Putu Aryani
Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas/Ilmu Kedokteran Pencegahan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KEJADIAN DEPRESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 1 NEGARA, KABUPATEN JEMBRANA TAHUN 2017 Putu Utamia Suma Masyuni; I Wayan Surya Nata; Putu Aryani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.435 KB)

Abstract

Depresi pada ibu hamil merupakan permasalahan yang diperkirakan akan menjadi beban penyakit terbesar kedua tahun 2020 menurut WHO. Penelitian yang memfokuskan mengenai depresi pada periode antenatal lebih sedikit dibandingkan dengan periode post natal walaupun kejadian depresi antenatal ditemukan terjadi hingga dua kali lipatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian depresi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas 1 Negara, Kabupaten Jembrana, tahun 2017. Penelitian dilakukan bulan Oktober hingga November 2017, menggunakan desain penelitian deskriptif potong lintang dengan melibatkan 80 ibu hami yang dipilih dengan metode simple random sampling. Variabel tergantung dari penelitian adalah usia ibu, usia saat menikah, pendidikan terakhir, pekerjaan, pendapatan keluarga, usia kehamilan, jumlah kehamilan dan jarak kehamilan. Data kejadian depresi diukur dengan Edinburgh Postnatal Depression Scale. Analisis univariat dan tabulasi silang digunakan dalam analisis penelitian. Proporsi ibu hamil sebanyak 56,3% cenderung mengalami depresi. Kejadian depresi antenatal lebih banyak ditemukan pada kelompok usia kurang dari 20 tahun (66,7%), usia menikah kurang dari 20 tahun (67,5%), tingkat pendidikan rendah (64,7%), tidak bekerja (62,3%), pendapatan keluarga yang rendah (72,3%), usia kehamilan pada trimester kedua (69.0%), kehamilan pertama (58,3%) dan jarak anak <2 tahun (60,0%). Kejadian depresi antenatal di wilayah kerja Puskesmas 1 Negara cukup tinggi. Skrining depresi secara rutin dapat dipertimbangkan sebagai salah satu bagian dalam perawatan antenatal. Kata kunci : depresi, hamil, Puskesmas, potong lintang, deskriptif
PREVALENSI OBESITAS PADA ANAK SD NEGERI 1 BATURITI KABUPATEN TABANAN TAHUN 2019 Made Arlita Dian Septiantari; Ni Putu Resti Harini; Aditya Permana Adriyanto; Putu Aryani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2020.V09.i9.P09

Abstract

ABSTRAK Obesitas merupakan kumpulan lemak abnormal yang dapat memberikan risiko gangguan kesehatan. Dalam kurun waktu 30 tahun, tingkat kejadian kelebihan berat badan dan obesitas mencapai dua kali jumlah penduduk dunia. Anak dengan obesitas perlu diperhatikan perkembangannya karena erat kaitannya dengan gangguan metabolik, gangguan kardiovaskular, dan komplikasi pernapasan. Maka diperlukan penerapan pola makan yang sehat dan seimbang sejak dini terutama untuk anak-anak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi obesitas pada anak SD Negeri 1 Baturiti Kabupaten Tabanan tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional yang bertempat di SD Negeri 1 Baturiti dengan subyek 261 murid. Data diambil dengan melakukan pengukuran langsung dan menggunakan kuesioner yang berisi sekumpulan pertanyaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian obesitas di SD Negeri 1 Baturiti sebesar 13% dan kelebihan berat badan 14,6%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan angka obesitas Nasional dan Provinsi Bali. Beberapa hal yang menunjang terjadinya obesitas seperti banyak makanan kurang sehat tersedia di kantin sekolah, sedikit anak yang membawa bekal, banyaknya kedai makanan siap saji, teknologi yang mengurangi aktivitas. Karakteristik responden dengan orang tua berpendidikan tinggi, anak berjenis kelamin laki-laki, pola makan 2 kali sehari, pola makan yang tidak baik, serta aktivitas bermain yang kurang cenderung menghasilkan anak yang obesitas. Diperlukan pola hidup yang seimbang antara pola makan dan aktivitas sejak dini untuk mencegah obesitas. Kata Kunci : Obesitas, Sekolah dasar, Masalah gizi, Prevalensi
KENDALA DAN STRATEGI DALAM MENJAGA KEPATUHAN MENJALANI TERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KITAMANI I KABUPATEN BANGLI Ida Ayu Shanti Ariesta Devi; Putu Aryani
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.212 KB)

