Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI MENGENAI STATUS GIZI BALITA Syarifa Amalia Alhamid; Bunga Tiara Carolin; Rosmawaty Lubis
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3068

Abstract

ABSTRACT: A STUDY OF THE NUTRITIONAL STATUS OF TODDLERS  Background: Nutrition is a very important part of the growth and development of toddlers which is related to health and intelligence. In 2019, the prevalence of malnutrition in Bula District Seram was 10.2%, malnutrition was 4.3% and over nutrition was 5.1%, where the incidence rate was increased from the previous year.Objective: To determine the factors related to the nutritional status of toddlers in the Bula Health Center, East Seram District, Maluku Province.Methodology: This study is a cross sectional correlation study. The samples in the study were all women who had children aged 1-5 years who visited the Bula Health Center, East Seram Regency, Maluku Province in 2020 which consisted 76 toddlers. The research instrument was a questionnaire, data analysis using the chi square test.Results: the results showed that malnourished toddlers were 59.2%, women with poor knowledge were 76.3%, women who had low level education were 63.2%, women with low family income were 72.4%, women who did not work were 55.3%, women who did not provide breast feeding was 71.1% and toddlers who had the history of infectious diseases were 71.1%. The bivariate results obtained knowledge (p=0,022), education (p=0,048), income (p=0,002), occupation (p=0,088), history of breastfeeding (p=0,001) and a history of infectious diseases (p=0,020).Conclusions: There is a relationship between knowledge, education, family income, history of breastfeeding, and a history of infectious diseases with the nutritional status of toddlers.Suggestions: It is hoped that health workers can provide education about nutrition to mothers, so that they could pay more attention to the nutritional status of their toddlers.Keywords: Toddler, Bula Health Centre, Nutritional Status ABSTRAK Latar belakang: Gizi menjadi bagian sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita yang didalamnya memiliki keterkaitan yang erat hubungannya dengan kesehatan dan kecerdasan. Pada tahun 2019 di Puskesmas Bula Kabupaten Seram prevelnsi gizi  kurang sebesar 10,2%, Gizi Buruk 4,3% dan gizi lebih 5,1% dimana angka kejadian ini menigkat dari tahun sebelumnya.Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Wilayah Puskesmas Bula Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku.Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 1-5 tahun yang berkunjung ke Puskesmas Bula Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku tahun 2020 berjumlah 76 balita. Instrumen penelitian adalah kuesioner, analisis data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian: Pada hasil didapatkan balita gizi kurang (59,2%), ibu berpengetahuan kurang baik (76,3%), ibu berpendidikan rendah (63,2%). pendapatan keluarga rendah (72,4%), ibu yang tidak berkerja (55,3%), ibu yang tidak memberikan ASI (71,1%) dan balita yang memiliki riwayat penyakit infeksi (71,1%). Hasil bivariat didapatkan pengetahuan (p=0,022), pendidikan (p=0,048), pendapatan (p=0,002), pekerjaan (p=0,088), riwayat ASI (p=0,001) dan riwayat penyakit infeksi (p=0,020).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan, pendapatan keluarga, riwayat ASI, dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita.Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat memberikan edukasi mengenai gizi kepada ibu agar lebih memperhatikan status gizi balitanya. Kata Kunci: Balita, Puskesmas Bula, Status gizi
TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) UNTUK MENGHADAPI KECEMASAN DALAM PERSALINAN Widiyanti Sarimunadi; Bunga Tiara Carolin; Rosmawaty Lubis
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3146

