Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Tingkat Partisipasi Pemuda Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Togala, Risman; Hadmar, Ahmad Muhardin; Nur, Utami
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan November
Publisher : Universitas Mbojo Bima - Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jkk.v12i2.403

Abstract

Pemuda merupakan kelompok strategis dalam demokrasi Indonesia. Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, keterlibatan pemuda akan sangat menentukan arah kepemimpinan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika partisipasi politik pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif, yang menggabungkan analisis isi dokumen resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pusat Statistik (BPS), laporan lembaga survei, publikasi organisasi masyarakat sipil, dan konten digital terkait partisipasi pemuda. Validitas diperkuat melalui triangulasi sumber. Analisis dilakukan melalui tiga aspek utama: tingkat partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah; dinamika partisipasi politik pemuda; dan kualitas demokrasi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pemuda dalam pemilihan kepala daerah 2024 menurun menjadi 68,1%, meskipun mereka tetap menjadi mayoritas pemilih. Partisipasi tidak hanya mencakup proses pemilihan tetapi juga aktivisme digital dan peran pengawas demokrasi. Namun, literasi politik yang rendah, disinformasi yang merajalela, dan kepercayaan yang lemah terhadap lembaga tetap menjadi kendala utama. Temuan ini menegaskan bahwa energi besar kaum muda harus dioptimalkan melalui pendidikan politik, literasi digital, dan transparansi lembaga demokrasi agar partisipasi mereka tidak hanya bersifat kuantitatif tetapi juga kualitatif dalam memperkuat demokrasi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Transformasi Digital Layanan Perizinan Publik di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Nur, Utami; Pratiwi, Dita
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 28 Nomor 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v28i2.322

Abstract

Technological advancements and globalization have driven the transformation of public services through e-Government, including the digitalization of business licensing in Indonesia via the Online Single Submission (OSS) system. OSS aims to integrate licensing services across ministries, agencies, and local governments; however, its implementation faces challenges such as limited digital literacy, uneven network infrastructure, and geographic constraints, particularly in remote areas. This study examines the transformation of OSS in Sintang Regency, from its initial implementation to the broader context of improved service access, with the Mall Pelayanan Publik (MPP) mentioned as a supporting facility. A qualitative case study approach was employed using secondary data, including regulations, OSS implementation documents, DPMPTSP Sintang performance reports, and relevant literature. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. Findings indicate that OSS transformation progressively enhances service quality and user satisfaction, supported by organizational capacity, clear SOPs, and staff training, demonstrating an adaptive model bridging social, technical, and geographic gaps in digital public services.
Evaluasi Program Pelayanan Perizinan Online melalui Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia Nur, Utami; Putrianto, Leoni Indah; Nurhusna, Istiqomah; Nurhatia, Redita
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 5 No. 3 (2024): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v5i3.19194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana Evaluasi Kebijakan Program Online Single Submission (OSS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori evaluasi William N. Dunn dengan enam indikator yaitu efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, daya tanggap, dan kesesuaian. Hasil dari penelitian ini adalah implementasi program pelayanan perijinan melalui Online Single Submission di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang dapat tercapai dengan baik, beberapa Standar Operasional Prosedur mengatur bagaimana Online Single Submission dilaksanakan walaupun masih mengalami beberapa kendala seperti masyarakat yang masih kesulitan akses sinyal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang solusinya dengan melakukan pendampingan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sintang. Meski dengan kendala yang ada, implementasi Online Single Submission tetap berjalan.
Implementasi Kebijakan E-voting pada Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia Nur, Utami; Fathurrahman, Andi Rizki; Rodriguez, Mikee Joy; Putra, M. Reza Andrea; Putrianto, Leoni Indah
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 6 No. 1 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v6i1.19697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan e-voting di Kabupaten Mempawah dan apa saja faktor penghambat penerapan e-voting di Kabupaten Mempawah. Sumber data berasal dari jurnal – jurnal dan berita – berita yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif model interaktif dari Miles & Huberman yang terdiri atas empat komponen proses analisis, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini adalah implementasi e-voting dalam pemilihan kepala desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, sudah dilakukan dua kali tetapi belum efektif. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya persiapan panitia, terbatasnya alat e-voting, dan kurangnya sosialisasi. Masyarakat masih belum terbiasa dengan sistem ini, yang menyebabkan kebingungan saat pemilihan. Meski begitu, komitmen pemerintah terlihat dari suksesnya pemilihan di tiga puluh desa, dengan terpilihnya tiga puluh kepala desa. Untuk peningkatan ke depan, perlu penambahan sumber daya manusia, perbaikan sosialisasi, dan penyediaan peralatan yang memadai.
Transformasi Digital Layanan Perizinan Publik di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat Nur, Utami; Pratiwi, Dita
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 28 Nomor 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v28i2.322

Abstract

Technological advancements and globalization have driven the transformation of public services through e-Government, including the digitalization of business licensing in Indonesia via the Online Single Submission (OSS) system. OSS aims to integrate licensing services across ministries, agencies, and local governments; however, its implementation faces challenges such as limited digital literacy, uneven network infrastructure, and geographic constraints, particularly in remote areas. This study examines the transformation of OSS in Sintang Regency, from its initial implementation to the broader context of improved service access, with the Mall Pelayanan Publik (MPP) mentioned as a supporting facility. A qualitative case study approach was employed using secondary data, including regulations, OSS implementation documents, DPMPTSP Sintang performance reports, and relevant literature. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. Findings indicate that OSS transformation progressively enhances service quality and user satisfaction, supported by organizational capacity, clear SOPs, and staff training, demonstrating an adaptive model bridging social, technical, and geographic gaps in digital public services.