Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Penerapan SMK 3 berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2012 di PT XYZ Nugraha, Rizki Cahya; Anis, Muchlison
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 5 ayat 1 – 4, perusahaan wajib menerapkan SMK3 jika perusahaan memiliki pekerja/buruh paling sedikit 100 (seratus) orang, atau mempunyai tingkat potensi bahaya yang tinggi. PT XYZ mempekerjakan sebanyak 111 pekerja, oleh sebab itu perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen K3. Tujuan dari penelitian ini salah satunya yaitu untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan SMK3 sebagai tolak ukur perusahaan dalam audit yang akan datang. Metode yang digunakan yaitu in depth interview dan untuk analisis perbaikannya menggunakan fishbone diagram. Hasil kesesuaian pelaksanaan SMK3 dengan PP nomor 50 Tahun 2012 pada tahun 2019 sebesar 78,13% yang berarti belum bisa mencapai nilai memuaskan (85-100%). Usulan perbaikan untuk mengevaluasi ketidaksesuaian beberapa kriteria salah satunya adalah meningkatkan kepedulian dari pemimpin dalam pengawasan untuk bersikap tegas dalam berjalannya program kerja dari unit K3.
Perbaikan Postur Kerja Pekerja Menggunakan Metode Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA) dan Evaluacion Del Riesgo (ERIN) di PT. Duwa Atmimuda Farnida, Atarika Azalea; Anis, Muchlison
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Duwa Atmimuda merupakan salah satu sektor industri dengan hasil produksi berupa komponen dan furnitur dari bahan dasar logam. Terdapat tiga jenis bentuk material yang digunakan, yaitu sheet metal, pipa as, dan pipa besi. Proses produksi komponen furnitur dilakukan selama 7 jam/hari. Proses pembuatan produk dengan material pipa besi dilakukan dengan aktivitas yang melibatkan fisik berat dan dilakukan secara berulang dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk melakukan analisis postur kerja operator dengan menggunakan metode Workplace Ergonomic Risk Assesment (WERA) dan Evaluacion Del Riesgo Individual (ERIN). Penelitian dilakukan pada 7 stasiun kerja dengan masing-masing dua pekerja. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode WERA, sebanyak 6 stasiun kerja dikategorikan level risiko medium, dan 1 stasiun kerja dengan level risiko tinggi. Sedangkan hasil penelitian dengan metode ERIN, sebanyak 3 stasiun kerja dikategorikan level risiko rendah, 2 stasiun kerja dengan level risiko medium, 1 stasiun kerja dengan level risiko tinggi, dan 1 stasiun kerja dengan level risiko sangat tinggi. Usulan perbaikan yang diberikan adalah me-redesign ukuran meja pada stasiun kerja pemerataan serta menambahkan meja pada stasiun kerja pemolesan.
Analisis Postur Kerja untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Pekerja UKM PSG Asri Mojolaban Menggunakan Metode CTD Risk Index Putra, Muhammad Iksan Danendya; Anis, Muchlison
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecil genting yang terletak di Wirun Mojolaban memiliki 5 stasiun kerja, yaitu pengolahan bahan baku, pencetakkan, penjemuran, pengovenan, dan pembakaran yang dimana proses pembuatannya masih menggunakan proses manual dan alat sederhana. Proses ini dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu yang lama yang dapat berpotensi terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pekerja genting mengalami keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Metode yang digunakan yaitu Kuesioner Nordic Body Map dan CTD Risk Index. Hasil Penelitian yang didapatkan pekerja pada stasiun kerja pengolahan bahan baku (pengolahan bahan baku, penggilingan, dan pencetakkan balok tanah liat di mesin slep), stasiun kerja pencetakkan (pelunakkan balok tanah liat, dan perapian genting), penjemuran, dan pengovenan memiliki skor CTD Risk Index > 1, hal ini disebabkan postur kerja yang janggal dan gerakan yang berulang-ulang sehingga perlu dilakukan perbaikan. Usulan perbaikan pada stasiun kerja pengolahan bahan baku (pengolahan bahan baku, penggilingan, dan pencetakkan balok tanah liat di mesin slep), pencetakkan (pelunakkan balok tanah liat, dan perapian genting), penjemuran, dan pengovenan berupa usulan desain dan postur kerja dari pekerja genting.
