Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGOLAHAN COOKIES BERBAHAN PISANG PADA KELOMPOK JALAPAGOS DI DESA BUON MANDIRI KECAMATAN LUWUK UTARA KABUPATEN BANGGAI SULAWESI TENGAH Ramadhani Chaniago; Haruni Ode; Rahman Dani Lasamadi; Darni Lamusu
JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.882 KB) | DOI: 10.55883/jipam.v2i1.43

Abstract

Utilization of bananas so far has not been optimal, it is still limited to consumption and traditional processed fruit. Various types of snacks from bananas that are relatively popular include banana chips, banana sale, banana molen and cookies. Cookies are one type of snack that people are interested in. Cookies are known by many people, both children, teenagers and adults, who live in rural and urban areas. Cookies are cakes made from flour which are generally made from flour, powdered sugar, chicken eggs, vanilla, margarine, cornstarch, baking powder, and instant milk powder. The implementation of activities includes the preparation and implementation stages in the form of training and manufacturing practices. After the implementation of the cookie-making training activities, they can increase the knowledge and skills of the Jalapagos group mothers about the potential of banana plants and can realize the economic independence of the community in Buon Mandiri Village, North Luwuk District, Banggai Regency
Pelatihan Pembuatan Kopi Kedelai Di Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah Ramadhani Chaniago; Bakri Muala; Rahmandani Lasamadi
Sewagati Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.568 KB)

Abstract

Desa Lauwon merupakan desa penghasil tanaman kedelai, namun pengolahannya masih sangat terbatas pada pembuatan tahu dan tempe. Pada beberapa tahun yang lalu desa ini telah membangun home industri yang mengolah kedelai menjadi tahu dan tempe tapi sekarang tidak lagi beroperasi diakibatkan oleh banyak faktor utama adalah biaya produksi yang lumayan besar, maka perlu adanya kegiatan alternatif dalam menggairahkan kembali roda ekonomi masyarakat dengan cara mengolah kedelai menjadi Kopi. Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : 1) Kegiatan Penyuluhan, Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan informasi dalam penyampaian materi tentang mendiversifikasi kedelai agar menumbuhkan perubahan-perubahan dalam diri pemuda karang taruna yang mencakup tingkat pengetahuan, keterampilan dan penguasaan TTG. 2) Kegiatan Pelatihan, Pelatihan yang dilakukan dalam program ini adalah : a. Pelatihan pengolahan kedelai menjadi kopi; b. Pelatihan pengemasan dan pelabelan kopi kedelainya; c. Pelatihan manajemen kelompok serta pelatihan pembukuan keuangan kelompok. Dengan adanya pelatihan ini akan mengangkat sumber pangan lokal bernilai ekonomi tinggi yang dapat bersaing dengan produk kopi lainnya dan sebagai upaya pendiversifikasian kedelai menjadi kopi. Bagi kelompok mitra dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan informasi, pengetahuan serta skill sehingga dapat mengembangkan produk hasil pertanian sekaligus dapat meningkatkan nilai tambah keluarga menuju masyarakat sejahtera.
Inovasi Abon dan Nugget Jantung Pisang Desa Buon Mandiri Kecamatan Luwuk Utara Kabaupaten Banggai Ramadhani Chaniago; Haruni Ode; Rahman Dani Lasamadi; Darni Lamusu
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol 2 No 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.938

Abstract

Tujuan Program Kosabangsa adalah untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Desa Buon Mandiri Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai sebagai petani pisang dan penjual makanan dilapak pinggir jalan. Permasalahan yang di hadapi ialah kurangnya inovasi dalam pemanfataan jantung pisang menjadi produk yang berdaya saing dan bernilai ekonoimis. Selama ini jantung pisang hanya dimanfaatkan hanya sayur atau pauk dalam makan sehari-hari. Metode pelaksanaan pengabdian melalui (1) penyiapan alat dan bahan serta tempat kegiatan (2) pelatihan pembuatan abon dan nugget jantung pisang. Hasil dari program ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah atau membuat inovasi dari jantung pisang menjadi abon dan nugget.
Acceptability Of Cookies From Lowe Banana Flour With Wheat Flour Ramadhani Chaniago; Ainul Rizal; Dinda Vira Sastra; Citra Romi Kotesa; Dewi Ambarwati
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v10i1.3868

