Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Desain Solar Tracking Dual Axis Berbasis Arduino dan Sensor Light Dependent Resistor untuk Meningkatkan Daya Keluaran Sel Surya Hasyim Asyari; Aan Wisnu Aji
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 7 No. 2 (2023): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v7i2.218

Abstract

Photovoltaic is a semiconductor technology that is used to convert or convert sunlight into electrical energy. The intensity of sunlight is one of the dominant factors for generating electrical energy, so efficiency will increase when the surface of the photovoltaic or solar cell always faces the direction of the sun's rays. In real terms, the position of the arrival of sunlight is always changing because the earth rotates, so that the increase in the production of electrical energy is sought by solar panels to move according to the direction of the sun's rays. The purpose of this research is to design a dual axis tracking that is able to position the photovoltaic to always get the maximum sunlight automatically, as an effort to increase the production of electric power in photovoltaic. The research method consisted of several stages, namely the use of 2 solar cells with a capacity of 120 Wp each and photovoltaic installation, hardware design with dual axis, Arduino-based software development, and the final stage was system testing. The test results show that the average electric power generated by solar cells with dual axis solar tracking is around 1.3 times greater than that of non-solar tracking solar cells. The highest electric power produced by solar cells with solar tracking and non-tracking is 49,28 Watt and 37,66 Watt respectively.
DESAIN KOMPOR LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK BATIK TULIS YANG RAMAH LINGKUNGAN Abdul Khamid; Hasyim Asy'ari
Jurnal Elektro Kontrol (ELKON) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal ELKON
Publisher : Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/elkon.v1i1.6967

Abstract

Pemakaian bahan bakar minyak tentunya setiap tahun selalu meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Pemanfaatan energi terbarukan yang sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif saat ini belum optimal dalam menunjang kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan potensi alam yang melimpah seharusnya digali dan dikembangkan secara optimal. Energi disekitar yang ramah lingkungan yang belum di manfaatkan secara maksimal salah satunya yaitu pemanfaatan sinar matahari sebagai mesin pemanas atau kompor listrik. Di Indonesia sendiri pemanfaatan sinar matahari guna mengganti bahan bakar kompor belum banyak terpikirkan maupun terealisasikan, pencairan malam/lilinmasih menggunakan bahan bakar minyak atau gas elpiji. Pada umumnya bahan bakar minyak yang dipakai suatu saat pasti akan habis sehingga kurang efektif digunakan yang akan berakibat pada krisis minyak bumi serta dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu mendesain kompor tenaga surya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mendesain kompor listrik tenaga surya dengan dua pemanas jenis glow plug yang dirangkai, 4 panel surya dengan kapasitas masing-masing 120 Wattpeak. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa untuk memanaskan malam 66 gram membutuhkan waktu sekitar 6 menit dengan temperatur yang dapat dicapai lebih besar dari 110°C.
Implementasi Manajemen Peserta Didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta Sulistiarini, Raidah; Ibrahim, Fahmi Alfin; Asy’ari, Hasyim; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1584

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan sarana bagi seseorang dalam meningkatkan pengetahuan. Sebagaimana uraian tersebut, peneliti mengamati bahwa manajemen peserta didik harus dijalankan dengan baik oleh semua elemen di lembaga pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) mengetahui peran kepala asrama dan mentor dalam pengelolaan peserta didik. 2) mengetahui upaya kepala asrama dalam mengelola peserta didik. 3) Menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam mengelola peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan dan studi fenomenologi. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah Kepala MEC, Mentor, Dosen dan alumni Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Hasil perolehan literatur, observasi, dan wawancara disajikan dan dianalisis secara komprehensif, ringkas dan sistematis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta sudah berjalan baik terlihat dengan adanya program yang terukur dan kegiatan yang ada dalam lembaga pendidikan mengacu pada kepentingan mutu lulusan melalui implementasi manajemen yang baik dengan melakukan beberapa upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen, kepala asrama, mentor dan pendidik. Saran penelitian untuk kedepannya adalah bahwa penguatan manajemen Pendidikan di berbagai institusi menjadi sangat penting.
Sistem Monitoring Energi Listrik dan Hidroponik Berbasis IoT dengan Transmisi Lora Hasyim Asyari; Pratomo Budi Santosa; Mila Faila Sufa; Dedi Gunawan; Muhammad Iqbal Hafidz
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 9 No. 1 (2024): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v9i1.286

