Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Kinerja Pegawai Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tangerang Selatan Muhamad Sofiul Huda; Budhi Prabowo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai pada Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 80 pegawai. Analisis dalam penelitian ini menggunakan prpgram SPSS versi 27. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 35,0% dan uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (6,482 > 1,990). Lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 43,3% dan uji hipotesis diperoleh nilai t hitung > t tabel (7,714 > 1,990). Secara simultan, budaya organisasi dan lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan persamaan regresi Y = 8,296 + 0,309X₁ + 0,487X₂. Nilai koefisien determinasi sebesar 51,2%, sedangkan sisanya sebesar 48,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel (40,312 > 3,12).
Pengaruh Pelatihan dan Displin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Persona Prima Utama Budhi Prabowo; Elizabeth Tika Kristina Hartuti
Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK] Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Pendidikan
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jmp.v1i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menguji Pelatihan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Persona Prima Utama. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara kuesioner, dan tehnik analisis data dengan uji instrument, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji thitung dan uji Fhitung.  Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja karyawan PT. Persona Prima Utama dengan pengujian hipotesis (H1) telah membuktikan bahwa terdapat pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja karyawan. Berdasarkan perhitungan regresi di peroleh hasil Y= 1,083 + 0,104X1 yang menunjukan bahwa pada saat Pelatihan (X1) bernilai nol, maka Kinerja karyawan (Y) akan bernilai 1,083. Sedangkan nilai b yaitu sebesar 0,104 menunjukan bahwa ketika terjadi kenaikan Pelatihan sebesar satu satuan, maka Kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,104 satuan. Melalui hasil perhitungan yang dilakukan maka diperoleh nilai thitung 0,970 < ttabel 1,673 dan tingkat t < 0,05 (0,000 < 0,05). Karena thitung nilainya positif tapi lebih kecil dari ttabel maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Pelatihan (X1) tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap Kinerja karyawan (Y) pada PT. Persona Prima Utama.  
Pos Pelayanan Teknologi: Masih Perlukah Dibentuk Guna Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Desa. Budhi Prabowo
Jurnal Manajemen & Pendidikan [JUMANDIK] Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Pendidikan
Publisher : LAP4B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58174/jmp.Volume:3.No:2.2025.231.Hal:73-83

Abstract

Technology Service Post (Posyantek) is one of the Indonesian government's strategic programs which aims to empower the community through the application of appropriate technology (TTG). Posyantek functions as a center for information, consultation and technology training that can be accessed by the community at the village and sub-district levels. This program is designed to support local economic development, increase productivity, and strengthen community competitiveness through technological solutions that suit local needs. The establishment of Posyantek was based on the need to bridge the technology gap between rural and urban areas. The method for writing this literature review is library study, where the author obtains information from textbooks, articles, modules or the internet. Examining theories and relationships or influences between variables from online books and journals sourced from Mendeley, Google Scholar and other online media. Technology Service Posts (Posyantek) are still very relevant to be established and maintained at this time, especially with the challenges and opportunities faced by society in the digital era and increasingly developing technology.
Pengaruh Pengembangan Karir dan Promosi Jabatan terhadap Produktivitas Karyawan pada PT. Rona Amerta Sejahtera di Jakarta Barat Silviana Rizqi; Budhi Prabowo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengembangan Karir dan Promosi Jabatan terhadap Produktivitas Karyawan, baik secara parsial maupun simultan, pada PT. Rona Amerta Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan kuesioner kepada 95 responden karyawan yang merupakan hasil perhitungan sampel dari populasi 124 karyawan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5% dan teknik Simple Random Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Karir (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Karyawan (Y), dengan nilai t hitung 7,143 > t tabel 1,986 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien determinasi sebesar 35,5%. Promosi Jabatan (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Produktivitas Karyawan (Y), dengan nilai t hitung |-2,286| > t tabel 1,986 dan signifikansi 0,025 < 0,05, serta koefisien determinasi sebesar 5,1%. Secara simultan, Pengembangan Karir dan Promosi Jabatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Karyawan dengan persamaan regresi Y = 21,164 + 0,456X1 - 0,169X2, koefisien korelasi (R) sebesar 0,624, dan koefisien determinasi (R2) sebesar 37,6%, sedangkan sisanya 62,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Nilai F hitung sebesar 29,374 > F tabel 3,10 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan Pengembangan Karir dapat mendorong peningkatan Produktivitas Karyawan, sedangkan proses Promosi Jabatan yang berjalan saat ini justru berdampak negatif dan perlu dievaluasi kembali agar lebih objektif dan transparan.
Pengaruh Motivasi Dan Etos Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Puskesmas Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Vera Nisa Oktaviani; Budhi Prabowo
Paraduta : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4 No 3 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/paraduta.v4i3.1710

Abstract

This study aims to analyze the influence of motivation and work ethic on the work productivity of employees at the Munjul District Community Health Center, both partially and simultaneously. This study employed a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The results show that motivation has a positive and significant effect on employee work productivity. Work ethic also has a positive and significant effect on work productivity and is a more dominant variable than motivation. Simultaneously, motivation and work ethic have a positive and significant effect on employee work productivity. These findings indicate that motivation serves as a driving force that encourages employees to improve their enthusiasm and commitment to work, while work ethic contributes to developing discipline, responsibility, consistency, and professionalism in carrying out their duties. Therefore, improving employee productivity at the Munjul District Community Health Center should be pursued through an integrated approach that strengthens motivation and develops a professional work ethic to support improvements in the quality of public health services.