Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMK NEGERI 4 MEULABOH Fahmi, Khairul; Harahap, Ardi Ficri; Damayanti, Siti; Kawati, Salma Merda; Mukhlis, Mukhlis; Rosita, Erlia; Mardiah, Ainon
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5183

Abstract

AbstrakObesitas merupakan salah satu masalah gizi yang semakin meningkat di kalangan remaja dan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan fisik dan psikososial, sehingga gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik, dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Pola makan yang tidak teratur dan tinggi kalori dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi, sedangkan rendahnya aktivitas fisik memperburuk kondisi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar anak-anak dan remaja usia 5–17 tahun melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit per hari untuk mencegah kelebihan berat badan dan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 71 siswa/siswi yang dipilih dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 16 s/d 19 Januari 2025 menggunakan kuesioner, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis hubungan pola makan dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,009< 0,05, dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas menunjukkan nilai p sebesar 0,015< 0,05. Kesimpulan: ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja di SMK Negeri 4 Meulaboh. Saran: Pihak sekolah dapat memberikan edukasi kepada siswa/siswi dan orang tua tentang pola makan dan aktivitas yang baik pada remaja agar tidak mengalami obesitas. 
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian MP-ASI Pada Bayi 6-24 Bulan Di Desa Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Rosita, Erlia; Bancin, Ratnawati; Andriani, Rika; Samsidar, Samsidar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10519

Abstract

Kebiasaan memberikan MP-ASI pada bayi sebelum umur 6 bulan sering kali dilakukan oleh ibu-ibu yang mempunyai bayi khususnya yang tinggal dipedesaan, pemberian MP-ASI yang tidak tepat dikarenakan pengetahuan ibu kurang tentag MP-ASI yang tepat diberikan pada bayi serta menganggab bahwa bayi baru lahir yang sering menangis dianggap lapar sehingga pisang atau nasi yang telah dihaluskan diberikan kepada bayi sejak hari pertama dilahirkan padahal sangat berbahaya bagi bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemberian MP-ASI pada bayi umur 6-24 bulan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian ini bersifat kuatitatif dengan desain Cross Sectional. Pupulasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang ibu yang mempunyai bayi umur 6-24 bulan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu keseluruhan populasi dijadikan sampel atau disebut dengan Total Sampling. Kesimpulannya dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi 6-24 bulan di Desa Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024 dengan P-Value=0.001
Hubungan Body Shamming Dengan Interaksi Sosial Remaja Di SMA Negeri 1 Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Samsidar, Samsidar; Rosita, Erlia; Apriani, Fitri; Andriani, Rika; Bancin, Ratnawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10518

Abstract

Body shaming atau mengomentari fisik tanpa disadari sering dilakukan oleh remaja. Meskipun bukan kontak fisik yang merugikan, namun body shaming termasuk jenis perundunngan verbal dan nonverbal. Body shaming dapat berupa nasehat yang bermaksud baik sehingga hinaan yang jahat tanpa disadari. Salah satu dampak body shamming diantaranya adalah kurangnya interaksi social. Body shaming akan membuat remaja merasa kurang percaya diri yang rendah dapat menyebabkan kegagalan remaja dalam melaksanakan tugas perkembangan sosial remaja dalam membentuk sikap bersosialisasi dengan dunia luar dalam interaksi sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan body shamming dengan interaksi sosial remaja. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah bersifat kuatitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 remaja dengan pengambilan Total Sampling remaja kelas XIII IPA dan IPS. Kesimpulannya dalam penelitian ini adalah ada hubungan hubungan body shamming dengan interaksi sosial remaja di SMA Negeri 1 Arongan Lambalek Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024 dengan P-Value=0.001