Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PRAKTIK PERBANKAN HIJAU DAN PELAPORAN KEBERLANJUTAN TERHADAP KINERJA KEBERLANJUTAN DENGAN PEMBIAYAAN HIJAU SEBAGAI VARIABEL MODERASI: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Nur Alhidayah; Muhammad Iqbal Fasa; Ahmad Hazas Syarif
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 3 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i3.28436

Abstract

Sektor perbankan memainkan peranan penting dalam mendukung perkembangan yang berkelanjutan dengan menerapkan praktik perbankan ramah lingkungan dan laporan keberlanjutan. Namun, Tingkat kontribusi keduanya terhadap kinerja keberlanjutan serta bagaimana pembiayaan hijau berfungsi sebagai variabel yang memoderasi hubungan ini masih perlu diteliti lebih dalam. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengeksplorasi dampak praktik perbankan hijau dan pelaporan keberlanjutan, serta mengevaluasi peran moderasi pembiayaan hijau dalam korelasi tersebut melalui pendekatan tinjauan Pustaka sistematis. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini Adalah Systematic Literature Review (SLR). Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dengan fokus pada publikasi antara tahun 2021-2025. Dari keseluruhan artikel yang ditemukan, beberapa artikel dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan untuk dianalisis secara sistematis. Hasil dari tinjauan Pustaka menunjukkan bahwa praktik perbankan hijau memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keberlanjutan, terutama melalui penerapan kebijakan kredit yang ramah lingkungan, produk finansial yang berkelanjutan, dan efesiensi operasional yang berorientasi pada lingkungan. Pelaporan keberlanjutan terbukti efektif dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas organisasi, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja keberlanjutan secara keseluruhan. Selain itu, pembiayaan hijau sebagai variabel moderasi juga ditemukan dapat memperkuat hubungan antara praktik perbankan hijau dan pelaporan keberlanjutan terhadap kinerja keberlanjutan, khususnya pada Lembaga keuangan yang memiliki komitmen tinggi terhadap isu lingkungan dan sosial. Temuan ini menunjukan bahwa integrasi pembiayaan hijau dalam strategi perbankan dapat menjadi pendorong penting dalam pencapaian tujuan keberlanjutan jangka Panjang. Kata Kunci : Green Banking Practise, Sustainability Reporti Sustainability Performance, Green Finance, Variabel Moderasi, Perbankan Berkelanjutan, Kinerja Lingkungan, Systematic Literature Review, Pembiayaan Hijau
Digital Service Impact on Islamic Bank Customer Loyalty in Urban Communities: A Comparative Study in Bandar Lampung and Metro Muhammad Afnie Adam; Hotman Hotman; Ahmad Hazas Syarif; Agus Kurniawan
Journal of Islamic Digital Economic and Finance Vol. 2 No. 01 (2026): Journal of Islamic Digital Economic and Finance (JIDEF)
Publisher : Nuban Jagadhita Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2711/jidef.v2i01.569

Abstract

Objective: This study aims to analyze the impact of digital services, including mobile banking, internet banking, and app-based services, on customer loyalty in Islamic banks operating in urban areas. Bandar Lampung and Metro City in Lampung Province were selected as study locations to examine differences in digital banking adoption and customer behavior within distinct urban ecosystems. Method: This study employs a quantitative survey design using a Structural Equation Modeling (SEM) approach based on Partial Least Squares (PLS-SEM). A total of 320 active customers of Islamic banks in Bandar Lampung and Metro City were selected through purposive sampling. The variables examined include ease of use, transaction security, digital service quality, trust, customer satisfaction, and customer loyalty. Data analysis was conducted to assess direct, mediating, and moderating relationships among the variables. Result: The findings reveal that ease of use (β = 0.312, p < 0.01), transaction security (β = 0.289, p < 0.01), and digital service quality (β = 0.341, p < 0.01) positively and significantly influence customer satisfaction. Customer satisfaction serves as a strong mediating variable in the relationship between digital services and customer loyalty (β = 0.427, p < 0.001). Trust was also found to moderate this relationship significantly (β = 0.198, p < 0.05). Moreover, customers in Bandar Lampung exhibit higher levels of digital service adoption than those in Metro City. Implication: This study has practical implications for Islamic bank management, including increasing investment in digital infrastructure to build sustainable customer loyalty and developing structured digital literacy programs, particularly in areas with lower adoption rates, such as Metro City. Novelty: This study contributes to the literature by adopting a comparative urban ecosystem perspective, contrasting a regional economic center with a developing satellite city. It also integrates trust as a moderating variable within the PLS-SEM framework, providing a more comprehensive understanding of customer loyalty formation in the context of digitalization in Islamic banking in Indonesia.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga (BI Rate), dan Non Performing Pinancing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Periode 2020-2024) Asriani; Ahmad Hazas Syarif; Weny Rosilawati
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4866

