Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Sosialisasi Kesiapan UKS Dalam Pencatatan Elektronik Identifikasi Penggunaan Napza Untuk Mewujudkan Remaja Sehat di SMK Bali Medika Made Wahyu Aditya; Luh Nova Dilisca Dwi Putri, Ni; Ketut Ayu Mirayanti, Ni; Agung Ngurah Putra Pradnyantara, Gusti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No. 1, April 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v4i1.278

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat. Pencatatan kesehatan di sekolah wajib dilaksanakan sejak dini demi menunjang remaja sehat. Metode yang dilakukan adalah dengan sosialisasi Kesiapan UKS Dalam Pencatatan Elektronik Identifikasi Penggunaan Napza masing-masing selama 45 menit, dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan pecatatan kesehatan dan analisis pengecekan Napza dengan sampel urine. Hasil sosialisasi yang dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan mengenai pencatatan medis di satu sehat dimana di dalamnya terdapat resume medis, siswa juga mengetahui bahaya napzza yang saat ini rentan terjadi pada remaja sekolah, peningkatan pengetahuan tersebut dilihat dari hasil pretest dan posttest yang telah dilakukan kepada 27 siswa dengan rantangf usia 15-18 tahun, rata-rata hasil pretest 6 dan hasil posttest 10.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM POLA ASUH NUTRISI PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN: Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga Dalam Pola Asuh Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Banjar Punduh Kulit Desa Peguyangan Kaja Denpasar Ayu Mirayanti, Ni Ketut; Nova Dilisca , Ni Luh; Putra Pradnyantara, I Gusti Agung Ngurah; Wahyu Aditya, Made
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.312

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat. Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga Dalam Pola Asuh Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupanmerupakan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan status gizi harus dimulai sedini mungkin, tepatnya dimulai dari masa kehidupan janin atau Periode 1000 HPK. Status gizi pada 1000 HPK akan mempengaruhikualitas kesehatan, intelektual, dan produktivitas balita pada masa yang akan datang. Ibu dan bayi memerlukan gizi yang cukup dan berkualitas untuk menjamin status gizi dan status kesehatan (kemampuan motorik, sosial, dan kognitif), kemampuan belajar dan produktivitas balita. Pencegahan stunting harus kita mulai dari unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga. Upaya yang dilakukan yaitu dengan diteksi dini kejadian stunting dan juga pemberian informasi kesehatan dan simulasi pemberian pola asuh nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan.Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari Di Banjar Punduh Kulit Desa Peguyangan Kaja Denpasar.
Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Standar CCERA Pada Rumah Sakit Umum Denpasar Bali Pradnyantara, I Gusti Agung Ngurah Putra; Faidah, Nurul
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v10i1.1812

Abstract

Based on PMK number 24 of 2022, all health service facilities must provide electronic medical records in accordance with the Minister's regulations. No later than 31 December 2023. To make this policy a success, it is important to assess the needs and readiness of health service facilities to help the successful implementation of RME. Readiness assessments prior to implementing an information system can be used to determine readiness, indications and requirements in facilitating EMR implementation. The purpose of this study is to assess the readiness of implementing electronic medical records in terms of organization, management, operations and IT. This research is a qualitative descriptive research with a case study plan, taking place at RSU Dharma Yadnya Depasar. The data collected was readiness to implement EMR as seen from organizational alignment and management capacity, by conducting in-depth interviews. Research subjects were determined using purposive sampling who were deemed to have the capacity to make decisions regarding RME. Hospitals are said to be ready to implement electronic medical records which will be applied to inpatient units, this can be seen from organizational alignment, management capacity, operational capacity and technical capacity where culture, organization, leadership, strategy, information management, clinical staff, accountability and finance The budget has been planned and has begun to be implemented.
Assessment of Technology, Organization, and Environment Readiness for Integrated Hypertension Management: Penilaian Kesiapan Teknologi, Organisasi, dan Lingkungan untuk Pengelolaan Hipertensi Terpadu Pradnyantara, I Gusti Agung Ngurah Putra; Faidah, Nurul
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 9 (2025): Proceedings of the 2025 Annual Meeting of APTIRMIKI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is one of the most prevalent chronic diseases in Indonesia, affecting 34.1% of adults over 18 years according to the 2018 National Health Survey. Effective hypertension management requires an integrated health information system for continuous monitoring. The Indonesian government, through Ministry of Health Regulation No. 24/2022, mandates hospitals to implement Electronic Medical Records (EMR) and integrate them with the SATUSEHAT national platform. This study aims to analyze the readiness of Dharma Yadnya General Hospital Denpasar to develop an integrated hypertension management module within the EMR system using the Technology-Organization-Environment (TOE) framework. A qualitative approach was employed through in-depth interviews, observations, and document review. Eleven informants participated, representing medical record officers, IT staff, physicians, and hospital management. Findings indicate that from the technological dimension, the hospital has basic infrastructure such as servers, internal networks, and a fully implemented EMR since 2024, though a dedicated hypertension module is absent. From the organizational dimension, management and staff show strong commitment and readiness to adopt the new system with proper training, while limited IT human resources and manual hypertension SOPs remain barriers. From the environmental dimension, government regulations, the SATUSEHAT program, and vendor support are identified as key external drivers. The study concludes that the hospital has strong potential to implement an EMR-based hypertension management module with recommendations on hardware procurement, IT capacity building, and SOP integration.
Pemberdayaan Remaja Dalam Pencegahan Faktor Resiko Stunting Sejak Dini Ni Ketut Ayu Mirayanti; Putra Pradnyantara, I Gusti Agung Ngurah; Ni Luh Nova Dilisca; Wahyu Aditya, Made; Cahya Sari, Lia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.356

