Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Downstreaming Internet of Things Automation and Digitalization in Superior Melon Cultivation with Greenhouse Technology Through a Sustainable Revolving Fund-Based Farming Business Ecosystem Dwi Wulandari; Putra Hilmi Prayitno; Abdul Rahman Prasetyo; Fikri Aulia; Fuad Indra Kusuma; Annisaa Hammidah Imaduddina; Andi Basuki; Ari Gunawan; Afis Baghiz Syafruddin
JOM Vol 5 No 4 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v5i4.6372

Abstract

The Technology and Innovation Dissemination Program in Kedungbanteng Village, Ponorogo Regency, East Java, aims to increase melon farmers' productivity through IoT technology and access to revolving funds. This village is known to produce high-quality melons with export potential, but farmers still face significant challenges. The main problems of partners are the low understanding of modern agricultural technology and limited access to capital. Most farmers still rely on conventional methods, such as manual greenhouses, which hinder production efficiency. The solutions offered include two main approaches. The first is the application of IoT technology in melon cultivation in greenhouses to increase productivity and efficiency. The implementation stages include needs identification, sensor installation, and farmer training. Second, farmers are provided access to revolving funds, accompanied by financial management training and the preparation of sustainable business plans. This program is designed to help farmers obtain capital at affordable interest rates and make adopting new technologies more accessible. The method of implementing the activity includes direct training to farmers on the use of IoT technology and financial management, installation and testing of IoT devices in greenhouses, and technical assistance on an ongoing basis. In addition, assistance is carried out by supervising revolving funds and farming training to ensure optimal implementation. The output targets of this program are an increase in melon productivity by 30% in a year, a reduction in operational costs by 20%, and an increase in farmers' understanding of IoT technology and financial management skills. This program is also expected to increase the greenhouse area and farmers' access to capital.
PERSISTENSI DAN KEARIFAN NELAYAN KECIL KEPULAUAN ANAMBAS Yoppie Christian; Ari Gunawan; Erwina, Siti Erwina
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 6 No 2 (2022): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v6i2.44468

Abstract

Kajian ini merupakan kajian etnografis pada nelayan kecil di Pulau Palmatak, Pulau Siantan dan Pulau Jemaja di mana informasi didapatkan dari wawancara terstruktur dengan nelayan kecil di tiap lokasi. Nelayan kecil Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau memiliki karakter khas yang membedakannya dengan tipe nelayan di daerah lain di Indonesia. Kekhasan karakter tersebut memiliki hubungan dengan nilai budaya yang telah tumbuh dari generasi ke generasi dalam hubunganya dengan pemanfaatan sumber daya perairan di sekitarnya. Pada saat ini, kita dapat melihat bentuk-bentuk praktik kearifan lokal yang melembaga dan secara kuat masih dipertahankan secara kolektif oleh nelayan kecil di wilayah ini dalam bentuk pemilihan jenis perahu, pemilihan alat tangkap, pemanfaatan ikan sebagai pengaman pangan, serta pengetahuan dalam membaca tanda-tanda alam untuk menjadi penunjuk bagi penangkapan ikan. Selain itu, masih ada ritual buang ancak yang masih dipraktikkan sebagai bentuk kepercayaan mereka pada nilai-nilai warisan leluhur. Kombinasi antara keyakinan dan praktik baik ini menjadi basis bagi persistensi nelayan Anambas untuk tetap melakukan penangkapan ikan dalam mode produksi pra-kapitalis bersandingan/co-exist dengan operasi penangkapan skala besar dan modern.