Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FORMULASI DAN UJI HEDONIK MINUMAN FUNGSIONAL DARI SERBUK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN VARIASI KOMPOSISI GULA STEVIA Bombo, Gavrilia Patricia; Rawar, Ellsya Angeline; Kristariyanto, Yosua Adi; Widhiarso, Ari
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4895

Abstract

Obesitas disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat. Obesitas dapat dicegah dengan asupan serat seperti ?-glukan yang berpotensi menurunkan berat badan. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) mengandung ?-glukan yang dapat diformulasikan menjadi minuman fungsional dengan pemanis rendah kalori dengan stevia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula minuman fungsional yang memiliki karakteristik baik dan disukai konsumen. Tahapan penelitian meliputi determinasi, pembuatan simplisia, uji parameter spesifik dan nonspesifik, pembuatan minuman fungsional, uji karakteristik minuman, dan uji hedonik pada 70 panelis. Semua formula minuman memiliki karakteristik warna putih kekuningan, bentuk cair, dan rasa manis. Berdasarkan hasil uji sediaan fisik minuman, semakin tinggi komposisi stevia, maka pH semakin turun, waktu larut semakin cepat, dan kadar air semakin turun. Berdasarkan hasil uji post hoc dengan Mann-Whitney pada uji hedonik, didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara formula 5 dengan formula 1, 2, dan 3, tetapi formula 5 tidak berbeda bermakna dengan formula 4. Dengan nilai uji hedonik tertinggi (6,2 ± 1,5), dapat disimpulkan bahwa formula 5 yang paling disukai konsumen dengan komposisi 490 mg serbuk jamur tiram putih, 20 mg gula stevia, dan 19,49 g dekstrin. Formula 5 berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk komersial yang memenuhi aspek fungsional, sensorik, dan preferensi konsumen.
FORMULASI DAN UJI HEDONIK MINUMAN FUNGSIONAL DARI SERBUK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN VARIASI KOMPOSISI GULA STEVIA Bombo, Gavrilia Patricia; Rawar, Ellsya Angeline; Kristariyanto, Yosua Adi; Widhiarso, Ari
Duta Pharma Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Duta Pharma Journal
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/djp.v5i1.4895

Abstract

Obesitas disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat. Obesitas dapat dicegah dengan asupan serat seperti ?-glukan yang berpotensi menurunkan berat badan. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) mengandung ?-glukan yang dapat diformulasikan menjadi minuman fungsional dengan pemanis rendah kalori dengan stevia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula minuman fungsional yang memiliki karakteristik baik dan disukai konsumen. Tahapan penelitian meliputi determinasi, pembuatan simplisia, uji parameter spesifik dan nonspesifik, pembuatan minuman fungsional, uji karakteristik minuman, dan uji hedonik pada 70 panelis. Semua formula minuman memiliki karakteristik warna putih kekuningan, bentuk cair, dan rasa manis. Berdasarkan hasil uji sediaan fisik minuman, semakin tinggi komposisi stevia, maka pH semakin turun, waktu larut semakin cepat, dan kadar air semakin turun. Berdasarkan hasil uji post hoc dengan Mann-Whitney pada uji hedonik, didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara formula 5 dengan formula 1, 2, dan 3, tetapi formula 5 tidak berbeda bermakna dengan formula 4. Dengan nilai uji hedonik tertinggi (6,2 ± 1,5), dapat disimpulkan bahwa formula 5 yang paling disukai konsumen dengan komposisi 490 mg serbuk jamur tiram putih, 20 mg gula stevia, dan 19,49 g dekstrin. Formula 5 berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai produk komersial yang memenuhi aspek fungsional, sensorik, dan preferensi konsumen.
Persepsi Masyarakat Indonesia Terhadap Peran Apoteker Komunitas Dalam Meningkatkan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Putra, Mikha Adyatama; Soegiantoro, Didiek Hardiyanto; Kristariyanto, Yosua Adi; Raditya, Rakta
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2791

Abstract

Community pharmacists play an important role and contribute to improving sexual and reproductive health in the community, but understanding of the role of pharmacists has not been clearly described. This study aims to describe the Indonesian community's perception of the role of community pharmacists in improving sexual and reproductive health based on the frequency of visits to health facilities and pharmacies. The study used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. Based on the Cochran formula, 100 samples were selected, consisting of Indonesians aged >18 years. Data were obtained from a questionnaire distributed via the Google Forms online platform. The questionnaire met the construct validity and reliability tests. The relationship between public perception based on the frequency of visits to health facilities and pharmacies was analysed using the chi-square test. The results showed that the majority of respondents were aged 18-24 years (41 people). A total of 63 respondents rarely visited health facilities, while 47 respondents rarely visited pharmacies. The results of the Pearson chi-square test showed no relationship between perceptions and frequency of visits to health facilities (p-value = 0.392) or pharmacies (p-value = 0.201). It is recommended that community pharmacists strengthen sexual and reproductive health services and collaborate with educational institutions and other communities.