Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS INFORMATION SEARCH ABILITY PADA IBU MENYUSUI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI TENTANG POLA HIDUP SEHAT DI DESA TANGGULWELAHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Tri Susanti; Nurul Setyawati Handayani
Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): JAPRI: JURNAL PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang melatar belakangi dalam penelitian ini adalah kebutuhan informasi pada ibumenyusui, terutama informasi mengenai pola hidup sehat, akan tetapi sumber informasi yang adadi masyarakat tidak semuanya dapat dibuktikan kebenarannya (rawan hoax). Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui kemampuan pencarian informasi dan hambatan pada ibu menyusuidalam memenuhi kebutuhan informasi tentang pola hidup sehat. Jenis penelitian ini menggunakanmetode kualitatif field research atau penelitian lapangan melalui tahapan yang dilalui yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancaraterstruktur, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk melihat fenomena tentang permasalah-an yang dikaji dan dialami oleh ibu menyusui di Desa Tanggulwelahan Kecamatan Besuki KabupatenTulungagung adalah teori Ellis yang menggambarkan tahapan pencarian. Tahapan yang akan diterapkan berupa starting, chainning, browsing, differentiating, monitoring. Dari hasil penelitian di temu-kan bahwa ibu menyusui di Desa Tanggulwelahan menerapkan tahapan yang sesuai dengan teori Ellis,Aktifitas pertama ibu menyusui di Desa Tanggulwelahan dalam proses pencarian informasi adalahstarting yaitu menentukan topik informasi yang dicari dan media pencari informasi. Kemudian chainningyaitu mencari rujukan, ibu menyusui memperhatikan identitas artikel dengan melihat siapa penulisnya.Browsing melakukan pencarian informasi melalui mesin pencari seperti google, website penyediainformasi kesehatan, media sosial seperti tiktok, instagram, facebook. Differentiating yaitu kegiatanmemilah informasi dengan membandingkan informasi satu dengan lainnya, dilakukan ibu menyusuidengan melakukan scrolling pada tampilan hasil pencarian informasi dan membacanya denganseksama. Monitoring mengikuti perkembangan informasi dengan pemantauan berkala pada topik yangsama. Berdasarkan penelitian ini diharapkan ibu menyusui lebih selektif lagi dalam melakukan pencari-an infomasi menggunakan platform-platform kesehatan digital untuk meningkatkan kemapuan merekadalam melakukan proses pencarian informasi dengan sumber yang dapat akan lebih baik lagi jikalembaga kesehatan terdekat lebih banyak lagi mengadakan sosialisasi, workshop, seminar untukmenambah pengetahuan ibu menyusui mengenai informasi tentang pola hidup sehat.Kata Kunci : Pencarian Informasi, Ibu menyusui, Pola Hidup Sehat
Legal Aspects of Contracts in Digital Transactions Through E-Commerce Shopee With QRIS Payment Method Nimrod; Tri Susanti; Sinaga, Irene Puteri A. S.
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i2.452

Abstract

The development of digital technology has transformed the way society conducts transactions, especially through e-commerce platforms like Shopee. One of the increasingly popular payment methods is the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), which offers convenience and efficiency in transactions. However, behind this convenience, the legal aspects of contractual obligations in digital transactions are often overlooked, even though they play a crucial role in ensuring legal certainty for the parties involved. This study aims to analyze the legal aspects of contractual obligations that arise in digital transactions using the QRIS payment method on Shopee. The discussion covers the rights and obligations of the parties in the transaction, the legal implications of contractual obligations in electronic contracts, consumer protection against potential risks such as fraud or breach of contract, and the available dispute resolution mechanisms. This study employs a normative juridical method with a regulatory approach, legal doctrines, and relevant case studies. The findings indicate that although digital transactions using QRIS have a legal basis in Indonesian regulations, challenges remain in implementing effective consumer protection and dispute resolution. Therefore, strengthening regulations and raising legal awareness among the public and business actors are necessary to create a secure and reliable digital transaction ecosystem.
Edukasi SADARI dalam Rangka Skrining Keganasan Kanker Payudara pada Wanita Usia Subur Tri Susanti; Rahayu, Ria Muji; Redowati, Tusi Eka; Rahmawati, Mega
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.4992