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects physical growth, cognitive development, and the productivity of future generations. Prevention efforts need to be carried out upstream, including among adolescents who will become future parents. This community service program aimed to empower adolescents in preventing stunting risk factors through knowledge enhancement, nutrition education, and health screening. The program was implemented at Bali Dewata Health Vocational School in June 2025, involving five lecturers and two students from STIKES Wira Medika Bali. The activities included coordination with the school and primary health center, pretest, health education sessions, health screening (blood pressure measurement and medical history), distribution of educational booklets, and a posttest to evaluate knowledge improvement. A total of 61 students participated in the program. The results showed a significant increase in knowledge about stunting prevention, with the proportion of students in the “good” category rising from 50.8% to 88.5%. Health screening also revealed a small number of students with anemia, a condition that may contribute to future stunting in their offspring. This program highlights the crucial role of adolescents as agents of change in stunting prevention through healthy lifestyles, balanced nutrition, and peer education. With the active involvement of schools, health centers, and students, the program successfully improved adolescent awareness of stunting issues and produced outputs in the form of scientific publication and educational media. Continuous monitoring is planned to ensure program sustainability.
Arah Masa Depan Rekam Medis Elektronik dalam Era Kesehatan Digital: Literature Review : Arah Masa Depan Rekam Medis Elektronik dalam Era Kesehatan Digital: Literature Review I Gusti Agung Ngurah Putra Pradnyantara; Harinto Nur Seha; Nisa Nur Kusuma
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7306