Abstract

Utilizing lowe bananas (Musa acuminata) to make flour presents an opportunity to develop more varied processed food products. In this instance, food preparations can be made by combining banana flour with other ingredients. Making cookies is one of the preparations that can be done. We wanted to know if the panelists would accept cookies made with low-fat banana flour and wheat in order to assess its potential. Usage of nearby food fixings as a substitute for wheat flour should be possible by making treats utilizing a combination of banana flour. On the decadent scale, organoleptic tests on 25 specialists delivered the most favored variety, taste, fragrance, and surface of treats in treatment C, to be specific treats made with 50% lowe banana flour and 50 percent flour.
Inovasi Abon dan Nugget Jantung Pisang Desa Buon Mandiri Kecamatan Luwuk Utara Kabaupaten Banggai Ramadhani Chaniago; Haruni Ode; Rahman Dani Lasamadi; Darni Lamusu
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 2 No. 2 (2023): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v2i2.938

Abstract

Tujuan Program Kosabangsa adalah untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Desa Buon Mandiri Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai sebagai petani pisang dan penjual makanan dilapak pinggir jalan. Permasalahan yang di hadapi ialah kurangnya inovasi dalam pemanfataan jantung pisang menjadi produk yang berdaya saing dan bernilai ekonoimis. Selama ini jantung pisang hanya dimanfaatkan hanya sayur atau pauk dalam makan sehari-hari. Metode pelaksanaan pengabdian melalui (1) penyiapan alat dan bahan serta tempat kegiatan (2) pelatihan pembuatan abon dan nugget jantung pisang. Hasil dari program ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah atau membuat inovasi dari jantung pisang menjadi abon dan nugget.
Daya Terima Tortilla Chips Berbahan Tepung Pisang Lowe Darni Lamusu; Ramadhani Chaniago
Babasal Agromu Journal Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/baj.v1i1.2706

Abstract

Pisang lowe mempunyai peluang untuk pendiversifikasian pangan lokal. Produk turunan berupa tepung dapat diolah menjadi tortilla chips. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tepung pisang lowe dan terigu terhadap mutu organoleptik tortilla chips lowe. Rasio penggunaan tepung pisang lowe dan tepung terigu pada pembuatan tortillah chips adalah: A = 100gram tepung pisang lowe; B = 75gram tepung pisang lowe + 25gram tepung tepung terigu; C = 50gram tepung pisang lowe + 50gram tepung tepung terigu; D = 25gram tepung pisang lowe + 75gram tepung tepung terigu. Metode analisis penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diujikan dalam pembuatan tortilla maka dilakukan analisis sidik ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT (α = 0,05). Parameter mutu organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur (kerenyahan) tortilla menggunakan skala hedonik. jumlah skala yang digunakan terdiri dari 5 skala yaitu: 1. Sangat tidak suka 2. Tidak suka 3. Agak suka 4. Suka 5. Sangat Suka. yaitu uji hedonik dengan melibatkan 25 orang panelis tidak terlatih. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penilaian panelis terhadap produk tortilla chips lowe memberikan pengaruh nyata terhadap parameter warna, dan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter Aroma, rasa dan Tekstur. Perlakuan terbaik berdasarkan penilaian panelis adalah perlakuan pada warna produk tortilla chips lowe adalah perlakuan B (75gram tepung pisang lowe + 25gram tepung tepung terigu), kemudian pada parameter aroma, rasa dan tekstur adalah perlakuan D (25gram tepung pisang lowe + 75gram tepung tepung terigu).
Soaking Salt Solution Increases Moisture Content, Ash Content, Starch Content, Decreases Solubility and Swelling Power Of Banggai Yam Flour Ramadhani - Chaniago; Darni Lamusu; Fitriani Basrin
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v11i1.5549

Abstract

Purpose: This study aims to investigate the effect of salt solution (NaCl) soaking on yam, focusing on food safety, organoleptic quality, and changes in chemical composition during the soaking process. Methodology: The method used was a factorial Complete Random Design with the following treatments: P0 = no treatment; P1 = soaking in 10 g/liter salt solution; P2 = soaking in 30 g/liter salt solution; P3 = soaking in 50 g/liter salt solution. Each treatment was repeated three times, resulting in 12 observation units. Results: The results indicated that higher salt solution concentrations led to increased water, ash, and starch content, while the solubility and swelling power of yam flour decreased. Findings: The study found that salt soaking positively affects the preservation and quality of yam by inhibiting pathogenic microorganisms and slowing down tuber rot. The increased concentration of salt solution was directly proportional to the increase in water, ash, and starch content. Novelty: This research provides new insights into the effects of salt soaking on yam, particularly on its chemical composition and potential benefits for food preservation. Originality: The study offers a detailed analysis of how different concentrations of salt solutions affect the quality and chemical properties of yam, contributing to the understanding of its implications for food safety and health. Conclusions: Soaking yams in higher concentrations of salt solution enhances their preservation by increasing water, ash, and starch content, while reducing solubility and swelling power. Paper Type: Empirical Research Paper Keywords: Flour; Salt; Soaking; Yam Banggai
Analisis Kelayakan Kimiawi dan Organoleptik Produk Tortilla Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L) Fitriani Basrin; Miming Berlian; Yuanita Indriasari; Ramadhani Chaniago
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i2.708

