Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MEDIA DEVELOPMENT OF SCIENCE CARTOON IN SUBJECT OF MAGNETIC FORCE FOR FIFTH GRADE CLASS OF SD NEGERI 2 BRANTI RAYA Misrodin
RETEL Journal (Journal on Publication of The Research on Teaching and Language) Vol. 5 No. 1 (2019): Journal on Publication of The Research on Teaching and Language
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.694 KB)

Abstract

This research aimed to develop a cartoon media of science in subject of magnetic force for fifth grade class. This research was a kind of research and development which refers to the Borg and Gall model. The research was conducted in SD Negeri 2 Branti Raya. The study was conducted by the steps: research and information gathering, planning, development of initial product format, test one-on-one, small group testing, field trials, and product revision. The instrument used to collect data was a questionnaire. The results showed that the validation matter experts to obtain a final score that included in the excellent category. Media expert validation results gained a final score that was included in the very good category. The initial field trial results to obtain score that included in the excellent category. Results of main field trial gained an average score that included in the excellent category. Results of operational field trial to obtain an average score that included in the excellent category. Based on the results of these trials, the cartoon media worthy to be used in science leraning.
PENYULUHAN ORANG TUA ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Uswatun Khasanah; Irma Ayuwanti; Dwilita Astuti; Misrodin; Ayu Febriyanti; Dinda Safitri Ardiyani
Abdimas Awang Long Vol. 6 No. 2 (2023): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v6i2.929

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh anak usia sekolah dasar, adalah kemampuan dalam memahami konsep matematika, akan tetapi pada kenyataan di lapangan masih terdapat banyak anak-anak belum dapat memahami konsep matematika. Pemahaman konsep matematika tidak hanya harus dikuasai oleh anak-anak sekolah dasar saja, akan tetapi orang tua pun memiliki peran dalam mendampingi belajar anak-anak dan memiliki pengaruh yang besar untuk pengembangan kompetensi anak-anaknya, terutama dibidang matematika. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan penyuluhan terhadap orang tua yang memiliki anak usia SD, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman konsep matematika terhadap orang tua anak sekolah dasar di Desa Negara Ratu Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur. Sasaran dalam pengabdian masyarakat ni adalah semua orang tua yang memiliki anak di usia Sekolah dasar di Desa Negara Ratu Kecamatan Bumi Ratu Nuban Lampung Timur. Mengingat kegiatan ini berupa penyuluhan, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi dan diskusi/tanya jawab. Para Orang tua diharapkan dapat mengikuti penyuluhan dalam pemahaman konsep matematika ini, dengan harapan dapat mendampingi belajar anak-anaknya di rumah agar dapat mengerjakan tugas-tugas sekolah terutama pada pelajaran matematika yang dianggap sangat sulit selama ini, sehingg menjadi tidak sulit lagi dan menjadi menyenangkan serta menarik, sehingga kedekatan anak secara emosional terbangun dan komunikasi interaktif antar anak dan orang tua. Kegiatan penyuluhan ini memiiki manfaat dan pengaruh yang baik untuk membantu anak-anak mereka dalam mengembangkan kemampuan dibidang matematika
Pelatihan Pembuatan Instrumen IPS dan Penjaskes sebagai Solusi untuk Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa Astuti, Dwilita; Misrodin; Santika, Iffa Dian; Hidayat, Tri Alim Saputra; Khasanah, Uswatun; Syaifudin, Rahmat
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1295

Abstract

Pengabdian ini memfokuskan pada pelatihan pembuatan Instrumen IPS dan Penjaskes sebagai solusi untuk peningkatan kemampuan Kognitif Siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk melatihkan guru-guru pada tingkat SMA agar dapat membuat instrumen kemampuan kognitif sesuai dengan jenjang level pendidikan. Metode pelatihan yang digunakan terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan dalam pengabdian ini terdiri dari tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan pelatihan melalui angket diperoleh hasil guru merasa sangat puas memperoleh pemahaman terhadap pembuatan instrumen berdasarkan Taksonomi Bloom. Program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi guru mata pelajaran IPS dan Penjaskes dalam meningkatkan keterampilan pembuatan instrumen kognitif berdasarkan Taksonomi Bloom sehingga pada akhirnya dapat menyiapkan dan melatih siswa dalam menerapkan pemahaman kognitif untuk menyelesaikan permasalahan dilingkungannya.
ANALISIS LATIHAN PLYOMETRIC SEBAGAI METODE PENINGKATAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN PEMAIN SEPAK BOLA DI DESA TAMAN FAJAR Rahmat Syaifudin; Nanda Dwicahya; Misrodin
EDU RESEARCH Vol 5 No 3 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i3.497

