Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri Teks Puisi Berbasis Cooperative, Integrated, Reading, and Composition Kelas X Dian Afifatul Khasanah; Agus Hermawan; Sri Utami
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v2i1.320

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan yang dilakukan di kelas X MAN 1 Blitar ini yakni pengembangan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM). Peneliti menemukan beberapa permasalahan yaitu kurangnya motivasi dan semangat siswa dalam belajar teks puisi. Dalam hal ini, peneliti menggunakan model pembelajaran Cooperative, Integrated, Reading, and Composition (CIRC). Adapun tujuan penelitian dan pengembangan ini yakni menghasilkan produk Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Teks Puisi berbasis Cooperative, Integrated, Reading, and Composition (CIRC). Penelitian dan pengembangan yang dilakukan menggunakan model 4-D yang terdiri dari empat tahap, antara lain (1) define (pendefinisian), (2) design (perancangan), (3) development (pengembangan), dan (4) disseminate (penyebaran). Produk UKBM dikembangkan dan diuji tingkat validitas oleh ahli perangkat ajar dan ahli pembelajaran, kepraktisan oleh guru, dan kemenarikan oleh siswa. Aspek yang digunakan dalam penilaian antara lain (1) aspek isi, (2) aspek sistematika peyajian, (3)aspek tampilan, (4) aspek pemahaman dan kebutuhan, dan (5) aspek pembelajaran. Hasil penilaian dari ahli perangkat ajar memperoleh persentase 83,33%. Ahli pembelajaran memberikan penilaian dengan persentase 97,91%. Guru bahasa Indonesia memberikan penilaian dengan persentase 77,5%. Adapun siswa memberikan penilaian dengan persentase 80%. Sehingga, produk Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) Teks Puisi Berbasis Cooperative, Integrated, Reading, and Composition (CIRC) mempunyai kualifikasi layak diimplementasikan dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Cerita Rakyat Bermuatan Kearifan Lokal Blitar untuk Kelas X Dewi Lailatul Vaziria Dewi Vaziria; Agus Hermawan; Sri Utami
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v2i1.340

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan di kelas X SMKN 1 Kademangan, yaitu kurangnya bahan ajar cerita rakyat di sekolah yang mampu memotivasi peserta didik dalam mempelajari cerita rakyat. Sehingga diperlukan bahan ajar yang membantu siswa untuk lebih termotivasi mempelajari cerita rakyat. Permasalahan tersebut menjadi dasar penelitian dan pengembangan produk bahan ajar cerita rakyat bermuatan kearifan lokal Blitar. Penelitian ini didasarkan pada model penelitian 4D oleh Thiagarajan, Semmel (1974) yang terdiri dari 4 tahap, yaitu (1) define, (2) design, (3) development, dan (4) dissaminate. Pengambilan data penelitian ini dengan wawancara dan angket. Adapun hasil skor angket yang diperoleh dari ahli bahan ajar sebesar 86%, dari ahli materi sebesar 78,5%, dari praktisi/guru sebesar 89,55%, dan dari siswa sebesar 91%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk bahan ajar cerita rakyat bermuatan kearifan lokal Blitar masuk kriteria “layak” dengan tindak lanjut dapat diimplementasikan. Bahan ajar yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi alternatif dalam proses pembelajaran khususnya cerita rakyat pada kelas X. Abstract: This research is motivated by problems in class X SMKN 1 Kademangan, namely the lack of folklore teaching materials in schools that are able to motivate students in learning folklore. So that teaching materials are needed that help students to be more motivated to learn folklore. These problems are the basis for research and development of folklore teaching materials containing Blitar local wisdom. This research is based on the 4D research model by Thiagarajan, Semmel (1974) which consists of 4 stages, namely (1) define, (2) design, (3) development, and (4) dissaminate. Data collection for this research was conducted by interview and questionnaire. The results of the questionnaire score obtained from teaching materials experts were 86%, from material experts 78.5%, from practicum/teacher 89.55%, and from students by 91%. Based on these results, it can be concluded that the product of folklore teaching materials containing Blitar local wisdom is in the "appropriate" criteria with follow-up implementation and development, which is expected to be an alternative in the learning process, especially folklore in class X.
Pengembangan Media LUBEL Dalam Pembelajaran Menelaah Struktur dan Kebahasaan Teks Fabel Siswa Kelas VII Isma Lizumrotil Mufida; Sri Utami; Agus Hermawan
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v2i1.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk dan uji kelayakan media pembelajaran lubel (ludo fabel) dalam pembelajaran menelaah struktur dan kebahasaan teks fabel siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4-P yang memiliki 4 tahap penelitian diantaranya tahap pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan wawancara. Data yang diolah dalam penelitian ini berbentuk data deskriptif kuantitatif. Data kuantitaf diperoleh dari angket yang telah disebarkan kepada ahli materi, ahli media, guru Bahasa Indonesia, serta siswa SMP kelas VII. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penilaian sebesar 97,50% dari ahli materi, penilaian 92,31% dari ahli media, penilaian uji kepraktisan oleh guru Bahasa Indonesia SMP diperoleh penilaian 95,58%, terakhir uji kemenarikan produk kepada siswa memperoleh hasil penilaian sebesar 92,04%. Jadi, seluruh penilaian yang diberikan oleh responden dinyatakan produk media pembelajaran lubel (ludo fabel) sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran menelaah struktur dan kebahasaan teks fabel siswa kelas VII SMP. Abstract: This study aims to produce a product and test the feasibility of lubel learning media (ludo fable) in learning to examine the structure and language of fable texts for seventh grade students of junior high school. This study uses the Research and Development (R&D) 4-P model which has 4 stages of research including the stages of defining, planning, developing, and distributing. The data collection instrument in this study used a questionnaire and interviews. The data processed in this research is in the form of quantitative descriptive data. Quantitative data were obtained from questionnaires that were distributed to material experts, media experts, Indonesian language teachers, and seventh grade junior high school students. Based on the results of the study, it was obtained an assessment of 97.50% from material experts, an assessment of 92.31% from media experts, an assessment of the practicality test by Indonesian junior high school teachers obtained an assessment of 95.58%, the last product attractiveness test to students obtained an assessment result of 92, 04%. So, all the assessments given by the respondents stated that the lubel learning media product (ludo fable) was very feasible to be implemented in learning to examine the structure and language of fable texts for seventh grade students of junior high school.
Program Bina Baca untuk Menumbuhkan Generasi Literasi Bersama Taman Baca Ilalang Kota Blitar Sri Utami; Fahmi Khoirudin Anwar; Faruq Ahmadi Ma'ruf; Miftahul Arifin; Hidayatul Fitriani; Muhammad Hafid Arbiraya; Sania Nur Hidayati
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v4i1.106

