning in order to avoid the possible overlap between ‘translation teaching’ and ‘language teaching’, due to the fact that in some cases what the students get in translation class is not ‘how to be a good translator’ but ‘how to be a good language learner’. Further, understanding the nature of students’ translation competence and how this should be developed can give an important conceptual framework in formulating a better translation curriculum which considers all aspects the students need to build their translation competence. Keywords: students, translation, competence, teaching.
Penguatan Keterampilan Menstimulasi Perkembangan Literasi, Numerasi, dan Life Skill bagi Cikgu di Sanggar Belajar Subang Mewah Malaysia Wardhani, Junita Dwi; Hikmat, Mauly Halwat; Sutama, Sutama; Sidiq, Yasir; Nurjanah, Siti; Febrianti, Nisa; Jakia, Nikmatu; Masir, Rizkya A.; Harmanto, Bambang; Alim, Condro Nur
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.21284

Abstract

Guru mempunyai peran yang esensial dan memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran. Sanggar Belajar (SB) Subang Mewah merupakan sanggar belajar baru dan jumlah gurunya sangat terbatas. Keterampilan guru dalam menstimulasi perkembangan literasi, numerasi dan life skill pada anak sangat minim, padahal ke-3 komponen ini sangat dibutuhkan di era digital ini. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat kemitraan internasional (PkM-KI) ini adalah memberikan Penguatan Keterampilan Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Literasi, Numerasi dan Life Skill di Sanggar Belajar (SB) Subang Mewah Malaysia. Pengabdian PkM K-I ini melibatkan 2 dosen dan 4 mahasiswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu, (1) pemetaan awal kondisi mitra, penyamaan persepsi dan koordinasi tentang permasalahan mitra, (2) pembekalan untuk mahasiswa tentang stimulasi literasi, numerasi dan life skill pada anak, selanjutnya mahasiswa praktik, (3) pendampingan oleh tim pengabdian kepada mahasiswa dan guru tentang teknik stimulasi literasi, numerasi dan life skill, (4) mahasiswa diterjunkan ke lokasi memberikan contoh praktik mengajarkan literasi, numerasi dan life skill kepada anak (5) guru didampingi tim pengabdian mengamati proses pembelajaran yang dilakukan mahasiswa, (6) guru menerapkan berbagai metode mengajar, (7) hasil penerapan dievaluasi untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya. Kesimpulan dari pengabdian menunjukkan pemahaman keterampilan pedagogis guru SB Subang Mewah mengalami peningkatan. Guru SB Subang Mewah mampu menerapkan Best Practice, penggunaan inovasi pembelajaran, teknik modeling, dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Anak didik sangat senang, karena kegiatan literasi, numerasi dan life skill disampaikan guru dengan cara yang menyenangkan, mudah, menarik, dan menantang pemahaman anak.
Mnemonic Device ‘FRIEND’: its Impacts on Students’ Writing Fluency Faisal, Faisal; Suroso, Bambang; Alim, Condro Nur
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.528

Abstract

Laporan ini menyajikan hasil sebuah studi berskala kecil yang menyelidiki bagaimana mnemonic device, meningkatkan kelancaran mahasiswa dalam menulis esai argumentatif. Dengan mererapkan one-group pre-post design dan engan penelitian tindakan kelas, penelitian ini menguji apakah mnemonic device FRIEND ini berdampak positif pada penulisan esai tersebut. Studi ini melibatkan lima belas mahasiswa tingkat Advanced-low yang mengikuti Program Peningkatan Bahasa Inggris di sebuah universitas swasta berbasis kepercayaan di Jawa Tengah. Desain pre-tes dan post-tes digunakan untuk mengukur dampak mnemonic device tersebut terhadap kelancaran menulis. Kriteria esai – organisasi, konten, struktur kalimat, kosakata, dan mekanik yang diadaptasi dari karya Hyland dua ribu lima belas dan Knapp and Watkins dua ribu lima – menjadi dasar penilaian dan analisis data yang diperoleh. Temuan menunjukkan bahwa alat mnemonic device FRIEND membantu mahasiswa dalam menyusun esai argumentatif yang terorganisir dengan baik. Secara khusus, alat bantu ini membantu mereka dalam merangkai ide-ide secara koheren, serta mengatasi topik yang diberikan dengan efektif. Namun, dampaknya terhadap aspek grammatikal atau tata bahasa memiliki pengaruh yang kurang signifikan. Temuan ini memberikan pemahaman tentang kelebihan dan keterbatasan dalam menggunakan mnemonic device  FRIEND dalam pembelajaran menulis.
TOEFL PREPARATION IN EFL CLASS: STUDENTS’ PROBLEMS AND TEACHER’S STRATEGIES Wahyuni, Nining; Alim, Condro Nur; Saefurohman, Saefurohman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i4.829-840

