Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Domain Proses Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 (Studi Kasus: Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri) Walidy Rahman Hakim; Kusrini Kusrini; Asro Nasiri
Explore Vol 11 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v11i2.60

Abstract

– Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri selanjutnya disingkat STAIS telah menerapkan Teknologi Informasi (TI) pada kegiatan organisasinya yang merupakan salah satu aspek penting dari tata kelola organisasi secara keseluruhan, namun belum melakukan pengukuran sampai tingkat mana kematangan infrastruktur TI yang dimiliki. Maka dari itu STAIS perlu melakukan tata kelola TI, Kemudian peneliti menggunakan framework COBIT 5 agar penggunaan sumberdaya TI secara maksimal. Peneliti memakai COBIT 5 karena framework tersebut merupakan framework yang banyak digunakan dalam tata kelola TI dan terbilang masih baru meski sekarang sudah ada yang terbaru yaitu COBIT 2019. COBIT 5 juga mampu menangani ketergantungan organisasi terhadap TI eksternal dan jumlah informasi yang telah meningkat secara signifikan. Berdasarkan tujuan organisasi yang ada yaitu tercapainya hasil penyelenggaraan perguruan tinggi dalam pengembangan organisasi dan manajemen perguruan tinggi yang kredibel, akuntabel, transparan dan adil melalui penerapan good governance berbasis teknologi informasi. Maka hasil dari penelitian ini domain yang didapat adalah: (1) EDM (Evaluated,Direct and Monitor) yaitu: EDM04 sedangkan pada domain (2) APO (Align Plan And Organis) yaitu: APO01, APO03, APO04, APO07. (3) BAI (Build Acquire and Implement) yaitu: BAI04, BAI09, BAI10. (4) DSS (Deliver Service and Support) yaitu: DSS01, DSS03. (5) MEA (Monitor Evaluate and Assess) yaitu: MEA01.
Metode Naïve Bayes dan Particle Swarm Optimization untuk Klasifikasi Penyakit Jantung Hani Setiani; Andi Sunyoto; Asro Nasiri
Explore Vol 12 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i2.63

Abstract

Penyakit jantung merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menjadi penyebab utama kematian di dunia. Pada tahun 2013, penderita penyakit jantung di Indonesia sendiri mencapai hingga 61.682 jiwa dan provinsi dengan diagnosa terbanyak yaitu Jawa Tengah dengan jumlah penderita sebanyak 11.511 jiwa. Pentingnya diagnosa secara tepat yang dilakukan oleh dokter akan membantu penangan pasien secara tepat sehingga memungkinkan untuk disembuhkan, tetapi kurangnya seorang pakar mengakibatkan diagnosa yang dilakukan secara intuisi dan pengalaman. Hal ini dapat mengakibatkan kesalahan fatal dalam penanganan pasien. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pakar yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk mendiagnosa penyakit jantung. Sistem pakar yang dipilih peneliti untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menggunakan metode Naive Bayes dan Particle Swarm Optimization untuk mengklasifikasikan penyakit jantung. Metode Naïve Bayes dipilih karena menggunakan sedikit data latih (Training Data) untuk menentukan estimasi parameter yang diperlukan pada proses klasifikasi, sedangkan Particle Swarm Optimization dipilih untuk meningkatkan akurasi dan nilai Area Under the Curve (AUC) dengan menetapkan bobot pada setiap atribut. Pengujian yang telah dilakukan menggunakan metode Naive Bayes sebelum penerapan PSO diperoleh akurasi sebesar 83,52% dengan nilai AUC 86,80% sesudah diterapkan PSO memperoleh akurasi 91,21% dengan nilai AUC 93.90%, terdapat peningkatan akurasi pada Naive Bayes sebesar 7,69% dan AUC 7,1%.
Usability Testing Aplikasi Mobile E-Office Tabalong Menggunakan Heuristic Evaluation Abdi Firdaus; Kusrini Kusrini; Asro Nasiri
Explore Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i1.76