Abstract

ABSTRACT: SEFT THERAPY (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) FOR ANXIETY IN DEALING WITH LABORBackground: If the concern and anxiety of pregnant women is not handled seriously, it will have an impact and influence on physical and psychological aspects, both on the mother and the fetus. Pregnant women who experience anxiety in the face of labor are afraid of being operated on, afraid of spending a lot of money, fear of not being able to care for their babies properly, fear of their baby dying, fear of pain during delivery. One of the techniques for dealing with anxiety is SEFT therapy.Objective: to determine the effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) on anxiety in dealing with labor process.Methodology: this research is a quasi-experimental design with pre and post-test with control group design. The sample in this study was 25 trimester III pregnant women. The sampling technique was using purposive sampling technique. The research instrument used the DASS 42 questionnaire. The results of the data normality test were normally distributed so that the data were analyzed using the paired t-test.Results: The results showed that the average score of maternal anxiety before therapy was 13.48 (moderate) while after therapy was 7.88 (normal). The bivariate test results obtained p value 0,000.Conclusions: Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) can overcome the anxiety of pregnant women in facing labor.Suggestions: It is hoped that this therapy can be applied in the practice of midwifery to care for pregnant women, especially pregnant women who experience trauma or have anxiety in their pregnancy. Keywords: anxiety, pregnant women, spiritual emotional freedom technique. ABSTRAK Latar Belakang: Kekhawatiran dan kecemasan pada ibu hamil apabila tidak ditangani dengan serius akan membawa dampak dan pengaruh terhadap fisik dan psikis, baik pada ibu maupun janin. Ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan disebabkan karena ibu takut dioperasi, takut akan mengeluarkan biaya yang banyak, takut tidak bisa merawat bayinya dengan baik, takut bayinya meninggal, takut kesakitan saat persalinan. Salah satu teknik untuk menghadapi kecemasan adalah denga terapi SEFT.Tujuan: Mengetahui pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan.Metodologi penelitian: Penelitian ini merupakan quasi-experimental dengan rancangan pre and post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DASS 42. Hasil uji normalitas data berdistribusi normal sehingga dianalisis data menggunakan uji paired t-test.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa skor rata-rata kecemasan ibu sebelum terapi 13,48 (Sedang) sedangkan sesudah terapi menjadi 7,88 (normal). Hasil uji bivariate didapatkan p value 0,000.Kesimpulan: Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) mampu mengatasi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.Saran: Diharapkan terapi ini dapat diaplikasikan dalam praktik kebidanan perawatan ibu hamil khususnya ibu hamil yang mengalami trauma atau mempunyai kecemasan dalam kehamilannya. Kata kunci: Kecemasan, ibu hamil, Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN Istiqomah Mirazanah; Bunga Tiara Carolin; Sri Dinengsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.3856

Abstract

Background: During the first stage of labor, a woman will experience a psychological disorder, namely anxiety, the impact will cause muscle tension in the body, the birth canal becomes stiff, hard and difficult to expand resulting in the labor process not going smoothly. The main content in lavender oil is linalool acetate which can relax and relax the working system of the nerves and tense muscles.Objective: This study aims to determine the effect of lavender aromatherapy on maternal anxiety at RSU Kota Tangerang Selatan in 2021.Methodology: This quasi-experimental study used a pretest and posttest design with a control group design. The sample in this study amounted to 30 mothers who will give birth at RSU Kota Tangerang Selatan with 15 respondents each. The sampling technique used total sampling. The research instrument used the Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A) questionnaire. Data were analyzed using the Independent T-test, which previously tested for normality and homogeneity.Results: The results of the study on anxiety before being given lavender aromatherapy an average of of 22.47 and after being given lavender aromatherapy an average of 18.33 with an average difference of 4.14, in the control group examination I an average of 22.60 and examination II an average 22.27 with an average difference of 0.33 and the effect of lavender aromatherapy on maternal anxiety with a significance level of 0.001.Conclusions: There is an effect of lavender aromatherapy on maternal anxiety at RSU Kota Tangerang Selatan in 2021.Suggestion  It is hoped that lavender aromatherapy can be applied as a whole in Indonesian health services..Keywords: Anxiety, Maternal Lavender Aromatherapy,  ABSTRAK  Latar Belakang: Persalinan akan menyebabkan gangguan psikologi berupa kecemasan yang dapat mengakibatkan penurunan aliran darah yang membawa oksigen ke rahim dan janin sehingga dapat terjadi hal-hal yang merugikan bagi ibu dan janin. Salah satu terapi non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan adalah melalui pemberian aromaterapi khususnya aromaterapi lavender dapat memberi rasa tenang, sehingga dapat digunakan sebagai manajemen stres.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap kecemasan ibu bersalin di RSU Kota Tangerang Selatan Tahun 2021.Metodologi: Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan rancangan pretest and posttest with control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 ibu yang akan melahirkan di RSU Kota Tangerang Selatan dengan masing-masing kelompok 15 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kesioner Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A). Data dianalisis menggunakan T-test Independent yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas.Hasil Penelitian: Hasil penelitian terhadap kecemasan sebelum diberikan aromaterapi lavender rata-rata 22,47 dan sesudah diberikan aromaterapi lavender rata-rata 18,33 dengan selisih rata-rata 4,14, pada kelompok kontrol pemeriksaan I rata-rata 22,60 dan pemeriksaan II rata-rata 22,27 dengan selisih rata-rata 0,33. Terdapat perbedaan rerata skor tingkat kecemasan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05. Simpulan: Terdapat pengaruh aromaterapi lavender terhadap kecemasan ibu bersalin di RSU Kota Tangerang Selatan Tahun 2021.Saran Diharapkan pemberian aromaterapi lavender dapat diterapkan secara menyeluruh dipelayanan kesehatan Indonesia. Kata Kunci : Aromaterapi Lavender, ibu bersalin, kecemasan  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA PUTRI Nurhikmah Nurhikmah; Bunga Tiara Carolin; Rosmawaty Lubis
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3110

