Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN TEHNIK KASA KERING STERIL DAN KASA ALKOHOL 70% TERHADAP PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR (DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUMBERSARI SARADAN KABUPATEN MADIUN) Astutik, Puji
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 nomor 1 tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.417 KB) | DOI: 10.29407/judika.v1i1.409

Abstract

Perawatan tali pusat prinsipnya menjaga kondisi tali pusat tetap kering, tidak lembab dan bersih. Oleh karena itu dianjurkan untuk tidak memberikan bahan apapunpada tali pusat, cukup membersihkan dan membalut dengan kasa kering steril. Tujuanpenelitian untuk mengetahui pengaruh perawatan tali pusat dengan tehnik kasa keringsteril dan kasa alkohol 70% terhadap pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir diwilayah kerja Puskesmas Sumbersari Saradan Kab. Madiun. Desain yang digunakan yaitu korelasional. Sampel berjumlah 48 responden.Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Analisa datamenggunakan uji Mann Whitney dengan signifikansi α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh (100%) responden 24 mengalamipelepasan tali pusat secara normal (5 – 7 hari) setelah dilakukan perawatan tali pusatmenggunakan kasa kering steril. Seluruh responden (100%) mengalami pelepasan talipusat secara lambat (>7 hari) setelah dilakukan perawatan tali pusat menggunakankasa alkohol 70 %. Hasil uji Mann Whitney diperoleh p value = 0,000 ≤ α = 0,05sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Ada pengaruh perawatan tali pusat denganmenggunakan kasa kering steril terhadap pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir diwilayah kerja Puskesmas Sumbersari Saradan Kab. Madiun. Kata kunci : Tehnik perawatan tali pusat , kasa kering steril, tehnikkasa Alkohol 70%,pelepasan tali pusat
Boeh: Elemen Busana Penentu Hierarki Ruang Perempuan pada Masyarakat Budaya Padi Kasepuhan Ciptagelar Astutik, Puji; Kusdiwanggo, Susilo
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 9 No. 3 (2020): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v9i3.105

Abstract

Ketika berinteraksi dengan padi dan turunannya, masyarakat budaya padi (padi culture) Kasepuhan Ciptagelar selalu mengelola secara ritual dalam satu siklus yang terus berulang. Terdapat relasi signifikan antara waktu, pelaku dan aktivitas memperjalankan padi. Urutan konstelasi ini menghadirkan teritori dan ruang yang baik secara fisik maupun metafisik bagi laki-laki dan perempuan. Ruang perempuan hadir pada saat ritual padi dilaksanakan. Kehadirannya dikenali secara langsung dari busananya. Boeh, elemen busana dari relasi sakuren domain budaya busana menandakan pemakainya sebagai pemimpin ritual sekaligus entitas ke-3 dari relasi sakuren. Setiap realitas menunjukan hierarki ruang perempuan yang berjenjang. Dengan menggunakan metode kualitatif-eksplanatif melalui paradigma empiris, dengan hipotesis penelitian. Penelitian antropologi-arsitektur ini bertujuan untuk menguji teori domain budaya busana yang dipakai pada saat ritual sebagai penentu hierarki ruang perempuan. Hasil penelitian membuktikan dan memperkuat hipotesis, bahwa domain budaya busana yang menghadirkan boeh pada perempuan saat ritual menunjukan hierarki tertinggi dari ruang perempuan.
Developing a Barcode-Based Dice Card Game to Improve Descriptive Writing Skills in Elementary School Astutik, Puji; Supriyono, Supriyono; Rachmiazasi Masduki, Lusi
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 9 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/1chn2607

Abstract

This development research is motivated by the critical need to foster writing skills, a foundational literacy mandate outlined in the Independent Curriculum and Law No. 20 of 2003 on the National Education System. Descriptive text writing, in particular, is a fundamental competency in elementary-level Indonesian language learning that often presents challenges for students. Addressing these challenges requires innovative learning media that not only meets cognitive objectives but also creates interactive, engaging, and contextually relevant learning experiences for students in the digital age. In response, this study aims to develop and test the effectiveness of a Barcode-Based Dice Card Game, named GARDU, in improving students' descriptive writing skills. The research employed the Research and Development (R&D) method, following the Borg & Gall model, combined with a Quasi-Experimental design. The population consisted of third-grade students from SDN Songgokerto 01 and SDN Songgokerto 03 in Batu city, with a sample of 52 students divided into experimental and control groups. Data were collected using validation sheets, observation sheets, user response questionnaires, and descriptive writing performance tests (pre-test and post-test). The results from material and media experts validated the GARDU media as "Highly Suitable," with an average score above 90%. Responses from both students and teachers were also overwhelmingly positive, indicating the media's practicality and appeal. Quantitatively, the data analysis revealed a significant improvement in the experimental group's writing skills, with a classical learning completeness increase of 35.7%. A paired sample t-test confirmed a statistically significant difference between the pre-test and post-test scores (p < 0.05). In conclusion, the Barcode-Based Dice Card Game (GARDU) is a valid, practical, and effective learning medium. It not only significantly enhances descriptive writing skills but also promotes active student engagement, stimulates critical thinking, and accommodates the learning styles of the digital generation by leveraging familiar technology.