Abstract

Kanker payudara merupakan penyumbang angka kematian terbanyak dari seluruh kejadian kanker di dunia yaitu. Bentuk pencegahan dai kanker payudara yaitu dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sehingga angka kejadian menurun. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi pada wanita usia subur (WUS) tentang skrining kanker payudara dengan SADARI, sebagai tindakan preventif terhadap kanker payudara. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sidoharjo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan dengan sasaran WUS berusia 18-50 tahun sebanyak 39 WUS. Pada pelaksanaan kegiatan PKM ini, tim memulai kegiatan dengan melakukan tanya jawab kepada peserta untuk mengukur pengetahuan peserta tentang kanker payudara dan mendemonstrasikan cara melakukan SADARI. Dari hasil prestest, pengetahuan WUS diketahui rata-rata adalah 64. Dan pada hasil post-test didapatkan peningkatan rata-rata pengetahuan WUS yaitu sebesar 80. Ini berarti ada pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan WUS. Diharapkan setelah pemberian edukasi ini, pengetahuan WUS terkait kanker payudara akan lebih baik dan mampu secara mandiri untuk melakukan praktik SADARI sebagai deteksi dini.
Spatio - Temporal Distribution of Nitrate and Phosphate in Serayu Watershed, Central Java, Indonesia Vita Hidayati, Nuning; Arviani, Ilma Azizah; Rani Samudra, Sesilia; Agus Salim; Dewi Wisudyanti Budi Hastuti; Nabela Fikriyya; Abdul Malik Firdaus; Tri Susanti; Ghofar Ismail Putra; El Mountassir El Mouchtari
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 17 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v17i3.72871

Abstract

Graphical Abstract   Highlight Research First study to analyze the three-year spatiotemporal distribution of nitrate and phosphate in the Serayu River Basin. Reveals seasonal and spatial nutrient hotspots linked to agricultural runoff and domestic activities. Identifies strong correlations: nitrate with TSS and COD (2021), and phosphate with COD (2021–2022) and pH (2023). Supports integrated watershed management through evidence-based nutrient pollution assessment using PCA and spatial mapping.     Abstract The Serayu Watershed is a vital area in Indonesia, where agricultural runoff contributes to nutrient enrichment in rivers. This study offers novelty as it is the first to analyze the spatiotemporal distribution of nitrate and phosphate in the Serayu River over a three-year period (2021–2023). The research aims to support sustainable watershed management by examining nutrient dynamics and their correlation with environmental parameters such as dissolved oxygen (DO), pH, total suspended solids (TSS), and chemical oxygen demand (COD). Water sampling was conducted at 15 stations across upstream, midstream, and downstream segments. Data were analyzed using Microsoft Excel and PAST 4.03, applying Principal Component Analysis (PCA) and biplot methods. Results showed nitrate levels were highest downstream in 2021, but shifted upstream in 2022–2023, likely due to organic matter decomposition. Phosphate remained highest midstream throughout the period, linked to domestic activity and land use. Nitrate levels fluctuated seasonally, especially during the rainy season, while phosphate levels were relatively stable. Spatial mapping highlighted dynamic nitrate changes in Banjarnegara and Cilacap, with phosphate distribution remaining more uniform. Correlation analysis revealed nitrate was related to TSS and COD in 2021, had no significant correlation in 2022, and was linked with pH in 2023. Phosphate consistently correlated with COD and pH. These findings emphasize that both natural and human-induced factors drive nutrient variability in the Serayu watershed, underlining the urgency of integrated watershed management to control nutrient pollution and protect water quality.
Penerapan Kompres Daun Dadap Serep (Erythrina Variegata) terhadap Hipertermia pada Anak di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Tri Susanti; Gita Adelia; Dini Maulinda; Afrida Sriyani Harapan
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.36

Abstract

Demam merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak dan dapat berkembang menjadi hipertermia apabila tidak segera ditangani. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah kompres daun Erythrina variegata (dadap serep), yang mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berfungsi sebagai antipiretik dan antiinflamasi. Penerepan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres daun Erythrina variegata dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam. Penerapan dilakukan dengan metode penulisan studi kasus ini mengunakan  observasi dan intervensi pada dua anak, yaitu satu anak dengan demam dan satu anak dengan diare disertai demam. Pelaksanaan intervensi dilakukan pada tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2025 di wilayah Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Kompres dilakukan dengan cara mencuci dan menghaluskan daun dadap serep, lalu ditempelkan pada dahi, dada, dan ketiak selama ±30 menit, sebanyak 1–2 kali sehari selama tiga hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompres daun dadap serep efektif menurunkan suhu tubuh kedua pasien. Pada pasien pertama, suhu tubuh turun dari 38,9°C menjadi 36,3°C, sedangkan pada pasien kedua, suhu turun dari 39,1°C menjadi 36,6°C. Kedua pasien juga menunjukkan perbaikan kondisi secara umum. Oleh karena itu, pemberian kompres daun Erythrina variegata dapat dijadikan sebagai alternatif penanganan alami untuk membantu menurunkan demam pada anak.