Abstract

Plyometric training is a method that is often used in developing the speed and agility of soccer players. This study aims to analyze the effectiveness of plyometric training in increasing the speed and agility of soccer players in Taman Fajar Village, Purbolinggo District, East Lampung Regency. The research method used was experimental with a quantitative approach, involving amateur soccer players who were divided into control and treatment groups. Measurements were taken before and after the training program using the 20-meter sprint test for speed and the Illinois Agility Test for agility. The results showed that the group undergoing plyometric training experienced significant improvements in speed and agility compared to the control group (p < 0.05). Plyometric training is proven to be effective in improving the physical performance of soccer players, especially in the aspects of explosivity and movement reaction. Thus, this method can be recommended as part of a routine training program for soccer players at both amateur and professional levels.
PENYULUHAN ORANG TUA ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Uswatun Khasanah; Irma Ayuwanti; Dwilita Astuti; Misrodin; Ayu Febriyanti; Dinda Safitri Ardiyani
Abdimas Awang Long Vol. 6 No. 2 (2023): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v6i2.929

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh anak usia sekolah dasar, adalah kemampuan dalam memahami konsep matematika, akan tetapi pada kenyataan di lapangan masih terdapat banyak anak-anak belum dapat memahami konsep matematika. Pemahaman konsep matematika tidak hanya harus dikuasai oleh anak-anak sekolah dasar saja, akan tetapi orang tua pun memiliki peran dalam mendampingi belajar anak-anak dan memiliki pengaruh yang besar untuk pengembangan kompetensi anak-anaknya, terutama dibidang matematika. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan penyuluhan terhadap orang tua yang memiliki anak usia SD, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman konsep matematika terhadap orang tua anak sekolah dasar di Desa Negara Ratu Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur. Sasaran dalam pengabdian masyarakat ni adalah semua orang tua yang memiliki anak di usia Sekolah dasar di Desa Negara Ratu Kecamatan Bumi Ratu Nuban Lampung Timur. Mengingat kegiatan ini berupa penyuluhan, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode ceramah, demonstrasi dan diskusi/tanya jawab. Para Orang tua diharapkan dapat mengikuti penyuluhan dalam pemahaman konsep matematika ini, dengan harapan dapat mendampingi belajar anak-anaknya di rumah agar dapat mengerjakan tugas-tugas sekolah terutama pada pelajaran matematika yang dianggap sangat sulit selama ini, sehingg menjadi tidak sulit lagi dan menjadi menyenangkan serta menarik, sehingga kedekatan anak secara emosional terbangun dan komunikasi interaktif antar anak dan orang tua. Kegiatan penyuluhan ini memiiki manfaat dan pengaruh yang baik untuk membantu anak-anak mereka dalam mengembangkan kemampuan dibidang matematika
Pelatihan Pembuatan Instrumen IPS dan Penjaskes sebagai Solusi untuk Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa Astuti, Dwilita; Misrodin; Santika, Iffa Dian; Hidayat, Tri Alim Saputra; Khasanah, Uswatun; Syaifudin, Rahmat
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1295

Abstract

Pengabdian ini memfokuskan pada pelatihan pembuatan Instrumen IPS dan Penjaskes sebagai solusi untuk peningkatan kemampuan Kognitif Siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk melatihkan guru-guru pada tingkat SMA agar dapat membuat instrumen kemampuan kognitif sesuai dengan jenjang level pendidikan. Metode pelatihan yang digunakan terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahapan dalam pengabdian ini terdiri dari tahapan perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan pelatihan melalui angket diperoleh hasil guru merasa sangat puas memperoleh pemahaman terhadap pembuatan instrumen berdasarkan Taksonomi Bloom. Program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi guru mata pelajaran IPS dan Penjaskes dalam meningkatkan keterampilan pembuatan instrumen kognitif berdasarkan Taksonomi Bloom sehingga pada akhirnya dapat menyiapkan dan melatih siswa dalam menerapkan pemahaman kognitif untuk menyelesaikan permasalahan dilingkungannya.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS III PELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN DATAR MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SDN 1 SRIBAWONO Yuliawati, Lina; Misrodin; Pixyoriza
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43867

Abstract

Mathematics learning in Grade III at SDN 1 Sribawono still shows unsatisfactory learning outcomes because the learning process is still teacher-centered, causing students to experience difficulties in understanding the material being taught. Therefore, this study aims to improve students’ mathematics learning outcomes on plane geometry material through the implementation of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model. This research employed the Classroom Action Research (CAR) method, conducted in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 20 third-grade students of SDN 1 Sribawono. The data collection techniques included observation, interviews, learning achievement tests, and documentation. The results of the study indicate an improvement in learning outcomes in each cycle. The data show that in the pre-test of Cycle I, 25% of students achieved mastery. This percentage increased to 45% in the post-test of Cycle I. In Cycle II, the post-test results showed a significant improvement, reaching 90%. This demonstrates an increase of 45% from Cycle I to Cycle II. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the CTL model is able to improve third-grade students’ mathematics learning outcomes on plane geometry material at SDN 1 Sribawono.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI 2 TEGAL OMBO: UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI 2 TEGAL OMBO Sari , Cahya; Misrodin; Nurkaif
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12962

