Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Tindak Tutur Direktif Upacara Perkawinan Adat Masyarakat Watmuri Regina Nifmaskossu; Aceng Rahmat; Fathiaty Murtadho
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1: Mei 2019
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v8i1.24018

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang tindak tutur direktif upacara perkawinan masyarakat Watmuri, Kecamatan Nirunmas Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi berdasarkan teori Hymes. Data penelitian ini adalah adalah tuturan dalam bahasa daerah Yemdena desa Watmuri yang terjadi dalam prosesi upacara perkawinan adat masyarakat Watmuri yang mencakup data tindak tutur direktif di dalalmnya mengenai perintah, menyuruh, permohonan, dan juga pemberi saran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam upacara perkawinan adat masyarakat Watmuri ditemukan data dalam tindak tutur direktif dalam prosesi upacara perkawinan yaitu tindak tutur direkrif dalam prosesi kumpul keluarga yang biasa disebut kabotkit, tindak tutur direktif dalam prosesi upacara perkawinan masuk minta biasa disebut dengan bebetu, prosesi upacara perkawinan mengambil sang gadis dari rumahnya biasa disebut dengan kalabasa, dan yang terakhir yaitu prosesi upacara perkawinan membayar harta yang biasa disebut dengan kesit. Dari keempat prosesi upacara adat perkawinan ini banyak sekali mengunakan jenis tindak tutur direktif perintah dan permohonan. Kata kunci : Tindak Tutur, Direktif, Etnografi Komunikasi. ABSTRACT This study aims to gain an in-depth understanding of the act of speech directive marriage ceremony watmuri community, District Nirunmas West Southeast Maluku District. The approach used in this study is a qualitative approach with ethnographic methods of communication based on Hymes theory. The data of this research are the speeches of Yemdena Timur Watmuri village which occurs in the process of the marriage ceremony of the Watmuri community which includes the data of the directive speech acts in the dalalm about command, pleading, suggestion, and also advise. The result of this research shows that in the marriage ceremony of the Watmuri community, it is found that the data in acts of speech directive in the marriage ceremony procession is first, the act of recited speech in the family gathering procession commonly called kabotkit, secondly, the act of speech directive in the marriage ceremony procession enter the usual called the bebetu, third, the procession of marriage ceremony took the girl from her house is called kalabasa, and the last is paying the treasure commonly called by kesit. Of the four processions in traditional ceremonies of marriage is a lot of use of the act of speech directive command and petition. Keywords: Speech act, Directive, Ethnography of Communication.
Fenomena Tagar Foodporn di Instagram Berbahasa Indonesia: Sebuah Tinjauan Gramatika Visual Almyra Diah Pangestu; Aceng Rahmat; Novi Anoegrajekti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3067

Abstract

Fenomena tagar foodporn di Instagram merupakan salah satu tren yang dominan dalam dunia media sosial. Fenomena ini menggambarkan evolusi masyarakat saat ini dalam berkomunikasi dan berbagi pengalaman makanan secara visual pada era digital sehingga diperlukan sebuah langkah untuk menelisik gambar pada unggahan Instagram dengan tagar foodporn dilihat dari sudut pandang gramatika visual. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil dari analisis menunjukan bahwa gambar pada unggahan dengan tagar foodporn berbahasa Indonesia di Instagram direpresentasikan oleh menu utama dari mancanegara, kudapan manis, dan menu dengan sayuran. Temuan lain juga menunjukan adanya potensi untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui gambaran makanan sehat dan seimbang dengan representasi yang menggugah selera. Rekomendasi berdasarkan hasil simpulan analisis adalah tagar ini mempromosikan makanan sehat dan tagar ini juga memiliki potensi untuk mempromosikan kuliner nusantara.
Keterkaitan Bahasa Dan Budaya Dalam Buku Kangen Indonesia Karya Hisanori Kato Astriani Aini; Aceng Rahmat; Nur Saadah Fitri Asih; Miftahulkhairah Anwar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3935

Abstract

Bahasa dan budaya merupakan hal yang saling terkait. Kita tidak dapat membicarakan bahasa saja tanpa campur tangan budaya dan begitu pula sebaliknya. Kangen Indonesia merupakan buku terjemahan Jepang, yang mengangkat peristiwa keseharian yang dialami oleh Hisanori Kato sendiri ketika menjalani kehidupan selama beberapa tahun di Jakarta. Berbagai peristiwa, kendala dan shock culture dialami membuat dirinya mau tidak mau beradaptasi agar dapat menyesuaikan dengan ritme negeri orang. Hingga sampai titik Indonesia menjadi ‘rumah’ bagi seorang Hisanori Kato.