Abstract

ABSTRAK: FACTORS RELATED TO EARLY MARRIAGE AMONG ADOLESCENT GIRLS Background: One of the problems that often occur in adolescents is early marriage. This can have various impacts including on the emotional and health of the reproductive system in adolescents. In 2019 in Kotabaru district, there were a total of 1,552 marriages, and 39.63% had early marriages.Objective: To determine some factors related to early marriage among adolescent girls in Pulau Laut Kepulauan District, Kotabaru Regency.Methodology: This study used correlation research with Case Control. The sample in this study was 78 adolescents which consisted of 39 adolescents in the case group and 39 adolescents in the control group. The sampling technique used was a total sampling. The research instrument consisted of a questionnaire. Data were analyzed using the chi square test.Results: The results showed that there were not premarital pregnancy (75.6%), high family income (57.7%), pornography media (62.8%), lack of knowledge (65.4%), negative culture of early marriage (65,4%), negative peer influence (51.3%). The bivariate results found that there were premarital pregnancy (p=0,000), family income (p=0,000), pornography media (p=0.101), knowledge (p=0,000), early marriage culture (p=0,000), peer influence (p= 0,000).Conclusions: Factors related to early marriage among adolescent girls is premarital pregnancy, family income, knowledge, early marriage culture, and peer influence with early marriage. Suggestions: Youth are expected to dig more information about the impact of early marriage so that a quality generation can be created. Keywords: adolescents, early, marriage. Latar Belakang: salah satu permasalahan yang sering terjadi pada remaja adalah pernikahan usia dini. Hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak diantaranya terhadap emosional dan kesehatan sistem reproduksi pada remaja. Pada tahun 2019 di kabupaten Kotabaru dari 1.552 total pernikahan, 39,63% melakukan pernikahan usia dini.Tujuan: Mengetahui beberapa faktor yang yang berhubungan dengan pernikahan dini pada remaja putri di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten KotabaruMetodologi: Penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan Case Control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 remaja yang tediri dari 39 remaja kelompok kasus dan 39 remaja kelompok kontrol. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kusioner. Data dianalisis menggunakan uji chi square.Hasil Penelitian: hasil penelitian didapatkan tidak hamil pranikah (75,6%), pendapatan keluarga tinggi (57,7%), media fornografi (62,8%), pengetahuan kurang (65,4%), negatif budaya pernikahan dini (65,4%), pengaruh teman sebaya negatif (51,3%). Hasil bivariate didapatkan hamil pranikah (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,000), media fornografi (p=0,101), pengetahuan (p=0,000), budaya pernikahan dini (p= 0,000), pengaruh teman sebaya (p=0,000).Kesimpulan: Factor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini pada remaja putri adalah hamil pranikah, pendapatan keluarga, pengetahuan, budaya pernikahan dini, dan pengaruh teman sebaya pernikahan usia dini.Saran: Remaja diharapkan lebih menggali informasi mengenai dampak dari pernikahan usia dini sehingga tercipta generasi yang berkualitas. Kata kunci : Remaja, Pernikahan, Usia Dini
PENGARUH KAPSUL EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA IBU MENYUSUI Bunga Tiara Carolin; Cholisah Suralaga; Gita Dharmawanti
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 6 No 2 (2022): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v6i2.1987

