Claim Missing Document
Check
Articles

PUZZLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF MATA PELAJARAN IPS BAGI GURU-GURU SD/MI DI KEBUMEN Arsi, Antari Ayuning
Jurnal Abdimas Vol 14, No 1 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar mengajar IPS di sekolah umumnya dianggap tidak menarik, akibatnya banyak anak-anak sekolah yang kurang tertarik untuk mendalami mata pelajaran IPS. Selain itu memang ada anggapan bahwa mata pelajaran IPS tidak begitu penting sehingga siswa dalam proses belajar mengajar tidak begitu serius dalam mengikutinya. Beberapa indikator yang menunjukan bahwa mata pelajaran IPS tidak menarik atau penting adalah nilai-nilai pelajaran IPS tidak begitu tinggi, serta program Ilmu Sosial di SMA dianggap sebagai program nomor dua setelah Ilmu Alam. Oleh karena itu untuk mempercepat pemahaman serta menghindarkan pemahaman yang keliru diperlukan pendekatan-pendekatan dan media-media pembelajaran yang tepat, sesuai dengan tingkat kematangan kejiwaan peserta didik. Pendekatan yang dianjurkan dalam KTSP adalah pendekatan kontekstual termasuk dalam media pembelajarannya. Media pembelajaran tidak hanya mencakup media elektronik melainkan bisa berupa media sederhana yang bisa disiapkan oleh guru. Salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan adalah media puzzle. Dalam pelatihan penggunaan media puzzle dalam pembelajaran IPS di SDN Tambakrejo Kebumen, hadir 35 pseserta dari 40 peserta yang mendaftar. Peserta meyakini bahwa media puzzle bersifat sederhana, mudah dibuat dan digunakan serta dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar IPS.   Kata kunci: media, puzle, belajar mengajar.
Perubahan Peran Bapak Rumah Tangga Dalam Keluarga Buruh Pabrik Mps Tulis Apriani, Tri Devy; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu memperlihatkan eksistensi di ranah publik dengan bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Perubahan peran ibu berpengaruh terhadap peran bapak dalam keluarga. Bapak menjadi bapak rumah tangga dalam keluarga buruh Pabrik Rokok MPS Tulis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan peran bapak rumah tangga dan implikasinya dalam keluarga buruh Pabrik Rokok MPS Tulis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis konsep menggunakan Konsep Nature dan Konsep Nurture, serta Konsep Gender Stereotip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bapak dalam keluarga pada saat ini sudah melibatkan diri di ranah domestik dan hasil pekerjaan bapak rumah tangga tidak kalah dengan yang dikerjakan ibu.
Etnografi Long Distance Marriage (LDM) Pada Keluarga Dual Carrier Arsi, Antari Ayuning
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 12, No 1 (2020): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v12i1.23575

Abstract

Semakin tingginya tingkat pendidikan perempuan dan banyaknya perempuan pekerja sektor formal, meningkatkan jumlah keluarga LDM. Kondisi suami-istri sebagai pekerja publik ini merubah model relasi dalam pembagian peran keluarga. Penelitian etnografi yang menggunakan metode deskriptif analitik ini bertujuan untuk mencari model relasi suami-istri dual career dalam LDM melalui tiga aspek, yaitu: pembagian pekerjaan rumahtangga, penafkahan, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnografi keluarga pelaku LDM dari aspek ideologis dan praktik antara konstruksi dan pelaksanaan pembagian peran suami-istri mengalami inkonsistensi. Konstruksi mengenai peran laki-laki dan perempuan dalam keluarga LDM masih menunjukkan kuatnya pengaruh budaya patriarkhi dan ideologi familialisme dengan pola relasi head-complement. Namun pada tataran praktik,  pembagian pekerjaan rumahtangga dalam keluarga LDM dilakukan dengan lebih fleksibel, dengan pola relasi head-complement,  senior-junior partner, equal partner. Sementara itu, dalam aspek penafkahan dan pengambilan keputusan, model relasi yang terbangun dalam keluarga LDM merupakan implikasi perubahan sosial-budaya, tuntutan pekerjaan publik, dan faktor tingginya pendidikan perempuan. Meskipun secara ideologis masih tampak kuatnya pengaruh patriarkhi dan ideologi familialisme, namun pada tataran praktik aspek penafkahan dan pengambilan keputusan dalam keluarga LDM lebih dominan pada pola relasi senior-junior partner dan equal partner.
EFEKTIVITAS DANA SUBSIDI LANGSUNG TUNAI (SLT) DALAM MENGATASI DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM BAGI MASYARAKAT MISKIN Prasetyo, Kuncoro Bayu; Arsi, Antari Ayuning; Rini, Hartati Sulistyo
Forum Ilmu Sosial Vol 35, No 1 (2008): June 2008
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v35i1.1302

