Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Kawasan Terpadu Mandeh: Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan Erwin, Erwin; Irwandi, Ade; Ramdesta, Andry
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dilakukan di kawasan Mandeh. Apakah pengembangan pariwisata yang dikembangkan telah mengintegrasikan keberlanjutan antara potensi ekologi, sosial budaya dan kebijakan pemerintah. .Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Melalui potensi destinasi yang ada dapat dilihat sebagai modal pendukung dalam pengembangan industri pariwisata di kawasan Mandeh. Namun, hal tersebut tentunya memerlukan koordinasi antar sektor; sektor pemerintah, pemangku kepentingan, dan warga masyarakat. Kawasan Mandeh belum sepenuhnya terkoordinasi karena belum adanya perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan dan belum adanya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebagai acuan hukum pengembangan kawasan Mandeh. Keterkaitan antara pariwisata berbasis masyarakat dengan pembangunan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat memberikan dampak positif baik dalam pengelolaan maupun pemberdayaan. CBT sangat memperhatikan potensi sumber daya alam, keterampilan masyarakat setempat, sosial ekonomi, dan pelestarian lingkungan agar dapat terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, pembangunan pariwisata berbasis masyarakat merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.Kata Kunci: Mandeh, Wisata Bahari, Wisata Berbasis masyarakat.  
Food Security Transitions and Constraints in Sipora Island, Mentawai Islands Regency Erwin, Erwin; Irwandi, Ade; Ramdesta, Andry
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6529

Abstract

Studi ini mengidentifikasi intervensi sistem pertanian pangan dengan potensi transformasi yang tinggi untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berlangsung sejak tahun 1970-an oleh pemerintahan Indonenesia. Hal ini menindaklanjuti intervensi terhadap pangan lokal yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat Mentawai khususnya di Kepulauan Sipora beralih ke sistem pertanian yaitu sawah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peralihan sistem pemenuhan pangan ini juga diimbangi dengan peralihan mata pencaharian melalui sistem berkebun. Awalnya berkebun pisang, keladi dan perladangan campur yang juga digunakan sebagai sumber makanan beralih ke komoditi dagang seperti cengkeh, pinang dan nilam. Peralihan ini menyebabkan penanaman makanan lokal terganggu dan kurang maksimalnya pengelolaan pertanian. Analisis dari penelitian ini menggarisbawahi perlunya pendekatan kebijakan yang holistik dalam upaya mencapai berbagai tujuan keberlanjutan. Menerapkan perpaduan kebijakan yang dirancang untuk mendorong keberlanjutan sistem pangan dan ekonomi secara bersamaan dapat mendorong Kepulauan Mentawai menuju sistem pangan yang berkelanjutan dan tangguh, dengan mengatasi interaksi yang kompleks antara pembangunan ekonomi, mata pencaharian dan peningkatan tanaman pangan.Kata Kunci: Ketahahan Pangan, Peralihan, Sipora, Kendala.
Transformasi Gender dan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Kampung Sarugo Ermayanti, Ermayanti; Indrizal, Edi; Irwandi, Ade
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.7058

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi perempuan di sektor pariwisata pedesaan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB Nomor 5 – untuk mencapai kesetaraan gender. Menggunakan studi kasus Kampung Sarugo, analisis ini meneliti tingkat partisipasi masyarakat, batasan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pariwisata, dan komitmen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata pedesaan. Untuk mencapai tujuan utama penelitian ini, pendekatan kualitatif dipilih sebagai metode penelitian. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus dengan 5 pengelola homestay perempuan, 2 pengelola pariwisata, 2 pejabat pemerintah desa, dan 5 pemimpin tradisional. Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif dengan prioritas dan strategi alternative. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat sangat antusias dalam mengembangkan pariwisata di Kampung Sarugo. Partisipasi perempuan telah memberikan dampak ekonomi terhadap pendapatan rumah tangga melalui pengembangan Rumah Gonjong sebagai homestay. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dengan partisipasi perempuan telah membawa perubahan dalam akses, di mana perempuan yang sebelumnya terbatasi di ruang privat kini beralih ke sektor publik. Keterlibatan perempuan dalam sektor pariwisata juga menunjukkan bahwa pariwisata pedesaan berbasis gender memberikan peluang untuk peningkatan ekonomi rumah tangga. Namun, tantangan saat ini meliputi batasan budaya, struktural, dan operasional, yang harus diantisipasi untuk meningkatkan keterlibatan komunitas dan menggerakkan upaya dalam pengembangan pariwisata.Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Gender, Kampung Sarugo