Abstract

Kegiatan literasi menjadi kegiatan yang telah membudaya di Kota Blitar. Namun, pandemi covid-19 telah membatasi kegiatan-kegiatan literasi. Pemulihan budaya literasi pascapandemi Covid-19 perlu segera dibrealisasikan kembali. Realisasi budaya baca dapat diawali dengan kegiatan-kegiatan produktof dan reseptif di kalangan pelajar di Blitar. Berdasarkan hal tersebut, tercetuslah Program Bina Baca bekerja sama dengan Taman Baca Ilalang Kota Blitar yang bertujuan untuk meningkatkan literasi pada siswa sekolah dasar. Program Bina Baca adalah program mendongeng dan membaca yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia pada aspek pengelolaan dan praktik perpustakaan diranah sekolah dasar. Program ini telah terlaksana dan mendapat respon positif dari murid dan guru sekolah dasar.
Akulturasi Pemerolehan Kompetensi Pragmatik Anak Usia Dini pada Lingkungan Keluarga Etnik Jawa di Era Revolusi Digital Saptono Hadi; Sri Utami
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.201 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v4i1.262

Abstract

Revolusi digital merupakan perubahan dari teknologi mekanik dan elektronik analog ke teknologi digital. Bahasa merupakan hal pertama sekali yang dikuasai oleh anak, diperoleh secara alamiah melalui berbagai media di dalam lingkungan keluarga pengasuh anak tanpa melewati proses pembelajaran, berjalan secara spontan, tanpa sadar, dan tanpa beban untuk memahami maupun dipahami orang lain. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengkaji proses internal dalam pemerolehan pragmatik ber-BI anak usia dini dwibahasawan Jawa-Indonesia di era revolusi digital,   dan (2) mengkaji faktor eksternal dalam pemerolehan pragmatik ber-BI anak usia dini dwibahasawan Jawa-Indonesia di era revolusi digital. Ancangan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pragmatik (Lavinson, 1992) dan teori psikolinguistik, khususnya teori pemerolehan bahasa, yaitu teori konstruksi kreatif (Dulay, Burt, dan Krashen, 1982), rancangan penelitian silang (cross sectional), subjek dengan usia beda yaitu anak usia dini usia 2, 3, 4 tahun. Analisis data dengan teknik analisis diskursif. Hasil penelitian menunjukkan adanya proses konstruksi kreatif dalam pemerolehan pragmatik pada anak usia dini dwibahasawan Jawa-Indonesia di era digital yang meliputi (1) pola dominasi sosial-budaya dalam pemerolehan pragmatik ber-BI, (2) strategi interaksi, dan motivasi dan keluwesan ego penutur dalam pemerolehan kompetensi pragmatik ber-BI anak usia usia dini di era revolusi digital dalam lingkungan keluarga enik Jawa.
Pengembangan Bahan Ajar Teks Anekdot Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Kelas X Sri Utami
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Nomor 1, Februari 2018
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.501 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v3i1.136