Abstract

Hipertensi diperkirakan menyebabkan 6% kematian diseluruh dunia. Berdasarkan studi nasional NHANES III di Amerika Serikat, kurang dari seperempat pasien hipertensi memiliki tekanan darah yang terkontrol dengan baik (di bawah 140/90 mmHg). Ketidakpatuhan menjadi masalah universal, yang dilaporkan menjadi salah satu penyebab utama hipertensi yang sulit disembuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran kepatuhan minum obat hipertensi serta strategi dan kendala yang dialami pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kintamani I.Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2013 di Puskesmas Kintamani I dengan metode deskriptif cross-sectional. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang menerima pengobatan hipertensi dan melakukan  kontrol di Puskesmas Kintamani I. Data diperoleh dengan metode wawancara terstruktur menggunakan kuisioner dan pengukuran tekanan darah. Data yang diperoleh dianalisis secara unvariat dan bivariat, dan disajikan dalam bentuk tabel naratif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden yang patuh minum obat antihipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kintamani I sejumlah 57,8%. Alasan terbanyak responden rajin minum obat adalah karena ingin cepat sembuh. Sementara, cara terbanyak agar responden dapat minum obat tepat waktu adalah karena kesadaran sendiri dan minta bantuan orang lain untuk mengingatkan. Seratus persen responden mengatakan bahwa penghambat minum obat yang utama adalah karena lupa. Penghambat kontrol terbanyak adalah karena responden merasa sehat, yaitu sebanyak 84,2%. Simpulan dari penelitian ini adalah strategi utama yang dilakukan responden dalam menjaga kepatuhan minum obat yaitu dengan meminta bantuan orng lain untuk mengingatkan. Sedangkan, kendala yang dihadapi responden sehingga tidak patuh adalah akibat lupa dan merasa diri sehat.                  
Case Report: Poor Nutrition on the Patient's Cerebral Palsy Putu Aryani; I Nengah Gandi Karyadi; Dyah Kanyawati
Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Vol 2, No 1 (2019): January
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.928 KB) | DOI: 10.22146/rpcpe.44473

Abstract

A 3-year-old boy was taken to a health center in the Karangasem regency, Bali, by his parents with complaints from the previous two weeks that the child could not sleep well, grew fussy because of the relapse of the seizure. Parents also complain that their children don't want to eat so him get thinner. Patient have been recorded since a year before suffering from malnutrition associated with their disability, namely cerebral palsy (CP). The patient has been diagnosed with CP since birth, where the patient was born twin, with very low birth weight (under 2500 grams), but his twin brother died when birth. Since the birth, the patient has been monitored by the puskesmas Nutrition Program Holder with weight has never increased.........
The proportion and characteristics of hypertension outpatients in productive age at Selemadeg Public Health Center, Tabanan in 2020 Made Dyah Vismita Indramila Duarsa Duarsa; Hanik Nuryanti; Yenny Kandarini; Gede Wira Mahadita; Putu Aryani; Bagus Juniada
Bali Anatomy Journal Vol 3 No 2 (2020): Bali Anatomy Journal (BAJ)
Publisher : Department of Anatomy, Medical Faculty, Universitas Udayana, Bali-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36675/baj.v3i2.46