Analisis Perbaikan Sistem Kerja di UKM Gitar Baki dengan Metode Wish (Work Improvement For Save Home) Rizaldi, Irfan; Anis, Muchlison
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Gitar Baki merupakan sebuah usaha kecil menengah yang memproduksi berbagai macam gitar di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Proses produksi gitar terdiri dari 4 stasiun kerja dimana masih dilakukan secara manual sehingga beberapa aktivitas kurang efektif dan kurang efisien. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan usulan perbaikan pada stasiun kerja berdasarkan prioritas perbaikan. Permasalahan distasiun kerja 1 yaitu tinggi meja kerja yang belum sesuai, stasiun kerja 2 yaitu peralatan produksi dan bahan tidak diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau, stasiun kerja 3 proses pengringan tidak efektif dan efisien saat musim hujan, sedangkan stasiun kerja 4 memiliki masalah pada metode penyimpanan produk sehingga kapasitas Gudang masih kurang maksimal. Perolehan data dikumpulkan dari masing-masing aktivitas stasiun kerja melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah metode participatory ergonomic dengan pendekatan WISH (Work Improvement for Save Home). Hasil perhitungan data diperoleh berbagai usulan yaitu stasiun kerja 1 diperlukan perbaikan posisi kerja, stasiun kerja 2 diperlukan perbaikan tempat penyimpanan peralatan kerja, stasiun kerja 3 diperlukan tempat pengeringan yang bebas hujan, dan stasiun kerja 4 diperlukan perbaikan pada tempat penyimpanan produk jadi karena sering kali terjadi penumpukan pada gudang barang jadi dan mengganggu akses lalu lintas pekerja.
Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Di Desa Tawang Weru Sukoharjo Kusumawati, Yuli; Werdany, Kusuma Estu; Darnoto , Sri; Sutrisna, Em; Wardiono , Kelik; Anis, Muchlison; Maimun, Muhammad Halim; Zulaekah, Siti; Rahmi , Anggraita Nur; Widananda , Clarisa; Yuniar, Siska; Nurfauzia, Elita Nadia; Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy; Pratiwi, Betty Intan; Fauziana , Eni
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12583

Abstract

Background: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, Diabetes Mellitus (DM), stroke dan jantung saat ini menjadi perhatian besar dunia, dan masih menjadi besar di Indonesia. Prevalensi penderita hipertensi di Desa Tawang sebanyak 20,5% dan prevalensi penderita diabetes mellitus (DM) sebanyak 70,2%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai upaya pencegahan secara mandiri melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendeteksi faktor risiko (FR) PTM dan memberikan edukasi dalam mengurangi risiko-risiko penyakit tidak menular (PTM) melalui peningkatan perilaku hidup yang lebih sehat. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode edukasi kesehatan tentang PTM dan pendampingan kader cara deteksi dini faktor risiko (FR). Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan tentang PTM dengan rata-rata sebesar 7,5 poin (11,41%) dengan rata-rata skor sebelum diberikan edukasi 65,75 dan rata-rata skor setelah edukasi 73,25. Kesimpulan: Kegiatan edukasi deteksi dini FR PTM dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam deteksi dini PTM. Kader kesehatan di Desa Tawang merasa senang dan lebih paham tentang cara FR dan cara deteksi dini FR PTM, serta dapat melakukan dengan benar sehingga dapat mengetahui seseorang yang berisiko dan dapat mendukung melakukan pencegahan.
Optimizing Hydroponic Production through Liquid Organic Fertilizer, Solar Cells, and Digital Financial Management in Gajahan Village Rakhma, Luluk Ria; Eni Setyowati; Muchlison Anis
Abdi Psikonomi Vol 6, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v6i3.14214

Abstract

The Gajah Tani Makmur Women Farmers Group (KWT) in Gajahan Village has 62 members with 500 m² of land used for hydroponic cultivation. Partners face a number of obstacles, namely (1) less than optimal production due to expensive nutrients, (2) limited electricity resources for hydroponic irrigation, (3) not yet using modern financial bookkeeping, and (4) no experience in utilizing digital marketing. To address these problems, community service activities were carried out in several stages, namely stage 1 socialization in the form of an introduction to solar cells, the use of liquid fertilizer; stage 2 technical training covering the use of solar cells; stage 3 managerial training in the form of financial management and digital marketing; and stage 4 practical demonstrations on the KWT land. The results of the activities showed an increase in knowledge and skills, including (1) training in financial administration and digital marketing increased the average knowledge of participants from 61.5 to 84.8 with a significant change of 23.3 points; (2) training in making organic liquid fertilizer succeeded in providing practical skills to 30 participants in processing household waste into environmentally friendly fertilizer; (3) training on the use of solar panels increased participants' knowledge from 90.5 to 96.4, a change of 5.8 points; (4) participants' responses to the training method showed that 75 percent agreed; and (5) a survey on understanding solar cell maintenance showed that 81 percent of participants agreed. Thus, this community service activity effectively increased knowledge of production, management, and the use of renewable energy technology to support hydroponic farming.