Abstract

Subsidi Langsung Tunai (SLT) is one of the government programs to help poor people to face theeffect of the increasing of gas price policy. The data of the receivers collect from BPS’s list. Governmenthopes that the effect of the increasing price of gasoline do not give impact to the increasing number ofpoor people. The distribution of SLT was done periodically each three months, begins on October 2005until September 2006. The SLT assistance distributed in cooperation with the post office across thecountry which reach the remote area. The SLT receivers confessed that this program is very helpful forthem in fulfilling their daily needs in the difficult situation recently. There are various uses of the SLT’sassistance among the receivers. Most of them spent the assistance for consuming daily needs, payingeducation cost, buying medicine, paying debt and other social activities such as for charity. The SLTdistribution done by the government was not effectively helping poor people. They have already spent theassistance just only in one or two weeks. Implementing the SLT assistance program like this is such asSanta clause model which can give bad physiological impact for instance laziness and dependency amongthe receiver to the government. There for reevaluation is needed for the type of assistance, distributionmodel and other related technical factors, so that in the future the government assistance for poor peoplecan be used effectively and optimally.Keywords: SLT assistance, gasoline, poor people, effective.
PEMBENTUKAN KARAKTER DI PERGURUAN PENCAK SILAT BELADIRI TANGAN KOSONG MERPATI PUTIH Antari Ayuning Arsi, Muhammad Wildan Khunaefi
Forum Ilmu Sosial Vol 42, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v42i2.9338