Abstract

Background: Selemadeg Public Health Center (PHC) had reported, in 2018, hypertension is still included as the top 10 diseases within its community care area. The last registration data showed that mostly hypertension cases was still related to productive age population. Aims: This study aims to assess the incidence of hypertension in preventing the risk factors of hypertension. Method: This research was conducted at Selemadeg PHC, Tabanan in the period of time between February-March 2020, using a descriptive study form with a consecutive sampling technique. Results: It indicated that 33.3% from all patients had experienced hypertension. Based on gender, more in female respondents, on the rate of 41.7%. Based on the family history, it was found that 50.0% of them have had a family history of hypertension. Based on the obesity status, 55.6% with a BMI> 25. Based on high salt consumption was found 50.0% and based on low physical activity was 37,9% on smoking habits 44.4% indicated that the patient was a smoker. Conclusion: The proportion of hypertension involved productive age patients as well as it was found more in the female gender group, with a family history of hypertension, high salt consumption, smokers, obesity and has a low physical activity pattern.
Gambaran Tingkat Pengetahuan pada Wanita Usia Subur dalam Pemakaian Kontrasepsi Pasca Persalinan di Desa Gelgel, Klungkung Sanjivan Gunasekaran; Putu Aryani
Intisari Sains Medis Vol. 8 No. 2 (2017): (Available online: 1 August 2017)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.43 KB) | DOI: 10.15562/ism.v8i2.123

Abstract

Tujuan dari keluarga berencana adalah untuk mencegah ledakan penduduk, menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan kematian bayi, meningkatkan status gizi ibu dan anak serta meningkatkan perkembangan otak anak manakala kontrasepsi pasca persalinan merupakan pemasangan kontrasepsi dalam jangka waktu 42 hari setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan dengan jarak dekat yang terlalu dekat, sehingga bayi yang baru lahir mendapatkan cukup nutrisi,perhatian dan kasih saying dalam perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pada wanita usia subur dalam pemakaian kontrasepsi pasca persalinan di Desa Gelgel wilayah kerja Puskesmas Klungkung I. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dengan metode cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling.  Data yang diperoleh dianalisa secara deskriptif kuantitatif kemudian disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan masih kurangnya tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) di desa Gelgel,Klungkung terhadap penggunaan kontrasepsi pasca persalinan (54,3%). Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi penyuluhan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan kontrasepsi pasca persalinan untuk mendapat perilaku yang baik. 
Gambaran perilaku pemakaian kontrasepsi pasca persalinan pada wanita usia subur di desa gelgel, Klungkung-Bali Sharon Jesicca; Putu Aryani
Intisari Sains Medis Vol. 8 No. 2 (2017): (Available online: 1 August 2017)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.368 KB) | DOI: 10.15562/ism.v8i2.130

Abstract

Kontrasepsi pasca persalinan merupakan pemasangan kontrasepsi dalam jangka waktu 42 hari setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan dengan jarak dekat. Usia subur seorang wanita biasanya antara 15-49 tahun, untuk mengatur jumlah kelahiran atau menjarangkan kelahiran, wanita/pasangan ini lebih diprioritas untuk menggunakan alat/cara KB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pemakaian kontrasepsi pasca persalinan pada wanita usia subur di Desa Gelgel wilayah kerja Puskesmas Klungkung I. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dengan metode cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling sebanyak 46 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar sudah pernah menggunakan kontrasepsi yaitu 32 orang (69,6%), wanita usia subur yang memiliki sikap baik banyak yang memilih untuk menggunakan kontrasepsi pasca persalinan (32.1%). 
Association between educational level and hypertension with decrease of cognitive function among elderly at Puskesmas Mengwi I Vijay Ramachandran; Putu Aryani
Intisari Sains Medis Vol. 9 No. 1 (2018): (Available online: 1 April 2018)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.559 KB) | DOI: 10.15562/ism.v9i1.154

