Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Ektrak Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra) terhadap Daya Hambat Bakteri Karies Gigi di Panti Sosial Lansia Bina Laras Harapan Sentosa 1 Cengkareng Jakarta (Studi In Vitro pada Konsentrasi 5%, 10%, 15%, 30%, 70% Dan 95%) Sulistiani, Silvia; Ulliana, Ulliana; Afidah, Indah Olsa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.20369

Abstract

ABSTRACT Dental caries is one of the most common dental health problems, especially among the elderly, caused by the activity of caries bacteria which produce acids that damage tooth enamel. This study aimed to examine the inhibitory effect of eucalyptus leaf extract (Melaleuca leucadendra) on the growth of bacteria that cause dental caries. A Quasi-experimental method with a Pre-post test control group design. The sample used was Streptococcus mutans bacteria obtained from dental plaque of elderly residents at the Harapan Sentosa 1 Social Institution in Cengkareng. The antibacterial activity was tested using the disc diffusion method with various concentrations of eucalyptus leaf extract (5%, 10%, 15%, 30%, 70%, and 95%). The inhibition zones formed were measured to determine the antibacterial effectiveness of the extract. Eucalyptus leaf extract has an inhibitory effect on the growth of caries bactery, with moderate to very strong inhibition categories depending on the extract concentration. The 70% concentrations showed the largest inhibition zones compared to other concentrations. The Wilcoxon test showed a significant difference (p<0.05) between before and after in various concentrations of the extract in inhibiting bacterial growth.Conclusion :  Eucalyptus leaf extract has effective in inhibiting the growth of caries-causing bacteria in the elderly, especially at higher concentrations. This study is expected to serve as a basis for the development of natural products for the prevention of dental caries in the elderly. Keywords: Eucalyptus Leaf Extract, Dental Caries, Antibacterial Activity, Elderly ABSTRAK Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang umum terjadi, terutama pada lansia, akibat aktivitas bakteri karies yang menghasilkan asam dan merusak enamel gigi. Untuk menguji daya hambat ekstrak daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi. Penelitin Quasi-experiment dengan desain Pre-post test control group design. Sampel yang digunakan adalah bakteri Streptococcus mutans yang diperoleh dari plak gigi lansia di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 Cengkareng. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan berbagai konsentrasi ekstrak daun kayu putih (5%, 10%, 15%, 30%, 70%, dan 95%). Zona hambat yang terbentuk diukur untuk menentukan efektivitas antibakteri ekstrak tersebut. Ekstrak daun kayu putih memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri karies, dengan kategori daya hambat sedang hingga kategori kuat, tergantung pada konsentrasi ekstrak yang digunakan. Konsentrasi 70% menunjukkan zona hambat terbesar dibandingkan konsentrasi lainnya. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) antara sebelum dan sesudah dalam berbagai konsentrasi ekstrak dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Ekstrak daun kayu putih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi pada lansia, terutama pada konsentrasi 70%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan produk alami untuk pencegahan karies gigi pada lansia. Kata Kunci : Ekstrak Daun Kayu Putih, Streptococcus Mutans, Karies Gigi, Daya Hambat, Lansia
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENINGKATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MASYARAKAT SUKU BADUY: HEALTH CHECK-UPS AND DENTAL HEALTH IMPROVEMENTS OF THE BADUY TRIBE COMMUNITY Ulliana, Ulliana; Sulistiani, Silvia; Dance Setyowati, Julia; Nurwanti, Widi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2238

Abstract

Pendahuluan: Komunitas adat Suku Baduy di Provinsi Banten yang mempertahankan tradisi dan budaya leluhur mereka, menghadapi berbagai tantangan dalam hal akses terhadap layanan kesehatan modern, termasuk kesehatan gigi dan mulut di daerah-daerah yang kurang terjangkau oleh layanan kesehatan modern. Metode: Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan identifikasi dengan diagram Fishbone; 1) Tahap pengkajian masalah, 2) Tahap penentuan prioritas masalah yang dilakukan dengan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth); 3) Tahap penentuan strategi intervensi sebagai solusi masalah yang dilakukan dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 25 November 2024. Hasil:  Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan, diperoleh masalah terkait strategi pemberian pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan gigi yang relevan dengan kehidupan masyarakat suku baduy. Solusi yang diajukan meliputi pemeriksaan tingkat karies menggunakan indeks PUFA dan ICDAS, pemeriksaan cek gula darah dan optimalisasi edukasi mengenai kesehatan gigi melalui media promosi kesehatan. Kondisi kesehatan gigi dan mulut komunitas baduy dan pemeriksaan kesehatan umum berupa glukosa darah  pada masyarakat suku baduy menunjukan beberapa individu berisiko terhadap diabetes. Kesimpulan: Kegiatan pemeriksaan glukosa darah dan konsultasi kesehatan gigi serta pemeriksaan glukosa darah, memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi kesehatan masyarakat Suku Baduy.
PERCEPTION OF ONLINE MOTORCYCLE TAXI DRIVERS USING THE THEORY OF PLANNED BEHAVIOR APPROACH WITH THE INTENTION OF DENTAL TREATMENT Ulliana, Ulliana; Sulistiani, Silvia; Soimah, Soimah
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3046

Abstract

Kesehatan pengemudi ojek online terutama terkait kesehatan gigi dipengaruhi oleh pola kerja yang akan berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, salah satunya masalah kesehatan gigi dan mulut. Pengemudi ojek online kurang melakukan pemeriksaan gigi karena beberapa alasan. Salah satunya yaitu biaya, kurangnya waktu untuk pemeriksaan dan elemen sosial ekonomi. Persepsi pengemudi ojek online tentang pengobatan sakit gigi diamati menggunakan theory of planned behavior (TPB). Tujuan penelitian untuk menganalisis sikap, norma subjectif, kontrol perilaku yang dirasakan terhadap pengobatan gigi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat pengemudi ojek online untuk mendapatkan pengobatan gigi. Metode penelitian yaitu observasional design cross-sectional. Sampel sebanyak 96 responden menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh niat berperilaku berkorelasi signifikan dan berpola positif dengan sikap (r = 0,337), norma subjektif (r= 0,610), kontrol perilaku (r= 0,253). Analisis regresi linier pada model 6 membuktikan bahwa norma subjectif sebesar 46% mempengaruhi perilaku niat pengobatan gigi dan sisanya 54% dipengaruhi oleh variabel lain. Implikasi praktis dari hasil ini adalah pentingnya mengembangkan program pendidikan kesehatan gigi yang menargetkan tidak hanya individu, tetapi juga lingkaran sosial mereka. Kesimpulan TPB efektif digunakan untuk memprediksi niat pengobatan gigi dan acuan dasar untuk merancang intervensi yang tepat, sehingga masyarakat lebih cenderung mencari pengobatan gigi sebelum rasa sakit muncul. Intervensi promosi kesehatan gigi yang melibatkan peran orang-orang terdekat mereka dapat lebih efektif dalam membentuk niat perawatan gigi.