Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Petani Lahan Cetak Sawah Baru melalui LEISA: The Empowerment Strategy of Newly Irrigated Rice Field Farmers through LEISA Mustikarini, Eries Dyah; Santi, Ratna
Society Vol 8 No 1 (2020): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v8i1.143

Abstract

Many newly irrigated rice field farmers in Bangka district leave their land empty. Farmers choose to do other farming activities or mining activities rather than rice cultivation. The area of newly irrigated rice fields in Bangka district is currently 2,200 hectares. The development of newly irrigated rice fields aims to increase rice production. The research aims: (1) Knowing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by farmers in the cultivation of rice in Kimak village, (2) Alternative strategies for community empowerment to increase farmers' incomes. The research was conducted in July-November 2019. The community empowerment strategy applied in this research is the application of the LEISA concept. The research was conducted using observational methods, interviews, and experiments. The respondents involved were 30 farmers. The research results showed that the application of the LEISA concept generated a profit of Rp 1,974,722 per three months, in an area of 1,680m2. The implication, there is an increase in the number of farmers as many as 21 people who cultivate rice refers to the LEISA concept.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN LADA DI KABUPATEN BANGKA SELATAN Danuartha, David; Santi, Ratna; Pratama, Deni; Setiawan, Fahri
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4348

Abstract

AbstrakLada (Piper ningrum L.) merupakan salah satu komoditas unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan salah satu komoditas subsektor perkebunan yang memberikan devisa negara yang cukup besar bagi Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman lada dapat dimulai dengan evaluasi kesesuaian lahan sebelum budidaya lada dimulai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan aktual dan potensial di Kabupaten Bangka Belitung bagian selatan, memberikan peta, serta memberikan rekomendasi perbaikan lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi eksploratif serta penelitian dan analisis lapangan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman lada berdasarkan kondisi sebenarnya memiliki kemiringan lahan 0-3% dan 3-8%. Tekstur tanah sedang dan agak halus, kedalaman efektif 40 cm dan 100 cm. Kondisi kimia tanah memiliki pH < 5,5, kandungan C-organik (Satuan Peta Tanah) tertinggi LMU 5 sebesar 5,76 dan terendah LMU 8 sebesar 1,15. N-total tertinggi sebesar 0,19% pada LMU 2 dan terendah sebesar 0,04 pada LMU 9. P2O5 tertinggi pada LMU 5 sebesar 163,20 mg/kg dan terendah sebesar 33,02 mg/kg. K2O tertinggi adalah 0.13me/100g di LMU 1 dan 2, dan terendah di LMU 12 adalah 0.05. KTK tertinggi adalah 26,55/100g di LMU 8 dan terendah di LMU 9 adalah 6,05 me/100g. Kelas kesesuaian lahan sebenarnya untuk tanaman Lada adalah Sesuai Marjinal (S3). Faktor pembatas kesesuaian lahan aktual tanaman cabai adalah media perakaran, retensi hara, hara tersedia, dan bahaya banjir. Faktor pembatas tersebut dapat diatasi dengan perbaikan optimal menjadi sangat sesuai (S1), media perakaran menjadi masalah karena kedalaman tanah cukup dangkal dan jika dilakukan perbaikan optimal hanya berubah menjadi S2 atau cukup sesuai.Kata Kunci : Lada; Satuan Pemetaan Tanah; Faktor pembatas
Laju Pertumbuhan Selada Hidroponik Pada Campuran Hara Abmix dan POC Bulu Ayam (Kasus Pada Pertumbuhan Selada di Media Substitusi Hara Sintetis dan POC Bulu Ayam) Siti Khodijah, Nyayu; Santi, Ratna; Kusmiadi; Asriani, Euis; Muhartoyo
JAF: Journal of Agricultural and Farming Vol. 1 No. 1 (2023): JAF: Journal of Agricultural and Farming, March 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilakukan perhitungan laju pertumbuhan relatif tanaman dan laju asmilasi tanaman selada yang ditanam dimedia hidroponik dengan ABmix yang disubstitusi pupuk organic cair (POC) asal limbah bulu ayam, untuk mengetahui dosis pemberian hara yang berimbang. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal yang terdiri dari 5 (empat) taraf perlakuan yaitu: K0 = nutrisi AB mix (kontrol) 5 ml/L , K1 =Abmix 4 ml/l + 1 ml/l POC bulu ayam, K2 = Abmix 2,5 ml/l + 2,5 ml/l POC bulu ayam, K3 = Abmix 2 ml/l + 3 ml/l POC bulu ayam, K4 = Abmix 1 ml/l + 4 ml/l POC bulu ayam. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan POC bulu ayam mampu menyamai pertumbuhan Selada dengan sumber nutrisi dari hara sintetis ABmix. Hasil anova menunjukkan jenis perlakuan POC bulu ayam dan AB mix tidak berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, berat kering, laju asimilasi bersih, laju tumbuh relatif, laju tumbuh tinggi tanaman relatif, laju tumbuh luas daun relatif, dan laju tumbuh jumlah daun relatif. POC bulu ayam mampu mengimbangi pertumbuhan yang diberi hara AB mix pada pertumbuhan selada system hidroponik.