Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI, DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI MASJID SULTAN MAHMUD RIAYAT SYAH Utami, Annisa Dwi; Azis, Dhenny Asmarazisa; Hasibuan, Rahman; Siregar, Hanafi
EQUILIBIRIA Vol 10, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/eq.v10i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi, disiplin kerja, lingkungan kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan metode survey mengunakkan uji regresi linier berganda. Populasi pada penelitian ini sebanyak 63 orang/pegawai. Pengambilan sampel metode sampling jenuh dengan jumlah 63 orang/pegawai. Data diperoleh dengan menggunakan instrument kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan hasil uji F diperoleh 9.724, dengan nilai F (sign) adalah sebesar 0,000 (sign 0,000 < 0,05). Hal ini membuktikan pada variabel komunikasi, disiplin kerja, lingkungan kerja dan motivasi terdapat pengaruh positif dan signifikan secara Bersama-sama/simultan terhadap kinerja pegawai Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Kata Kunci: Komunikasi, Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi, Kinerja Pegawai.
Analisis Pengaruh Rasio Keuagan Dalam Memprediksi Perubahan Laba Rugi Di Masa Mendatang Dharma, Budi; Pratama Tarigan, Mhd Agung; Utami, Annisa Dwi
Jurnal Manajemen Akuntansi (JUMSI) Vol 2, No 4: 2022
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jumsi.v2i4.3736

Abstract

To determine a company's growth, financial ratios are one type of analysis that must be performed. For a specific time period, the data from the financial statements include this ratio. When choosing a policy, a company's management can also use financial ratios to anticipate financial decision-making mistakes. Ratio analysis is a method for calculating and measuring financial metrics to assess a company's performance and position.Therefore, the analyst must be able to reconcile the existing factors in this period or time with future factors that may affect the financial condition or performance of the company concerned. Financial ratio analysis clearly provides many benefits for you in managing your business or company. The data obtained after carrying out a financial ratio analysis will give you an idea of how well your business plan is being executed.
Wujudkan Kampus Berkelanjutan melalui Regenerative Waste Governance IPB, BPKB; Mardiana, Rina; Yuwono, Arief Sabdo; Putra, Heriansyah; Febrita, Joana; Amperanoto, Agus; Ekayani, Meti; Purwanto, Budi; Hudaya, Aang; Dwiyanti, Fifi Gus; Qayim, Ibnul; Utami, Annisa Dwi; Sita, Rai; Mustika, Aulia Andi; Abidin, Zaenal; Sari, Windi Mayang; Rifnadhi, Bayu; Rukmana, Adi
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 3 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0603.959-966

Abstract

IPB University dalam mengimplementasikan visi sebagai perguruan tinggi inovatif dan berkelanjutan, mengadopsi pendekatan regenerative waste governance (tata kelola sampah regeneratif). Pendekatan ini tidak sekedar menitikberatkan pada pengelolaan sampah sebagai beban masalah, melainkan bertujuan menciptakan dampak positif yang bersifat regeneratif terhadap lingkungan dan masyarakat. Beberapa aspek kunci meliputi penerapan model tiga lini tata kelola, pengembalian bahan, desain berkelanjutan, restorasi ekosistem, pemberdayaan komunitas, inovasi teknologi berkelanjutan, siklus hidup produk, dan upaya edukasi peningkatan kesadaran. Tata kelola sampah IPB didukung oleh regulasi dan kebijakan yang telah diimplementasikan, mencakup larangan penggunaan kemasan styrofoam dan plastik, pengurangan sampah kertas, pemilahan sampah, dan program Green Campus. Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats) telah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan sampah IPB. Rendahnya penegakan hukum dan kesadaran warga IPB terkait pemilahan sampah merupakan aspek kelemahan dalam tata kelola sampah IPB saat ini. Peluang peningkatan tata kelola sampah IPB melalui budidaya maggot dan pengembangan produk bernilai bisnis dari sampah anorganik memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Sementara itu, ancaman terkait kesehatan, penurunan kualitas lingkungan, dan reputasi keberlanjutan IPB memerlukan perhatian khusus. Perbaikan pada pengelolaan limbah B3, pembaruan landasan hukum, dan peningkatan kesadaran warga IPB menjadi hal penting dalam upaya IPB meningkatkan tata kelola sampah regeneratif.
Pelatihan Pembuatan Nugget dan Sosis Lele Sebagai Finger Food Berbasis Pangan Lokal Untuk Mencegah Stunting Pada Balita: Training on the Production of Catfish Nuggets and Sausages as Local Food-Based Finger Food to Prevent Stunting in Toddlers Marwan, Iis; Aisyah, Iseu Siti; Neni, Neni; Ghaffar, Mufti; Susilowati, Prima Endang; Utami, Annisa Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.900

Abstract

Prevalensi stunting nasional pada tahun 2024 (19,8%) masih berada di atas target yang ditetapkan sebesar 14,2% pada 2029 dan 5% pada 2045. Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) digalakkan untuk mendukung percepatan penanganan stunting, mengingat ikan merupakan sumber protein hewani bernilai tinggi, mudah dicerna, dan terjangkau. Oleh karena itu, inovasi olahan ikan untuk Makanan Pendamping ASI (MPASI) diperlukan.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengidentifikasi sumber pangan lokal, khususnya ikan, sebagai protein hewani dan metode pengolahannya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui edukasi (metode ceramah) mengenai inovasi olahan lele, diikuti demonstrasi pengolahan nugget dan sosis lele. Pengetahuan peserta dianalisis menggunakan pre-test dan post-test.Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,125 (p > 0,05), mengindikasikan bahwa intervensi ini belum memberikan peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, observasi pada skor rata-rata menunjukkan peningkatan pemahaman pada topik manfaat asam amino ikan serta metode pengolahan dan penyimpanan produk. Peningkatan ini dimungkinkan karena informasi tersebut ditekankan kembali selama praktik demonstrasi memasak. Disimpulkan bahwa edukasi di masa depan memerlukan media yang melibatkan partisipasi aktif peserta dan pembelajaran berbasis tim.