Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Indirect speech acts and persuasive strategies of cultural narratives of Go’et in health promotion Daar, Gabriel Fredi; Fithriyah Inda Nur Abida; Lisetyo Ariyanti; Rahayu Kuswardani
Journal of Applied Studies in Language Vol. 9 No. 2 (2025): Journal of Applied Studies in Language
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v9i2.100-112

Abstract

Studies of cultural narratives as indirect speech acts and persuasive strategies in health promotion remain limited. This study aims to discover how "Go’et," a cultural narrative of Manggarai Community Indonesia, is used as an indirect speech act and persuasive strategy in health promotion. It is a qualitative study with a phenomenological approach. The study was conducted in the Rego dialect community, Manggarai, Indonesia. The study participants were chosen purposively based on predetermined criteria. The participants included healthcare providers, customary leaders, and community figures. Data from the study were collected using in-depth interviews, observation, documentation and Focus Group Discussion. The study indicated that the cultural narratives of Go’et in the Manggarai community in Indonesia are relevant to the context of health promotion. The cultural narratives are constructed in imperative sentences with the illocutionary power of advising, recommending and hoping. Using indirect speech acts through "Go’et" has become a persuasive strategy for shaping people's perceptions, beliefs and behavior.  Healthcare providers can adopt such expressions to positively influence patients' emotional states, enhancing their psychological readiness to recover or maintain good health. The study contributes to understanding how cultural narratives function as indirect speech acts in non-Western communities, particularly within the Manggarai context of Indonesia. By highlighting Go’et as a culturally embedded form of communication, the study expands the theoretical discourse on indirectness, politeness strategies, and persuasive communication in health promotion. Moreover, the study provides valuable insights into community-based health promotion strategies by emphasizing the compelling role of traditional discourse.
Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Lirik Jula Juli untuk Melestarikan Budaya pada Siswa SMAN 12 Surabaya Kusumaningtyas, Dwi Nur Cahyani Sri; Ariyanti, Lisetyo; Koiri, Much; Mustofa, Ali; Julaikah, Dwi Imroatu
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i2.26369

Abstract

Abstrak Pelatihan penulisan lirik Jula Juli di SMAN 12 Surabaya merupakan inisiatif yang berfokus pada pengembangan kreativitas siswa dalam melestarikan budaya lokal. Sekolah ini dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan karena SMAN 12 Surabaya memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan keterampilan siswa dalam berbagai aspek, termasuk kegiatan seni dan budaya. SMAN 12 Surabaya, sebagai lembaga pendidikan, mendukung penuh pelatihan ini sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik kepada siswa. Dalam pelatihan ini, tidak hanya siswa yang menjadi peserta utama, tetapi juga melibatkan sejumlah guru sebagai fasilitator. Para guru tersebut memiliki peran penting dalam mendampingi siswa dalam proses pembelajaran kreatif, memberikan bimbingan, dan mendukung mereka dalam mengasah kemampuan menulis lirik Jula Juli. Metode yang diadopsi dalam pelatihan ini adalah partisipatif, di mana siswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam setiap aspek pembelajaran. Pertemuan tatap muka dilakukan selama dua kali untuk menyampaikan teori dasar mengenai penulisan lirik Jula Juli. Pada pertemuan ini, guru dan pembimbing memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek kreatif dalam menulis lirik, serta memberikan inspirasi dari karya-karya lirik Jula Juli yang sudah ada. Selain pertemuan tatap muka, pelatihan ini juga memanfaatkan teknologi dengan mengadakan dua kali pertemuan virtual melalui Google Classroom. Platform ini digunakan untuk sesi praktikum, di mana siswa dapat secara langsung mengaplikasikan teori yang telah dipelajari. Pembimbing memberikan umpan balik secara langsung, memandu siswa untuk mengatasi hambatan, dan membantu mereka mengembangkan kemampuan menulis lirik Jula Juli secara lebih mendalam. Pentingnya memberikan pelatihan penulisan lirik Jula Juli ini karena mereka adalah generasi muda dan pada masa yang emas sehingga diharapkan melalui pelatihan ini, siswa siswi SMA dapat melestarikan budaya khas Jawa Timur ini. Dalam pelatihan ini, SMAN 12 Surabaya juga berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung. Mereka menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, termasuk ruang kelas dan akses ke teknologi yang diperlukan. Dukungan ini menjadi landasan kuat untuk keberhasilan pelatihan penulisan lirik Jula Juli sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan mendukung perkembangan kreativitas siswa.