Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Adaptasi Dalam Bermain Puzzle Terhadap Kativitas Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Marcello, Steven Aldo; Mare, Agustina Chriswinda Bura; Maryuti, Ira Ayu; Pae, Kristina
JURNAL NERS LENTERA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v13i1.7338

Abstract

Pendahuluan: aktivitas belajar merupakan prinsip yang penting dalam proses belajar mengajar. Dalam suatu proses pembelajaran, adaptasi diperlukan baik oleh guru maupun peserta didik (siswa). Peneliti ingin mengetahui pengaruh dari konsep permainan puzzle berbasis adaptasi terhadap aktivitas belajar siswa. Metode: desain penelitian explanatory surveydengan pendekatan cross-sectional, populasi siswa kelas 5-6 SD dengan jumlah sampel sebanyak 123 siswa menggunakan rule of the thumb. Hasil: mayoritas siswa memiliki persepsi dan informasi bermain puzzle yang cukup, pembelajaran tentang puzzle yang cukup, penilaian yang cukup dan emosi yang positif dalam bermain puzzle. Keaktifan belajar siswa, sebanyak 11,4% aktif, 18,7% cukup aktif, dan 69,9% kurang aktif. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara puzzle terhadap aktivitas belajar siswa (p-value= 0,000). Pembahasan: puzzle dapat memberikan pengaruh terhadap aktivitas belajar siswa, namun ada beberapa faktor yang dapat mengganggu pengaruh tersebut diantaranya adalah kecemasan yang dialami oleh siswa. Kesimpulan: Permainan puzzle berbasis adaptasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas belajar siswa, dimana siswa akan beradaptasi dengan permainan puzzle yang diberikan dan dapat memberikan suatu respon adaptif berupa aktivitas belajar siswa yang memiliki kategori aktif, cukup aktif dan kurang aktif.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fatigue Pada Pasien Kanker Maryuti, Ira Ayu; Mare, Agustina Chriswinda Bura; Febriyanti, Erna
JURNAL NERS LENTERA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v13i1.7372

Abstract

Latar belakang : Fatigue adalah kondisi subjektif yang ditandai dengan rasa lelah yang berlangsung terus-menerus dan berkaitan dengan penyakit kanker maupun proses pengobatannya. Tujuan : menganalisa faktor yang mempengaruhi terjadinya fatigue pada pasien kanker. Metode : desain penelitian menggunakan studi literature review. Pencarian literature dengan menggunakan database yaitu PubMed, Proquest, Ebsco Host dan Science direct serta daftar referensi diambil secara manual dan ditemukan 738 artikel sesuai dengan kata kunci selama 10 tahun terakhir (2015-2025) dan kami menyaringnya untuk menilai kelayakan dan memilih 5 artikel yang relevan sebagai referensi utama. Hasil dan Pembahasan : diperoleh 5 artikel yang relevan dan sesuai dengan kriteria inklusi. Ulasan dalam artikel tersebut menyatakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau memicu fatigue pada pasien kanker yaitu kadar Hb rendah, lama menderita dan stadium kanker, pengobatan kemoterapi, dan pengobatan terapi radiasi. Kesimpulan : Fatigue pada pasien kanker dipicu oleh berbagai faktor fisik, psikologis, dan efek terapi. Stres, kecemasan, dan depresi turut memperparah kondisi ini, sehingga mengganggu energi dan fungsi tubuh, serta menurunkan kualitas hidup.
Studi Literatur: Hubungan Ansietas dan Kualitas Tidur Pasien Asma Sukmawati, Ermalynda; Cempaka, Anindya Arum; Lilyana, Maria Theresia Arie; Maryuti, Ira Ayu
JURNAL NERS LENTERA Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL NERS LENTERA
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v13i2.7710

Abstract

Pendahuluan: Masalah keperawatan yang kerap dialami pengidap asma salah satunya ansietas atau kecemasan. Gangguan emosional stres dapat mencetuskan asma pada beberapa orang, selain itu juga dapat memperberat serangan asma bila respon stres yang tidak tertangani dengan baik. Serangan asma dapat mengganggu istirahat dan tidur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan strategi pencarian artikel penelitian dilakukan dengan menggunakan kata kunci sesuai PICOT: “anxiety” “kecemasan” “cemas” “kualitas tidur” “pasien asma”, ke beberapa database mayor seperti PROQUEST, EBSCO dan GOOGLE yang selanjutnya dikumpulkan dalam aplikasi Mendeley untuk mempermudah melakukan analisis pada akhir penetian. Artikel jurnal yang telah terkumpul diseleksi menggunakan metode PRISMA. Tahap selanjutnya, peneliti menilai 6 artikel tersebut dengan Duffy’s Research Appraisal Checklist Approach. Hasil: Dari 6 artikel didapat hasil terdapat hubungan antara ansietas dan kualitas tidur pengidap asma. Pembahasan: serangan asma yang muncul sewaktu-waktu, menimbulkan kecemasan bagi responden. Kecemasan terjadi karena ketakutan yang dialami bila serangan terjadi dan tempat tinggal mereka yang jauh dari layanan kesehatan, serta menganggu aktifitas harian penderita asma. Kecemasan yang dialami akibatnya akan membuat responden terjaga di malam hari sehingga kualitas tidurnya mengalami gangguan. Kontrol emosi diperlukan sebagai bentuk koping adaptif mengatasi kecemasan yang dialami. Kesimpulan: Ansietas akan memengaruhi kualitas tidur pada penderita asma, karena kecemasan menyebabkan penderita berfokus pada serangan asma yang dialami dan bagaimana mengatasinya.
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTERNET ADDICTION AND LEARNING ACHIEVEMENT Maryuti, Ira Ayu; Astarini, Made Indra Ayu; Pae, Kristina; Bura Mare, Agustina Chriswinda
Jambura Nursing Journal Vol 7, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v7i1.28943

