Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Demonstrasi Pengolahan Makanan Berbasis Pangan Hewani untuk Pencegahan Stunting di Nagari Sulit Air Zuhrah Taufiqa; Nur Rahmi; Milya Novera; Benny Alexander Maisa; Navila Samsa Volasoohy; Mutia Erliza Mashfufah; Muhammad Khalish Fathani; Muhammad Raif Welfin Alkhairy; Ahmad Syauqy Allief
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2168

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, salah satunya akibat rendahnya konsumsi pangan hewani pada balita. Rendahnya pemanfaatan pangan hewani sering disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu dan kader Posyandu mengenai nilai gizi serta cara pengolahan yang tepat. Nagari Sulit Air merupakan wilayah dengan prevalensi stunting balita tertinggi di Kabupaten Solok, melebihi angka nasional. Program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada demonstrasi pengolahan makanan berbasis pangan hewani sebagai inovasi edukasi gizi. Kegiatan diikuti oleh 68 peserta yang terdiri atas ibu balita dan kader Posyandu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu sosialisasi dan koordinasi dengan pihak nagari serta stakeholder, edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan pangan hewani dengan panduan Buku Resep Praktis Atasi Stunting, serta tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan tentang stunting dan pertumbuhan, jenis dan manfaat pangan hewani, serta keamanan pengolahan pangan hewani pada peserta setelah kegiatan. Peserta menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme selama kegiatan. Terdapat. Dengan demikian, demonstrasi pengolahan makanan berbasis pangan hewani ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat dan berpotensi mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pengolahan makanan anak dalam upaya pencegahan stunting.
Edukasi Tentang Sanitasi, Stunting dan Usaha Pengelolaan Sampah Organik melalui Metode Eco-Enzyme di Nagari Sulit Air Benny Alexander Maisa; Sedrisa Lidya Pertiwi; Siska Alicia Farma; Arina Rahma Dinina; Lathifa Hanum; Fatimah Azzahra; Suci Mulia Putri; Revolius Putra; Zuhrah Taufiqa; Nur Rahmi; Ahmad Syauqy Allief; Muhammad Khalish Fathani; Aqeela Ramadhani Irianto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2192

Abstract

Stunting, sebuah masalah kesehatan balita yang bersifat ireversibel, sangat dipengaruhi oleh faktor sanitasi dan higienitas yang bermasalah. Nagari Sulit Air di Kabupaten Solok menghadapi tantangan ganda: angka stunting tertinggi di kabupatennya dengan 49 kasus per Desember 2024 serta pengelolaan sampah organik yang belum efektif. Menjawab masalah ini, Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) Universitas Negeri Padang menginisiasi sebuah program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dalam pencegahan stunting, sekaligus memperkenalkan metode Eco-Enzyme sebagai solusi praktis pengelolaan sampah organik. Program ini melibatkan 35 peserta dari masyarakat umum dan kader Bank Sampah Kaceo Mandiri Sulit Air (BSKMSA) melalui kegiatan edukasi berbasis media digital, pelatihan praktis, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai signifikansi p<0,001. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus memberikan solusi aplikatif dan berkelanjutan untuk pengelolaan sampah organik, yang berkontribusi langsung pada upaya perbaikan sanitasi lingkungan sebagai intervensi sensitif pencegahan stunting di Nagari Sulit Air.
Emotional Demonstration Tingkatkan Pengetahuan Gizi dan Pengolahan Pangan Hewani untuk Cegah Stunting Zuhrah Taufiqa; Nur Rahmi; Milya Novera; Navila Samsa Volasoohy; Mutia Erliza Mashfufah; Muhammad Khalish Fathani; Muhammad Raif Welfin Alkhairy; Ahmad Syauqy Allief
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4279

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, terutama akibat rendahnya konsumsi pangan hewani pada balita. Kegagalan pada periode pemberian makan bayi dan anak seringkali berhubungan dengan kurangnya pemahaman orang tua dan kader Posyandu mengenai gizi dan pengolahan makanan. Edukasi konvensional melalui penyuluhan dan konseling terbukti kurang efektif dalam mendorong perubahan perilaku. Nagari Sulit Air merupakan wilayah dengan prevalensi stunting balita tertinggi di Kabupaten Solok, bahkan melebihi angka nasional. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada penerapan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo) sebagai inovasi edukasi gizi. Kegiatan ini melibatkan 68 peserta yang terdiri dari ibu dengan balita dan kader Posyandu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi dan koordinasi, pelatihan Emo-Demo dengan permainan interaktif “Susun Balok Cerdas untuk Anak Tumbuh Sehat”, serta tahap evaluasi. Antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh peserta menunjukkan bahwa penerapan metode Emotional Demonstration ini efektif dan menyenangkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada nilai post-test dibandingkan pre-test. Dengan demikian, penerapan metode Emo-Demo terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pemberian makan balita untuk pencegahan stunting.
Effervescent Tablet with Lime Peel and Tamarind Extract as Fruit and Vegetable Decontaminants Zelly Salmiyanti Rahman Zam; Novia Elsaputri; Farah Alya Amril; Fathiya Rizqillah Ranza; Najla Khalisha Alem; Zuhrah Taufiqa
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 5 (2026): IJHESS JANUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i5.498

Abstract

The safety of fruits and vegetables is important to prevent diseases caused by contamination by pathogenic microbes such as Escherichia coli and Staphylococcus aureus. This study aims to formulate and test the antimicrobial activity of effervescent effervescentes based on lime (Citrus aurantifolia) and tamarind (Tamarindus indica) peel extracts as natural decontaminants. The study was conducted experimentally with a post-test only design in the Integrated Laboratory and Biomedical Laboratory of the Faculty of Medicine, Padang State University. Effervescent tablets were made by the wet effervescentation method using three variations of extract concentrations (7%:5%), (6%:6%), and (5%:7%). The antimicrobial activity was tested against Escherichia coli and Staphylococcus aureus using the disc diffusion method on MHA media. The results showed that the extracts contain flavonoids, tannins, and organic acids that act as antimicrobial agents. The three formulations produced different inhibition zones, with formula 1 (7%:5%) effective against Escherichia coli (7.5 mm) and formula 3 (5%:7%) effective against Staphylococcus aureus (13 mm). The effervescent tablet had a dissolution time of <2 minutes.