Abstract

This research aimed to describe: students’ problems in TOEFL Preparation Class; strategies employed by the teacher to overcome the students’ problems; and how TOEFL Preparation Class should be organized to meet students’ need. Using a descriptive qualitative design, the study collected data through observation, questionnaires, interviews, and documentation. The findings revealed: (1) students faced two types of problems: specific difficulties in each section  (limitations of memory, unfamiliar topics, difficulties to catch the speaker say, lack of grammar and vocabulary mastery and difficulty determining main ideas); general problems like less practice, fewer basic skill, lack of motivation, lack of concentration, and shortage preparation; (2) Strategies used by the teacher were: fun learning activities, providing access to TOEFL practice materials, drills and practice, tips and tricks, note-taking, reviewing tenses and grammar, skimming and scanning techniques, and structured assignments in LMS; (3) Developing the TOEFL Preparation Class to meet students’ needs involved: knowing students’ problems, analyzing student needs, selecting materials, determining teaching strategies, giving evaluation and feedback, providing resources and facilities, determining class schedule and duration, assessing results and effectiveness, and implementing continuous improvement.Keywords: TOEFL Preparation Class, Students’ Problems, Teacher’s Strategies
Revolutionizing Instruction with Flipped Learning: A Workshop for Muhammadiyah High School and Vocational English Teachers in Banyumas Regency Faisal, Faisal; Anjarani, Shelia; Alim, Condro Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v3i12.12830

Abstract

Flipped learning is a learning model that moves the delivery of material outside the classroom and focuses understanding inside the classroom with the role of the teacher as a facilitator. This approach increases students' control over learning time and pace, as well as increases participation and critical thinking skills. The integration of Information and Communication Technology (ICT) in English language learning expands access to learning resources and supports collaboration. The challenges of its implementation in high school include teacher readiness and evaluation fit, which can be overcome through training that focuses on the effective application of ICT.
Navigating the Merdeka Curriculum in EFL Class at Islamic Junior High School: Teachers’ Perception and Challenges Rosadi, Abas; Alim, Condro Nur
Journal of English Language Teaching and Linguistics Journal of English Language Teaching and Linguistics, 10(1), April 2025
Publisher : Yayasan Visi Intan Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/jeltl.v10i1.1523

Abstract

This research investigates EFL teachers' perceptions of the Merdeka Curriculum (MC) in State Islamic Junior High Schools (SIJHS) in Purbalingga regency, focusing on implementation challenges and solutions. Using a qualitative design, data were collected from six EFL teachers through interviews, classroom observations, field notes, and document analysis. Findings indicate that (1) teachers held positive perceptions of the MC, but (2) faced challenges due to limited understanding of the curriculum, delayed implementation, and difficulties navigating the Platform Merdeka Mengajar (PMM), exacerbated by insufficient motivation and lack of mandatory regulations for its use. To address these issues, the study recommends teacher training on effective MC implementation, collaboration through district teacher study groups (MGMP), meaningful teaching processes, regular evaluations, and intensive guidance to engage with PMM. These measures can enhance self-directed learning, teacher professionalism, independent learning, webinar participation, and overall professional development, facilitating successful MC implementation.
Rhetoric Devices and Ideology: A Critical Discourse Analysis of Rashida Tlaib’s Speech on Palestine Issues Herawati, Riana; Alim, Condro Nur
PROJECT (Professional Journal of English Education) Vol. 8 No. 4 (2025): VOLUME 8 NUMBER 4, JULY 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Palestinian issue continues to be a central focus of global political and humanitarian discourse. In the United States, support for Palestine is often met with controversy, especially within discussions of foreign policy and civil rights. This study applies a descriptive qualitative approach, utilizing van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) and Aristotle’s rhetorical appeals pathos, logos, and ethos to investigate how Rashida Tlaib, the only Palestinian-American member of Congress, employs rhetoric and ideology in advocating for Palestinian rights. The data consist of three of her speeches retrieved from YouTube. The findings reveal that pathos (39.4%) is the most frequently employed rhetorical device, followed by logos (33.3%) and ethos (27.3%). Through tragic narratives and rhetorical questions, Tlaib evokes empathy and moral urgency; through data and logical reasoning, she critiques U.S. foreign policy; and through her personal identity and alignment with social justice movements, she reinforces credibility. Ideologically, her speeches emphasize humanitarian advocacy, anti-imperialism, global solidarity, and government accountability. This study underscores the power of rhetoric in reshaping public narratives and amplifying marginalized voices in the discourse on Palestine.
MENINGKATKAN NIAT BERWIRAUSAHA PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI HONG KONG Darmawan, Akhmad; Condro Nur Alim; Sri Wahyuni; Suwarsito; Purnadi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i1.16390