Abstract

Internet usage has increased sharply due to technological developments, especially since the pandemic that occurred some time ago. Limitations in meeting face to face, finally gave rise to ideas for using internet media to complete tasks or achieve certain goals both in education and work. People who are addicted to the internet show an uncontrolled life so that sufferers cannot leave the internet. Internet addiction is the inability of an individual to control their internet usage, which can cause psychological, social and work (educational) problems in the individual's life. This study aims to analyze the effect of internet addiction on learning achievement.This study is a Spearman Rank correlation study. The respondents were 100 students of Nurul Huda Kapongan Middle School. The sampling technique was purposive sampling. Data collection using an internet addiction test questionnaire with 20 question items, while for learning achievement using report card scores. The results of the study based on the hypothesis test carried out obtained p = 0.809 (> 0.05). Where these results indicate that there is no relationship between internet addiction and learning achievement
STUDI LITERATUR: TERAPI MUSIK KLASIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERILAKU KEKERASAN Cempaka, Anindya Arum; Maryuti, Ira Ayu
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Perilaku kekerasan merupakan salah satu dampak yang dapat muncul pada individu dengan gangguan jiwa. Pada pasien skizofrenia, tindakan agresif umumnya muncul akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi, perasaan harga diri yang terluka, atau ketidaksesuaian antara harapan dan realitas. Salah satu bentuk terapi komplementer yang dapat digunakan dalam menangani masalah keperawatan terkait perilaku kekerasan adalah terapi musik klasik. Objektif: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi musik klasik pada pasien skizofrenia yang mengalami masalah keperawatan berupa perilaku kekerasan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian sekunder berupa tinjauan literatur. Peneliti mengevaluasi berbagai temuan terkait pengaruh musik klasik terhadap perilaku kekerasan pada individu dengan skizofrenia. Variabel independen dalam kajian ini adalah pemberian musik klasik, sedangkan variabel dependennya ialah perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Populasi penelitian mencakup seluruh artikel ilmiah yang meneliti efek musik klasik terhadap perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Kajian terhadap seluruh artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa terapi musik klasik berperan dalam menurunkan perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Kesimpulan: Musik klasik sebagai intervensi komplementer terbukti memberikan dampak positif dalam penanganan masalah keperawatan terkait perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia.
Edukasi dan Latihan Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Tekanan Darah dan Mengurangi Tingkat Stres Klien Hipertensi di Desa Tambak Cemandi Astarini, Made Indra Ayu; Maryuti, Ira Ayu; Pae, Kristina; Marcelo, Steven Aldo
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i2.1787

Abstract

Hypertension affects approximately 30% of the population in Sedati District, with Tambak Cemandi Village representing a community characterized by a high proportion of elderly residents. Interviews with the local midwife indicate that around 100 elderly individuals regularly participate in elderly health post (posyandu lansia) activities, the majority of whom are affected by hypertension. In response to this, a community service initiative was implemented to deliver targeted education on complementary therapy, specifically progressive muscle relaxation, as a strategy to support blood pressure and stress reduction among elderly individuals with hypertension. The intervention employed a structured approach, incorporating lectures, demonstrations, and interactive discussions. Facilitators provided direct instruction and demonstration of the progressive muscle relaxation technique, followed by participant practice to reinforce skill acquisition. Of the 68 participants, 77% exhibited hypertension with blood pressure exceeding 130/80 mmHg, and 76% reported moderate stress levels. Post-intervention, participants demonstrated the ability to independently perform progressive muscle relaxation and reported subjective improvements in comfort, with the potential for continued practice at home using facilitator-provided materials. These findings suggest that education and training in progressive muscle relaxation can enhance knowledge and self-management capabilities among elderly individuals with hypertension, supporting blood pressure control alongside pharmacological treatment.
Edukasi Kesehatan Mengenai Pentingnya JANAT (Jajanan Sehat) terhadap Anak Sekolah Dasar Marcello, Steven Aldo; Maryuti, Ira Ayu; Sukmawati, Ermalynda; Astarini, Made Indra Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1574

Abstract

Healthy snacks are crucial for supporting the growth and development of elementary school-aged children. The high number of students consuming unhealthy snacks indicates the need for health education on the importance of healthy snacks. The education provided in this community service activity is JANAT (healthy snacks) using audiovisual media, with the aim of the information can be easily and effectively absorbed by primary student. After sequence of preparations from the initial survey and situation analysis, the activity was carried out for one day with 57 6th grade primary students participating. Evaluation of the activity results used pre- and post-test questionnaires, and the results showed that before receiving education, students' knowledge levels were at a good level (68.42%), moderate (31.58%). After receiving education, students' knowledge levels were at a good level (96.49%), moderate (3.51%). This indicates that there was an increase in knowledge among 6th grade primary students after receiving health education on the importance of JANAT.