Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pembinaan Desa Sadar Hukum Keluarga di desa Totomulyu, Kecamatan.Way Bungur, Kabupaten. Lampung Timur Rahmawati, Rita; Purwo Jatmiko; Ahmad Desta Reswandi; Afrizal Sidik; Rudi Santoso; Ahmad Burhanuddin; Syeh Sarip Hadaiyatullah
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v2i1.276

Abstract

Masyarakat desa pada umumnya memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah sehingga mengakibatkan adanya permasalahan hukum. Dengan masih rendahnya tingkat pendidikan mungkin adalah salah satu faktor tidak memahami hukum. Untuk mengatasi kurangnya pemahaman tentang hukum, maka rasanya perlu kiranya diperlukan adanya implementasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) secara efektif dan berkesinambungan sehingga masyarakat benar-benar memahami pentingnya hukum di desa Patean Kecamatan Batuan. Penelitian dalam kajian ini adalah tipe penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan memilih bahan pustaka atau data sekunder. Teknik pengumpulan data digunakan dalam kajian ini adalah pengumpulan bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Menurut Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, berdasarkan kekuatan mengikatnya bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik Analisis Data merupakan suatu metode atau cara untuk mengolah sebuah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut menjadi mudah untuk dipahami dan juga bermanfaat untuk menemukan solusi permasalahan. Dalam kajian ini analisa data dilakukan secara deskriptif analisis. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional mengeluarkan peraturan nomor PHN.HN.03.05- 73 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana implementasi dari peraturan tersebut dalam rangka mewujudkan kesadaran hukum di masyarakat, dengan didasarkan pada kriteria penilaian dari peraturan tersebut sebagai indikator dalam menentukan bahwa suatu desa/kelurahan termasuk desa/kelurahan sadar hukum.
ANALISIS KALAM KHABAR DAN KALAM INSYA’DALAM SURAT AL- ZALZALAH Ahmad Burhanuddin; Latifah Khairiyah; Maryam Slafina; Rizaldi Simamora; Nur Amina Hasibuan
Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/amsal.v2i2.347

Abstract

sss
The Implications of Presidential Instruction Number 1 of 2025 on Educational Budget Efficiency from a Siyāsah Māliyyah Perspective Vega, Nadia Ratu Pratiwi; Relit Nur Edi; Ahmad Burhanuddin
Al-Risalah VOLUME 26 NO 1, MAY (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-risalah.vi.63470

Abstract

Presidential Instruction of the Republic of Indonesia Number 1 of 2025 concerning efficiency in the implementation of the State and Regional Budgets has direct implications for education budget management at the regional level. This study aims to analyze the implications of budget efficiency policies on education budget management at the Education and Culture Office of Lampung Province and to examine them from the perspective of Fiqh Siyasah. This research employs a qualitative method using normative and empirical approaches, with data collected through documentation studies, observation, and interviews with relevant stakeholders. The findings indicate that the implementation of budget efficiency policies in Lampung Province encourages sharper prioritization of education spending, particularly in improving learning quality, strengthening educational facilities, and ensuring equitable access to education. However, it also limits the flexibility of certain development programs considered less urgent. From the perspective of Fiqh Siyasah, budget efficiency policies are consistent with the principles of public welfare (maslahah), distributive justice, and the prohibition of waste (israf), provided that they do not undermine the fulfillment of citizens’ fundamental right to education. This study concludes that education budget efficiency can be aligned with the principles of Fiqh Siyasah when it is oriented toward sustainable educational services and overall public welfare.
Pandangan Non-Government Organization (NGO) Perempuan tentang Fenomena Childfree dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi pada LSM Damar dan PKBI Lampung Aulia Lutfiani; Abdul Qodir Zaelani; Ahmad Burhanuddin
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 7 No 2 (2026): Tema Hukum Islam
Publisher : Himpunan Ilmu Hukum dan Ilmu Hukum Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v7i2.4089

Abstract

This study aims to analyze the perspectives of women’s non-governmental organizations, namely Damar Foundation and PKBI Lampung, regarding the childfree phenomenon that has emerged in modern society and is considered contrary to the principles of Islamic family law, particularly concerning the purpose of marriage, lineage preservation (hifz al-nasl), and reproductive responsibilities within the family. The childfree phenomenon reflects changing perspectives among younger generations regarding the meaning of marriage, raising legal issues concerning its compatibility with Islamic legal norms in Indonesia. This study employs an empirical research method with a case approach. The findings indicate that both organizations perceive childfree as a social phenomenon that should be understood contextually. Damar Foundation emphasizes gender justice and women’s reproductive rights, while PKBI Lampung highlights reproductive health, public welfare (maslahah), and mutual consultation between spouses. This study contributes to the development of Islamic family law that is more responsive to contemporary social dynamics.