Abstract

E-Office Tabalong merupakan aplikasi absensi online berbasis mobile yang digunakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Tabalong, selain berfungsi sebagai absensi, aplikasi ini juga digunakan untuk memudahkan rekapitulasi data secara sistematis. Karena merupakan aplikasi baru, tentunya aplikasi ini mendapat banyak tanggapan dari para penggunanya sehingga perlu ada evaluasi usability. Untuk dapat mengukur tingkat kenyamanan pengguna, kelayakan aplikasi, dan antarmuka aplikasi maka dilakukan pengujian usability, dengan tujuan untuk menganalisis user experience dalam penggunaan aplikasi E-Office Tabalong. Penelitian ini dilakukan dengan metode sepuluh heuristic Nielsen. Metode ini sering digunakan untuk sistem evaluasi software komputer ataupun aplikasi mobile berbasis pengguna. Metode ini melibatkan evaluator untuk memberikan masukan kemudian dikategorikan dalam prinsip-prinsip heuristik. Evaluasi heuristic banyak digunakan pada perancangan dengan jangka waktu singkat dan dana yang terbatas. Dari hasil pengukuran menunjukkan terdapat masalah severity rating dengan level Kategori major usability problem dengan poin akhir 2,61 yang diperoleh dari rata-rata nilai secara keseluruhan pada semua aspek usability yang diteliti.
PENENTUAN DOMAIN MENINGKATKAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD MENGGUNAKAN COBIT 4.1 Maykel Sonobe; Kusrini Kusrini; Asro nasiri
Explore Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i1.98

Abstract

Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (KOMINFOTIK) Kabupaten Kepulauan Talaud yang terletak di JL.Bui Batu, Kompleks Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Talaud, KotaMelonguane, Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara adalah instansi yang bertugas membantu pemerintah daerah dalam bidang komunikasi,informasi dan statistik untuk keperluan instansi yang lain sehingga mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Seperti maintenance jaringan, website, penyedia pembuatan aplikasi yang dibutuhkan oleh instansi yang lain. Sesuai dengan tugas yang dijalankan sehingga membutuhkan dukungan kebijakan tata kelola yang baik untuk mengoptimalkan pelayanan. Audit tata kelola IT dengan menggunakan COBIT framework sudah sering di laukakan dan hasil yang di rekomendasikan bisa membantu. Sehingga tata kelola TI menjadi lebih baik. Tata kelola TI adalah tanggung jawab dan wewenang untuk mengambil keputusan yang benar. Standar umum yang biasa digunakan untuk mengevaluasi IT adalah COSO, COBIT, ITIL, ISO, NSA dan INFOSEC. Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT). Kerangka kerja COBIT 4.1 yang digunakan dalam penelitian ini. Domain yang ditentukan berdasarkan IT goals dan Business yaitu Plan and Organize (PO): PO2, PO4, PO5, PO7, PO8, PO10, Acquire and Implement (AI): AI3, AI5 Deliver and Support (DS): DS6, dan Monitoring and Evaluate (ME): ME1, ME4.
TINJAUAN LITERATUR AUDIT TEKNOLOGI INFORMASI PADA COBIT 2019 FOKUS DOMAIN APO14 Arliyanto Zai; Muhammad Alva Hendi; Asro Nasiri
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 5 No 4 (2023): EDISI 18
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v5i4.3507

Abstract

Penelitian ini menyajikan sebuah tinjauan literatur mendalam tentang audit teknologi informasi dalam konteks COBIT 2019, dengan fokus khusus pada domain APO14. COBIT 2019, sebagai kerangka kerja yang diakui secara global untuk tata kelola dan manajemen teknologi informasi, menawarkan panduan komprehensif untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi TI. Domain APO14, yang berfokus pada pengelolaan data, menjadi titik sentral dalam penelitian ini. Melalui analisis literatur yang ekstensif, penelitian ini mengungkap cara-cara efektif dalam menerapkan prinsip-prinsip APO14 pada praktik audit TI, khususnya dalam konteks e-government. Penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan dan peluang yang muncul dari penerapan domain APO14, serta dampaknya terhadap efektivitas audit TI. Hasil tinjauan ini diharapkan memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi yang berupaya meningkatkan proses audit TI mereka melalui penerapan prinsip-prinsip COBIT 2019, serta bagi akademisi yang tertarik pada studi audit TI dan tata kelola data.
ANALYSIS OF INFORMATION TECHNOLOGY INNOVATION GOVERNANCE USING COBIT: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Melinne Maldini Rosady; Alva Hendi Muhammad; Asro Nasiri
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i1.5961