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah fluktuasi tingkat profitabilitas perbankan syariah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro serta risiko pembiayaan yang dihadapi oleh bank. Perubahan tingkat inflasi dan suku bunga (BI Rate) dapat mempengaruhi aktivitas pembiayaan dan penghimpunan dana bank, sementara tingginya tingkat Non Performing Financing (NPF) dapat menurunkan kinerja keuangan dan profitabilitas bank syariah. Sampel penelitian terdiri dari 7 Bank Umum Syariah dengan total 35 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien sebesar 0,586584 dan probabilitas 0,2039. Suku bunga (BI Rate) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien 0,021637 dan probabilitas 0,9807. Sementara itu, Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien -0,328638 dan probabilitas 0,3700. Secara simultan, variabel inflasi, BI Rate, dan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah yang ditunjukkan oleh nilai Prob F-statistic sebesar 0,369989 > 0,05. Selain itu, nilai Adjusted R-squared sebesar 0,007435 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas masih sangat rendah, sehingga terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih memengaruhi profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi makro dan pengelolaan risiko pembiayaan menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat profitabilitas perbankan syariah. kata kunci : Inflasi, BI Rate, Non Performing Financing, Profitabilitas, Bank Umum Syariah.
Pengaruh Komite CSR Terhadap ESG Disclosure Dengan Dewan Komisaris Perempuan Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Tambang Latifatul Ariqoh; Evi Ekawati; Ahmad Hazas Syarif
Liquidity Vol. 15 No. 1 (2026): Liquidity
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Environmental, Social, and Governance disclosure is a critical aspect of ensuring corporate sustainability, particularly in the mining sector. One governance mechanism frequently highlighted in improving the quality of sustainability disclosure is the presence of a CSR committee and a board of commissioners composed of women. Therefore, this study aims to analyze the influence of the CSR committee on ESG disclosure with a board of commissioners composed of women as a moderating variable. This study employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and corporate sustainability reports. The analysis employs descriptive statistics and was processed using IBM SPSS 25 software.
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, KEAMANAN, DAN KETERSEDIAAN FITUR TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN E-BANKING PADA GEN-Z DI KOTA BANDAR LAMPUNG Intan Listika Sari; Ahmad Hazas Syarif; Heni Verawati
MARGIN: Journal of Islamic Banking Vol 6 No 1 (2026): MARGIN JOURNAL OF ISLAMIC BANKING
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/margin.v6i1.5654