Abstract

Bahan ajar secara garis besar terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari peserta didik untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Bahan ajar yang dikembangkan berupa bahan cetak yang memuat makna tersirat berupa sindiran atau kritik dalam anekdot. Tujuan utama teks anekdot adalah untuk menyampaikan kritik atau sindiran dalam bentuk cerita yang lucu. Adapun tujuan khusus penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar cetak pembelajaran teks anekdot berupa buku ajar yang berisi pengantar, kegiatan inti, dan refleksidan mendeskripsikan kelayakan yang meliputi tingkat validitas, kepraktisan, kemenarikan, dan efektivitas produk bahan ajar teks anekdot untuk SMK kelas X.
Penumbuhan Minat Baca Siswa SD Islam Kota Blitar melalui Aksi Literasi di Perpustakaan Sekolah Sri Utami; Windha Indra Wati
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v4i2.136

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu memberikan soluri terhadap permasalahan mitra, yaitu menumbuhkan minat baca siswa SD Islam Kota Blitar melalui aksi literasi di perpustakaan sekolah. Tujuan pengabdian ini berdasarkan permasalahan mitra yang berkaitan dengan faktor ketidakminataan membaca dan pengelolaan perpustakaan sekolah. Pengabdian ini memudahkan siswa untuk menemukan buku yang diinginkan dan tidak membatasi tempat untuk siswa membaca di perpustakaan sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan pengunjung perpustakaan, peningkatan peminjam buku, dan meningkatnya buku yang telah diklasifikasi.
Pengembangan Media Video Interaktif Berbasis Problem Solving Materi Membandingkan Nilai-Nilai dan Kebahasaan Cerita Rakyat dan Cerpen Siswa Kelas X MA Maftahul Ullum Jatinom Kabupaten Blitar Afifatul Husna; Agus Hermawan; Sri Utami
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v2i2.343

Abstract

Abstrak: Media pembelajaran mempunyai peran penting dalam proses belajar siswa. Melihat hasil belajar siswa yang menurun, menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap materi juga cukup rendah. Media yang dirasa tepat dan sesuai dengan kondisi saat ini adalah media pembelajaran e-learning (pembelajaran elektronik). Dengan perkembangan zaman setiap pendidik dituntut untuk menjadi seorang yang lebih kreatif dan inovatif khususnya dalam dunia pendidikan. Media pengembangan video interaktif berbasis problem solving merupakan media dan metode pembelajaran yang lebih efektif dan efisien bagi siswa dan guru. Dalam pembelajaran dalam bentuk media audio-visual yang menampilkan pembelajaran dua arah yang sekaligus dapat menampilkan gambar materi serta musik untuk merangsang konsentrasi dalam pembelajaran. Dengan pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang memiliki empat tahap utama, yaitu: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Model serta metode yang dipilih ini karena bertujuan untuk menghasilkan produk berupa video interaktif berbasis problem solving. Produk yang dikembangkan kemudian diuji kelayakkan dengan validitas dan uji coba produk untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar serta peningkatan motivasi belajar pada peserta didik. Abstract: Learning media has an important role in the student learning process. Seeing the decline in student learning outcomes, it shows that students' understanding of the material is also quite low. Media that is considered appropriate and in accordance with current conditions is e-learning learning media (electronic learning). With the development of the times, every educator is required to become a more creative and innovative person, especially in the world of education. Problem solving-based interactive video development media is a media and learning method that is more effective and efficient for students and teachers. In learning in the form of audio-visual media that displays two-way learning which can also display material images and soundtracks to stimulate concentration in learning. The development used is a 4-D model which has four main stages, namely: definition, design, development, and deployment. The model and method chosen is because it aims to produce a product in the form of an interactive video based on problem solving. The product developed is then tested for feasibility with validity and product testing to determine the extent to which learning outcomes and learning motivation increase in students.
Pengembangan Media Gambar Berseri Berbasis Video untuk Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII Alfi Nur Fadilah; Agus Hermawan; Sri Utami
Patria Educational Journal (PEJ) Vol 2 No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v2i3.347

