Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BASASTRA

UNSUR PEMBANGUN CERPEN TEH DAN PENGKHIANAT KARYA IKSAKA BANU SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMA Fridha Fadhlurrahma; Ani Rakhmawati; Slamet Mulyono
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 1 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i1.55613

Abstract

Identifikasi unsur pembangun cerita pendek menjadi salah satu kompetensi yang harus dikuasai peserta didik melalui pembelajaran sastra di sekolah. Penggunaan cerpen-cerpen yang tidak mutakhir dapat berdampak pada kurang efektifnya pembelajaran teks cerpen serta minimnya pengetahuan peserta didik mengenai ragam jenis cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik (tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat) dan ekstrinsik yang membangun cerpen Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu serta (2) pemanfaatan hasil analisis unsur pembangun cerpen Teh dan Pengkhianat sebagai materi ajar teks cerpen di SMA kelas XI. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan objektif. Sumber data berupa dokumen cerpen Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu dan instrumen penilaian materi ajar versi BSNP serta dua orang informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis dokumen dan wawancara terstruktur. Uji validitas data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) cerpen Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu dibangun oleh unsur-unsur intrinsik (tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang dan amanat) dan ekstrinsik (latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya, dan kondisi lingkungan tempat cerpen dikarang) yang kesemuanya saling berhubungan; (2) hasil analisis unsur pembangun cerpen Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar teks cerpen di SMA dalam bentuk modul pembelajaran Bahasa Indonesia dan memenuhi kriteria materi ajar versi BSNP.
POSTER DIALOG EDUKASI COVID-19 DALAM INSTAGRAM KEMENTERIAN KESEHATAN: ANALISIS TEKSTUAL Lutfi Anggoro Asih; Ani Rakhmawati; Chafit Ulya
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i2.63001

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahamaan masyarakat dalam memahami sebuah wacana, khususnya tentang pencegahan dan penanganan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk analisis wacana tekstual dalam dialog poster edukasi Covid-19 yang diunggah dalam akun Instagram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini berupa tiga poster dialog edukasi Covid-19 dalam unggahan akun Instagram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (@kemenkes_ri). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi teori. Analisis data menggunakan analisis mengalir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis wacana tekstual pada aspek gramatikal didominasi bentuk pengacuan sebanyak 51% dan pada aspek leksikal didominasi bentuk repetisi sebanyak 67%. Pengacuan karena mendominasi setiap tuturan atau kalimat tidak lepas dari keinginan yang mengikuti atau mengikutinya. Repetisi karena digunakan untuk mempertegas maksud yang ingin disampaikan oleh khususnya untuk mengedukasi masyarakat terkait pandemi Covid-19.
DICTION ON MEDIA INDONESIA EDITORIALS Vita Kumala Sari; Ani Rakhmawati; Chafit Ulya; Nguyen Thanh Tuan
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 1 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i1.47800

Abstract

Journalistic language is language that saves words and sentences. Although thrifty, no means language journalism can against grammar applicable standard. Word choice or correct diction   in language journalism is urgently needed in write something news or editorial. The more lots existing vocabulary a journalist so the better writing is also produced. Objective study is to describe the diction used in the editorial of Media Indonesia. This study manifold study description qualitative with approach analysis contents. The result show that the editorial team of Media Indonesia using synonymous words, sense value words, abstract words, concrete words, general words, special words, straightforward words, and borrowed words in the writing.