Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : jurnal pendidikan educandum

Integrasi Perkembangan Holistik Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Pembelajaran PAI Nurbaeti Fajri, Lala; Rostinah, Ikes; Komala, Ela
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i1.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi perkembangan holistik peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif adalah metode penelitian yang di gunakan. Data dikumpulkan dengan menganalisis literatur dari dokumen kurikulum pendidikan Islam serta jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI yang berorientasi pada perkembangan holistik menekankan integrasi aspek spiritual, intelektual, emosional, sosial, dan fisik peserta didik. Strategi yang efektif termasuk penerapan pembelajaran berbasis nilai, pembiasaan akhlak, pendekatan reflektif, dan partisipasi aktif peserta didik dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Prinsip ta’dib dan tazkiyah dalam Islam, yang menekankan keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal, mendukung penerapan integrasi ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik untuk PAI membantu peserta didik sekolah dasar membangun karakter, memiliki kemandirian spiritual, dan menemukan keseimbangan kepribadian.
Perkembangan Sosio-Emosional dan Pembelajaran Tahsin IQRO Siswa Kelas 1 Hasanah, AnnisaNur; Najikha, Ainun; Komala, Ela
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i1.593

Abstract

This study examines the socio-emotional development characteristics of first-grade elementary school students (ages 6-7 years) and its implications for tahsin Iqro learning. Early elementary school is a crucial period in forming social skills and emotional regulation that significantly impacts learning success, including Quranic reading instruction. The research objectives are to describe socio-emotional development characteristics, analyze implications for tahsin Iqro learning, and formulate appropriate learning strategies. This study employs a qualitative approach with mixed methods combining literature study and in-depth interviews with tahsin Iqro teachers of first-grade students at SDIT Wisata Hasanah Pontianak. Data were collected through in-depth interviews and literature review of scientific journals, then analyzed using Miles and Huberman’s qualitative data analysis technique. Findings show first-grade students’ socio-emotional characteristics include: need for social acceptance, high sensitivity to praise and criticism, developing emotional regulation abilities, and early self-concept formation. Implications for tahsin Iqro learning include: using enjoyable and meaningful methods, applying positive reinforcement, group learning supporting positive social interaction, and creating emotionally safe learning environments. The study recommends Islamic education teachers integrate socio-emotional development understanding in designing effective and humanistic tahsin Iqro learning strategies based on developmentally appropriate practice.
Analisis Perkembangan Fonologis Peserta Didik melalui Metode YATLUNAH (Jenjang RA – MI – MTs) Pamuji, Pamuji; MulyaBerliana, Cecep; Komala, Ela
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i1.596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan fonologis peserta didik pada jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) melalui penerapan metode Yatlunah dalam pembelajaran Al-Qur’an. Perkembangan fonologis yang dikaji meliputi ketepatan makharijul huruf dari tenggorokan hingga kedua bibir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test, serta didukung oleh data kualitatif melalui observasi dan wawancara guru. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik RA, MI, dan MTs yang mengikuti pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Yatlunah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh jenjang mengalami peningkatan kemampuan fonologis setelah penerapan metode Yatlunah, dengan peningkatan paling signifikan terjadi pada jenjang RA dan MI. Sementara itu, peserta didik MTs tetap menunjukkan perkembangan, meskipun dengan peningkatan yang lebih moderat karena kompleksitas materi makhraj. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Yatlunah efektif dalam mengembangkan kemampuan fonologis peserta didik secara bertahap sesuai dengan karakteristik perkembangan usia. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi guru dan lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an.
Perkembangan Moral, Fisik, Sosial, dan Intelektual Peserta Didik pada Jenjang SD – SMP – SMA Saidi, Hudzaifah; Resmisari, Mariana; Komala, Ela
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i1.598

Abstract

This study aims to analyze strategies for integrating students’ moral development at the elementary (SD), junior high (SMP), and senior high school (SMA) levels with their physical, social, and intellectual development in a comprehensive manner. The research employs a library research method using a descriptive qualitative approach. Data were obtained through a systematic review of relevant national educational literature and academic journals addressing the integration of student development. The findings indicate that the integration of moral development with physical, social, and intellectual aspects can be implemented through value-based learning, the habituation of moral conduct within school culture, reflective-critical approaches in the learning process, and active student participation in religious and social activities. The implementation of these strategies is grounded in the principle of ta’dib, which emphasizes the formation of proper conduct (adab), the internalization of values, and the holistic balance of individual development. This study concludes that integrating moral development with physical, social, and intellectual aspects significantly contributes to character formation, the strengthening of spiritual independence, and the achievement of balanced personality development among students at the primary and secondary education levels.