Abstract

Energi listrik memiliki fungsi yang sangat penting, hal ini disebabkan kemajuan teknologi, industry tidak bisa lepas penggunaan energi listrik. Tahun 2021 konsumsi listrik di Indonesia sebesar 1.123kWh dan pada tahun 2022 mencapai 1.173 kWh yang artinya konsumsi energi listrik di Indonesia mengalami kenaikan setiap tahunya. Kenaikan konsumsi energi listrik berdampak pada meningkatnya kebutuhan minyak bumi dan batu bara di Indonesia dikarenankan pembangkit yang terinstal masih konvensional antara lain PLTU, PLTG, PLTGU. Biaya operasional pembangkit tersebut akan mengalami kenaikan dan berkontribusi terhadap pemanasan global. Kemajuan teknologi mendorong penggunaan energi terbarukan sehingga dapat mengurangi kapasitas pembangkit konvensional dan pemasangan global. Pembangkit Listrik Tenaga Surya  salah satu energi terbarukan yang dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan energi listrik dari pembangkit konvensional. Tujuan penelitian ini mendesain sistem memonitor energi listrik dan hidroponik secara real time. Adapun metode penelitian ini menggunakan beberapa alat, antara lain peralatan yang diggunakan untuk memonitoring keseluruhan bagian seperti hasil listrik yang dihasilkan panel surya, listrik yang di konsumsi pompa hidroponik, ketinggian air kolam kolam dan kelembaban media tanaman karbohidrat. Panel surya yang digunakan berkapasitas 400 WP yang dihubungkan 2 seri dan 2 paralel, energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya disimpan pada battery dengan kapasitas 7,5Ah yang dikontrol menggunakan Sollar Charger Control 48V/60A. Beban yang digunakan adalah pompa air DC 12 volt 22 Watt untuk sirkulasi air hidroponik. Untuk sistem monitoring sensor water level digunakan untuk monitoring ketinggian air kolam, untuk tanaman karbohidrat menggunakan sensor soil mosture yang berfungsi untuk memonitor kondisi kelembaban media tanam. Dari beberapa parameter yang di monitoring akan dikirimkan ke device monitor menggunakan jaringan transmisi LoRa dan dikirim ke smartphone melalui jaringan internet. Hasil penelitian menujukkan bahwa teknologi LoRa memiliki kemampuan 22 kali lebih kuat dibanding teknologi Wifi dalam pengiriman data.
Implementasi Manajemen Peserta Didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta Sulistiarini, Raidah; Ibrahim, Fahmi Alfin; Asy’ari, Hasyim; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v7i1.1584

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan sarana bagi seseorang dalam meningkatkan pengetahuan. Sebagaimana uraian tersebut, peneliti mengamati bahwa manajemen peserta didik harus dijalankan dengan baik oleh semua elemen di lembaga pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) mengetahui peran kepala asrama dan mentor dalam pengelolaan peserta didik. 2) mengetahui upaya kepala asrama dalam mengelola peserta didik. 3) Menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam mengelola peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan dan studi fenomenologi. Adapun subyek dalam penelitian ini adalah Kepala MEC, Mentor, Dosen dan alumni Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta. Hasil perolehan literatur, observasi, dan wawancara disajikan dan dianalisis secara komprehensif, ringkas dan sistematis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen peserta didik di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Jakarta sudah berjalan baik terlihat dengan adanya program yang terukur dan kegiatan yang ada dalam lembaga pendidikan mengacu pada kepentingan mutu lulusan melalui implementasi manajemen yang baik dengan melakukan beberapa upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen, kepala asrama, mentor dan pendidik. Saran penelitian untuk kedepannya adalah bahwa penguatan manajemen Pendidikan di berbagai institusi menjadi sangat penting.
Hydroelectric power generator using vertical axis turbine with adaptive blades Rizki Nurilyas Ahmad; Soraya Komala Firdaus; Mohammad Nasrul Mubin; Hasyim Asy'ari; Tindyo Prasetyo; Iqbal Reza Pradana
International Journal of Applied Power Engineering (IJAPE) Vol 15, No 2: June 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijape.v15.i2.pp636-645

Abstract

The implementation of micro-hydro power plants (MHPPs) offers a strategic solution for achieving energy independence, particularly within remote communities. This study proposes the development of a hydroelectric power generator with a vertical axis turbine, designed not only as a source of clean energy but also to minimize visual pollution. The system maximizes submerged components, thereby reducing its visual impact. Although MHPPs technology is widely applied to address electrification challenges in remote areas, the system proposed in this study, with its components predominantly submerged below the water surface, offers a visually unobtrusive solution that is also well-suited for urban environments. However, conventional locked-blade turbines often experience significant efficiency losses due to counter-flow pressure acting on blades moving against the water stream, highlighting the need for an adaptive mechanism to minimize drag and optimize energy capture. The hydroelectric power generator using vertical axis turbine with adaptive blades consistently demonstrated better performance than a system using locked blades. The adaptive-blade configuration outperformed the locked-blade system, exhibiting a 5.1% increase in average turbine efficiency and a 3.5% improvement in overall system efficiency.
Rancang Bangun Prototype Kompor Listrik dengan Pengatur Suhu dan Waktu Bayu Muchlis Kurniawan; Hasyim Asyari
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kompor gas LPG yang memiliki risiko keselamatan, seperti kebocoran gas dan potensi kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan prototipe kompor listrik berbasis mikrokontroler ESP32S yang dilengkapi dengan fitur pengaturan suhu dan waktu otomatis untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan. Sistem dirancang menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan prototyping. Pengukuran suhu dilakukan menggunakan sensor thermocouple tipe K yang terintegrasi dengan modul MAX6675 dan dikalibrasi menggunakan regresi polinomial untuk meningkatkan akurasi pembacaan. Sistem kendali dapat dioperasikan secara manual melalui perangkat maupun secara jarak jauh melalui Telegram Bot berbasis Internet of Things (IoT). Pada mode always on, sistem mempertahankan suhu berdasarkan nilai setpoint. Sementara itu, pada mode timer, sistem akan memutus suplai daya ketika salah satu kondisi terpenuhi, yaitu suhu telah mencapai nilai target atau durasi waktu yang ditetapkan telah berakhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengendalikan pemanasan elemen sesuai parameter yang ditentukan, meskipun masih terjadi overshoot akibat inersia panas. Integrasi IoT menunjukkan kinerja yang responsif dan aman dalam memberikan informasi status serta kendali jarak jauh. Secara keseluruhan, prototipe ini dapat menjadi alternatif perangkat memasak yang lebih aman dan modern dibandingkan kompor konvensional.
MANAJEMEN SEKOLAH YANG EFEKTIF DI SEKOLAH ISLAM BURAPHA WITTAYA NARATHIWAT THAILAND SELATAN Nurdin Likia; Gilang Aulia Prasetya; Hasyim Asy’ari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2730