Abstract

Information Technology (IT) has become a critical element in all aspects of business, especially in the current digital era. To ensure continuity and operational effectiveness, companies must maintain their IT systems' security, availability and integrity. Success in managing IT innovation impacts operational efficiency and directly influences the company's overall performance and sustainability. Therefore, implementing effective IT innovation governance is crucial to reducing risks and maximizing benefits from IT investments. This research focuses on using the COBIT framework as the primary tool in managing IT innovation. COBIT, especially the COBIT 2019 version, is the dominant choice in innovation governance practices in the industrial and digital sectors. Through the Systematic Literature Review (SLR) method, this research identified and analyzed 30 related articles that provide in-depth insight into the application of COBIT in various industrial contexts. The research results highlight several challenges faced in implementing COBIT, including a need for a more in-depth understanding of this framework, a lack of proper documentation of work processes, and the need for clear operational standards to manage IT innovation effectively. Thus, this research not only provides practical guidance for practitioners in the field but also contributes a deeper understanding of the importance of integrated IT innovation governance with broader business strategy.
EVALUATION OF THE APPLICATION TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL 3 IN DIGITAL LIBRARY SYSTEM Silvi Agustanti Bambang; Wing Wahyu Winarno; Asro Nasiri
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6432

Abstract

This study aims to analyze the acceptance of the digital library system at the University of Muhammadiyah Palangkaraya using the Technology Acceptance Model (TAM) approach. Primary data were collected through an online questionnaire distributed to over 125 respondents, with 117 completing the survey. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS software, following the previously outlined SEM analysis stages. Measurement model evaluation included convergent validity, discriminant validity, and reliability using the Partial Least Squares (PLS) Algorithm. The results revealed that Behavioral Intention* (BI) does not significantly influence Use Behavior (UB). In contrast, Perceived Usefulness (PU) significantly impacts BI. Additionally, Perceived Ease of Use (PEOU) significantly affects both PU and BI. The factor Image (IMG) also contributes to PU, while Job Relevance (REL) influences PU moderated by Output Quality (OUT). Result Demonstrability (RES) affects PU, and Computer Self-Efficacy (CSE) impacts PEOU. Factors such as Computer Playfulness (CPLAY), Perceived Enjoyment (JOY), and Objective Usability (OU) also affect PEOU, with their effects moderated by Experience (EXP). This study provides insights into the factors influencing the acceptance of digital library systems and can serve as a foundation for future system improvements.
Klasifikasi Radio Siaran FM Berdasarkan Data IQ Menggunakan Convolutional Neural Networks Agus Sukarno; Arief Setyanto; Asro Nasiri
JURNAL INFORMATIKA DAN KOMPUTER Vol 9, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jiko.v9i3.1978

Abstract

Pengawasan spektrum siaran FM secara real-time memerlukan teknik canggih, pendekatan berbasis klasifikasi sinyal telah terbukti meningkatkan ketepatan deteksi dibandingkan metode manual. Penelitian ini mengembangkan dan membandingkan tiga arsitektur deep learning - CNN 5-Layers, CNN-BiLSTM, dan CNN-Transformer - untuk mengklasifikasikan pengguna siaran radio FM berdasarkan data IQ. Data sinyal dikumpulkan dari 16 pemancar FM menggunakan SDR dan diolah menjadi 80.000 sampel seimbang. Model-model ini dievaluasi berdasarkan akurasi klasifikasi dan waktu inferensi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa CNN-BiLSTM memberikan akurasi tertinggi sebesar 98,96% namun dengan waktu inferensi relatif lama sekitar 62 detik. Sementara itu, CNN 5-Layers memiliki waktu klasifikasi tercepat sekitar 10 detik dengan akurasi tinggi sebesar 98,18%, dan CNN-Transformer paling lambat sekitar 120 detik dengan akurasi sebesar 97,72%. Mengingat waktu klasifikasi per batch harus lebih pendek daripada laju pengambilan data sekitar 2 ms per sampel, hanya CNN 5-Layers yang memenuhi persyaratan pemantauan spektrum secara real-time.