Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Screw Fiksasi Tulang Neck Femur Tipe Cannulated Screws dari Bahan Magnesium Menggunakan Mesin Bubut Konvensional Arinal Hamni; I Surya; E Syarifudin; N Tanti; Nafrizal; G Akhyar
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.686 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.77

Abstract

Fraktur merupakan kondisi dimana terjadi kerusakan bentuk dan fungsi dari tulang tersebut yang berupa patahan atau pecahan dengan serpihan yang disebabkan oleh trauma langsung, kelelahan otot, atau karena osteoporosis. Untuk mengatur posisi tulang yang mengalami fraktur yaitu dengan pemasangan internal fiksasi. Internal fiksasi yang digunakan mengacu pada fiksasi plate and screw untuk memfasilitasi penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembuatan serta bentuk dari pada pahat ulir guna proses pembuatan screw yang ideal untuk fiksasi internal patah tulang (neck feamur). Pembuatan pahat ulir menggunakan bahan HSS dan mesin bubut CNC, dimana dimensi yang pahat ada 4 jenis untuk mendapatkan ukuran dan geometri yang sesuai dengan standar. Hasil penelitian menunjukan bahwa pahat yang screw tipe cannulated screw dengan dimensi pahat jarak pitch 2,75 mm, lebar ujung pahat ulir sebesar 2,3 mm dengan sudut alfa 25° dan 5° sudut beta serta masing-masing sudut memiliki radius 1,2 mm dan 0,8 menghasil ukuran yang sesuai dengan standar. Screw yang dihasilkan dengan dimensi diameter mayor 6,5 mm toleransi 0 sampai -0,15, minor 3,0 mm dengan tolerasi 0 sampai -0,15, pitch 2,75 mm, e (tebal ulir) 0,2 mm, sudut alfa 25? dengan radius 1,2 mm, sudut beta 5? dengan radius 0,08 mm.
Optimasi Mesin Pengayak Rotary Dalam Pemisahan Glukomanan Menggunakan Metode Full Factorial Hamni, Arinal; Ibrahim, Gusri Akhyar; Yahya, Achmad; Tarkono; Taqwa, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung porang diperoleh dari proses pengeringan dan pengayakan umbi porang, yang mana memiliki kadar glukomanan yang tinggi. Glukomanan merupakan serat pangan larut air yang mengandung kalori yang rendah dan banyak digunakan sebagai bahan pengental dalam industri pangan. Salah satu proses pengolahan porang menjadi glukomanan diantaranya adalah pengayakan rotary screen, yaitu suatu proses pemisahan bahan berdasarkan ukuran lubang kawat atau mesh yang terdapat pada ayakan yang berputar. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sudut kemiringan dan kecepatan putaran ayakan terhadap kinerja mesin rotary screen dan menentukan kondisi terbaik mesin rotary screen dalam pemisahan glukomanan tepung porang. Mesin pemisah yang digunakan jenis rotary screen dengan dua jenis ukuran mesh. Sudut kemiringan yang digunakan 5°, 10°, dan 15°, kecepatan putaran ayakan divariasikan pada 30 rpm, 40 rpm,dan 50 rpm. Desain penelitian yang dipilih untuk dua faktor dan dua level adalah full factorial, dimana massa input awal tepung porang sebanyak 1 kg. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa kedua parameter, baik sudut kemiringan ataupun kecepatan putaran berpengaruh secara signifikan terhadap massa glukomanan dengan nilai P-value sebesar 0,03, sedangkan kecepatan putaran ayakan sebesar 0,017. Berdasarkan hasil respon parameter terbaik diperoleh bahwa variasi sudut kemiringan 5° dan kecepatan putaran ayakan 30 rpm memberikan hasil terbesar dengan rendemen glukomanan sebesar 340 gram.