Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Seni Tari Meningkatkan Motorik Kasar Anak di TK Al Istqomah Kota Bekasi Sriyanti, Sriyanti; Anggraini, Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.886 KB)

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling mendasar guna mempersiapkan pendidikan berikutnya. Proses pembelajaran pada anak usia dini selalu mengupayakan konsep belajar yang bermakna dan menyenangkan. Namun pada kenyataannya proses pembelajaran pada anak usia dini selalu menekankan pada aspek kognitif saja, sehingga aspek-aspek lainnya yang akan membentuk kepribadian anak yang mandiri dan berkembangnya aspek motorik sering dikesampingkan. Pendidikan seni melalui pembelajaran tari merupakan jembatan bagi berkembangnya motorik anak baik motorik kasar dan motorik halus. Ada beberapa stimulus sehingga anak dapat melakukan gerakan tari, seperti : rangsang visual, rangsang auditif, rangsang kinestetik, dan rangsang ide. Keterampilan gerak dasar tari merupakan proses belajar anak agar bisa konsentrasi, aktif, ekspresif dan kreatif melalui gerakan-gerakan secara simbolik. Tari pada anak usia dini disesuaikan dengan kemampuan gerak yang dapat dilakukan sesuai dengan fase perkembangan kinestetiknya (psikomotornya).
Seni Tari Meningkatkan Motorik Kasar Anak di TK Al Istqomah Kota Bekasi Sriyanti, Sriyanti; Anggraini, Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2006

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang paling mendasar guna mempersiapkan pendidikan berikutnya. Proses pembelajaran pada anak usia dini selalu mengupayakan konsep belajar yang bermakna dan menyenangkan. Namun pada kenyataannya proses pembelajaran pada anak usia dini selalu menekankan pada aspek kognitif saja, sehingga aspek-aspek lainnya yang akan membentuk kepribadian anak yang mandiri dan berkembangnya aspek motorik sering dikesampingkan. Pendidikan seni melalui pembelajaran tari merupakan jembatan bagi berkembangnya motorik anak baik motorik kasar dan motorik halus. Ada beberapa stimulus sehingga anak dapat melakukan gerakan tari, seperti : rangsang visual, rangsang auditif, rangsang kinestetik, dan rangsang ide. Keterampilan gerak dasar tari merupakan proses belajar anak agar bisa konsentrasi, aktif, ekspresif dan kreatif melalui gerakan-gerakan secara simbolik. Tari pada anak usia dini disesuaikan dengan kemampuan gerak yang dapat dilakukan sesuai dengan fase perkembangan kinestetiknya (psikomotornya).
PENGARUH PENAMBAHAN AM 78 CAIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON FC’ 19,3 MPA DENGAN KONDISI FAKTOR AIR SEMEN TIDAK TETAP Asrullah, Asrullah; Anggraini, Rita; A, Herlian
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i2.1079

Abstract

Concrete is a mixture of cement, coarse aggregate, fine aggregate, water and with or without additional ingredients (admixture) in a certain ratio which will form fresh concrete. Many studies have been carried out to find alternative uses for construction because concrete is a very important element, considering its function as one of the structures most widely used by society. Concrete is a mixture of cement, coarse aggregate, fine aggregate, water and with or without additional ingredients (admixture) in a certain ratio which will form fresh concrete. The advantages of concrete as a construction material include having high compressive strength, being able to follow the shape of the building freely, being resistant to fire and relatively cheap maintenance costs. The aim of this research is to determine the effect of adding Liquid AM 78 on the compressive strength of concrete Fc' 19.3 MPa under conditions where the cement water factor is not constant. The method used in the research is SNI 63-2834-2000 procedures for making normal concrete mixtures. The conclusion from the test results was that the compressive strength value of standard concrete (BS) aged 28 days was 19.40 MPa which was greater than the compressive strength of the planned concrete, namely 19.30 MPa and the highest compressive strength value of concrete with the addition of AM 78 Liquid 1.0% (B .1.0) 28 days old is 20.57 MPa.
Analisa Kuat Tekan Beton K 200 Dengan Penambahan AM 78 Cair Dan Biji Plastik Polypropylene Asrullah, Asrullah; Anggraini, Rita; Trisnawati, Ice; Yunanda, Mega; A, Panthera
Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Civil Engineering Study Program Faculty of Engineering, University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/tekniksipil.v13i1.960

