Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Islamika Granada

Dampak Fatherless Bagi Psikologis Anak Walyono, Walyono; Adillah, Fauziah; Sari, Firda; Wahyuni, Wulan Sri; Syah, Tri Yona
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 3 (2024): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i3.293

Abstract

Fenomena "fatherless" atau ketiadaan figur ayah dalam kehidupan anak telah menjadi isu yang semakin relevan di berbagai belahan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak psikologis yang dialami oleh anak-anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah. Metodologi penelitian melibatkan tinggi mengalami gangguan kecemasan dan depresi, serta kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Selain itu, mereka sering kali menunjukkan perilaku agresif dan antisosial yang lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang memiliki kehadiran ayah dalam hidup mereka. Kehadiran ayah berperan penting dalam memberikan dukungan emosional, pengawasan, dan bimbingan moral. Ketidakhadirannya sering kali menyebabkan anak merasa kurang aman, tidak mendapatkan model peran yang positif, dan mengalami kesulitan dalam pengembangan identitas diri. Selain itu, faktor ekonomi juga berperan penting, di mana banyak keluarga fatherless menghadapi kesulitan finansial yang dapat menambah tekanan psikologis pada anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya peran ayah dalam perkembangan psikologis anak tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, intervensi yang tepat dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah diperlukan untuk membantu anakanak yang mengalami kondisi fatherless. Program dukungan psikologis dan sosial yang ditujukan kepada keluarga tanpa ayah dapat membantu meminimalisir dampak negatif dan mendukung perkembangan yang sehat bagi anak-anak tersebut.
Perbedaan Work-Family Conflict Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Karyawan di Bank Mega Chi, Ng Simon Wei; Khairuddin, Khairuddin; Walyono, Walyono
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 1 (2023): ISLAMIKA GRANADA SEPTEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i1.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti perbedaan Work-Family Conflict ditinjau dari jenis kelamin pada karyawan di Bank Mega. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif komparatif. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan laki-laki yang berjumlah 33 orang dan karyawan perempuan yang berjumlah 12 orang. Mengunakan teknik total sampling. Skala Work-Family Conflict dengan model skala likert. Analisis data menggunakan teknik analisis one way anova. Reliabilitas meggunakan teknik koefisien alpa cronbach. Teknik pengumpulan data menggunakan Skala Work-Family Conflict dengan reliabilitas skala (α = 0,930). Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien perbedaan t = 10,413 dengan signifikansi p = 0,002 0,05. Dengan hasil analisis mean hipotetik sebesar 65 dan mean empirik Work-Family Conflict pada karyawan laki-laki diketahui senilai 72,15 tergolong rendah, sedangkan mean empirik Work-Family Conflict pada karyawan perempuan senilai 85,50 tergolong tinggi. Hipotesis yang diajukan peneliti yaitu terdapat perbedaan Work-Family Conflict ditinjau dari jenis kelamin pada karyawan Bank Mega dapat diterima.
Dampak Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Konformitas Sosial pada Generasi Z di Era Digital Walyono, Walyono
ISLAMIKA GRANADA Vol 5, No 2 (2025): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v5i2.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak FoMo terhadap konformitas sosial pada generasi Z di era digital. Dengan memahami hubugan antara FoMo dan konformitas, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku sosial generasi Z dalam dunia digital. Penelitian ini melibatkan Generasi Z di Kota Medan dengan rentang usia 20-24 tahun, yang lahir antara tahun 2001-2005. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling menggunakan teknik accidental sampling, karena jumlah populasi pasti belum diketahui. Untuk menentukan jumlah sampel, digunakan rumus Lemeshow, yang didapatkan angka yakni minimal 96 responden. Instrumen penelitian terdiri dari skala Fear of Missing Out (FoMO) dan skala konformitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan memiliki tingkat konformitas yang tinggi, yang mengindikasikan kecenderungan mereka untuk mengikuti norma sosial dan ekspektasi kelompok. Meskipun demikian, masih terdapat variasi dalam tingkat konformitas, dengan sebagian individu berada dalam kategori sedang atau rendah. Hal ini mendukung hasil analisis korelasional yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara FoMO dan konformitas pada Generasi Z di Kota Medan.