Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Empowerment Community

PELATIHAN PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DI KAMPUNG ULIN KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS Etika Rachmawati; Lilies Youlia Friatin; Lystiana Nurhayat Hakim
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.858 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.177

Abstract

Penerapan pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak sangat penting dalam sistem pendidikan Indonesia saat ini. Bahasa Inggris juga memiliki pengaruh yang sangat kuat pada era globalisasi ini serta menjadi salah satu alat komunikasi yang sangat penting dalam hubungan internasional, dengan mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang baik akan memberikan keuntungan bagi para pelajar dan generasi muda Indonesia. Oleh karena itu guru dituntut untuk mampu berbahasa Inggris dengan baik serta mengetahui metode atau strategi pengajaran bahasa Inggris yang baik serta sesuai karakter anak.Dengan demikian, untuk membantu guru dalam menciptakan pengajaran yang baik tersebut, penulis bermaksud melakukan pengabdian dengan memberikan pelatihan pengajaran Bahasa Inggris bagi pengajar di Kampung Ulin Kecamatn Rancah Kabupaten Ciamis yang bertujuan untuk (1) Memberikan pengajaran bahasa Inggris dengan menggunakan permainan tradisional yang ada di komunitas kampung ulin agar kemampuan speaking mereka meningkat, (2) Memberikan keterampilan nyata (pengalaman praktis) serta media pembelajaran yang tepat sehingga motivasi dan rasa percaya diri mereka untuk berbicara bahasa Inggris meningkat.
PELATIHAN PENGAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK GURU PAUD KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS Lystiana Nurhayat Hakim
Journal of Empowerment Community Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v2i1.557

Abstract

Permasalahan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia adalah kurangnya akses pada penggunaan Bahasa Inggris dalam kehidupan nyata sehari-hari siswa di masyarakat. Dengan demikian hal ini membuat siswa kesulitan untuk menyikapi belajar Bahasa Inggris sebagai sesuatu yang berguna untuk kehidupan sehari-harinya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meletakkan dasar yang kuat dalam dasar-dasar pengembangan kemampuan belajar bahasa Inggris di tingkat pendidikan dasar akan memungkinkan siswa mencapai tingkat kemampuan belajar bahasa Inggris yang baik dan efisien di tingkat pendidikan selanjutnya. Selain itu untuk menigkatkan kemampuan guru dalam mengajar bahasa Inggris dan solusi pemecahan masalah pembelajaran bahasa Inggris untuk guru SD di Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Berdasarkan tujuan tersebut, pelatihan ini menggunakan metode lecturing pada sesi seminar dan practice pada sesi workshopnya. Sebagian guru bahasa Inggris SD di Kecamatan Sadananya tidak mempunyai pengetahuan mengenai pengajaran bahasa Inggris ditingkat dasar. Para guru bahasa Inggris disana juga tidak pernah mengimplementasikan pengajaran yg kreatif dan inovatif. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki pengetahuan serta pengalaman dalam mengimplementasikannya, buku serta artikel yang mereka baca pun kurang relevan sehingga banyak dari mereka yang kurang memahami bagaimana cara mengimplementasikannya, ditambah dengan dengan background pendidikan mereka yang bukan S1 Pendidikan Bahasa Inggris.
MENINGKATKAN MINAT BACA DAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS ANAK MELALUI PEMBENTUKAN RUMAH BACA “ENGLISH EXTENSIVE READING” Wida Mulyanti; Lystiana Nurhayat Hakim
Journal of Empowerment Community Vol. 3 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v3i1.598

Abstract

This community service is an English language learning program for elementary school-aged children in Kampung Cantilan, Desa Sukarame. This program is organized based on requests from parents who report that they want their children to learn English, but since Kurikulum 2013 (K-13) has been implemented, English is not taught in Elementary School. It does not belong to primary time allocation where it depends on the school policy to take English as an extracurricular subject or not. After conducting the interviews, it can be concluded that the parents want their children to learn English and the children have high motivation to learn English but lack of interest in reading books. Hence, this program is conducted as a means for children to get access to learn English and to get motivated to read a lot. The method used in this community service program was adapted from Vincent II (2009), namely community development practice, whereas the steps used in providing training materials are: orientation, training, feedback and continuation. Pre-test and post-test are carried out at the beginning and at the end of the program and show an increase in scores from pre-test to post-test. From the test results, it can be concluded that this service contributes in gaining children’s English language ability.  Whereas from the interviews, it is known that the children's interest in reading has increased.