Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Anorganik Uzlifatul Azmiyati; Wardatul Jannah
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol 1 No 2 (2021): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.148 KB)

Abstract

Abstrak: Sampah anorganik adalah sampah kering yang tidak mudah membusuk. Memilki sifat unbiodegradable sehingga tidak dapat dilepaskan dengan bebas ke lingkungan karena dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Oleh sebab itu, pengolahan sampah anorganik harus dilakukan dengan tepat tidak terkecuali di lingkungan Kampus UNU NTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dalam pengelolaan sampah anorganik dan merumuskan strategi pengelolaannya di Kampus UNU (Universitas Nahdlatul Ulama) NTB. Metode yang digunakan adalah gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif berupa analisis statistik data kuisioner (metode pengambilan data), sedangkan metode kualitatif digunakan untuk merumuskan startegi dalam pengelolaan sampah rumah tangga anorganik dengan menerapkan analisis SWOT. Rumusan strategi dilakukan dengan memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Oppurtunities), sekaligus meminimalkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa strategi yang dapat dijadikan prioritas dalam pengelolaan sampah rumah tangga anorganik yaitu dengan meminimalisir jumlah sampah anorganik yang dihasilkan, pemanfaatan teknologi, penyediaan sarana dan prasarana, serta memaksimalkan fungsi bank sampah kampus. Abstract: Inorganic waste is dry waste that does not rot easily. It has unbiodegradable properties so that it cannot be released freely into the environment because it can disturb the environmental balance. Therefore, inorganic waste processing must be carried out appropriately, including in the campus environment of UNU NTB. This study aims to determine problems in inorganic waste management and formulate management strategies at the UNU Campus (Nahdlatul Ulama University) NTB. The method used are combination of quantitative and qualitative methods. The quantitative method is in the form of statistical analysis of questionnaire data (data collection method), while the qualitative method is used to formulate strategies for inorganic household waste management by applying SWOT analysis. Strategy formulation is done by maximizing strengths and opportunities, while minimizing weaknesses and threats. The analysis that has been carried out shows that the strategies that can be prioritized in the management of inorganic household waste are minimizing the amount of inorganic waste produced, utilizing technology, providing facilities and infrastructure, and maximizing the function of campus waste banks.
Sikap Mahasiswa Di Lingkungan Kampus Dalam Bidang Pengelolaan Lingkungan Wardatul Jannah; Aria Dirawan
Indonesian Journal of Engineering (IJE) Vol 2 No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Nahdlatul Ulama NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.646 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sikap mahasiswa dilingkungan univesritas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat dalam bidang pengelolaan lingkungan dan sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik kuisioner dan scooring untuk menentukan sikap mahasiswa terhadap lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan Tiga pengklasifikasian kategori hasil penelitian tersebut menunjukkan variasi yang terhadap sikap tiap tiap responden berdasarkan hasil penghitungan agket. Sebanyak 69,048 % mahasiswa UNU NTB setuju dengan adanya perlindungan lingkungan kampus dan 30,952% tidak setuju, selanjtnya 92,708% mahasiswa UNU NTB setuju terhadap Pengawetan Lingkungan Kampus dan 7,292% tidak setuju, dan 63,572% mahasiswa UNU NTB setuju terhadap pemanfaatn lingkunga kampus sisanya 36,458% tidak setuju. Abstract: The research objective was to see the attitudes of students within the Nahdlatul Ulama University of West Nusa Tenggara in the field of environmental and waste management. The method used in this study is a questionnaire technique and determine student attitudes towards the environment. The results showed that the three classifications of the results of the study showed variations in the attitudes of each respondent based on the results of the calculation. As many as 69.048% of UNU NTB students agree with the protection of the campus environment and 30.952% disagree, further 92.708% of NTB UNU students agree with Preserving the Campus Environment and 7.292% disagree, and 63.572% of UNU NTB students agree to the utilization of the campus environment, the remaining 36.458% do not agree.
Penghijauan Untuk Menjaga Kualitas Air Dan Meningkatkan Kadar Oksigen Di Desa Peneda Gandor Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur Ahmad Jupri; Muhammad Fayyadh; Gallan Eka Ramadhani; Eka Sunarwidi P; Tapaul Rozi; Wardatul Jannah; Pahmi Husain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.925 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2307

Abstract

Reforestation is the activity of planting on vacant land with the aim that the land can be restored, maintained, and improved the land fertility. The problem related to greening the environment in Penedagandor Village, Labuhan Haji District, East Lombok Regency is how to make people aware of the benefits of greening for the environment and the importance of greening the environment. The purpose of this service is to increase public awareness regarding reforestation to maintain water quality and increase oxygen levels. This service method is doing reforestation by planting trees. The stages of reforestation is carried out through three stages including; Determination of planting coordinates; planting and maintenance activities. Planting is done on the side of the road, in vacant places, or in the form of a field. The closing activity of this community service activity participants was given an understanding of the benefits of reforestation. The trees planted will overcome the pollution that is generated on the highway, and provide an oxygen supply for humans. Reforestation of trees will also maintain the quality of groundwater. The trees will maintain the quality of groundwater with their roots. Groundwater that is guarded by tree roots will look clearer and feel fresher than groundwater that is not around the trees. Service participants are very participative and participate in service activities to completion so that people can understand the benefits and functions of reforestation in the long term, especially in maintaining water quality and increasing oxygen levels.
Program TBS Cerdas Untuk Meningkatkan Kesadaran Anak-anak Akan Pentingnya Menjaga Mata Air dan Lingkungan Sekitar di Desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur, Lombok Timur Ahmad Jupri; Ersa Maulidiatus Soleha; Lalu Iqbal Aryadifta; Nurul Alany Asyiqin; Eka Sunarwidi P; Tapaul Rozi; Wardatul Jannah; Pahmi Husain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.163 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2315

