Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Utilization of Black Soldier Fly (BSF) as Green Technology in Coconut Waste Management and Farmers’ Economic Empowerment Farih, Muhammad; Lajaria, Ridha Taurisma; Djauhar, Asri; Tandipayuk, Grace Permatasari
MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Vol 8 No 1 (2025): December Period
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/mandar.v8i1.5791

Abstract

This study aims to analyze farmers’ perceptions, attitudes, and readiness to adopt the Black Soldier Fly (BSF) technology as an environmentally friendly innovation in coconut waste management in the Konawe Islands, Indonesia. A descriptive quantitative approach was used by surveying 45 coconut farmers in Pewalea village. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics with a Likert scale. The results indicate that 71.1% of farmers had never heard about BSF technology, while 77.8% expressed positive attitudes toward its implementation. A total of 55.6% were willing to adopt the technology if training and assistance were provided, and 64.4% identified access to capital as the main determinant of adoption. This study highlights the potential of BSF as a green innovation supporting circular economy practices and sustainable entrepreneurship in rural areas. The implication of this research is that the successful adoption of BSF technology requires integrated policies that strengthen farmers’ access to training, financial support, and market networks, which in turn can enhance rural economic resilience and environmental sustainability
Motivasi Wali Santri Dalam Memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang Sebagai Lembaga Pembelajaran Bahasa Arab: Motivasi Wali Santri Dalam Memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang Sebagai Lembaga Pembelajaran Bahasa Arab Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 3 No 02 (2025): DESEMBER
Publisher : LUGHATI: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/lughati.v3i02.1361

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi motivasi orang tua mempertimbangkan pondok pesantren agar mampu menjawab berbagai tantangan dan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab kontemporer dengan proses pendidikan dan pengajaran yang lebih terpadu. Penelitian ini menggunakan metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis fakta-fakta yang ditemukan di lapangan yang bersifat verbal, kalimat, fenomena pada wali santri Pondok Pesantren Daruttauhid Malang dengan pendekatan studi kasus karena informasi data yang dibutuhkan digali dan dikumpulkan dari kasus-kasus yang ada di lapangan penelitian. Dalam penelitian ini peneliti akan berperan sebagai instrumen kunci (researcher as key instrument), dimana peneliti akan mengumpulkan sendiri data-data yang ingin dicarinya melalui dokumentasi, observasi perilaku, dan wawancara dengan partisipan. Diantara hasil penelitian ini adalah motivasi orang tua dalam memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang sebagai lembaga pendidikan bahasa Arab. Berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan yaitu adanya keinginan wali santri yang mengharapkan anaknya memiliki kemampuan bahasa Arab. Motivasi wali santri dalam memilih pendidikan berbasis pondok pesantren bagi putra-putrinya merupakan langkah yang sangat tepat untuk dilakukan terutama dalam hal pengembangan kemampuan berbahasa. Faktor pendukung motivasi wali santri dalam memilih Pondok Pesantren Daruttahid Malang sebagai lembaga pendidikan bagi putra-putrinya adalah karena lingkungan bahasa Arab dan alumni Pondok Pesantren Daruttahid Malang,
Collaborative Learning Strategy in Alfiyah Memorization and Arabic Language Learning at Madrasah Aliyah Mambaus Sholihin Gresik Makinuddin, Mohammad; Farih, Muhammad; Ghofur, Abdul; Khofiyah, Ummu
Al-Fusha : Arabic Language Education Journal Vol 8 No 1 (2026): January
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/alfusha.v8i1.2506

Abstract

This study aims to analyse the application of collaborative learning strategies in strengthening the memorization of Alfiyah and its implications for Arabic language learning at Madrasah Aliyah Mambaus Sholihin Gresik. The method used is qualitative case study with data collection through interviews, observation, and documentation involving teachers and students as informants. The results show that collaborative learning is effective in increasing motivation, active participation, and mastery of memorizing Alfiyah, which has a positive impact on Arabic communication skills. Obstacles such as differences in ability and time limitations can be overcome by the teacher's role as a facilitator who provides group management and continuous motivation. The implications of this study encourage the systematic integration of collaborative strategies in madrasah Arabic curriculum as well as developing the use of technology in advanced learning.
Moderasi Al-Qur’an Dalam Perspektif  Historis Mikro: Implikasi Asbāb Al-Nuzūl Bagi Pendidikan Islam Shidqiyyah, Mashfiyatus; Wardani, Diana Puspita Kusuma; Farih, Muhammad
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) Vol. 4 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/svqsfa43