Abstract

Minat tinggi Gen Z terhadap e-banking dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap kemudahan, keamanan, dan ketersediaan fitur yang ditawarkan. Gen Z yang disebut sebagai generasi digital native, mengharapkan pengalaman perbankan yang praktis, modern, dan sesuai dengan gaya hidup mereka. Oleh karena itu, kemudahan penggunaan (perceived ease of use), keamanan transaksi, dan ketersediaan fitur inovatif menjadi faktor krusial yang memengaruhi minat mereka untuk menggunakan e-banking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, keamanan dan ketersediaan fitur terhadap minat menggunakan E-Banking pada Gen Z di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 356.141 jiwa. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Regresi Linear Berganda dan Uji Hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, keamanan dan ketersediaan fitur berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan e-banking. Dalam pandangan Islam persepsi kemudahan berkontribusi pada pencapaian tujuan syariah dalam meningkatkan kesejahteraan dan efisiensi ekonomi umat. Keamanan merupakan perlindungan terhadap harta (mal) dan menjaga hak milik dari hal-hal yang tidak dibenarkan. Ketersediaan Fitur menyediakan akses layanan keuangan yang efisien dan transparan. Pendekatan ini tidak hanya efektif dalam meningkatkan minat, tetapi juga mendukung tercapainya tujuan ekonomi Islam dalam menciptakan sistem keuangan yang adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Analisis Perceived Enjoyment Dan Perceived Ease Of Use Untuk Pembayaran Digital Menggunakan Layanan Gopay Pada Masyarakat di Bandar Lampung Sivia Nurma Ayu; Fatih Fuadi; Ahmad Hazas Syarif
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.7475

Abstract

This study examines the influence of perceived enjoyment and perceived ease of use on the adoption of GoPay digital payment services in Bandar Lampung, Indonesia. Using a qualitative case study approach, the research involved 20 active GoPay users from diverse demographic backgrounds, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and focus group discussions. The findings reveal that perceived enjoyment significantly influences GoPay adoption, with an average score of 4.65 out of 5, indicating users' highly positive experiences with the service. Similarly, perceived ease of use demonstrates a substantial impact, achieving an average score of 4.77, reflecting the platform's user-friendly interface and efficient transaction process. The study identifies a strong positive correlation (r=0.893) between these two factors, contributing to an impressive 89% adoption rate among Bandar Lampung residents. The research also highlights GoPay's success in creating an effective digital payment ecosystem, evidenced by a 92% user satisfaction rate and average transaction times under 10 seconds. Furthermore, the study shows that GoPay's reward system and intuitive interface have successfully fostered user engagement and loyalty. These findings contribute to the understanding of digital payment adoption in medium-sized Indonesian cities and provide valuable insights for financial technology service providers and policymakers in developing inclusive digital payment ecosystems.
Internal Control System and Audit Committee Influence on Financial Reporting Quality Mediated by Fraud Prevention in Manufacturing Companies Registered with ISSI in 2021-2024 Dea Wulan Saputri; Evi Ekawati; Ahmad Hazas Syarif
JOURNAL OF MANAGEMENT, ACCOUNTING, GENERAL FINANCE AND INTERNATIONAL ECONOMIC ISSUES Vol. 4 No. 4 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/marginal.v4i4.1806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem pengendalian internal dan komite audit terhadap kualitas laporan keuangan, dengan pencegahan fraud sebagai variavel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di ISSI 2021-2024. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukan Sistem Pengendalian Internal dan Komite Audit berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud. Pencegahan fraud juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, Pencegahan fraud terbukti memediasi secara persial pengaruh kedua variabel independen terhadap kualitas laporan keuangan.
The Effect of Islamic Social Reporting (ISR) and Corporate Zakat Disclosure on the Profitability of Sharia Commercial Banks in Indonesia in 2019-2024 Tria Mauliana; Madnasir Madnasir; Ahmad Hazas Syarif
Neo Journal of economy and social humanities Vol 5 No 2 (2026): Neo Journal of Economy and Social Humanities
Publisher : International Publisher (YAPENBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/nejesh.v5i2.423

Abstract

This study aims to analyze the impact of Islamic Social Reporting (ISR) and corporate zakat disclosure on the profitability of Islamic Commercial Banks in Indonesia from 2019 to 2024. This study adopts a quantitative approach with a causal associative research type. The data used is secondary data obtained from the annual reports and sustainability reports of Islamic Commercial Banks registered with the Financial services Authority (OJK). The sampling technique was carried out using purposive sampling, resulting in 6 banks with a total of 36 observations. The research findings indicate that ISR has a negative and significant impact on profitability as measured by Return on Assets (ROA). Corporate zakat disclosure also shows a negative and significant impact on profitability. However, at the same time, ISR and corporate zakat disclosure have a significant effect on the profitability of Islamic Commercial Banks. These findings indicate that sharia-based social reporting practices and zakat transparency are important factors in supporting the accountability of Islamic financial institutions, even though in the short term they can put pressure on financial performance.
PENGARUH PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL RESPONSIBILITY (ISR) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF KEUANGAN ISLAM PADA BANK UMUM SYARIAH INDONESIA TAHUN 2020-2024 Atikah Ayu Lestari; Tulus Suryanto; Ahmad Hazas Syarif
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.781