Abstract

Electronic Medical Records (EMR) have become one of the key pillars of digital health transformation, particularly in improving documentation efficiency, quality of care, and patient data integration. However, the implementation of EMR in various countries, including Indonesia, still faces several challenges such as limited infrastructure, user resistance, data standardization issues, and information security concerns. This study is a scoping review aimed at mapping the challenges and strategies of EMR implementation based on relevant literature from the past ten years. Articles were searched through PubMed, Scopus, and Google Scholar using the keywords “electronic medical record,” “implementation challenges,” and “strategies.” The review findings indicate that the main barriers to EMR implementation include technical factors (interoperability, infrastructure costs), human factors (digital literacy of healthcare professionals, resistance to change), and organizational factors (management support, policies, and regulations). Strategies frequently recommended in the literature include continuous training, early stakeholder engagement in the planning phase, clear national policies, and strengthening data security and privacy. This study provides a comprehensive overview of the dynamics of EMR implementation and can serve as a basis for decision-making by healthcare managers and policymakers in supporting digital health transformation. Keywords: electronic medical record, implementation, challenges, strategies, scoping
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN REMAJA TENTANG BAHAYA KONSUMSI ALKOHOL MELALUI PENDEKATAN INTERAKTIF, TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMERIKSAAN ALKOHOL URINE, SERTA EDUKASI REKAM MEDIS BERBASIS APLIKASI Ni Luh Nova Dilisca Dwi Putri; Ni Ketut Ayu Mirayanti; Made Wahyu Aditya; Agung Ngurah Putra Pradnyantara; Lia Cahya Sari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi minuman beralkohol di kalangan remaja merupakan permasalahan kesehatan masyarakat berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan sosial. Rendahnya pengetahuan mengenai bahaya konsumsi alkohol serta minimnya pemahaman tentang deteksi alkohol dan pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan menjadi faktor pemdorong perlunya upaya edukatif yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan remaja terhadap bahaya konsumsi alkohol, memperkenalkan tata cara pengelolaan spesimen urine untuk pemeriksaan kandungan alkohol, serta meningkatkan pemahaman tentang pencatatan rekam medis elektronik di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas X melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta menyatakan pentingnya penyuluhan bahaya alkohol. Evaluasi post-test menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan siswa tentang bahaya konsumsi alkohol dengan kategori baik sebesar 91%. Pemahaman siswa mengenai pengelolaan spesimen urine dan pemeriksaan alkohol secara kualitatif berada pada kategori baik sebesar 87%. Peningkatan pengetahuan juga terjadi pada aspek pencatatan rekam medis elektronik dengan kategori baik sebesar 90%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman remaja mengenai bahaya alkohol, deteksi alkohol melalui urine, serta pentingnya pencatatan kesehatan yang baik. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan remaja sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan Masyarakat.
Strategi Kebijakan Internal dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit: Systematic Literatur Review Andriani, Nurul Dwi; Rezyana Budi Syahputri; Nisa Nur Kusuma; I Gusti Agung Ngurah Putra Pradnyantara
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, January 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan pelayanan yang bermutu menjadi indikator keberhasilan rumah sakit dalam menjamin bahwa pelayanan kesehatan berjalan dengan adil, efektif, efisien serta berorientasi kepada kepuasan pasien. Pentingya penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berbasis mutu menjadi tuntutan bagi pelayanan kesehatan. Untuk mencapai mutu pelayanan kesehatan yang baik, pentingnya untuk menyusun strategi kebijakan internal rumah sakit guna mencapai sasaran mutu pelayanan pasien. Penelitian ini disusun dan difokuskan dalam Upaya mendapatkan strategi kebijakan internal yang memiliki pengaruh penting dalam pelaksanaan mutu pelayanan kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Tahapan dalam penelitian ini yaitu merumuskan masalah penelitian, menelusuri literatur, menilai kualitas penelitian, menggabungkan hasil dan meletakkan temuan dalam konteks. Penelitian ini menggunakan kerangka PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Artikel yang dipilih dalam rentang waktu tahun 2021 hingga tahun 2025. Proses pencarian data dilakukan melalui beberapa basis data terindeks, yaitu Google Scholar, PubMed dan Science Direct. Seluruh proses ini kemudian sajikan menggunakan alur Diagram PRISMA Flow. Hasil penelitian didapatkan 16 Artikel yang dilakukan analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan patient safety yang sesuai standart, pelaksanaan akreditasi pada pelayanan Kesehatan dan penerapan Rekam Medis Elektronik berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan di RS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Kebijakan Internal yang dapat diimplementasikan dalam Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dibagi menjadi tiga aspek ( patient safety, akreditasi dan Rekam Medik Elektronik). Ketiga aspek hasil penelitian ini relevan sebagai dasar perumusan kebijakan internal rumah sakit dalam peningkatan mutu pelayanan melalui penguatan patient safety, pemenuhan standar akreditasi, dan optimalisasi penerapan rekam medis elektronik. Kata kunci: Mutu, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit ABSTRACT The implementation of quality services is an indicator of a hospital's success in ensuring that healthcare services are delivered fairly, effectively, efficiently, and with a focus on patient satisfaction. The importance of providing quality-based healthcare services has become a demand for health services. To achieve good quality in healthcare services, it is crucial to develop internal policy strategies within the hospital aimed at meeting the quality objectives for patient care. This research is organized and focused on efforts to obtain internal policy strategies that significantly influence the implementation of quality healthcare services. The research method employs a Systematic Literature Review (SLR) approach. The stages of this research include formulating, searching the literature, assessing the quality of research, combining results, and placing findings in context. This study uses PICO framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome). The selected articles span the years 2021 to 2025. The data search process is conducted through several indexed databases, namely Google Scholar, PubMed, and Science Direct. The entire process is then presented using a PRISMA Flow Diagram. The research identified 16 articles for analysis. The results of the analysis indicate that the implementation of patient safety that meets standards, the implementation of accreditation in health services, and the application of Electronic Medical Records influence the quality of healthcare services in hospitals. The conclusion of this research is that internal policy strategies that can be implemented to improve the quality of healthcare services are divided into three aspects ( patient safety, accreditation, and Electronic Medical Records).  The findings provide empirical support for hospital management in formulating internal policies aimed at enhancing service quality through strengthening patient safety practices, meeting accreditation standards, and optimizing the use of electronic medical records.   Keywords: Quality, Healthcare, Hospital