Perancangan Ulang Alat Ladle Pengecoran Logam menggunakan Metode Kansei Engineering (Studi Kasus: CV. Andhy Karya) Muhammad Fadly Sentosa; Muchlison Anis
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengecoran logam seperti CV. Andhy Karya menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam penggunaan alat ladle pengecoran logam. Ladle yang digunakan saat ini dirakit secara sederhana dan belum memenuhi standar kenyamanan serta keamanan operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang ladle pengecoran logam menggunakan pendekatan Kansei Engineering, dengan fokus pada persepsi emosional dan kebutuhan pengguna. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, penyebaran kuesioner terbuka dan semantic differential, serta analisis data menggunakan Uji Pearson Product Moment, Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha dan Analisis Deskriptif. Hasil analisis menunjukkan lima atribut desain yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan yaitu gagang yang dapat disesuaikan, pegangan tahan panas, desain ramah pengguna, tambahan pegangan bantu, dan bobot ladle yang ringan. Desain alternatif dikembangkan menggunakan software Solidworks. Rancangan ini diharapkan mampu mengurangi keluhan para pekerja, meningkatkan efisiensi kerja, dan menurunkan risiko kecelakaan kerja dan diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan alat bantu produksi yang lebih aman dan sesuai dengan keinginan pekerja.
Analisis Risiko Kelelahan Kerja dan Perbaikan Tata Letak Produksi di Industri Pandai Besi Salsabila Essa Nur Rohimah; Muchlison Anis
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis risiko kelelahan kerja dan perbaikan tata letak produksi di industri pandai besi di Koripan, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Aktivitas produksi yang bersifat manual dan berulang menimbulkan risiko kelelahan kerja serta inefisiensi tata letak fasilitas. Pekerja pada industri pandai besi ini mengalami masalah seperti cepat lelah, nyeri punggung, peningkatan detak jantung, gangguan konsentrasi menjelang akhir kerja, serta jarak alat yang jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelelahan pekerja menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) serta menyusun usulan perbaikan tata letak produksi dengan Activity Relationship Chart (ARC). Metode pengumpulan data denyut nadi menggunakan Pulse Oximeter selama 10 hari kerja dan wawancara mendalam pada pemilik industri pandai besi untuk pemetaan hubungan aktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pekerja mengalami kelelahan dengan kategori ringan hingga sangat ringan, dengan nilai %CVL berkisar antara 23% hingga hampir 39%. Solusi untuk mengatasi kelelahan, diberikan usulan berdasarkan identifikasi menggunakan fishbone diagram dengan kategori man, method, machine, dan environment. Melalui analisis ARC, ditemukan aliran kerja bolak-balik yang menambah beban kerja. Sebagai solusi, peneliti memberikan usulan perbaikan tata letak dengan memindahkan stasiun kerja tungku air, pemilihan & pemotongan bahan, dan gudang menggunakan metode BLOCPLAN. Rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi jarak perpindahan alat, mengurangi beban kerja fisik, dan meningkatkan efisiensi produksi.
Analisis Kualitas Kain Denim Sort 98736 dan Usulan Perbaikannya menggunakan New Seven Tools dan Kaizen Eta Choirunita Miasur; Muchlison Anis
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Apac Inti Corpora karena pencapaian kualitas kain denim sort 98736 belum memenuhi target perusahaan, yaitu minimal 85% produk harus mencapai grade A. Permasalahan utama yang ditemukan adalah tingginya tingkat defect seperti Thin Bar, Weft Slub, dan Fly Waste yang menurunkan mutu produk. Metode yang digunakan yaitu New Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab cacat serta Kaizen (5M Checklist) sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab cacat berasal dari aspek manusia dan metode, seperti ketidaktelitian operator serta ketidak patuhan terhadap SOP. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan usulan perbaikan berupa pelatihan peningkatan kompetensi, Peninjauan dan penguatan implementasi SOP, penerapan pengecekkan berkala, serta peningkatan inspeksi bahan baku dan lingkungan kerja. Penerapan perbaikan ini diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan konsistensi kualitas kain denim secara berkelanjutan.