Abstract

Exclusive breastfeeding durinthe first 6 months of infants is very important, especially in the early period of life, this is because it can affect the health of the baby. Efforts to overcome this include improving the quality of breast milk, one of which is consuming Moringa leaf extract capsules because of the phytosterols that can increase milk production. The purpose of the study was to determine the effect of Moringa leaf extract capsules on breast milk production in breastfeeding women in the Cileles Health Center Lebak Banten. This study was a quasi-experimental research design with one group pretest-posttest design. The sample in this study wes mothers and babies who breastfeeding in the Cileles Health Center which consists 15 respondents with purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Analyzed using paired sample t-test. The results of univariate analysis of breast milk production in breastfeeding women before being given Moringa leaf extract obtained an average value = 5.40, the average post-test value was 7.47 so that the difference in the average value was 2.07. The results of the bivariate paired sample t-test have an effect with a significant value of 0.000. Conclusions and Suggestions: Moringa leaf extract capsules have an effect on breast milk production. It is hoped that midwives can apply it to breastfeeding women in the process of increasing breast milk production, one of which is by consuming extra Moringa leaf capsules or consuming vegetables and Moringa so that milk production increases.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keputusan Sectio Caesarea pada Ibu Bersalin Anni Suciawati; Bunga Tiara Carolin; Novrida Pertiwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i1.1305

Abstract

Di Indonesia persalinan metode sectio cesarea bukan merupakan hal yang baru, ini terbukti dengan meningkatnya angka sectio caesarea kurun waktu 10 tahun terakhir. Sekelompok orang, sectio caesarea dianggap sebagai alternatif persalinan yang mudah dan nyaman. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan sectio caesarea pada ibu bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Bogor Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi diambil dari semua ibu bersalin di RS Bhayangkara Bogor dengan jumlah sebanyak 152 orang pada periode bulan Januari – Juni tahun 2022. Teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian terdari lembar ceklist dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan deskriptif statistik yaitu chi-square. Hasil penelitian menunjukkan olahan data univariat dengan keputusan sectio caesarea pada variabel usia (p=0,000), paritas (p=0,000), pendidikan (p=0,142), penapisan persalinan (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,040), persepsi ibu (p=0,030). Sedangkan analisis bivariat terdapat beberapa variable yang berhubungan dengan keputusan sectio caesarea, dan terdapat variable yang tidak berhubungan dengan keputusan sectio caesarea. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel usia, paritas, penapisan persalinan, dukungan keluarga, dan persepsi ibu dengan keputusan sectio caesarea pada ibu bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Bogor Tahun 2022. Pada variabel pendidikan tidak terdapat hubungan dengan sectio caesarea pada ibu bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Bogor Tahun 2022.
Penyuluhan tentang Gizi Prakonsepsi dan Pemberian Tablet Asam Folat kepada Calon Pengantin Bunga Tiara Carolin; Shinta N.L Novelia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1393

Abstract

Kehamilan adalah peristiwa penting dalam siklus hidup wanita. Selama kehamilan, wanita melakukan beberaoa adaptasi yang bertujuan untuk mempertahankan kondisi kesehatannya dan juga janin yang dikandungnya. Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum merencanakan kehamilan. Dimulai dari masa remaja, diantaranya kebutuhan akan gizi seimbang. Berbagai fakor yang mempengaruhi kondisi kehamilan dan kesejahteraan janinnya, salah satu faktor yang penting adalah penenuhan kebutuhan nutrisi. Asam folat yang diberikan sebelum terjadi kehamilan dikaitkan dengan penurunan resiko terjadinya kelainan kongenital. Janin yang kekurangan gizi dapat menyebabkan kondisi bayi berat lahir rendah (BBLR) yang lebih rentan terhadap infeksi dan bayi prematur. Bayi dengan kondisi kekurangan gizi apabila asupan gizinya tidak diperbaiki akan tumbuh dan berkembang menjadi anak dan remaja yang kekurangan gizi. Kondisi ini akan terus berlangsung sampai dewasa. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan tentang gizi prakonsepsi dan pemberian tablet asam folat kepada calon pengantin. Metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil pengabmas didapatkan sebagain besar remaja belum calon bayinya kelak.
Penyuluhan serta Pemberian Tablet Penambah Darah dan Vitamin C untuk Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil Bunga Tiara Carolin; Shinta Novelia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1507

