Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Synthesis, Characterization, and Antibacterial Activity Test of Geothermal Silica/AgNO3 Thin Film Astuti, Yayuk; Rahayu, R.A. Yunita Suci; Arnelli, Arnelli
Molekul Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2023.18.2.6431

Abstract

Geothermal silica waste offers convenient, economical, and environmentally friendly material with high hydrophobicity to produce thin films. Silica-thin films from geothermal waste using the sol-gel method, though, no addition of AgNO3 was conducted for antibacterial functions. This study aims to produce silica-thin films from geothermal waste with the addition of AgNO3 and analyze the antibacterial activity. The procedures carried out in this research were (i) an acid leaching process using HNO3; (ii) the production of silica thin film with and without the addition of AgNO3; (iii) thin film characterization including a water contact angle measurement (WCA), XRF, FTIR, XRD and SEM-EDX on silica thin film samples with and without the addition of AgNO3; and (iv) antibacterial activity test. The results show the optimum HNO3 concentration for the acid leaching process was 20%, yielding 99.08% SiO2 by mass. The WCA of the silica thin film in the presence and absence of AgNO3 reached a value of ±160°, indicating the addition of AgNO3 did not decrease the contact angle of the silica thin film. This research employed smart deconvolution of IR Spectra using Fityk software which reveals a higher area ratio for Si-O-Si relative to Si-OH. Furthermore, it was observed that the silica thin films exhibited an amorphous morphology, both without and with the addition of AgNO3, with Ag discovered to be dispersed on the thin film. However, despite the presence of Ag, both TF20 and TF20+Ag samples were found to be ineffective in inhibiting bacterial growth, as evidenced by bacteria-free zones on the samples.
Pembuatan Karbon Aktif Berbahan Dasar Sabut Kelapa dengan Aktivator H2SO4 dan NaOH sebagai Adsorben Kation Fe dan Cu dalam Limbah Cair Batik Kebumen Fatimah, Siti; Arnelli, Arnelli; Astuti, Yayuk
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Issue 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2023.16300

Abstract

Perkembangan batik di Indonesia meningkat seiring meningkatnya volume limbah cair batik yang dihasilkan dan mengandung ion logam berat  seperti Fe dan Cu sebagai parameter pencemar lingkungan karena memiliki sifat toksisitas dan dapat terakumulasi dalam rantai makanan sampai ke organisme lainnya termasuk manusia walaupun pada konsentrasi yang sangat rendah. Telah dilakukan penelitian pembuatan karbon aktif berbahan dasar sabut kelapa dengan dengan aktivator H2SO4 (K-H) dan NaOH (K-Na) pada konsentrasi 3, 4, dan 5 N sebagai adsorben kation Fe dan Cu. Waktu kontak adsorpsi juga divariasi 1 – 60 menit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi adsorpsi kation Fe dan Cu terlarut dalam limbah cair batik Kebumen serta menentukan kinetika adsorpsi. Proses adsorpsi kation Fe dan Cu dilakukan dengan metode adsorpsi secara batch menggunakan karbon aktif dari sabut kelapa Analisis kandungan kation Fe dan Cu dilakukan menggunakan AAS. Konsentrasi kation Fe dan Cu sebelum adsorpsi masing-masing sebesar 27.27 ppm dan 25.42 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel K-H 3 dan K-Na 4 merupakan karbon aktif terbaik.  Efisiensi adsorpsi kation Fe dan Cu menggunakan K-H 3 masing-masing sebesar 56,37% (b/b) dan 44,93% (b/b) sedangkan menggunakan K-Na 4 berturut-turut sebesar 71,54% (b/b) dan 70,89% (b/b).Waktu kontak optimum K-H 3 dan K-Na 4 adalah 30 menit untuk kation Fe dan 45 menit untuk kation Cu. Model kinetika adsorpsi kation Fe dan Cu yang sesuai oleh K-H 3 dan K-Na 4 adalah pseudo orde dua.
PEMBERDAYAAN PENELITIAN: PENTINGNYA PARAFRASE DALAM PENYUSUNAN ARTIKEL JURNAL ILMIAH Mardiana, Harisa; Chandra, Yopie; Arnelli, Arnelli
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.996

Abstract

Seminar pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan parafrase dosen dan peneliti guna meningkatkan kualitas dan dampak artikel jurnal ilmiahnya. Seminar ini mengikuti roadmap lima tahap yang terstruktur: 1) Persiapan Perencanaan Awal dengan menentukan Tujuan Seminar, 2) Keterlibatan Peserta melalui Kolaborasi dan Focus Group Discussion (FGD), 3) Pengembangan Keterampilan Parafrase, 4) Mengumpulkan Masukan Peserta berupa parafrase hasil, dan 5) Analisis dan Refleksi Data untuk mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Seminar ini mendapat tanggapan positif dari para peserta, yang melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi dan menyatakan minatnya pada sesi berikutnya. Data yang dikumpulkan dari kuesioner pasca-seminar menunjukkan adanya permintaan yang kuat untuk melanjutkan pelatihan, yang menggarisbawahi perlunya dukungan berkelanjutan di bidang ini. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis ilmiah para peserta tetapi juga menyoroti peran penting parafrase yang efektif dalam komunikasi penelitian. Keberhasilan seminar ini menunjukkan keterlibatan aktif kampus dalam mendukung proyek pengabdian masyarakat dan menekankan pentingnya membekali peneliti dengan keterampilan komunikasi penting untuk memajukan penyebaran pengetahuan global.
Cultural and Linguistic Insights through Green Day's Lyrics for EFL Students Arnelli, Arnelli
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v13i2.8526

Abstract

This study explores the potential of Green Day's lyrics as an educational resource for English as a Foreign Language (EFL) learners. While traditional language instruction often lacks the cultural and emotional dimensions of authentic language, song lyrics can bridge this gap. Focusing on three Green Day songs—"American Idiot," "Boulevard of Broken Dreams," and "Wake Me Up When September Ends"—this qualitative analysis examines recurring themes, vocabulary, and sociocultural content. Findings reveal that these songs provide learners with relatable content, idiomatic expressions, and a rich array of colloquial vocabulary, supporting vocabulary acquisition and conversational fluency. Moreover, Green Day's lyrics offer insight into American society, including themes of media influence, identity, and social critique, fostering cultural awareness and critical thinking among learners. The emotional engagement provided by these themes also enhances memory retention, aligning with Krashen’s Affective Filter Hypothesis. This study suggests that popular music, particularly songs with cultural depth, can enhance EFL learning by offering an immersive, authentic experience.