Abstract

Background: One of most emerging disease in elderly is the decreasing of cognitive function. Some factors that could affect cognitive function are sociodemographic factors such as genetics, age, gender, educational level, occupation also some diseases like a cerebrovascular disease, metabolic disease, brain tumor, and head trauma.Methods: The purpose of this research was to understand the association between educational level and hypertension with a decrease of cognitive function in elderly. This research was analytic cross-sectional study. The number of samples that obtained was 41 elderly who met the inclusion criteria. The sample data obtained by filling an MMSE questionnaire to aces cognitive function.Results: In general, 16 from 41 sample (39%) has a decrease in cognitive function. Bivariate analytic with chi-square method showed that there’s a significant relationship between educational level and a decrease of cognitive function (p= 0.001) while also showed that there’s no significant relationship between hypertension and decrease of cognitive function.Conclusion: It can be concluded that there was a significant relationship between educational level and a decrease of cognitive function in elderly but no significant relationship between hypertension and decrease of cognitive function in elderly. The results of this study were expected to be used as a basis for further research in the future.
Impact of depression on the academic performance of international students in Udayana University Jacintha James; AA. Sagung Sawitri; Luh Putu Ariastuti; Putu Aryani
Intisari Sains Medis Vol. 10 No. 2 (2019): (Available online: 1 August 2019)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.862 KB) | DOI: 10.15562/ism.v10i2.213

Abstract

Background: Depression is a mental disorder that affects an individual’s mood and emotion. Depression is very common among the students. In this study, the impact of depression, especially on the academic performance of students who are abroad, studies along with the risk factors of depression.Aim: The study aims to know the relationship between depression and the academic performances of international students studying abroad.  Method: In this analytic study, a cross sectional method was being used. This method is being used to analyze the relationship between the factors that influence the academic performance and also to investigate the relationship between depression and academic performance of the students.Result: As for the residence factor, the student who was lived alone performed better in academic. For the method of study factor, the student who conducts independent learning performs well in academic whereas for the factor back to Malaysia in a year, the students who go back to Malaysia less than or twice a year performs better in their academic. As for the family support factor, students who have good family support obtain good results in academic performance, but for factor family financial support, students with inadequate financial support obtain good results in their academic.
Sore throat pada siswa-siswi perokok dan non-perokok SMA Kota Denpasar tahun 2017 Tommy Sutanto; Putu Aryani; Anak Agung Sagung Sawitri
Intisari Sains Medis Vol. 11 No. 1 (2020): (Available online: 1 April 2020)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.636 KB) | DOI: 10.15562/ism.v11i1.218