Abstract

Untuk meningkatkan nilai gizinya, tortilla dapat difortifikasi dengan cara menggunakan bahan baku bernutrisi tinggi seperti ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L), yang memiliki kandungan antosianin tinggi sehingga sangat berpotensi sebagai sumber antioksidan. Penggunaan ubi jalar ungu sebagai bahan baku tortilla tentu akan mengubah kualitas kimiawi dan organoleptiknya, karena ubi jalar ungu memiliki kandungan nutrisi terutama antosianin sehingga memiliki warna, tekstur dan aroma khas yang akan mempengaruhi kimiawi dan organoleptik dari tortilla. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang bertujuan mengetahui pengaruh penambahan ubi jalar ungu terhadap kualitas kimiawi (kadar air, total gula, kadar antosianin, aktivitas antioksidan) serta sejauh mana penerimaan konsumen akan produk tortilla ini secara organoleptik. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 (satu) faktor perlakuan yaitu rasio komposisi ubi jalar ungu dan ubi kayu yaitu T1 (1:5); T2 (2:4); T3 (3:3); T4 (4:2); T5 (5:1); dan T6 (6:0). Setiap perlakuan akan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Tortilla hasil percobaan selanjutnya diuji kimiawinya dan tingkat penerimaannya secara organoleptik menggunakan uji hedonik terhadap 25 orang panelis tidak terlatih yang dipilih secara random/acak. Parameter uji yang diamati yaitu rasa, warna, aroma dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio konsentrasi ubi jalar ungu dan ubi kayu yang paling mempengaruhi adalah perlakuan T5 (5 : 1), dengan nilai masing-masing parameter uji yaitu kadar air 5,63%, total gula 1,077%, antosianin 19,63 mg/100 g, aktivitas antioksidan 155,66 µg/ml, rasa (3,52), warna (4,22), aroma (4,31) dan tekstur (3,79).
ANTHOCYANIN LEVELS AND ANTIOXIDANT ACTIVITY OF TORTILLA PURPLE SWEET POTATO (Ipomoea batatas L) Fitriani Basrin; Miming Berlian; Yuanita Indriasari; Ramadhani Chaniago
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 8 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v8i2.692

Abstract

Purple sweet potato is a source of anthocyanins that function as antioxidants, antimutagenic, and anti-carcinogenic so that it has the potential to be processed into various functional food products. The stability of anthocyanin levels in the product is greatly influenced by temperature during processing, where the use of high temperatures will damage and reduce anthocyanin levels. This research was conducted to determine the effect of processing and combination of raw materials on anthocyanin levels and antioxidant activity of tortilla products made from a combination of purple sweet potato (Ipomoea batatas L) and cassava. The research design used a completely randomized design, with the object of research being tortillas made from purple sweet potato obtained from Palolo District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province, combined with cassava obtained from the local market in Palu City, Central Sulawesi Province. The results showed that the anthocyanin levels of tortilla products varied from 5% (P1) to 19.63% (P5). There was a very significant decrease in anthocyanin levels around 68.26 - 91.91%. The amount of antioxidant activity was measured by IC50, wherefrom the research it was known that the IC50 value of tortilla products ranged from 242.68 to 155.66 µg / ml which indicated that the antioxidant activity of tortilla products was weak and even almost inactive. Based on the results of the study, it is indicated that the processing of purple sweet potatoes into tortillas is not appropriate because the processing is predominantly using high temperatures so that it can damage the anthocyanin content and reduce antioxidant activity.
Pengolahan Bakso Berbahan Jantung Pisang Pada Kelompok Jalapagos Desa Buon Mandiri Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah Lamusu, Darni; Chaniago, Ramadhani; Ode, Haruni; Lasamadi, Rahman Dani
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 6 (2022): November
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v1i6.205

Abstract

Banana hearts are usually cut so as not to inhibit fruit growth and prevent disease in banana plants, so they are considered waste. Actually the banana heart can be processed into beef jerky or meatballs which are rich in fiber. Implementation of activities includes observation, preparation, implementation and evaluation. The results of the implementation of training in making banana heart meatballs can increase knowledge and skills of mothers who are members of the Jalapagos group, about the potential of banana plants, namely banana flowers, which can be a new source of income so that they can improve the welfare of the community in Buon Mandiri village, Banggai district, Central Sulawesi. Then the community really expects the training activities as it has been implemented to continue to be carried out.