Abstract

This research raised about the character building in Perguruan Pencak Siat Beladiri Taangan Kosong Merpati Putih, this research using qualitative-descriptive research methods. Data source on this study using the primary and secondary data, which has the authors got from data collection techniques consist of observation form, interviews, and documentation from 5 January to 31 January. The results of this research show that there are three stages on the character building in Silat Merpati Putih, namely in-put, the efforts of character building, and successfully formed character by Silat Merpati Putih. In-put stage used as a pre-test to the prospective members of Silat Merpati Putih. Furthermore, there were eight efforts performed by Silat Merpati Putih on the character building. Based on the results of the author's research, there are seven main characters and 13 characters that go with it. There are three obstacles that have been faced by Silat Merpati Putih in building the character of it's members, consist ofthe members reason to join Silat merpati Putih, based on the family background, and teammates.
Model Pengelolaan Pendidikan dan Bentuk Layanan Taman Penitipan Anak Islam Terpadu (TPAIT) Abu Bakar Ash Shidiq Juwana dalam Menggantikan Peran Keluarga Trianingsih, Eri; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi, peran masyarakat telah dituntut secara aktif tanpa memandang perbedaan status dengan ciri adanya pemerataan kesempatan untuk bekerja termasuk generasi muda dan perempuan. Hal tersebut berdampak pada peran yang dimiliki seorang ibu yang memiliki anak usia balita. Oleh karena itu taman penitipan anak saat ini dapat dijadikan salah satu tempat alternatif bagi kedua orang tua yang sibuk bekerja dalam urusan pengasuhan, perawatan, dan pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Mengetahui pengelolaan pendidikan, (2) Mengetahui bentuk layanan, (3) Mengetahui faktor pendukung dan penhambat pengasuhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menjukkan bahwa: (1) pengelolaan pendidikan dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, (2) bentuk layanan meliputi layanan pengasuhan, pendidikan, dan kesehatan, (3) faktor pendukung yaitu letak TPA strategis, biaya terjangkau, hubungan komunikasi yang baik, sedangkan faktor penghambatnya kurangnya tenaga pengasuh dan fasilitas kulkas.
Persepsi Masyarakat Terhadap Komunitas Motor Rx-King (Studi pada Komunitas Motor Rx-King “Sulursari King Of Purwodadi” di Desa Sulursari Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan) Anita, Anita; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan komunitas motor merupakan salah satu bukti berkembangnya kelompok sosial di masyarakat yang kemudian memunculkan berbagai macam persepsi di masyarakat, baik persepsi positif maupun persepsi negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Persepsi masyarakat terhadap komunitas motor RX-King “Sulursari King Of Purwodadi” (SKOP). (2) Upaya komunitas motor RX-King SKOP memperbaiki stigma yang muncul dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Sulursari, subjek penelitian adalah komunitas SKOP. Informan penelitian adalah masyarakat Desa Sulursari, anggota komunitas SKOP, pihak kepolisian, dan anggota komunitas motor lain. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori labelling dari Edwin M. Lemert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat beragam persepsi masyarakat terhadap keberadaan komunitas SKOP, baik persepsi positif maupun negative (stigma). Persepsi positif berasal dari masyarakat yang mendapatkan keuntungan ekonomi dari keberadaan komunitas ini, sedangkan persepsi negative muncul dari masyarakat yg merasa terganggu dengan keberadaan komunitas ini. Stigma terhadap komunitas SKOP muncul karena suara motor yang bising, perilaku sebagian anggota komunitas yang suka mengkonsumsi minuman keras, penampilan anggota komunitas yang urakan, dan anggapan bahwa kegiatan komunitas hanya membuang waktu saja.Berbagai macam upaya dilakukan oleh komunitas, namun belum efektif karena tidak tepat pada akar permasalahan munculnya stigma di masyarakat.
Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan Penderita Hipertensi Anggota Prolanis Puskesmas Jatinom Kabupaten Klaten Wahyuningsih, Wiwin; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup yang mengarah pada perilaku sehat yang didasari oleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui pengetahuan penderita hipertensi mengenai penyakit hipertensi setelah mengikuti kegiatan Prolanis Puskesmas Jatinom. 2) mengetahui perilaku kesehatan yang dilakukan oleh penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom Kabupaten Klaten. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Puskesmas Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengetahuan mengenai hipertensi yang dimiliki oleh penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom berbeda-beda karena adanya perbedaan sumber pengetahuan. 2) setelah terkena hipertensi sebagian besar penderita hipertensi anggota Prolanis Puskesmas Jatinom menerapkan pola hidup sehat yang secara sadar dilakukan dan bermanfaat bagi kesehatan. Perilaku sadar namun merugikan kesehatan juga masih dilakukan karena adanya keinginan untuk mengonsumsi makanan pemicu hipertensi dan pengaruh faktor usia lanjut. Sementara perilaku tidak sadar namun menguntungkan maupun merugikan kesehatan dilakukan penderita hipertensi karena kurangnya pengetahuan mengenai manfaat dan dampak dari perilaku yang dilakukannya.
IMPLIKASI PENDIDIKAN TINGGI TERHADAP PELAKSANAAN PERAN DOMESTIK (Studi Kasus Perempuan Berpendidikan Tinggi menjadi Ibu Rumah Tangga di Perumahan Mangunsari Asri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) Krisnawati, Ida; Iswari, Rini; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 5 No 1 (2016): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang ibu rumah tangga berpendidikan tinggi, implikasi pendidikan tinggi terhadap pelaksanaan peran domestik,dan redefinisi terhadap peran domestik perempuan di Perumahan Mangunsari AsriKecamatan Gunungpati Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaada lima alasan ibu rumah tangga berpendidikan tinggi tidak bekerja yaitu: tidaksanggup menjalankan peran ganda, penilaian terhadap penghasilan perempuan,penghasilan suami sudah mencukupi, tidak diperbolehkan suami untuk bekerja,dan fokus pada anak. Pendidikan tinggi ternyata meningkatkan kualitas pekerjaandomestik, ibu rumah tangga dengan pendidikannnya tersebut berusaha memaksimalkan perannya untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Masyarakatdan perempuan masih mengonstruksikan bahwa pekerjaan domestik rumah tanggamerupakan pekerjaan yang rendah, sedangkan pasangan (suami) memberikan redefinisi bahkan penghargaan kepada istri yang menjadi ibu rumah tangga
PERGESERAN NILAI ORANG TUA DI KALANGAN MASYARAKAT JAWA (Studi Pada Lansia yang Tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta) Irawan, Miko; Prasetyo, Kuncoro Bayu; Arsi, Antari Ayuning
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 5 No 2 (2016): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panti Jompo merupakan salah satu tempat hunian untuk lanjut usia dalam menikmati masa tuanya dengan mendapatkan pelayanan jasmani dan rohani. Konsep panti jompo yang sebenarnya tidak sesuai dengan nilai budaya jawa kini telah diserap akibat adanya pengaruh modernisasi sehingga masyarakat telah melupakan nilai-nilai budaya. Konsep Jawa yang mengharuskan anggota keluarga hormat dan patuh pada orang tua sudah tidak dilestarikan lagi, hal ini menimbulkan ada pergeseran nilai orang tua di kalangan masyarakat. pergeseran nilai terhadap orang tua menyebabkan adanya perubahan perilaku negatif pada keluarga dalam memaknai orang tuanya. Penelitian ini berusaha mengungkap bagaimana latar belakang lanjut usia di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta, dengan melibatkan pemaknaan nilai orang tua dari lanjut usia dan keluarga, serta bentuk pergeseran nilai orang tua terhadap lanjut usia dalam budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan berlokasi di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang lanjut usia Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta beragam kondisi dan keadaan, adanya pemaknaan nilai orang yang saling berkait dari perspektif lanjut usia dan keluarga, sehingga menimbulkan bentuk pergeseran nilai orang tua yang bersifat negatif dan tidak sesuai dengan budaya Jawa.