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 2 Tegal Ombo in Indonesian language subjects. Based on preliminary observations, the learning process was still dominated by lecture methods, causing students to be less active and their learning outcomes did not reach the Minimum Learning Achievement Criteria (KKTP) set at 75. This study aimed to improve students' learning outcomes through the use of audio-visual media. This research used Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 15 students. Data were collected through tests, observations, and documentation. The results showed an improvement in students' learning outcomes. In the pre-cycle, learning completeness was 40% with an average score of 59.69. In cycle I, it increased to 60%, and in cycle II, it reached 80%. Thus, the use of audio-visual media can improve students' learning outcomes in Indonesian language learning at SD Negeri 2 Tegal Ombo. Keywords: learning outcomes, audio-visual media, Indonesian language ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Tegal Ombo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil observasi awal, pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan hasil belajar belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media audio-visual. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar siswa sebesar 40% dengan nilai rata-rata 59,69. Pada siklus I meningkat menjadi 60%, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 80%. Dengan demikian, penggunaan media audio-visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Tegal Ombo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata kunci: hasil belajar, media audio-visual, Bahasa Indonesia
Skip MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS I SD N 2 TEGAL OMBO: MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS I SD N 2 TEGAL OMBO Wiji Lestari, Aulia; Misrodin; Dwilita Astuti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12972

Abstract

ABSTRACT The background of this study is the low learning achievement of students in understanding Civic Education material. This study aims to improve students’ learning outcomes through the use of picture media for first-grade students at SD N 2 Tegal Ombo. This research used a Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles. The subjects were 18 first-grade students. Data were collected through interviews, observations, tests, and documentation. The results showed that the use of picture media significantly improved students’ learning outcomes. In Cycle I, only 8 students (44.44%) achieved mastery, while 10 students (55.56%) did not. After improvements in Cycle II, the number of students who achieved mastery increased to 15 students (83.33%), and only 3 students (16.67%) remained incomplete. This indicates an increase in learning mastery of 44.4% from Cycle I to Cycle II. The improvement occurred because picture media helped students understand the material more easily, increased their interest, and made learning more interactive. Based on these findings, it can be concluded that the use of picture media is effective in improving Civic Education learning outcomes for first-grade elementary school students. Keywords: Civic Education, Learning Outcomes, Picture Media ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam memahami materi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media gambar pada siswa kelas I SD N 2 Tegal Ombo. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I, hanya 8 siswa (44,44%) yang mencapai ketuntasan, sedangkan 10 siswa (55,56%) belum tuntas. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 15 siswa (83,33%), dan hanya 3 siswa (16,67%) yang belum tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar sebesar 44,4% dari Siklus I ke Siklus II. Peningkatan tersebut terjadi karena media gambar membantu siswa lebih mudah memahami materi, meningkatkan minat belajar, serta membuat pembelajaran lebih interaktif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar efektif dalam meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas I sekolah dasar. Bottom of FormKata kunci: PKn, Hasil Belajar, Media Gambar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA SISWA KELAS IV MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING DI UPTD SDN 2 TEGAL OMBO: MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA SISWA KELAS IV MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING DI UPTD SDN 2 TEGAL OMBO Mufadhilah; Bambang Ariyanto; Misrodin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13008

Abstract

ABSTRACT This study aimed to improve students’ learning outcomes in Anti-Corruption Education through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model in Grade IV of UPTD SDN 2 Tegal Ombo. The problem addressed in this study was the low level of students’ learning outcomes caused by conventional teaching methods that limited students’ active participation and their ability to relate learning materials to real-life situations. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 15 fourth-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected through learning outcome tests, observations, and documentation. Data analysis was carried out by calculating the percentage of students’ learning mastery in each cycle. The results showed that the implementation of the Problem Based Learning model significantly improved students’ learning outcomes. Learning mastery in the pre-cycle was only 25%, increased to 53% in Cycle I, and further improved to 87% in Cycle II. In addition to improving learning outcomes, PBL also enhanced students’ activeness, confidence in expressing opinions, and understanding of anti-corruption values in a contextual manner. Therefore, it can be concluded that the Problem Based Learning model is effective in improving learning outcomes in Anti-Corruption Education for elementary school students. Keywords: Learning Outcomes, Anti-Corruption Education, Problem Based Learning, Classroom Action Research. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Anti Korupsi pada siswa kelas IV melalui metode Problem Based Learning (PBL) di UPTD SDN 2 Tegal Ombo. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga siswa kurang aktif dan belum mampu mengaitkan materi dengan situasi nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas IV tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motode Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Ketuntasan belajar pada pra siklus hanya mencapai 25%, meningkat menjadi 53% pada siklus I, dan kembali meningkat menjadi 87% pada siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan PBL juga mendorong keaktifan siswa, keberanian menyampaikan pendapat, serta pemahaman nilai-nilai pendidikan anti korupsi secara kontekstual. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Anti Korupsi pada siswa sekolah dasar. Kata kunci: Hasil Belajar, Pendidikan Antikorupsi, Problem Based Learning, Penelitian Tindakan Kelas