Abstract

Desa Tetebatu Selatan merupakan salah satu desa yang berada di kawasan Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Desa ini merupakan desa yang memiliki banyak mata air karena berada di bawah kaki gunung rinjani, mulai dari yang berskala kecil hingga besar. Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang cara menjaga dan melestarikan mata air dan lingkungan di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Metode kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi dan edukasi tentang upaya menjaga dan melestarikan mata air serta lingkungan sekitar. Tim pengabdian memberikan materi sosialisasi dan edukasi program TBS Cerdas kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Materi edukasi dan sosialisasi antara lain: (1) Menjaga kebersihan lingkungan dan sekitar kawasan sumber mata air. (2) Meningkatkan pengawasan terhadap air limbah yang dapat mencemari air permukaan dan air tanah. (3) Meningkatkan sosialisasi pencegahan pencemaran air bagi masyarakat. (4) Pembersihan dan penanaman di sumber mata air dilakukan bersama masyarakat. (5) Kegiatan konservasi yang melibatkan siswa-siswa sekolah. Hasil kegiatan pengabdian yaitu adanya peningkatan pemahaman peserta program TBS. Peserta pengabdian sangat antusias dan memberikan pertanyaan kepada tim penyaji sosialisasi program TBS yang berkaitan dengan langkah-langkah konkrit yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari tentang upaya menjaga mata air dan lingkungan sekitar agar tetap lestari dan bersih. Oleh karena itu, peran semua pihak dalam menjaga dan melestarikan mata air sangat diperlukan.
Ethnobotany of Food Plants Used by Local Communities at Joben Resort Mount Rinjani National Park, East Lombok Ahmad Jupri; Erika Wulan Milenia; Wardatul Jannah; Pahmi Husain
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.4094

Abstract

The use of food plant species by local communities is very important to study using the concept of ethnobotany. The purpose of this study was to determine the diversity of plant species, the use of food plants and how to process them at the Joben Resort, Mount Rinjani National Park. This research method is a field survey method which consists of interviews, observations, identification of plant species and data analysis. Determination of the sample using purposive sampling technique. Data was collected through semi-structured interviews and then collected plant specimens accompanied by key informants. Data analysis was carried out descriptively qualitatively after being processed in Microsoft Excel using simple statistical techniques. Based on the results of the study showed that there were 10 types of food plants obtained from the forest of Joben are: Goa (Ficus variegata), Cinnamon (Cinnamomum Burmannii), Jackfruit (Artocarpus heterophyllus), Candlenut (Aleurites moluccana), Salam (Syzygium polyanthum), Kentawong/Sintrong (Crassocephalum crepidioides), Jelijo/Tempuh Wiyang (Emilia sonchifolia), Fern (Diplazium esculentum), Bujak (Hedychium coronarium), and Jee/Putat (Planchonia valida). Utilization of food plants, among others, dried, made into spices, made into vegetables, direct consumption and sold. The most dominant use was fern 26%, followed by Jackfruit 21% and Salam 14%. Then the use of jackfruit plants was relatively large (20%) which could be used as vegetables, eaten directly and sold. Meanwhile, the most widely used plant parts were the leaves of food plants (66%) and fruit of food plants (21%).
Analisis Daya Dukung Ketersediaan Sumber Daya Air di Kawasan Desa Wisata Labuhan Aji Pulau Moyo Kab. Sumbawa Aria Dirawan; Wardatul Jannah
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i1.61074

Abstract

Desa labuhan aji di pulau moyo kini semakin dilirik oleh pemerintah dalam upaya pengembangan potensi pariwisata di daerah tersebut. Desa labuhan aji memiliki potensi pariwisata yang cukup bagus memiliki air terjun mata jitu dan air terjun Diwi Mbai serta potensi senorkling. Potensi pariwisata yang cukup bagus tersebut belum didukung dengan data-data dan pengelolaan sumber daya air yang memadai terutama data tentang daya dukung  air domestik bagi masyarakat sekitar dan sektor pariwisata. Dalam mengatasi permasalahan tersebut penelitian ini diharapkan sebagai solusi dalam menyajikan data-data daya dukung sumber daya air terutama kebutuhan air domestik. Metode yang digunakan yaitu metode analisis ketersediaan sumber daya air dan analisis kebutuhan air untuk keperluan domestik  dalam kurun waktu 5 (lima) tahun mendatang serta perbandingan antara daya dukung air dan kebutuhan air bagi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan daya dukung air untuk keperluan domestik sebesar 5.211.000 , adapun besar kebutuhan air sampai tahun 2026 yaitu mencapai 4.050.256 . Hasil tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan daya dukung air untuk wilayah desa labuhan aji dikategorikan surplus. Masyarakat desa labuhan aji perlu melakukan perlindungan dan pengelolaan sumber daya air secara terpadu yang bisa dilakukan dengan pendekatan kearifan lokal dalam mendukung potensi desa wisata.