Abstract

Salah satu cara menilai nilai sebuah perusahaan adalah dengan mengamati harga sahamnya. Harga saham mencerminkan bagaimana para investor menilai perusahaan tersebut. Laporan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) harus sesuai prinsip syariah agar dianggap sah dalam kerangka akuntabilitas keuangan Islam. Oleh sebab itu, pelaporan tanggung jawab sosial sesuai syariah memerlukan kerangka khusus. Islamic Social Reporting (ISR) digunakan sebagai standar untuk menilai bagaimana perusahaan berbasis Islam menjalankan program tanggung jawab sosialnya. Teknik kuantitatif dalam riset ini menggunakan data sekunder. Sampel terdiri dari delapan bank syariah komersial pada periode 2020 hingga 2024. Uji regresi yang dipakai adalah regresi linier sederhana. Berdasarkan data, nilai t kritis pada taraf signifikansi 5% adalah 2,026, sedangkan variabel ISR memiliki nilai t sebesar 0,129. Nilai signifikansi yang >0,05 (0,898 > 0,05) dan nilai t, <t kritis (0,129 < 2,026) menunjukkan bahwa ISR tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini terjadi karena ISR lebih menitikberatkan pada keberlangsungan bank dalam jangka panjang dibandingkan keuntungan sesaat. Investor pada umumnya membuat keputusan berdasarkan kondisi terkini atau isu mendesak dengan fokus pada potensi keuntungan finansial. Sesuai prinsip syariah, lembaga keuangan Islam wajib menggunakan ISR untuk menyampaikan informasi yang mencakup aspek sosial dan spiritual selain aspek finansial. Tujuannya adalah mencapai tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dan Allah SWT melalui keterbukaan, akuntabilitas, serta transparansi. ISR mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan ajaran Islam ke dalam pelaporan sosial konvensional.
ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN PEMASARAN EDC MERCHANT PADA BANK SYARIAH INDONESIA AREA BANDAR LAMPUNG Ledi Risvi Dianti; Hanif; Ahmad Hazas Syarif
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran mesin Electronic Data Capture (EDC) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Bandar Lampung. Latar belakang penelitian didasari oleh fakta bahwa jumlah mesin EDC di tingkat nasional terus mengalami peningkatan, sementara di Provinsi Lampung justru mengalami penurunan. Kondisi ini mengindikasikan adanya pergeseran preferensi pelaku usaha ke metode pembayaran digital lain, sehingga strategi pemasaran BSI perlu ditinjau kembali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mengandalkan wawancara, observasi, serta dokumentasi, serta pendukung berupa studi kepustakaan. Penelitian ini menerapkan teknis analisis SWOT guna mengungkap aspek kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman, lalu dikaitkan dengan kerangka Marketing Mix 7P. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI lebih menekankan strategi pemasaran berbasis bauran pemasaran 7P dibandingkan pendekatan segmentasi, targeting, dan positioning. Kekuatan utama BSI terletak pada citra halal, layanan cepat tanggap, dan sistem pemantauan transaksi yang stabil, sementara kelemahan utamanya adalah beban Merchant Discount Rate (MDR). Peluang dapat dimanfaatkan melalui promosi variatif dan pendekatan langsung ke merchant, sedangkan tantangan berasal dari perkembangan teknologi dan kebutuhan peremajaan sistem. Penelitian ini menyarankan BSI untuk melakukan penyesuaian MDR, memperkuat inovasi layanan digital, serta mengoptimalkan promosi dan loyalitas merchant guna meningkatkan efektivitas pemasaran EDC.