Abstract

Penelitian-penelitian telah banyak dilakukan untuk memperoleh suatu penemuan alternatif penggunaan konstruksi karena beton merupakan unsur yang sangat penting, mengingat fungsinya sebagai salah satu pembentuk struktur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Perkembangan industri beton di Indonesia sangatlah maju dan berkembang, semakin meningkatnya pembangunan di suatu negara maka penggunaan material konstruksi menjadi semakin meningkat. Pentingnya peranan konstruksi beton menuntut suatu kualitas beton yang memadai. Salah satu faktor yang harus dijaga untuk mencapai tujuan pengelolaan tersebut adalah penggunaan material konstruksi yang baik. Karena struktur beton praktis selalu ada disetiap infrastruktur di Indonesia, maka penelitian untuk menemukan kualitas beton yang lebih baik dan lebih tepat sesuai dengan kebutuhan harus selalu dilakukan.Keadaan ini dapat dimaklumi, karena sistem konstruksi beton mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan bahan lain. Keunggulan beton sebagai bahan konstruksi antara lain mempunyai kuat tekan yang tinggi, dapat mengikuti bentuk bangunan secara bebas, tahan terhadap api dan biaya perawatan yang relatif murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetetahui kuat tekan beton K 200 dengan penambahan AM 78 Cair dan Biji Plastik Polypropylene. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah SNI 63-2834-2000 tata cara pembuatan campuran beton normal. Kesimpulan dari hasil pengujian didapat nilai kuat tekan beton normal (BN) umur 28 hari sebesar 202,43 kg/cm2 lebih besar dari kuat tekan beton rencana yaitu 200 kg/cm2 dan nilai kuat tekan beton terbesar dengan penambahan AM 78 Cair 1,2% + Biji Plastik Polypropylene 1,5% (BAM78C.1,2+BPPP.1,5) umur 28 hari sebesar 224,33 kg/cm2.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN JAGUNG PIPIL (HIBRIDA) DI BATURAJA TIMUR KABUPATEN OKU Anggraini, Rita; Lastinawati, Endang; Pusvita, Ema
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10377

Abstract

This study has directions to find out the factors that influence the demand for shelled corn (hybrid) in OKU Regency. This research method was carried out using a quantitative method in which the research used multiple linear regression analysis. Data was obtained by distributing questionnaires and data obtained from shelled corn traders in the upper market and in the new market. The results of this study are the factors that influence the demand for loose corn (hybrid) in East Baturaja, namely there are 3 factors including: the price of shelled corn, quality and price of pur chicken. Of the three factors that greatly influence the price of corn at a real level of 1 rupiah, it will reduce the demand for shelled corn by -94.701 kg. The average income of traders at retail stores in East Baturaja is IDR 398,986 per year.
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) PADA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Anggraini, Rita; Murdiyanto, Joko; Widyantara, Aji Bagus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48440

Abstract

Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri koronaria menyempit, aliran darah ke otot jantung terhambat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang yang menderita penyakit ini adalah laki-laki, hal ini disebabkan oleh hormon estrogen yang berfungsi untuk melindungi dan melindungi perempuan Peningkatan kadar trigliserida dalam darah menyebabkan penumpukan plak di dalam pembuluh darah dan membuat pembuluh darah akan mengecil dan memadat sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan jumlah darah yang mengalir dalam tubuh menjadi sedikit. LDL merupakan faktor utama aterogenik sebab peningkatan kadar kolesterol LDL menyebabkan angka kejadian PJK. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui gambaran kadar trigliserida dan Low Density Lipoprotein (LDL) pada pasien yang terdiagnosis PJK di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2024. Penelitian ini berjenis obervasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penetapan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 51 data pasien. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa distribusi frekuensi pasien PJK berdasarkan usia didominasi oleh kelompok usia ≥ 40 tahun yaitu sebanyak 50 (98,0%) orang, sedangkan berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh kelompok laki-laki yaitu sebanyak 36 (70,6%) orang. Pasien PJK yang melakukan pemeriksaan trigliserida paling banyak ditemukan dengan kadar normal (< 150 mg/dL) sebanyak 27 (52,9%) dengan kadar minimal sebesar 42 mg/dL dan maksimal 412 mg/dL dan rata-rata kadar senilai 163,75±80,63 mg/dL, begitupula pada pemeriksaan LDL dengan kadar normal (< 100 mg/dL) sebanyak 21 (41,2%) dengan kadar minimal 60 mg/dL dan maksimal 185 mg/dL dan rata-rata kadar senilai 107,88±25,45 mg/dL.
PENGARUH GAYA HIDUP, HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SEPEDA LISTRIK (STUDI KASUS PELANGGAN DI TOKO SINAR BIKE KABUPATEN MERANGIN) Anggraini, Rita
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 8 No 3 (2024): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimsto analyze the influence of lieftyle, Rice And Product Quality On Electric Bicycle Customer Satisfaction (Case Study Of Customers At The Sinar Bike Shop, Merangin Regency). In the modern era, transportation is a means of supporting human daily life. This reseaech isa quantitative method with data collection using a total of 153 customers at the sinar bike shop. Validity test analysis technique, correlation reabiliti test of classical assumtionsmultiple linier regresioin analysis and hypothesis testing. The result of the research show that lifestyle does not partially have appositive and significan effect on customer satisfaction (t = 1.033), (0,001<0,05). While price positive and significant effect on customer statisfaction (t = 3.089), (0.000 < 0.05), while product quality has appositive and significant effect on customer satisfaction (t =7.314), (0.000 < 0.05)simultaneously, these tree variable have a significant effect oncustomer satisfaction (F = (63.142), (0.000< 0.05). adjuster R is 0.551. whinch means all independent variable can influence 50,5% while 40,5% can be influenced by factors in conclusion, this research confirms that price anad product quality play an importan role in sahping customer satisfaction at the Sinar Bike Shop in Merangin district, while lifestyle doesnothave a significat influence.
Analysis of the Ornaments of the Pura Mangkunegaran Surakarta as Learning Material for Decorative Arts at SMPN 1 Mojogedang Anggraini, Rita; Hendri, Zulfi
Journal of World Science Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v4i1.1275