Abstract

Abstract: Educational institutions can be effective schools. One of them is a school with leaders and work teams who consider and respond intelligently to factors within the school. In this era of change and modern times, many creative and innovative ideas are emerging for modern schools with various names such as high schools, comprehensive schools, model schools, and so on. Several developed countries call this movement effective schooling. The author believes it is important to discuss effective school management. This is because not many schools are able to manage their schools effectively, so there are still many educational institutions that fail to achieve their stated goals. An effective school is a school that achieves the goals it sets. In this research, we focus on effective school management from the perspective of principals' efforts to create effective schools, using qualitative research methods. I hope that writing this article can help schools think about effective school management in order to improve the quality of school learning that satisfies all parties involved. Based on the results of interviews with the principal and teachers of Burapha Wittaya Islamic School who have succeeded in implementing effective school management so that this school is able to produce good quality graduates even though this school is in a special area and there are several obstacles in effective school management, but this school is able to overcome these obstacles. that happened.Keywords: Management, Management, Effective Schools, Islam. Abstrak: Institusi pendidikan bisa menjadi sekolah yang efektif. Salah satunya adalah sekolah dengan pemimpin dan tim kerja yang  mempertimbangkan dan merespons secara cerdas faktor-faktor di dalam sekolah. Di era perubahan dan zaman modern ini, banyak bermunculan ide-ide kreatif dan inovatif untuk sekolah modern dengan berbagai nama seperti sekolah menengah atas, sekolah komprehensif, sekolah teladan, dan lain sebagainya. Beberapa negara maju menyebut gerakan ini sebagai sekolah efektif. Penulis berpendapat penting untuk membahas  manajemen sekolah yang efektif. Hal ini disebabkan karena tidak banyak sekolah yang mampu mengelola sekolahnya secara efektif, sehingga masih banyak  lembaga pendidikan yang gagal mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sekolah yang efektif adalah sekolah yang  mencapai tujuan yang ditetapkannya. Dalam penelitian ini, kami fokus pada manajemen sekolah yang efektif dari sudut pandang upaya kepala sekolah untuk menciptakan sekolah yang efektif, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Saya berharap dengan menulis artikel ini  dapat membantu sekolah memikirkan manajemen sekolah yang efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran  sekolah yang memuaskan semua pihak yang terlibat. Berdasarkan hasil wawancara kepala sekplah dan guru Sekolah Islam Burapha Wittaya yang telah berhasil dalam menerapkan manajemen sekolah yang efektif sehingga sekolah ini mampu menghasilkan mutu lulusan yang baik walaupun sekolah ini berada di daerah khusus dan terdapat beberapa kendala dalam pengeloaan sekolah efektif namun sekolah ini mampu mengatasi kendala yang terjadi.Kata Kunci: Manajemen, Pengeloaan, Sekolah Efektif, Islam
Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Pengaduk Kecap Otomatis untuk UMKM Ratnasari Nur Rohmah; Hasyim Asyari; Siti Nandiroh; Bambang H. Purwoto; Anggesti Bayu Annawawi
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.373

Abstract

Soy sauce is one of the most favorite food products of Indonesian people. These food products are widely available in various brands and are produced by both large industries and small and medium businesses. This community service aims to help one of the MSMEs, CV. Selok Jaya, in implementing appropriate technology in its soy sauce production activities. This community service is implemented on the P2TTG scheme service activities, which is the research results application in real life. The device developed in this community service is a PLC-based automatic soy sauce mixer. This device is intended to help the process of cooking soy sauce ingredients more efficient and safer for employees. Community service is carried out in four stages and has been successfully conducted. Partners gave positive response to the activities that had been carried out. The device has been successfully implemented and based on the results of questionnaires and partner interviews, it can be concluded that the device provides benefits for partners, in time efficiency, cleanliness and safety (reducing the risk of injury). On this occasion, partners also suggested that academic activities that support/help MSMEs be further improved.