Abstract

Background: Sore throat is a symptom that occurs due to the inflammation process that often disrupts everyday activities and decreases the quality of life of the patient. Smoking cigarette is one of the causes of a sore throat. Prevalence of smokers in Indonesia, especially in adolescents has reached 45%.Aim: This study aimed to find the prevalence of sore throat as well as its tendency on smokers and non-smokers in high school students in Denpasar City and the characteristics of sore throat and smoking behavior.Method: This is a descriptive study with a cross sectional research design. The samples of this study are students of SMA PGRI 1 Denpasar. The data in this study is primary data, gathered from questionnaires.Result: Of the 63 samples included in the study, it was found that the prevalence of active smokers among high school students in Denpasar city reached 27% (95%CI: 16.6-39.7) with a higher proportion of men. The sore throat tends to occur more on active smokers with a proportion of 76.5% (95%CI: 50.1-93.2) than non-smokers with a proportion of 63% (95%CI: 47.5-76.8). Smoking behavior was found to have started, mostly, for 12 months with everyday consumption as the majority. The number of cigarettes smoked could reach 16 cigarettes a day.Conclusion: Sore throat tends to occur more on smokers than non-smokers even though the difference is not a lot. The results of this study are expected to be used to educate adolescents about the harmful effect of smoking cigarette on health, considered on making policies around the consumption of cigarette in students and to be a foundation for further research to find the relationship between smoking behavior and sore throat. Sore throat merupakan gejala yang terjadi akibat proses inflamasi yang sering kali mengganggu kegiatan sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup penderita. Merokok merupakan salah satu penyebab dari munculnya gejala ini. Prevalensi perilaku merokok di Indonesia, khususnya golongan remaja sudah mencapai 45.0%.Tujuan: Untuk mencari prevalensi sore throat serta kecenderungan nya pada siswa-siswi perokok dan non-perokok SMA kota Denpasar serta mendapatkan karakteristik dari sore throat dan perilaku merokok.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian potong lintang. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMA PGRI 1 Denpasar. Data penelitian bersifat data primer dengan menggunakan kuesioner angket yang diisi sendiri oleh sampel.Hasil: Dari 63 sampel yang diikutsertakan dalam peneltiian didapatkan prevalensi perokok aktif SMA kota Denpasar sebesar 27% (95%CI: 16,6-39,7) dengan proporsi pria yang lebih banyak. Sore throat lebih cenderung terjadi pada perokok aktif yaitu 76,5% (95%CI: 50,1-93,2) dibandingkan non-perokok yaitu 63% (95%CI: 47,5-76,8). Perilaku merokok ditemukan paling banyak sudah dilakukan semenjak 12 bulan terakhir dengan frekuensi konsumsi tersering adalah setiap hari dengan jumlah batang rokok yang dikonsumsi dapat mencapai 16 batang perhari.Simpulan: Sore throat memiliki kecenderungan untuk lebih banyak terjadi pada perokok dibandingkan non-perokok walaupun tidak jauh berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan dapat diterapkan untuk mengedukasi pelajar remaja tentang pengaruh rokok terhadap kesehatan, digunakan untuk pertimbangan pembuatan peraturan seputar konsumsi rokok di kalangan pelajar dan menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut untuk menemukan hubungan antara perilaku merokok dengan sore throat. 
Co-Authors Aditya Permana Adriyanto Agung Bagus S. Satyarsa Agus Indra Yudhistira Diva Putra Ayu Hapsari Bagus Juniada Cintya Denny Yuliyatni, Putu Dela, Erinda Resta Sellia Dian Reginalda Kusuma Dyah Kanya Wati Gede Aditya Ersa Krisnawan Gede Agus Indra Pramana Gede Anantha Restu Permana Gede Ari Mahendra M. Gede Benny Setia Wirawan Gede Wira Mahadita Gerstel, Lisanne Hanik Nuryanti Harini, I Gusti Ayu Agung Diah Harjana, Ngakan Putu Anom I Desak Ketut Dewi Satiawati I Gusti Ngurah Yuda Bagus Aryana I Nengah Gandi Karyadi I Wayan Surya Nata I Wayan Weta I Wayan Weta Ida Ayu Shanti Ariesta Devi Ida Bagus Made Mahendra Wisma Jacintha James Kadek Ayu Purwaningsih Kadek Dewi Indriyani Kadek Riskia Megayanti Komang Ayu Kartika Sari Lisanne Gerstel Luh Ayu Tirtayani Luh Seri Ani Made Arlita Dian Septiantari Made Diah Ari Bestari Made Dwi Andhika Yogiswara Made Dyah Vismita Indramila Duarsa Duarsa Made Intan Ayurini Ni Luh Putu Ariastuti Ni Made Laksmi Utari Ni Putu Ayu Reza Dhiyantari Ni Putu Resti Harini Ni Wayan Arya Utami, Ni Wayan Arya Numbi Akhmadi Teguh Nyoman Yuni Suryani Dharmaputri Pinatih Pande Putu Januraga Prabandari, Gusti Ayu Agung Diah Cahya Prijadi, Evelyn Andreana Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Ayudia Mahendra Dewi Putu Cintya Denny Yuliyatni Putu Dhanu Aryawangsa Putu Ria Asprila Dewi Putu Utamia Suma Masyuni Reqgi First Trasia Reqki First Trasia Sanjivan Gunasekaran Sari, Komang Ayu Kartika Sawitri, Anak Agung Sagung Scholte, Willem F Sharon Jesicca Siwi, Luh Putu Anggyani Raka Suyasa Adryan Yunanda Swapatni, Ni Made Adi Teja, Anjaya Artha Tommy Sutanto Vijay Ramachandran Wayan Citra Wulan Sucipta Putri Wibawa, I Komang Gede Sentanu Willem F Scholte Yenny Kandarini