Abstract

Pada dasarnya pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII terdapat materi menulis teks prosedur. Materi menulis teks prosedur merupakan materi yang sangat penting untuk siswa mendalaminya karena meskipun terlihat sepele ternyata banyak yang masih belum memahami tentang cara menulis yang benar. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, peneliti menemukan masih rendahnya motivasi siswa belajar menulis teks prosedur, karena pelajaran ini dianggap biasa, inovasi media pembelajaran yang ada di sekolah membuat siswa hanya belajar mendengarkan dari penjelasan seorang pengajar. Oleh karena itu siswa menjadi kurang bersemangat dalam belajar khususnya materi menulis teks prosedur. Berdasarkan permasalahan tersebut, siswa membutuhkan media pembelajaran yang menarik dan dapat mendukung proses pembelajaran dalam mencapai tujuan dan indikator pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil produk media Gambar Berseri Berbasis Video untuk menulis teks prosedur siswa kelas VII MTs Maftahul Uluum Jatinom, (2) mengetahui kelayakan produk yang meliputi kevalidan, dan kemenarikan penggunaan media Gambar Berseri Berbasis Video untuk menulis teks prosedur siswa kelas VII MTs Maftahul Uluum. Jenis penelitian yang digunakan adalah Reserch and development (R&D), dengan model Borg & Gall dengan tujuh langkah yaitu penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, uji coba awal, validasi, revisi produk, uji coba lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil uji coba pengembangan media gambar berseri berbasis video dengan tingkat kevalidan dari ahli media 86% (sangat layak). Ahli materi mendapatkan 80% (layak). Guru mendapatkan 86% (sangat layak). Siswa mendapatkan 90% (sangat layak). Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas VII dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi teks prosedur.
PENGUATAN KAPASITAS LITERASI MEMBACA ANAK TUNAGRAHITA MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET SAS BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL PARIWISATA KABUPATEN KEDIRI DI SLB DHARMA WANITA GROGOL Tyas Alhim Mubarok; Sri Utami; Resti Lukmawati
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 : Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i2.165

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bermitra dengan SLB Dharma Wanita Grogol yang berlokasi di Jalan Manggis Gang III Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur, Kode Pos 64151. Permasalahan prioritas yang telah disepakati untuk diselesaikan selama pelaksanaan PKM antara pengusul dan mitra sasaran mencakup tiga aspek, yaitu (1) aspek peningkatan konsentrasi belajar siswa tunagrahita yang rendah, (2) aspek penguatan kapasitas pembuatan media pembelajaran membaca karena guru tidak menggunakan media apapun untuk membantu membaca permulaan, dan (2) aspek penguatan kapasitas membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Tujuan PKM ini meliputi tiga hal, yaitu (1) meningkatkan konsentrasi belajar siswa tunagrahita, (2) menguatkan kapasitas guru dalam pembuatan media pembelajaran membaca permulaan untuk siswa tunagrahita bermuatan pariwisata Kabupaten Kediri, dan (3) menguatkan kapasitas literasi membaca permulaan pada siswa tunagrahita melalui booklet SAS. Rencana kegiatan PKM ini antara lain memuat empat tahap, meliputi: (1) tahap persiapan (koordinasi tim&mitra), (2) tahap perencanaa, berupa merancang sampel booklet SAS dan video tutorial, (3) tahap sosialisasi program, (4) tahap pelaksanaan, berupa kegiatan pengkapasitasan, workshop pembuatan booklet SAS, simulasi mengajar, serta implementasi, dan (5) tahap peninjauan dan evaluasi. Berdasarkan ketercapaian setiap tahapan kegiatan, diperoleh hasil sebagai berikut. (1) pengenalan booklet SAS tercapai 90,2%, (2) menentukan serta merancang konten booklet SAS dan video stimulasi melalui virtual tour tercapai 87,9%, (3) mendesain sketsa booklet SAS dengan memanfaatkan perangkat lunak tercapai 93,7%, (4) menyusun booklet SAS tercapai 87%, (5) menyajikan karya booklet SAS tercapai 93,6%, (6) simulasi mengajar dengan media booklet SAS tercapai 96,1%, dan (7) mengimplementasikan booklet SAS pada siswa tunagrahita tercapai 85,6%. Seluruh kegiatan telah melebihi persentase target yang ditetapkan.