Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Salando Health Journal

Analisis Pengetahuan Pasien tentang Hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang Munirah, Munirah; Ra'bung, Alfrida Semuel; Hasni, Hasni
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2687

Abstract

Dampak dari hipertensi mengakibatkan morbiditas yang memerlukan penanganan serius, dan moralitas yang cukup tinggi. Gejala yang muncul pada penderita yaitu pengelihatan kabur karena kerusakan retina, nyeri pada kepala, mual muntah akibat meningkatnya tekanan intra kranial, edema dependen, adanya pembengkakan akibat adanya peningkatan kapiler. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan pasien tentang penyakit hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan survey, dengan sampel penelitian sebanyak 33 responden yang dijumlah dengan menggunakan rumus slovin. Vairabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan pasien tentang penyakit hipertensi. Data anlisa menggunakan analisa univariat. Penyajian data dalam bentuk table dan narasikan Hasil dari penelitian yaitu sebgian besar responden di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Galang berpengetahuan cukup tentang penyakit hipertensi dengan jumlah responden sebanyak 17 oang (51,52%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu gambaran pengetahuan pada kliwn tentang penyakit hipertensi hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang, maka dapat ditarik simpulan yaitu sebagian besar responden di Dusun Bonto Buaya memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang penyakit hipertensi. Diharapkan dalam penelitian ini pasien yang menderita penyakithipertensi diharapkan agar lebih memperluas informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan penyakit hipertensi.
GAMBARAN DEPRESI PADA LANSIA DI POSBINDU PUSKESMAS KOTA MANAGAISAKI KABUPATEN TOLITOLI Saleng, Sri Rahayu; Ra'bung, Alfrida Semuel; Hasni, Hasni
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2830

Abstract

Lansia di Indonesia setiap tahunya terus mengalami peningkatan. Seiring bertambahnya usia maka akan terjadi perubahan fisik, kognitif, dan psikososial yang merupakan dampak negatif yang terjadi pada lansia. Perubahan psikososial yang terjadi salah satunya adalah tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya depresi pada lansia di Posbindu Masjid Nur Puskesmas Kota Managaisaki Kab.Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 34 lansia. Menggunakan kuesioner GDS. Analisa yang digunakan adalah univariat, Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin perempuan 12 orang (42,86%) depresi, 16 orang (57,14%) tidak depresi, laki-laki 1 orang (3,57%) depresi, 5 orang (83,33%) tidak depresi. Berdasarkan umur 45-59 tahun 4 orang (26,67%) depresi 11 orang (73,33%) tidak depresi, 60-69 tahun 4 orang (40%) depresi, 6 orang (60%) tidak depresi, ≥70 tahun 5 orang (55,55%) depresi, 4 orang (44,44%) tidak depresi . Berdasarkan pendidikan SD, 7 orang (38,89%) depresi, 11 orang (61,11) tidak depresi, SMP 4 orang (44,44%) depresi, 5 orang (55,56%) tidak depresi, dan SMA 2 orang (28,57%) deprsi, 5 orang (71,43%) tidak depresi. Berdasarkan pekerjaan, IRT 12 orang (42,86%) depresi, 16 orang (57,14%) tidak depresi, PNS dan petani 3 orang (100%) tidak depresi, Wiraswasta 1 orang (33,33%) depresi, 2 orang (66,67%) tidak depresi. Berdasarkan status pernikahan, menikah 14 orang (66,67%) tidak depesi, 7 orang (33,33%) depresi. Janda/duda 7 orang (53,85%) tidak depresi, 6 orang (46,15%) depresi. Kesimpulan sebagian besar lansia di Posbindu Masjid Nur tidak mengalami depresi sebanyak 21 orang (61,76%). Saran bagi Puskesmas Kota Managaisaki Kab.Tolitoli agar melakukan program pemeriksaan depresi setiap bulannya menggunakan GDS.
Analisis Status Gizi di TK Tunas Harapan, Desa Lalos, Kabupaten Tolitoli Hasni, Hasni; Evie, Sova; Ra'bung, Alfrida Semuel; Safitri, Zahra
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.3378

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang saat ini terjadi dinegera maju maupun berkembang, Angka gizi buruk sampai saat ini masih tinggi dan menjadi fokus perhatian dunia. Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization sekitar 870 juta orang dari 1,7 miliar penduduk dunia atau satu dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk. Sebagian besar (sebanyak 852 juta) diantaranya tinggal di negara berkembang dimana masalah kelebihan dan kekurangan gizi merupakan masalah yang sangat penting di Indonesia khususnya pada usia 4-6 tahun (usia emas) yang dapat menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan otak anak dimasa yang akan datang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan IMT/U pada anak pra sekolah di Tk Tunas Harapan Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey, jumlah sampel sebanyak 39, teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara dan mengukur berat dan tinggi badan. Penelitian ini dilakukan di Tk Tunas Harapan Desa Lalos selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan status gizi berdasarkan BB/U kategori normal 88% dan resiko berat badan lebih 11,1%. Berdasarkan TB/U kategori normal 88,9% dan pendek 11,1%. Kategori berdasarkan IMT/U status gizi baik 92,3%, kategori gizi kurang 2,6%, dan kategori gizi lebih 5,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar status gizi adalah normal. Diharapkan bagi puskesmas galang dapat melakukan tindak lanjut untuk beberapa anak yang masuk dalam kategori status gizi kurang baik