Abstract

Indonesia is rich in cultural heritage, yet many traditional arts and crafts, such as the ornaments of Pura Mangkunegaran Surakarta, remain underappreciated.  This research emphasizes integrating cultural heritage into decorative arts education to preserve cultural identity. Using a qualitative approach, the study identifies and analyzes various types, forms, and meanings of ornaments found in Pura Mangkunegaran Surakarta, their relevance, and the curriculum at SMPN 1 Mojogedang. The findings reveal that these ornaments, which reflect Javanese, Chinese, and European influences, not only enhance aesthetic appreciation but also foster critical thinking and creativity among students. By incorporating local cultural materials into educational practices, the research contributes to a deeper understanding of cultural backgrounds, instilling pride and a sense of responsibility in preserving heritage. This integration significantly enriches students' learning experiences and promotes cultural preservation within the educational framework.
Peran Hukum Progresif dalam Menyelesaikan Konflik Pidana Masyarakat: Tantangan dan Solusi Hukum Berkeadilan Yusuf DM, Mohd.; Saragih, Geofani Milthree; Mustika, Dodi; Hidayat, Fadler; Wirawan L., R. Dicky; Anggraini, Rita
Legalite : Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam Vol 10 No 2 (2025): Legalite: Jurnal Perundang Undangan dan Hukum Pidana Islam
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/legalite.v10i2.10681

Abstract

This condition gives rise to various problems, particularly in resolving criminal conflicts involving vulnerable groups and local communities. This study aims to analyze the role of progressive law in resolving community criminal conflicts, as well as to identify the challenges and equitable legal solutions offered through this approach. The research employs a qualitative library-based methodology by analyzing scholarly literature, statutory regulations, and academic works relevant to progressive law and criminal conflict resolution. The findings indicate that progressive law is capable of providing more humane and contextual solutions through the application of restorative justice, penal mediation, and community-based approaches. Nevertheless, its implementation still faces structural, cultural, and institutional obstacles. Therefore, a paradigm shift in law enforcement and strengthened commitment from all stakeholders are required so that progressive law can function optimally in realizing sustainable justice.
Pengembangan kompetensi kultural dengan menumbuhkan sikap toleransi di Sekolah Menengah Atas Hanan, Hanan Early Nofrel; Moeis, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi; Anggraini, Rita
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 1 (2026): Fifteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i1.956

Abstract

This study is motivated by the cultural diversity in Indonesia, which requires an attitude of tolerance through context-appropriate multicultural education that encompasses all learners, particularly in schools with pupils from diverse backgrounds, including those with special educational needs. The aim of this study is to examine how cultural competence can be developed to foster an attitude of tolerance at Yari International School. This study employs a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Data were collected through interviews with Pancasila education teachers and school management, direct observation, and existing documents. Data analysis utilised an interactive model comprising several stages reduction, presentation, and drawing of conclusions, and was validated through triangulation of sources and methods. The research findings indicate that the enhancement of cultural competence is achieved by conducting context-appropriate learning, dividing students into culturally diverse groups, holding discussions and addressing issues of diversity, as well as organising extracurricular activities aimed at strengthening character and expressing art and culture.This practice helps to raise awareness of cultural identity, foster empathy towards others, improve intercultural communication skills, and promote non-discriminatory attitudes in everyday interactions. However, there are some challenges, such as initial prejudices and differences in communication styles among students. Nevertheless, with a good communication approach and sufficient support from teachers, these obstacles can be effectively overcome.