Abstract

This study aims to analyze the principle of moderation (wasathiyah) in the Qur'an through a micro-historical approach to asbab al-nuzul (the reasons for the revelation). By focusing on specific events that led to the revelation of certain verses, this study argues that moderation is not merely an abstract theological concept, but an operational principle that was directly implemented in shaping the early Muslim community. Through case studies in the fields of worship, social affairs, and law, this article shows how the Qur'an's response to the socio-historical reality of Jahiliyyah Arab society always prioritized balance, justice, and rejection of extremism (ghuluw). In conclusion, understanding asbab al-nuzul in micro terms is a key methodology for capturing the Qur'an's universal message of moderation that is relevant in the current context.
QS. Al-Hujurat: 13 Sebagai Landasan Pendidikan Moderat dalam Implementasi Kurikulum Merdeka PAI Berbasis Leading Turath di MTs Mambaus Sholihin Naja, Elisa Nafilatun; Farih, Muhammad
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): May 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jeis.v1i3.122

Abstract

The Islamic Religious Education (PAI) in the Kurikulum Merdeka is designed not only to develop cognitive competence, but also to build attitudes of religious moderation and respect for diversity. These values align with the message of QS. Al-Hujurat: 13, which emphasizes human diversity as sunnatullah and the foundation of social ethics. This study aims to describe the implementation of the Kurikulum Merdeka for PAI and to explore the role of turāth (classical Islamic texts) in internalizing values of moderation and tolerance at MTs Mambaus Sholihin, a pesantren-based madrasah with a multicultural student background. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observation, interviews, and documentation related to PAI instructional practices and institutional policies. The findings indicate that the implementation of the Kurikulum Merdeka at MTs Mambaus Sholihin is carried out contextually by integrating the national curriculum with turath texts as instructional sources. Classical books play a significant role in shaping students’ ethics, character, and mutual respect. The internalization of QS. Al-Hujurat: 13 is reflected in the pesantren culture that emphasizes tolerance practices, conflict prevention, and educational approaches in handling student misconduct. This study concludes that the leading turāth approach strengthens the implementation of the Kurikulum Merdeka PAI in developing religious moderation attitudes within a pesantren-based madrasah environment.   Keywords: Merdeka Curriculum, Islamic Religious Education, Religious Moderation, Turath Texts, QS. Al-Hujurat: 13
Metode Penyajian Tafsir Al Qur'an Berbasis Moderasi Beragama Andriani, Novia; Fatmawati, Ita; Ilma, Syaikhotul; Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36392

Abstract

Moderasi beragama dalam ranah tafsir menekankan keseimbangan antara teks dan konteks, rasionalitas dan spiritualitas, serta kesetiaan terhadap tradisi ulama klasik sekaligus keterbukaan terhadap perkembangan sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyajian tafsir Al-Qur’an yang berorientasi pada prinsip moderasi beragama sebagai pendekatan keilmuan dan praksis keagamaan yang relevan dengan konteks keberagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dari karya-karya tafsir modern dan kontemporer, serta dokumen literatur terkait moderasi beragama. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip penafsiran moderat, seperti tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal dalam menentukan makna ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyajian tafsir berbasis moderasi beragama tidak hanya menawarkan struktur penjelasan ayat yang sistematis, tetapi juga menyediakan kerangka interpretatif yang lebih inklusif, dialogis, dan solutif terhadap problem sosial keagamaan. Penyajiannya melibatkan tiga aspek utama: (1) kerangka nilai moderasi, (2) pendekatan metodologis dalam penafsiran, dan (3) penyajian yang membangun pemahaman publik yang sehat dan toleran. Penerapan metode tersebut pada QS. Al-Hujurat ayat 13 memperlihatkan bahwa pesan tentang kesetaraan manusia, larangan diskriminasi, dan urgensi moralitas takwa dapat disampaikan melalui penafsiran yang memperhatikan dimensi historis-tekstual sekaligus kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menegaskan bahwa model penyajian tafsir moderat dapat menjadi alternatif penting dalam pengembangan kajian tafsir Al-Qur’an di era kontemporer, khususnya dalam mendorong pemahaman keagamaan yang lebih damai, interaktif, dan responsif terhadap dinamika pluralitas bangsa.