Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sambang Darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) TerhadaP Propionibacterium acnes dan Malassezia Furfur Sa'adia, Nur Ainun; Fauziah, Rismayanti; Trisnaputri, Dian Rahmaniar
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.411

Abstract

Tanaman sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) dipercayai oleh masyarakat mempunyai khasiat sebagai salah satu tanaman alam yang dapat dijadikan pengobatan berbagai penyakit. Tanaman ini dari keluarga Euphorbiaceae mempunyai aktivitas antimikroba, juga mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur dan berapa konsentrasi optimum ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) yang dapat menghambat Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur. Penelitian ini eksperimental berskala laboratorium, simplisia daun sambang darah sebanyak 1000 g diekstraksi dengan metode maserasi digunakan pelarut etanol 96%, ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) dilakukan skrining fitokimia. Kemudian dilakukan uji aktivitas antimikroba pada konsentrasi 10%, 15% dan 20% menggunakan metode difusi sumuran untuk melihat diameter zona hambat. Analisis data dilakukan dengan metode one way Anova dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sambang darah (Excoecaria cochinchinensis. Lour) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin, memiliki aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dan Malassezia furfur. Dan konsentrasi 20% merupakan konsentrasi yang paling efektif sebagai antimikroba terhadap Propionibacterium acnes dengan diameter zona hambat 10,8±0,51 dan Malassezia furfur dengan diameter zona hambat 5,2±0,72.
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi n-Heksan dan Etanol Batang Walay (Meistera chinensis) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Sri Widari, Niluh Putri; Fauziah, Rismayanti; Nasir, Nur Herlina
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i1.309

Abstract

Tanaman walay (Meistera chinensis) secara tradisional digunakan sebagai antibakteri, antiinflamasi, analgesik, mengobati penyakit pencernaan dan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi n-heksan dan etanol batang walay (Meistera chinensis) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada masing-masing konsentrasi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik menggunakan metode ekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak batang walay (Meistera chinensis) difraksinansi menggunakan metode partisi cair-cair. Setelah itu dilakukan skrining fitokimia kemudian dilakukan uji antibakteri dengan konsentrasi 30%, 40% dan 50% menggunakan metode difusi sumuran dengan 3 kali replikasi. Hasil penelitian fraksi n-heksan terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 7,96 mm, konsentrasi 40% 8,96 mm dan konsentrasi 50% 9,86 mm. Pada bakteri Escherichia coli konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 9,06 mm, konsentrasi 40% 9,73 dan konsentrasi 50% 10,86 mm. Kemudian fraksi etanol terhadap bakteri Staphylococcus aureus konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 10,86 mm, konsentrasi 40% 9,73 mm dan konsentrasi 50% 10,86 mm. Pada bakteri Escherichia coli konsentrasi 30% diameter rata-rata zona hambat sebesar 10,86 mm, konsentrasi 40% 12,40 mm dan konsentrasi 50% 13,30 mm. Hasil analisa uji one way ANOVA menggunakan SPSS menunjukkan bahwa nilaisignifikasi lebih kecil dibandingkan dengan taraf kepercayaan, yaitu 0,000 ≤ 0,050 sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa fraksi n-heksan dan etanol dari batang walay (Meistera chinensis) dapat menghambatpertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.