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat Internasional ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan di kalangan buruh migran Indonesia di Hongkong. Melalui pendekatan partisipatif dan pelatihan praktis, diharapkan buruh migran dapat meningkatkan  minat berwirausaha melalui  rencana bisnis, usaha berbasis kelompok dan keluarga, memahami akses permodalan,  pengelolaan  keuangan dengan lebih baik, dan memiliki motivasi serta keyakinan yang kuat untuk memulai usaha saat kembali ke tanah air. Lokasi pelaksanaan pengabdian di Consulate General Republik of  Indonesia Hongkong. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa gabungan dari penyuluhan, pelatihan, demonstrasi dan evaluasi. Kegiatan PKM Internasional dilakukan secara bertahap selama delapan bulan.  Luaran yang ditarget ialah artikel hasil kegiatan pada jurnal nasional, HAKI dan perubnahan perilaku intensi kewirausahaan mitra.Kata Kunci : Intensi Kewirausahaan AbstractThis International  Community  Service  activity  aims to improve  knowledge  and entrepreneurial skills among Indonesian migrant workers in Hong Kong. Through a participatory  approach and practical training, it is hoped that migrant workers can increase their interest in entrepreneurship through business plans, group and family-based    businesses,    understand   access   to   capital,   better   financial management,  and have  strong  motivation  and  confidence  to start a business when  they  return  home.  The location  of  the service  implementation  is at the Consulate General of the Republic of Indonesia, Hong Kong. The implementation method  used  is  a  combination   of  counseling,   training,  demonstration   and evaluation. International PKM activities are carried out in stages for eight months. The targeted outputs are articles on the results of activities in national journals, HAKI and changes in the behavior of entrepreneurial intentions of partners.Kata Kunci : Entrepreneurial  ntentions
Raising Awareness of the Dangers of Anthrax in Cattle in Kedaleman Kulon Village Kebumen through Counseling: Menumbuhkan Kesadaran Bahaya Antraks pada Ternak Sapi di Desa Kedaleman Kulon Kebumen Melalui Penyuluhan Azaria, Muhammad Javier Fausta; Arriny, Hevy Cantika; Isabila, Elvia Mita; Alifia, Dinda Nabilla; Effendi, Fildzah Ilyana binti Mohammad Nor; Ariffin, Muhammad Akmal bin; Wahyuningsih, Titik; Alim, Condro Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antraks merupakan salah satu penyakit zoonosis yang terabaikan dan masih menjadi isu secara global. Antraks menjadi salah satu penyakit pada ternak yang sangat berbahaya karena tidak hanya menjangkit hewan ternak saja tetapi juga dapat menular pada manusia dan menyebabkan kematian sehingga harus diwaspadai. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang penyakit antraks adalah langkah kunci dalam menjaga keamanan peternakan dan kesejahteraan ternak. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya antraks melalui penyuluhan. Metode yang digunakan yaitu berupa penyuluhan. Partisipan merupakan anggota kelompok Tani Ternak Desa Kedaleman Kulon sebanyak 20 orang. Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran Masyarakat akan bahaya penyakit antraks pada hewan ternak yang dilihat dari hasil pre-test dan post-test.
Penguatan Keterampilan Menstimulasi Perkembangan Literasi, Numerasi, dan Life Skill bagi Cikgu di Sanggar Belajar Subang Mewah Malaysia Wardhani, Junita Dwi; Hikmat, Mauly Halwat; Sutama, Sutama; Sidiq, Yasir; Nurjanah, Siti; Febrianti, Nisa; Jakia, Nikmatu; Masir, Rizkya A.; Harmanto, Bambang; Alim, Condro Nur
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i2.21284

Abstract

Guru mempunyai peran yang esensial dan memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pembelajaran. Sanggar Belajar (SB) Subang Mewah merupakan sanggar belajar baru dan jumlah gurunya sangat terbatas. Keterampilan guru dalam menstimulasi perkembangan literasi, numerasi dan life skill pada anak sangat minim, padahal ke-3 komponen ini sangat dibutuhkan di era digital ini. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat kemitraan internasional (PkM-KI) ini adalah memberikan Penguatan Keterampilan Guru dalam Menstimulasi Perkembangan Literasi, Numerasi dan Life Skill di Sanggar Belajar (SB) Subang Mewah Malaysia. Pengabdian PkM K-I ini melibatkan 2 dosen dan 4 mahasiswa. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu, (1) pemetaan awal kondisi mitra, penyamaan persepsi dan koordinasi tentang permasalahan mitra, (2) pembekalan untuk mahasiswa tentang stimulasi literasi, numerasi dan life skill pada anak, selanjutnya mahasiswa praktik, (3) pendampingan oleh tim pengabdian kepada mahasiswa dan guru tentang teknik stimulasi literasi, numerasi dan life skill, (4) mahasiswa diterjunkan ke lokasi memberikan contoh praktik mengajarkan literasi, numerasi dan life skill kepada anak (5) guru didampingi tim pengabdian mengamati proses pembelajaran yang dilakukan mahasiswa, (6) guru menerapkan berbagai metode mengajar, (7) hasil penerapan dievaluasi untuk perbaikan pembelajaran selanjutnya. Kesimpulan dari pengabdian menunjukkan pemahaman keterampilan pedagogis guru SB Subang Mewah mengalami peningkatan. Guru SB Subang Mewah mampu menerapkan Best Practice, penggunaan inovasi pembelajaran, teknik modeling, dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Anak didik sangat senang, karena kegiatan literasi, numerasi dan life skill disampaikan guru dengan cara yang menyenangkan, mudah, menarik, dan menantang pemahaman anak.