Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Integrasi Islam dengan Psikologi (Psikologi Islam) Anita Pasta Billah; Amania Nabila; Clara, Clara; Izzah Wahyuni; Muhammad Haikal; Nurjannah, Nurjannah; Abu Mansur
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi Islam dan psikologi menawarkan kerangka holistik dalam memahami manusia melalui penggabungan pendekatan ilmiah dan nilai spiritual Islam. Penelitian ini mengkaji konsep utama Psikologi Islam seperti ruh, akal, dan nafs serta kontribusinya dalam memperkaya teori dan praktik psikologi modern. Dengan metode studi kepustakaan dan analisis deskriptif-analitis, hasil penelitian menunjukkan bahwa Psikologi Islam memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang hakikat manusia melalui penyatuan nilai ilmiah dan spiritual. Penelitian lanjutan secara empiris disarankan untuk memperkuat penerapannya dalam pendidikan, konseling, dan kesehatan mental. 
Mu'jizat Kenabian dan Pengaruhnya terhadap Kemajuan IPTEK Muhammad Salam; Arven Tri Galo; Muhammad Salman Assyamil; Siti Maharani; Shela Zafira; Anisah, Anisah; Abu Mansur
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menelusuri pentingnya memahami Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan. Al-Qur'an adalah sumber pengetahuan. Jurnal ini dibuat untuk mengetahui hubungan antara Islam dan pengetahuan, Hubungan antara Al-Qur'an dan sains, hubungan antara Al-Qur'an dan matematika, untuk mengetahui ekspansi antara pengetahuan dan Al-Qur'an dan, untuk pengetahuan dan teknologi. Hukum pengetahuan seking adalah fardhu‘ain. (yang harus dilakukan pribadi). Menurut pemantauan, al-qur’an berisi semua informasi yang dibutuhkan manusia. Al-quran sebagai sumber pengetahuan memberi benih-benih pengetahuan untuk dikembangkan oleh manusia menjadi ilmu dan teknologi yang sangat tidak berguna. Ilmu korespondensi dengan kecelakaan alam, sehingga dalam al-quran lebih dari 750 ayat tentang kecelakaan alam. Jadi kesimpulannya adalah, Al-Quran dan pengetahuan adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
PEMIKIRAN MUHAMMAD ABDUH: DARI TAKLID BUTA MENUJU NALAR TERBUKA DALAM APLIKASI KONSEP IJTIHAD PADA PEMBELAJARAN DI SDN 01 JATIMULYO Helmi Handoko; Leny Misdiyanti; Muhammad Fauzi; Abu Mansur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.35265

Abstract

This study aims to analyze Muhammad Abduh’s concept of ijtihad and his critique of blind taqlid, as well as to describe the relevance and application of ijtihad principles in the learning process at SDN 01 Jatimulyo. The research employs a qualitative descriptive approach, utilizing interviews, observations, and documentation for data collection. The subjects include the school principal, Islamic Education (PAI) teachers, classroom teachers, and students from grades IV to VI. The findings reveal that Muhammad Abduh’s ideas on ijtihad can be applied in elementary education through the cultivation of critical thinking, rational reasoning, and the avoidance of blind imitation in learning. The relevance of ijtihad is reflected in the curriculum and teaching methods that integrate religious and general sciences, supported by the implementation of Problem Based Learning (PBL) to foster analytical and independent thinking. The application of this concept is a strategic effort to prepare Muslim generations who are spiritually devout, intellectually intelligent, and adaptive to modern challenges.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Kiprah Ratu Sinuhun Menjaga Kehormatan Perempuan Laila Rahmi Hasanah; Ismarani Junia Putri; Latifatuz Zahra; Abu Mansur; Nurlaila
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026 (In-Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the need to understand Islamic educational values within the Undang-Undang Simbur Cahaya authored by Ratu Sinuhun, particularly in safeguarding women’s dignity amid contemporary moral challenges. The research aims to describe and analyze these values as the foundation of Islamic character education. This library research employs a qualitative descriptive approach. The population consists of literature related to the Undang-Undang Simbur Cahaya and Ratu Sinuhun’s role, with purposive sampling. The main instrument is documentation and an analysis guideline, with data analyzed through content and descriptive analysis techniques. The findings confirm that the Undang-Undang Simbur Cahaya embodies values of faith, respect for human existence, responsible freedom, and social responsibility in preserving women’s dignity. The conclusion highlights that these values are highly relevant and suitable for integration into contemporary Islamic education to build a humane and contextual character.