Abstract

Prevalensi anemia masih tinggi dibuktikan dengan data WHO tahun 2018 yaitu secara global prevalensi anemia pada ibu hamil diseluruh Indonesia sebesar 41,8 %, selanjutnya di Asia sebesar 48,2 %, Afrika 57,1 %, Amerika 24,1 %, dan Eropa 25,1 %. Indonesia sendiri menurut Riskesdas pada tahun 2018 didapatkan sebanyak 48,9%, hal ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2013 yaitu sekitar 37,1%. Anemia pada ibu hamil dapat menimbulkan terjadinya perdarahan yang merupakan salah faktor kematian ibu. Ibu hamil yang menderita anemia berisiko mengalami keguguran, bayi lahir sebelum waktunya, bayi berat lahir rendah, serta perdarahan sebelum saat dan setelah melahirkan. Dampak terhadap anak yang dilahirkan oleh ibu yang anemia menyebabkan bayi lahir dengan persediaan zat besi yang sangat sedikit didalam tubuhnya sehingga beresiko mengalami anemia pada usia dini, yang dapat mengakibatkan gangguan atau hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pencegahan anemia dalam kehamilan selain dengan suplemen Fe juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat dan vitamin C tapi hal tersebut masih jarang dilakukan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melakukan penyuluhan serta pemberian tablet penambah darah dan vitamin c untuk mengatasi anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Cibungbulang Bogor Jawa Barat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa penyuluhan dan pemberian tablet penambah darah berserta vitamin c untuk ibu hamil dapat bermanfaat untuk ibu hamil.
Pencegahan Anemia pada Remaja di Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Shinta Novelia; Bunga Tiara Carolin; Dwi Nisafitri Rahayu; Ketut Ariyani; Riski Yanti; Ulfah Tisnawat; Heny Sulindrawati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1519

Abstract

Pembangunan kesehatan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dengan perkataan lain bahwa masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku dalam pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri, serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menindaklanjuti persoalan yang ditemukan di wilayah RT 13 RW 05, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yaitu remaja yang memiliki pengetahuan rendah tentang anemia pada remaja, maka perlu dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang anemia pada remaja serta pencegahan anemia dengan mengevaluasi kadar Hb serta memberikan jus untuk membantu menaikkan kadar Hb. Kegiatan pelaksanaan pengabdian berjalan lancar. Dari 20 orang remaja putri yang mengikuti kegiatan, terdapat 35% (7) orang remaja yang mengalami anemia. Masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi kegiatan ini, karena mereka mengetahui pentingnya menjaga Kesehatan remaja. Strategi untuk meningkatkan kadar Hb adalah dengan mengkonsumsi jus buah bit dan meningkatkan pengetahuan remaja tentan status Kesehatan.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini pada Remaja Putri Bunga Tiara Carolin; Susanti Susanti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.866

Abstract

Pernikahan dini di lingkungan remaja cenderung berdampak negatif baik dari segi sosial ekonomi, mental/psikologis, fisik, terutama bagi kesehatan reproduksi sang remaja tersebut. Dampak dari pernikahan usia dini untuk kesehatan reproduksi kemungkinan dua kali lebih besar berisiko saat melahirkan. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 218 dengan sampel 69 orang yang diambil dengan cara teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang diambil dari hasil penelitian sebelumnya. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian univariat pada pernikahan dini sebesar 72,5%, pendidikan 66,7%, status ekonomi orang tua 66,7%, sosial budaya 63,8%, peran orang tua 60,9%, peran teman sebaya 62,3%. Uji bivariat ada hubungan yang signifikan antara pendidikan P= 0,003, ekonomi P=0,000, sosial budaya P=0,002, peran orang tua P=0,001 dan peran teman sebaya P=0,000 dengan pernikahan usia dini. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pendidikan, status ekonomi orang tua, sosial budaya, peran orang tua dan peran teman sebaya dengan kejadian pernikahan usia dini.